Universitas Muhammadiyah Sorong: eJournal Collections
Not a member yet
2015 research outputs found
Sort by
PKM Kelas PPA Pelatihan Terapi Self Problematic: Ketahanan Psikis Industri Jasa di Kota Sorong
Perkembangan teknologi industri dan informasi membawa banyak perubahan yang berdampak terhadap kesehatan mental manusia, yang dimulai dari munculnya berbagai macam masalah disegala bidang. Masalah adalah adanya kesenjangan antara keinginan, harapan, dan ekspektasi manusia dengan kenyataan hidup yang terjadi, membuat manusia mengeluh, cemas, takut, sedih dan marah dalam menjalani hidup. Hal ini biasa disebut Self Problematic, yang apabila masalah ini tidak diselesaikan, maka akan berpengaruh pada kondisi psikis/mental dan fisik manusia. Ketika kondisi psikis dan fisik manusia bermasalah, maka akan berpengaruh pada produktivitas. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan mengenal konsep masalah dan terapi untuk berdamai dengan masalah serta menerapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan pendekatan spiritual dan Tauhid. Hasil kegiatan menunjukkan adanya pemahaman terhadap masalah yang dihadapi sebagai sesuatu yang harus diterima, yang merupakan bentuk kasih sayang Allah Swt kepada manusia. Selain itu dalam pelatihan ini terdapat pola-pola penyelesaian masalah yang jika pola ini diterapkan secara konsisten. Beberapa Testimoni peserta merasakan ketenangan yang berdampak positif terhadap ketahanan psikis atau mental peserta, sehingga lebih produktif dan siap bersaing di era revolusi industri 4.0
Kemenangan Pasangan Sherly Tjoanda dan Sarbin Sahe Sebagai Representasi Kelompok Minoritas pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara 2024
North Maluku Province is a region with high ethnic, religious, and regional diversity, so that political representation from minority groups often faces structural and cultural challenges. Therefore, the success of the Sherly Tjoanda and Sarbin Sahe pair reflects the political dynamics that have undergone significant shifts. This study aims to determine what factors influence the victory of the Sherly Tjoanda and Sarbin Sahe pair as representatives of minority groups in the 2024 North Maluku Gubernatorial Election. Using a qualitative approach with a documentation study type of research, which collects data from publicly available documents. The results of the study show that there are two main factors that contributed to the victory of the pair. First, the personality factor of Benny Laos and Sherly Tjoanda who have a strong influence in society. Benny Laos is perceived as a generous and accomplished leader, while Sherly Tjoanda is known to be active in social activities, especially while accompanying her husband when he served as Regent of the Morotai Islands. Second, the political communication style applied by the Sherly Tjoanda and Sarbin Sahe pair, who utilized political rhetoric, political debates, and campaigns as the main means of reaching voters, also became a strategic factor in winning the political contest. This finding confirms the importance of political personality and communication as determinants of victory for minority candidates in regional head elections.Provinsi Maluku Utara merupakan wilayah dengan keragaman etnis, agama, dan kedaerahan yang tinggi, sehingga representasi politik dari kelompok minoritas kerap menghadapi tantangan struktural maupun kultural. Oleh karena itu, keberhasilan pasangan Sherly Tjoanda dan Sarbin Sahe mencerminkan dinamika politik yang mengalami pergeseran signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kemenangan pasangan Sherly Tjoanda dan Sarbin Sahe sebagai representasi kelompok minoritas pada Pemilihan Gubernur Maluku Utara Tahun 2024. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi dokumentasi, yang mengumpulkan data dari dokumen-dokumen yang tersedia secara publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua faktor utama yang berkontribusi terhadap kemenangan pasangan tersebut. Pertama, faktor ketokohan dari Benny Laos dan Sherly Tjoanda yang memiliki pengaruh kuat di tengah masyarakat. Benny Laos dipersepsikan sebagai sosok pemimpin yang dermawan dan berprestasi, sementara Sherly Tjoanda dikenal aktif dalam kegiatan sosial, khususnya selama mendampingi suaminya saat menjabat sebagai Bupati Kepulauan Morotai. Kedua, gaya komunikasi politik yang diterapkan oleh pasangan Sherly Tjoanda dan Sarbin Sahe, yang memanfaatkan media retorika politik, debat politik, dan kampanye sebagai sarana utama dalam menjangkau pemilih, turut menjadi faktor strategis dalam memenangkan kontestasi politik tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya ketokohan dan komunikasi politik sebagai determinan kemenangan kandidat dari kelompok minoritas dalam pemilihan kepala daerah
The Dynamic of Women Entrepreneurs, Environmental Awareness, and Family Welfare: A Green Economy Perspective
This study aims to analyze the impact of strengthening the potential of women entrepreneurs on family welfare, with environmental awareness as a moderating variable within the green economy perspective. An explanatory quantitative method was used, employing purposive sampling involving 200 women entrepreneurs in Indonesia engaged in sustainable business practices. Data were collected through surveys and analyzed using SmartPLS, including validity and reliability tests, classical assumption tests (multicollinearity, heteroscedasticity, normality), and moderated regression analysis. The findings indicate that strengthening the potential of women entrepreneurs has a positive and significant impact on family welfare, and environmental awareness enhances this relationship. The practical implications of this study highlight the importance of integrating sustainability values into women entrepreneurs’ empowerment to sustainably improve family welfare. The theoretical implications contribute to the literature on women’s entrepreneurship and the green economy. However, this study has limitations, as it does not measure other variables that may affect family welfare. Future research is recommended to include more contextual variables and involve a broader population.This study aims to analyze the impact of strengthening the potential of women entrepreneurs on family welfare, with environmental awareness as a moderating variable within the green economy perspective. An explanatory quantitative method was used, employing