Jurnal Kesehatan Indra Husada
Not a member yet
    212 research outputs found

    HUBUNGAN PENGETAUAN, MASA KERJA DAN PENGAWASAN TERHADAP PERILAKU PEMILAHAN LIMBAH MEDIS PADA TENAGA KESEHATAN DI RUMAH SAKIT HERMINA DEPOK TAHUN 2023

    No full text
    Introduction: Sorting waste is carried out starting from the source that produces the waste, sharps waste is collected in one container by considering whether it is contaminated or not, and solid medical waste is reused through a sterilization process. The aim of this research is to determine the relationship between knowledge, length of service and supervision on medical waste sorting behavior among health workers at Hermina Hospital, Depok in 2023. Method: This research is a quantitative study using a cross sectional approach. The population in this study were health workers such as nurses, midwives and pharmacists who worked at the Hermina Depok General Hospital with a total of 201 health workers and the sampling used in this study used the Accidental Sampling technique and a sample of 134 health workers was obtained. Results: research shows that there is a relationship between knowledge and a p value of 0.003 (p<0.05) and OR=2.958, there is no relationship between years of service with a p value of 0.181 (p>0.05), and there is a relationship between supervision and the p value of 0.001 (p>0.05) with the medical waste sorting behavior of health workers. Conclusion: Overall it can be concluded that the condition of Health Workers at RSU Hermina Depok regarding knowledge requires adequate training or socialization regarding sorting medical waste. This training should cover procedures, regulations and guidelines applicable to sorting and managing medical waste. This results in the lack of knowledge of health workers in sorting waste in hospitals which can be very serious and have a negative impact on the environment. One of the main impacts of poor waste sorting is environmental pollution, risk of injury, additional costs to hospitalsPendahuluan: Memilah limbah dilakukan mulai dari sumber yang menghasilkan limbah, limbah benda tajam dikumpulkan dalam satu wadah dengan mempertimbangkan apakah terkontaminasi atau tidak, dan limbah medis padat digunakan kembali melalui proses sterilisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Hubungan Pengetauan, Masa Kerja Dan Pengawasan Terhadap Perilaku Pemilahan Limbah Medis Pada Tenaga Kesehatan Di Rumah Sakit Hermina Depok Tahun 2023 . Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional . Populasi dalam penelitian ini yaitu tenaga kesehatan seperti perawat , bidan dan farmasi yang bekerja di Rumah Sakit Umum Hermina Depok dengan jumlah 201 tenaga kesehatan dan menggunakan pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik Accidental Sampling dan diperoleh sampel tenaga kesehatan sebanyak 134 responden. Hasil: penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan dengan p value sebesar 0,003 (p<0,05) dan OR=2,958 , tidak ada hubungan masa kerja dengan p value sebesar 0,181 (p>0,05), dan  ada hubungan antara pengawasan dengan p value sebesar 0,001 (p>0,05) dengan perilaku pemilahan limbah medis pada tenaga kesehatan. Kesimpulan: keseluruhan dapat disimpulkan bahwa kondisi Tenaga Kesehatan di RSU Hermina Depok mengenai pengetahuan perlu mendapatkan pelatihan atau sosialisasi yang memadai tentang memilah limbah medis. Pelatihan ini harus mencakup prosedur, peraturan, dan pedoman yang berlaku untuk memilah dan pengelolaan limbah medis. Hal ini mengakibatkan dari kurangnya pengetahuan tenaga kesehatan dalam memilah limbah di rumah sakit dapat sangat serius dan berdampak negatif pada lingkungan salah satu dampak utama dari memilah limbah yang kurang baik adalah pencemaran lingkungan, resiko cedera, biaya tambahan pada rumah sakit. Berkaitan dengan pengawasan pada limbah medis bahwa pengawasan yang efektif terhadap memilah limbah medis di rumah sakit sangat penting untuk menetapkan bahwa proses pemilahan, penanganan, dan pengelolaan limbah medis berjalan sesuai aturan dan SOP yang berlaku

