Islam Universalia - International Journal of Islamic Studies and Social Sciences
Not a member yet
76 research outputs found
Sort by
Tantangan dan Peluang Digital Parenting dalam Mengembangkan Nilia Agama dan Moral Anak Usia Dini
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam pola pengasuhan anak, termasuk pada anak usia dini. Anak-anak masa kini hidup di lingkungan yang tidak terlepas dari gawai dan media digital, sehingga orang tua perlu beradaptasi melalui pola asuh digital atau digital parenting. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan dan peluang penerapan digital parenting dalam mengembangkan nilai agama dan moral anak usia dini. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan menelaah berbagai sumber literatur seperti jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam penerapan digital parenting meliputi rendahnya literasi digital orang tua, keterbatasan waktu untuk mendampingi anak, serta pengaruh konten negatif di media digital. Namun, di sisi lain, digital parenting juga memberikan peluang besar bagi penguatan nilai agama dan moral anak melalui pemanfaatan media digital yang positif, seperti video edukatif dan aplikasi Islami. Keberhasilan pengasuhan digital sangat bergantung pada kolaborasi antara orang tua dan lembaga PAUD dalam membangun lingkungan digital yang aman, religius, dan berkarakter
Peran Guru Piaud Dalam Menstimulasi Perkembangan Neurologis Anak Sesuai Tahapan Usia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dalam menstimulasi perkembangan neurologis anak sesuai dengan tahapan usia. Fokus utama penelitian ini adalah mengidentifikasi strategi yang digunakan guru dalam merancang kegiatan pembelajaran yang mendukung perkembangan sistem saraf anak sejak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif, melalui analisis berbagai literatur dan hasil penelitian terbaru yang relevan dengan perkembangan otak anak dan praktik pembelajaran di lembaga PIAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stimulasi yang diberikan guru PIAUD memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan koneksi sinaptik otak anak, terutama dalam aspek sensorimotor, bahasa, emosi, dan fungsi eksekutif. Guru yang memahami prinsip neuroedukasi mampu menerapkan pendekatan multisensori dan kegiatan tematik yang sesuai tahap usia anak, sehingga memperkuat pertumbuhan dan konektivitas saraf. Simpulan dari studi ini menekankan bahwa peran guru PIAUD sangat strategis dalam mendukung perkembangan neurologis anak usia dini. Oleh karena itu, pelatihan berbasis neuroscience serta integrasi kurikulum yang sejalan dengan tahapan perkembangan otak sangat dibutuhkan untuk meningkatkan efektivitas stimulasi di lembaga pendidikan anak usia dini
Peran Orang Tua dalam Pendidikan Islam Pada Anak Usia Dini
The foremost and primary education in Islam is the Islamic education of children within the family. Islamic education is provided from an early age to instill a sense of belief, faith, and Islam in the child. The presence of Islamic education from an early age demonstrates the consistency of parents and children in determining the future and the child's environment in an Islamic manner. The role of parents in early childhood, according to Islam, is crucial in the development and formation of character during the child's golden age. During this golden age, children will mimic what their parents do. Therefore, parents must pay attention to providing good education for their children. Data collection in this research is conducted by gathering literature, reading, taking notes, and processing research materials. The research approach is analyzed using qualitative descriptive analysis. This study aims to explain the characteristics of Islamic education for early childhood from the perspective of Islamic education, thus building a solid foundation for early childhood development.
Abstrak
Pendidikan yang paling pertama dan utama dalam islam adalah pendidikan islam anak dalam keluarga. Pendidikan islam diberikan pada saat usia dini untuk menumbuhkan rasa keprcayaan, iman dan islam pada anak. Dengan adanya pendidikan islam sejak usia dini menunjukkan konsistensi orang tua dan anak untuk menentukan masa depan dan lingkungan anak secara islam. Peran orang tua pada anak usia dini dalam pandangan islam sangat penting dalam perkembangan dan pembentukan karakter di masa emas anak. Pada masa emas anak akan meniru apa yang dilakukan orang tua. Oleh karena itu, orang tua harus memperhatikan dalam memberikan pendidikan yang baik untuk anak. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data pustaka, membaca, mencatat, dan mengolah bahan penelitian. Pendekatan penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan menjelaskan karakteristik pendidikan islam bagi anak usia dini yang ditinjau dalam perspektif pendidikan islam sehingga membangun kemampuan dasar yang baik bagi anak usia dini.