    HUBUNGAN PERILAKU PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK DENGAN KEBERADAAN JENTIK NYAMUK AEDES SP (STUDI PADA IBU RUMAH TANGGA DI DESA PABEAN UDIK KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2023)

    No full text
    Penyakit DBD muncul biasanya disebabkan oleh adanya jentik-jentik nyamuk yang berkembangbiak di area lingkungan rumah, keberadaan jentik nyamuk aedes aegypti sangat dipengaruhi oleh faktor manusia dan lingkungan. Untuk mengetasi pencegahan penularan penyakit DBD maka diperlukan gerakan PSN, PSN merupakan salah satu kegiatan untuk mencegah terjadinya penularan DBD, PSN tersebut diantaranya yaitu menutup menguras mengubur dan plus lainnya seperti tidak menggantung pakaian di dalam kamar mandi ataupun dikamar,   pemakaian lotion anti nyamuk, pemakaian kelambu, memelihara ikan pemakan jentik dan menaburkan bubuk ABATE. Penelitian  ini  menggunakan  metode analitik  kuantitatif dengan pendekatan  cross  sectional.  Pengumpulan data pada penelitian  ini  dilakukan secara   observasi   melalui   door  to door,   dengan   kuesioner. Sampel diambil dengan metode purposive sampling. Uji yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji chi-square. Hasil observasi didapatkan informasi bahwa dari 98 rumah terdapat 66 (75.0%) terdapat jentik nyamuk di dalam penampungan air. Sebagian besar (89,8%) ibu rumah tangga di Desa Pabean berperilaku PSN kurang  baik. Gerakan Perilaku PSN akan berdampak pada kepadatan jentik nyamuk. Perilaku PSN merupakan salah satu kegiatan yang dapat mengurangi keberadaan jentik nyamuk di dalam rumah. Jika ibu rumah tangga sudah baik dalam berperilaku PSN maka kepadatan jentik  didalam  rumahnya pun  terkendali.Dengue fever is usually caused by the presence of mosquito larvae that breed in the home environment. The presence of Aedes aegypti mosquito larvae is strongly influenced by human and environmental factors. To overcome the prevention of transmission of dengue fever, PSN movement is needed. PSN is one of the activities to prevent the transmission of dengue fever. PSN includes covering drains and other pluses such as not hanging clothes in the bathroom or room, using anti-mosquito lotion, using mosquito nets. , raise larvae-eating fish and sprinkle ABATE powder. This research uses quantitative analytical methods with a cross sectional approach. Data collection in this research was carried out by observation through door to door, using questionnaires. Samples were taken using the purposive sampling method. The test used in this research is the chi-square test. Based on observations, information was obtained that out of 98 houses, 66 (75.0%) had mosquito larvae in the water reservoir. The majority (89.8%) of housewives in Pabean Village have poor PSN behavior. The PSN behavior movement will have an impact on the density of mosquito larvae. PSN behavior is one of the activities that can reduce the presence of mosquito larvae in the house. If a housewife is good at PSN behavior, the density of larvae in her house will be controlled

    KOLERASI ASUPAN ZAT GIZI MAKRO PADA MENU MAKAN HARIAN TERHADAP STATUS GIZI REMAJA DI ASRAMA PUTRI STIKES MUHAMMADIYAH CIREBON

    No full text
    Food needs planning is an activity to calculate the food needs needed for food procurement in institutions by paying attention to the feeding regulations in each institution, served in an attractive and fun way for students (and school officials) which aims to improve and maintain the nutritional status of school children, increase attendance at school (not often sick), improve academic achievement and stimulate and support Nutrition Education in the Curriculum. Purpose: to determine the application of daily menu to macro nutritional intake, and nutritional status in STIKes Muhammadiyah Cirebon dormitory. This study used a type of quantitative research with a cross sectional approach and the Kruskal Wallis test. The results showed that 81% of adolescents had an energy deficit, 41% had a protein deficit, 42% had a normal fat intake, and 37% had a normal carbohydrate intake. There was no relationship between energy intake and nutritional status (P=0.416), protein intake and nutritional status was not related (P=0.610), fat intake was related to nutritional status (P=0.040) and carbohydrate intake was related to nutritional status (P=0.000). The results of the ordinal logistic regression analysis test found that all independent variables had a p-value > 0.05 so that it could be interpreted that there were no independent variables that affected nutritional status.Perencanaan kebutuhan bahan makanan merupakan kegiatan perhitungan kebutuhan bahan makanan yang diperlukan untuk pengadaan makanan di institusi dengan memperhatikan peraturan pemberian makanan pada setiap institusi, dihidangkan secara menarik dan menyenangkan untuk siswa (dan aparat sekolah) yang bertujuan untuk memperbaiki dan menjaga status gizi anak sekolah, meningkatkan kehadiran di sekolah (tidak sering sakit), memperbaiki prestasi akademik serta merangsang dan mendukung pendidikan gizi dalam kurikulum. Untuk mengetahui penerapan menu harian terhadap asupan gizi makro, dan status gizi di asrama STIKes Muhammadiyah Cirebon. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan uji Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan 81% remaja defisit energi, 41% deficit protein, 42% memiliki asupan lemak normal, 37% memiliki asupan karbohidrat yang normal. Hubungan asupan energi dengan status gizi tidak ada hubungan (P=0,416), asupan protein dengan status gizi tidak ada hubungan (P=0,610), asupan lemak dengan status gizi terdapat hubungan (P=0,040) dan asupan karbohidrat dengan status gizi terdapat hubungan (P=0,000). Hasil uji analisis regresi logistik ordinal didapatkan bahwa semua variabel independen memiliki p-value > 0,05 sehingga dapat diartikan bahwa tidak ada variabel independen yang berpengaruh terhadap status gizi

    KETERATURAN ANC TERHADAP PERSALINAN NORMAL

    No full text
    An indicator of improved health is the occurrence of maternal mortality rate (MMR). MMR is the prevalence of an annual number of deaths for every woman who gives birth. Data from the sampling registration system shows that 76% of maternal deaths occur during labor and postpartum phases. Many factors affect or cause complications in every childbirth which results in maternal death, therefore the government has made several programs, one of which is improving the health of pregnant women. This study aims to determine the relationship of ANC regularity to normal labor. This study used obsevational analytic research with cross sectional design. The sampling technique in this study was total sampling, with a total sample size of 50 respondents. Data was taken by retrospective data observation, namely by taking the respondent\u27s medical records. Analysis in this study using the Chi-Square test. The statistical test results showed that there was a significant relationship between ANC regularity and normal labor with a p-value = 0.003. The conclusion in this study is that regularity of antenatal care affects the type of labor that will be performed in each mother. It is recommended that pregnant women should routinely make ANC visits in order to maintain their normality until labor, postpartum and breastfeedingIndikator dari kesehatan yang meningkat ditinjau dari angka kematian ibu (AKI). AKI merupakan prevalensi suatu kejadian jumlah kematian setiap tahunnya pada setiap perempuan yang melahirkan. Data sampling registration system sekitar 76% kematian ibu terjadi saat fase persalinan dan pasca persalinan. Banyak faktor yang mempengaruhi atau yang menyebabkan terjadinya komplikasi pada setiap persalinan yang dampaknya mengakibatkan kematian pada ibu, oelh karena itu pemerinta membuat beberapa program, salah satunya meningkatkan kesehatan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keteraturan ANC terhadap persalinan normal. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik obsevasional dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu total sampling, dengan jumlah sampel berjumlah 50 responden. Data diambil dengan observasi data retrospektif yaitu dengan mengambil catatan medik responden. Analisa dalam penelitian ini menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji statistik didapatkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara keteraturan ANC terhadap persalinan normal dengan nilai p-value = 0.003. kesimpulan dalam penelitian ini bahwa keteraturan antenatal care mempengarahui jenis persalinan yang akan dilakukan pada setiap ibu. Disarankan ibu hamil harus rutin melakukan kunjungan ANC agar dapat mempertahankan kenormalannya sampai persalinan, nifas dan menyusui