 
Aktualisasi Nilai-nilai Moderasi Beragama dalam Buku Ajar Sejarah Kebudayaan Islam Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengaktualisasikan nilai-nilai moderasi dalam buku ajar Sejarah Kebudayaan Islam kelas IV Madrasah Ibtidaiyah. Moderasi beragama, atau wasathiyyah, merupakan konsep penting dalam Islam yang mengajarkan keseimbangan dalam berpikir, berperilaku, dan berinteraksi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Penelitian ini melibatkan analisis mendalam terhadap materi dalam buku ajar, khususnya yang berkaitan dengan peristiwa-peristiwa penting dalam kehidupan Nabi Muhammad saw., seperti dakwah beliau, hijrah ke Habasyah dan Thaif, serta Isra' Mi'raj. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar tersebut telah mencakup berbagai aspek moderasi seperti qudwah (keteladanan), ta'adub (berkeadaban), tasamuh (toleransi), dan tawazun (keseimbangan). Buku ajar ini berhasil memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya menerapkan nilai-nilai moderasi dalam kehidupan sehari-hari, sehingga membantu membentuk karakter yang inklusif, toleran, dan harmonis. Pengintegrasian nilai-nilai moderasi dalam kurikulum juga mendukung penguatan profil pelajar Pancasila, yang meliputi beriman, bergotong royong, mandiri, berpikir kritis, dan kreatif. Dengan demikian, buku ajar Sejarah Kebudayaan Islam kelas IV Madrasah Ibtidaiyah berfungsi tidak hanya sebagai sumber pengetahuan sejarah, tetapi juga sebagai media efektif dalam penanaman nilai-nilai moderasi beragama
Analisis Zakat dan Pajak sebagai Pilar Sistem Ekonomi Berkelanjutan serta Mewujudkan Keadilan Sosial
Zakat merupakan instrumen yang sangat potensial dalam distributif kekayaan. Sebagaimana regulasi pemerintah zakat sebagai pengurang pajak pengentasan kemiskinan. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan peran, fungsi, mekanisme zakat dan pajak, serta mengeksplorasi potensi integrasi keduanya dalam mewujudkan pembangunan ekonomi berkelanjutan dan keadilan sosial. Penelitian ini melalui metode literasi kepustakaan (library research) dengan menggunakan informasi dari berbagai sumber melalui buku, jurnal, materi digital sesuai laporan terkait dengan pendekatan kualitatif untuk menemukan keterkaitan zakat, pajak, dan konsep keadilan distributif. Hasil kajian menunjukkan bahwa zakat, pajak mempunyai tujuan yang sama yakni, menciptakan kesejahteraan masyarakat, namun berbeda secara fundamental. Zakat berorientasi spiritual dan sosial dengan distribusi langsung kepada mustahik, sementara pajak berfungsi sebagai instrumen negara dengan orientasi pembangunan makro. Integrasi keduanya, seperti penerapan zakat sebagai tax credit serta penguatan sinergi kelembagaan, berpotensi meningkatkan penghimpunan dana publik, mengurangi beban ganda masyarakat, memperkuat perlindungan sosial, dan menciptakan distribusi kesejahteraan yang lebih merata. Zakat dan pajak merupakan instrumen yang berbeda tetapi saling melengkapi. Integrasi keduanya dapat menjadi strategi efektif untuk mewujudkan sistem ekonomi berkelanjutan dan berkeadilan sosial
Pendidikan Seksual Anak Usia Dini dalam Perspektif Holistik di Indonesia
Pendidikan seksual anak usia dini merupakan bagian penting dari proses tumbuh kembang yang bertujuan menanamkan pemahaman tentang tubuh, batasan diri, serta tanggung jawab moral sejak dini. Artikel ini membahas urgensi pendidikan seksual bagi anak usia dini melalui pendekatan holistik yang mengintegrasikan teori psikologi perkembangan—seperti Freud, Piaget, Vygotsky, dan Bandura—dengan nilai-nilai Islam yang menekankan kesucian, adab, dan pengendalian diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai literatur psikologi, pendidikan, dan keislaman. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan seksual berbasis nilai Islam tidak hanya mencegah perilaku menyimpang dan kekerasan seksual, tetapi juga menumbuhkan kesadaran diri, rasa malu positif, dan kemampuan anak dalam menjaga kehormatan dirinya. Selain itu, peran orang tua dan guru menjadi sangat krusial sebagai fasilitator utama dalam membimbing anak memahami perbedaan jenis kelamin, privasi, dan etika pergaulan. Dengan demikian, pendidikan seksual anak usia dini perlu dikembangkan secara kontekstual dan kolaboratif antara keluarga, lembaga pendidikan, dan nilai-nilai keagamaan agar membentuk generasi yang berkarakter dan berintegritas
Kompetensi Kepribadian Guru Dayah Darussalam Labuhan Haji Kabupaten Aceh Selatan