    PENGARUH KOMPRES HANGAT DENGAN BULI – BULI TERHADAP TINGKAT NYERI PUNGGUNG IBU HAMIL TRIMESTER III

    No full text
    Low back pain (LBP) is one of several complaints frequently experienced by pregnant women throughout the world. The hormones relaxin and progesterone will relax the ligaments in the pelvic area and weight gain will change the size of the uterus to become larger, resulting in discomfort in the back area. To prevent the risks of pharmacological therapy, it is important to know complementary therapies that are effective and efficient. The aim of this study was to determine the effect of warm compresses using bladder media on the level of back pain in third trimester pregnant women. This research employed a quasi-experimental method with one group pre-post-test. The total sample of 28 respondents was taken from PMB "F" Klapanunggal Bogor in March 2023. The patient\u27s pain level was measured using the NRS (numeric rating scale) instrument. Data analysis used the paired t-test. The research results showed that the mean or average score before back pain for respondents was 2.68 with a standard deviation value of 0.146, while the average score after back pain in third trimester pregnant women was 1.61 with a standard deviation value of 0.094. Statistical analysis using the paired sample t test obtained a p-value = 0.000 (<0.05), so it can be concluded that there is a significant effect of giving warm compresses on reducing back pain in pregnant women in the third trimester. This research recommends the use of warm compresses as an alternative method for treating back pain experienced during pregnancy.Nyeri punggung bawah atau low back pain (LBP) merupakan satu dari beberapa keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil di seluruh dunia. Hormone relaksin dan progesteron akan mengendurkan ligamen di daerah panggul serta adanya kenaikan berat badan akan mengubah ukuran uterus menjadi lebih besar sehingga terjadi ketidaknyamanan pada daerah punggung. Untuk mencegah risiko dari terapi farmakologis, penting untuk mengatahui terapi komplementer yang efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kompres hangat dengan menggunakan media buli-buli terhadap tingkat nyeri punggung ibu hamil trimester tiga. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan one group pre-post-test. Jumlah sampel sebanyak 28 responden diambil dari PMB “F” Klapanunggal Bogor pada bulan Maret 2023. Tingkat nyeri pasien diukur dengan innstrumen NRS (numeric rating scale). Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan nilai mean atau rata – rata skor sebelum nyeri punggung responden sebesar 2.68 dengan nilai standar deviasi 0.146, sedangkan rata – rata skor sesudah nyeri punggung pada ibu hamil trimester III sebesar 1.61 dengan nilai standar deviasi 0.094. Analisis statistik dengan uji paired sample t test diperoleh nilai p-value=0.000 (<0.05), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian kompres hangat terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III secara signifikan. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan kompres hangat sebagai metode alternatif dalam penanganan nyeri punggung yang dialami pada saat hamil

    PENERAPAN TERAPI MUSIK KLASIK PADA PASIEN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI : HALUSINASI PENDENGARAN DI RUANG YUDISTIRA RUMAH SAKIT JIWA DAERAH PROVINSI JAMBI

    No full text
    According to Riskesdas (2018), as many as 400,000 people or around 1.7% are affected by schizophrenia in Indonesia. Schizophrenia is a chronic mental disorder that occurs in brain function causing changes in irregular thought patterns, delusions, inappropriate behavior changes, changes in psychosocial function and hallucinations, 70% of patients experience auditory hallucinations. Efforts that nurses can make to control patient hallucinations non-pharmacologically include classical music therapy which can improve a person\u27s memory, concentration and perception. The design of this scientific paper uses a case report design with a nursing process approach. The subjects in this case study are patients with sensory perception disorders: auditory hallucinations who are being treated at the Jambi Province Regional Mental Hospital. Data analysis was carried out using descriptive analysis by looking at signs of hallucinations from the first to the last day of implementation. The results of the 5-day case study showed that there was a decrease in signs of hallucinations from a score of 10 to a score of 2. After classical music therapy intervention, there was a decrease in signs of hallucinations and the patient was able to control his hallucinations.Menurut Riskesdas (2018) sebanyak 400.000 jiwa atau sekitar 1,7% yang terkena skizofrenia di Indonesia. Skizofrenia merupakan gangguan jiwa kronis yang terjadi pada fungsi otak menyebabkan perubahan pola pikir yang tidak teratur, delusi perubahan perilaku yang tidak tepat, adanya perubahan fungsi psikososial serta halusinasi, 70% pasien mengalami halusinasi pendengaran. Upaya yang dapat dilakukan perawat untuk mengontrol halusinasi pasien secara nonfarmakologi salah satunya dengan terapi musik klasik yang dapat memperbaiki ingatan, konsentrasi dan persepsi seseorang. Rancangan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain laporan kasus (case report) dengan pendekatan proses keperawatan. Subjek dalam studi kasus ini adalah pasien dengan gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran yang sedang di rawat di Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Jambi. Analisa data yang dilakukan menggunakan analisis deskriptif dengan melihat tanda gejala halusinasi pada hari pertama sampai hari terakhir penerapan. Hasil studi kasus selama 5 hari menunjukkan bahwa terjadi penurunan tanda gejala halusinasi dari skor 10 menjadi skor 2. Setelah dilakukan intervensi terapi musik klasik, terjadi penurunan tanda gejala halusinasi dan pasien mampu mengontrol halusinasinya

    HUBUNGAN ANTARA DEPRESI DENGAN KEJADIAN INSOMNIA PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNGPINANG

    No full text
    Elderly is a condition where changes occur in every human being, such as biological, physical, psychological and social changes, these changes will affect all aspects of life. The elderly often experience psychological problems such as feelings of sadness, loss, loneliness and can cause depression in the elderly, causing one of them to experience sleep problems. This study aims to determine the relationship between depression and the incidence of insomnia in the elderly in the working area of Tanjungpinang Public Health Center. This study used a cross-sectional research design with a population of 228. The sample in this study was 145 respondents using random sampling. The instrument used is a questionnaire. The research results obtained showed that the results of the Kolmogrov-Smirnov test with p value = 0.027 (<0.05) found that there was a relationship between depression and the incidence of insomnia in the elderly in the working area of the Tanjungpinang Health Center. It is recommended that the puskesmas provide health education, music therapy or do healthy exercise once a week for the elderly, and it is hoped that educational institutions can be used as a reference to add reading material in the library and can be useful for gerontological nursing or psychiatric nursing courses for the elderly.Lanjut usia adalah suatu keadaan dimana terjadi perubahan yang di alami setiap manusia seperti perubahan biologis, fisik, kejiwaan dan sosial, perubahan ini akan memberikan pengaruh pada seluruh aspek kehidupan. Lansia sering mengalami masalah psikologis seperti perasaan sedih, kehilangan, kesepian dan dapat menyebabkan depresi pada lansia sehingga mengakibatkan salah satunya lansia mengalami masalah dalam tidurnya. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui hubungan antara depresi dengan kejadian insomnia pada lansia diwilayah kerja puskesmas tanjungpinang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dengan populasi sebanyak 228. Sampel pada penelitian ini sebanyak 145 responden dengan menggunakan random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil Penelitian yang diperoleh diketahui hasil uji kolmogrov-smirnov dengan p value = 0,027 (< 0,05) diperoleh bahwa ada hubungan antara depresi dengan kejadian insomnia pada lansia diwilayah kerja puskesmas Tanjungpinang. Disarankan kepada puskesmas memberikan penkes, terapi musik atau melakukan senam sehat seminggu satu kali pada lansia. &nbsp

    ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN NEEDLE STICK INJURY (NSI) PADA PERAWAT RAWA INAP DI RUMAH SAKIT WILAYAH KOTA TANGERANG