Boarding (Dayah) is the oldest educational institutions and popular areas in Aceh. Then, the teacher is one of important causes in success of implementation educational process, teacher who has responsibilities to lead the student in reaching the educational target and achievement. This research based on the unclearness of teacher competence personality at Boarding (Dayah) Darussalam Labuhan Haji south Aceh and by assumption that boarding teacher of Darussalam Labuhan Haji south Aceh is the older/senior level student who generally is not graduated from the university or teacher educational major. This research used qualitative method. The location of this research was at Darussalam Labuhan Haji Boarding south Aceh. The data technique collection used Observation, interview, and documentation. The subjects of the interview were head master, teacher and student of Darussalam Labuhan Haji Boarding school. And the analysis technique used the data reduction method, display and verification. Finally, after the analysis the data collection, shown that teacher competence personality at Boarding (Dayah) Darussalam Labuhan Haji south Aceh is good. And found some teacher’s obstacles in implementing teacher competence personality, such as the background of various languages, lack of educational tools, lack of teachers, and students various ages at certain level.
 
The History of Knowledge Development in East (Islam) and West
This article aims to find out the history of the development of science from time to time recorded by existing historical literature and mentions some of the figures behind the discovery of scientific theories and their development. The phases of the development of science are called periodization in the history of the development of science starting from ancient times, middle ages, modern times and contemporary times. While the phases of the development of science in the Islamic world began from the time of the Prophet, Khulafau Ar-Rashidin, the Umayyads, Daula Abbasids and the revival of Islam until now. When science in the European world suffered a setback but on the contrary what happened in the Islamic world of science developed rapidly until the peak of glory
Hak Paten dalam Tinjauan Hukum Waris Islam (Studi atas Konsep Royalti Hak Paten Menurut Perspektif Hukum Islam)
A patent is an exclusive right granted by the State to an inventor on the results of his invention in the field of technology, which for a certain period of time, carries out the inventory himself or gives his consent to another party to carry it out. This study aims to determine whether patent rights can be categorized as inherited assets. This research is library research where the descriptive method is used to describe the position of the patent rights, while the comparative method compares the patent rights with Islamic law, and the analysis method is to analyze whether a patent can be classified into inheritance law and how to inherit it. The results showed that a patent is a right that can be categorized as al-māl gahir al-mutaqawwim, which is immeasurable, and its value varies (uncertain). Patents have different characteristics from rights that can be inherited in general. The object of inheritance in a patent is the reward obtained from the use of a process or an invention that has been patented. If the patented invention is not used, nothing will be inherited from the patent right. The distribution of royalties obtained from a patent right can be carried out with several provisions, including waiting until a certain time limit, and then the property is divided based on the provisions of Islamic inheritance, or the property is directly distributed whenever there is the use of a patent by another party
Garis Panduan Pemakaian Pakar Pengubatan Islam sebagai Suatu Keterangan Pendapat Pakar bagi Kes Jenayah Sihir
This study aims to guide the Shariah judiciary, especially the Prosecution Department and the judges, in determining Islamic medical experts as an expert opinion to be adopted in the trial for cases of magic crimes in Shariah courts. These Guidelines will also be the basis of reference and guidance to the state Islamic religious department (JAIN) and government agencies such as the Malaysian Islamic Development Department (JAKIM) related to certified Islamic medical experts. This study will discuss the conditions Ruqyah Syar'iyyah in Islamic medicine, the pillars Ruqyah Syar'iyyah in Islamic medicine, ethics of Islamic medicine practitioners, the conditions of Islamic medical practitioners in brief. In addition, this study also highlights the principles of Islamic treatment and etiquette of Islamic treatment practices. The methodology used in this study is a library study that is a list of documents such as books and articles. It is hoped that these guidelines can also provide understanding and explanation to Muslims in this country on thae conditions and ethics of Islamic medicine. In addition, it aims to identify true practitioners of Islamic medicine and coincide with the standards of Islamic requirements in the hope that the Muslim community will seek and receives treatment services from real practitioners of Islamic medicine. This step must be played collectively by all authoritative parties to introduce the true practice of Islamic medicine and comply with the principles of faith and Islamic law