    No full text
    Needle Stick Injury (NSI) is a work accident that often occurs in medical personnel in health services, this event increases the risk of exposure or infection with diseases such as HBV (Hepatitis B Virus), HCV (Hepatitis C Virus) and HIV (Human Immunodeficiency Virus). ). The purpose of this study was to determine the factors associated with the incidence of NSI in inpatient nurses at the Regional Hospital in Tangerang City. The research method uses a cross sectional design with a sample of 80 nurses, the sampling technique is total sampling, the analysis used to see the factors related to it is using the chi square test, and to see the dominant factor using the logistic regression test. The results showed that there was no relationship between age (p-value = 0.080), level of education (p-value = 0.777), training (p-value 0.479), and SOP implementation (p-value = 0.593), with the incidence of NSI, while for the other variables, which have a relationship, namely years of service (p-value 0.000) OR = 18,857, and knowledge (p-value = 0.000) OR = 7,841, for the variable that is most dominantly related is years of service (p-value 0.000; OR 23.874; 95 CI 4.222-135.010)Needle Stick Injury (NSI) merupakan suatu kejadian kecelakaan kerja yang sering terjadi pada tenaga medis di pelayanan kesehatan, kejadian tersebut meningkatkan risiko paparan atau infeksi penyakit seperti virus HBV (Hepatitis B Virus), HCV (Hepatitis C Virus) dan HIV (Human Immunodeficiency Virus). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian NSI pada perawat rawat inap di Rumah Sakit wilayah Kota Tangerang. Metode penelitian menggunakan desain cross sectional dengan sampel 80 perawat, teknik penggambilan sampel dengan total sampling, analisis yang di gunakan untuk melihat faktor yang berhubungan dengan menggunakan uji chi square, dan untuk melihat faktor yang dominan menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara umur (p-value = 0,080), tingkat pendidikan (p-value= 0,777), pelatihan (p-value 0,479), dan penerapan SOP ( p-value = 0,593), dengan kejadian NSI, sedangkan untuk variabel lainnya, yang memiliki hubungan yaitu masa kerja (p-value 0,000) OR = 18.857, dan pengetahuan (p-valu = 0,000) OR = 7.841, untuk variabel yang paling dominan berhubungan adalah masa kerja (p-value 0,000; OR 23.874; 95 CI 4.222-135.010)

    Hubungan Pengetahuan Dan Usia Ibu Hamil Dengan Kehamilan Resiko Tinggi Di PMB Dwi Rahmawati Palembang

    No full text
    High risk pregnancy is a pregnancy that can cause greater harm and complications to both the mother and the fetus she contains during pregnancy, childbirth or puerperium when compared to normal childbirth and puerperal pregnancies. More than 90% of maternal deaths are caused by obstetric complications during pregnancy, childbirth, and puerperium. One of the factors of maternal mortality in Indonesia is the classic triassic, namely bleeding, eclampsia, and infection. This study to determine the relationship between knowledge and age of pregnant women with high risk pregancies. Research design using cross sectional. Maternal study population There were 31 pregnant women who visited PMB Dwi Rahmawati. Sampling technique with total population. The analysis used is univariate and bivariate. The results of high risk pregnancy variable, were greater mothers who experienced low risk pregnancies at 23 people (74.2%) and high-risk mothers at 8 people (25.8%). Statistical test results from knowledge variables (p value = 0.010) and maternal age variables (p value = 0.049) which means that there is a significant relationship between knowledge and maternal age with high-risk pregnancy. There is a relationship between knowledge variables and maternal age with high risk pregnancies. And advise for health workers to provide counseling and accurate information about high-risk pregnancies, so as to prevent early so that pregnant women do not have high-risk pregnancies that can endanger the lives of mothers and fetuses.Kehamilan risiko tinggi adalah kehamilan yang dapat menyebabkan terjadinya bahaya serta komplikasi yang lebih besar baik terhadap ibu maupun janin yang dikandungnya selama masa kehamilan, melahirkan ataupun nifas bila dibandingkan dengan kehamilan persalinan dan nifas normal. Lebih dari 90% kematian ibu disebabkan oleh komplikasi obstetrik pada masa kehamilan, persalinan, dan nifas. Faktor dari kematian ibu di Indonesia salah satunya ialah trias klasik yaitu pendarahan, eklampsia, dan infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan usia ibu hamil dengan kehamilan resiko tinggi. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi penelitian seluruh ibu hamil yang berkunjung di PMB Dwi Rahmawati sebanyak 31 ibu hamil. Teknik pengambilan sampel dengan total populasi. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat. Hasil dari variabel kehamilan resiko tinggi bahwa lebih besar ibu yang mengalami kehamilan resiko rendah yaitu 23 orang (74,2 %) dan ibu yang mengalami resiko tinggi yaitu 8 orang (25,8%). Hasil uji statistic dari variabel pengetahuan (p value = 0,010) dan variabel usia ibu (p value = 0,049) yang artinya ada hubungan signifikan antara pengetahuan dan usia ibu dengan kehamilan resiko tinggi. Terdapat hubungan antara variabel pengetahuan dan  usia ibu dengan kehamilan resiko tinggi. Saran kepada para petugas kesehatan untuk memberikan penyuluhan dan informasi yang akurat tentang kehamilan resiko tinggi, sehingga dapat mencegah secara dini agar para ibu hamil tidak terjadi kehamilan dengan resiko tinggi yang dapat membahayakan nyawa ibu dan janin

    The Relationship Between Parenting Patterns And Student Achievement In Grades II And III At SD Yami District Astanaanyar City Of Bandung

    No full text
    Parenting includes the way parents educate children through certain rules, directions and guidance so that they are successful and get better in life. This has an impact on learning achievement in schools, especially for elementary school age children. The research Aims is to find out the relationship between parenting patterns and the learning performance of students in grade II and III at Yami Elementary School, Astanaanyar Subdistrict, Bandung City. This research uses quantitative research methods, and the research design used includes a correlational descriptive approach cross sectional. The total population is 103 respondents. A sample of 51 respondents. Sampling using simple random sampling. Data collection techniques are accepted by filling out the PSDQ questionnaire(Parenting Styles & Dimensions Questionnaire- Short Version) on parenting patterns as well as observations on learning achievement. Data analysis usesChi-square. The results of this study showed that the majority of respondents had democratic parenting styles for their children\u27s learning achievements, which were very good, namely 43 respondents (97.7%) and democratic parenting styles for their children\u27s learning achievements were good, 2 respondents (28.6%). For this study, the p value was obtainedvalue 0,00 < 0,05. Obtained the relationship between parenting patterns and the learning performance of grade II and III students in Yami SD, Astanayanar Subdistrict, Bandung City. suggestion this research is aimed at Yami Elementary School is expected to be able to hold meetings with parents of students to inform the progress of students at school.Pola asuh termasuk cara orang tua mendidik anak melalui aturan, arahan dan bimbingan tertentu supaya sukses serta semakin baik pada kehidupan. Hal tersebut berdampak pada prestasi belajar disekolah, khususnya untuk anak usia sekolah dasar. Penelitian tersebut supaya mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan prestasi belajar siswa kelas II Dan III di SD Yami Kecamatan Astanaanyar Kota Bandung. Penelitian tersebut memakai metode penelitian kuantitatif, dan desain penelitan yang dipakai termasuk Deskriptif korelasional melalui pendekatan cross sectional. Populasi total 103 responden. Sampel sebanyak 51 responden. Pengambilan sampel memakai simple random sampling. Teknik pengumpulan data diterima lewat pengisian kuesioner PSDQ (Parenting Styles & Dimensions Questionnaire-Short Version) pada pola asuh orang tua serta pengamatan pada prestasi belajar. Analisa data memakai Chi-square. Hasil penelitian tersebut diperoleh mayoritas responden memperoleh pola asuh orang tua demokratis prestasi belajar anaknya sangat baik yaitu sebanyak 43 responden (97,7%) dan pola asuh orang tua demokratis prestasi belajar anaknya baik 2 responden (28,6%). Untuk penelitian tersebut diperoleh nilai p value 0,00 < 0,05. Diperoleh hubungan antara pola asuh orang tua dengan prestasi belajar siswa kelas II Dan III di SD Yami Kecamatan Astanaanyar Kota Bandung. Saran penelitian ini ditujukan kepada SD Yami diharapkan dapat membuat pertemuan-pertemuan bersama orang tua siswa untuk menginformasikan perkembangan siswa di sekolah

    56

    full texts

    212

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Kesehatan Indra Husada
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