purposive sampling involving 200 women entrepreneurs in Indonesia engaged in sustainable business practices. Data were collected through surveys and analyzed using SmartPLS, including validity and reliability tests, classical assumption tests (multicollinearity, heteroscedasticity, normality), and moderated regression analysis. The findings indicate that strengthening the potential of women entrepreneurs has a positive and significant impact on family welfare, and environmental awareness enhances this relationship. The practical implications of this study highlight the importance of integrating sustainability values into women entrepreneurs’ empowerment to sustainably improve family welfare. The theoretical implications contribute to the literature on women’s entrepreneurship and the green economy. However, this study has limitations, as it does not measure other variables that may affect family welfare. Future research is recommended to include more contextual variables and involve a broader population
The Impact of Digitalization of Human Resources, Diversity, Inclusion, Knowledge Management and Organizational Structure on Power Company Competition
This study aims to determine the effect of HR digitalization, diversity, inclusion, knowledge management and organizational structure on the competitiveness of companies at PT. Toko Halo Indonesia. The method used in this study is the multiple regression analysis method with a quantitative descriptive research type. The population in this study were employees of PT. Toko Halo Indonesia totaling 177. Based on the proportional stratified random sampling method, the research sample to be taken from the population is 177 respondents. The data analysis technique used is quantitative descriptive statistical analysis, using IBM SPSS version 26. The results of this study indicate that the variables of HR digitalization, diversity, inclusion, knowledge management and organizational structure on company competitiveness (Y) are indicated by the Fcount>Ftable value of 739.017> 2.72 with a significant value of 0.000 <0.05. Based on the results of the study, it can be concluded that the impact of HR digitalization, diversity, inclusion, knowledge management and organizational structure has a significant influence on company competitiveness. Companies that are able to integrate all these aspects will be better prepared to compete in an increasingly competitive market. These findings indicate that companies need to adopt a comprehensive digital strategy and create an inclusive work environment to increase competitiveness. Investment in digital skills training and the development of an organizational culture that supports diversity will be key to facing challenges in the digital era. Further research is recommended to explore the relationship between these factors in different industries
Pengaruh Penggunaan Serbuk Bata Merah Sebagai Filler Terhadap Karakteristik Campuran Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC)
Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) merupakan salah satu jenis campuran aspal yang sering digunakan untuk lapis permukaan jalan. Penggunaan filler dalam campuran AC-WC berperan penting dalam menentukan karakteristik kekuatan, kestabilan, dan durabilitas campuran. Dalam hal ini, serbuk batu bata merah, yang merupakan limbah dari pembongkaran bangunan atau produksi batu bata, menawarkan potensi yang menarik untuk dijadikan sebagai filler alternatif dalam campuran AC-WC. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) dan pengaruh penggunaan filler serbuk bata merah terhadap karakteristik marshall dan nilai Index Retained Strenght (IRS). Penelitian yang dilakukan bersifat uji eksperimental dengan penelitian di laboratorium yang mengacu pada Spesifikasi Bina Marga 2018 tentang “Pedoman Pelaksanaan Lapis Campuran Beraspal Panas”. Nilai KAO pada campuran AC-WC didapatkan sebesar 6,5% sedangkan untuk campuran menggunakan filler serbuk bata merah didapatkan sebesar 6,75%, pada penggunaan filler serbuk bata merah dapat meningkatkan nilai stabilitas campura
Presence of Catholics People in Kendari amid Religious Plurality
The plurality of religions and beliefs is a reality of social life in Indonesia. Dealing with this reality requires an openness among adherents of religions and beliefs. It must be recognized that differences are like a double-edged sword. On the one hand, sometimes the differences can be a source of conflict, especially when dealing with conflicting interests. But on the other hand, plurality has positive potential, especially if the existing diversity can be managed properly so that it has the power to build public welfare. On this basis, the author tries to understand how Catholics continue to exist in Kendari's social life. The research method used in this study is a descriptive qualitative method, namely, participatory observation and interviews. This research shows that Catholics in Kendari, in addition to building a strong presence, also actively contribute to the social order, emphasizing unity, service, and collaboration in the context of the larger society. In addition, the research revealed obstacles to Catholic presence, such as new methods of evangelization, the reluctance of young people to get involved, and the growing shortage of Catholic educators. Therefore, there is a need for cooperation by embracing influential figures to maintain the presence and influence of the Catholic Church in societyPluralitas agama dan kepercayaan menjadi realitas kehidupan bermasyarakat di Indonesia. Berhadapan dengan kenyataan ini diperlukan sebuah keterbukaan di antara pemeluk agama-agama dan kepercayaan. Memang harus diakui, perbedaan itu bagaikan pedang bermata dua. Dari satu sisi, kadangkala perbedaan yang ada dapat menjadi sumber konflik terutama bila berhadapan dengan kepentingan yang saling bertolak belakang antara satu sama lain. Tetapi di sisi lain, pluralitas memiliki potensi positif, terutama bila keanekaragaman yang ada mampu dikelola secara baik sehingga memiliki kekuatan dalam membangun kesejahteraan umum. Atas dasar itulah penulis mencoba memahami bagaimana umat Katolik tetap eksis dalam kehidupan bermasyarakat di Kendari. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yaitu dengan metode observasi partisipatif dan wawancara. Penelitian ini memperlihatkan bahwa umat Katolik di Kendari selain membangun keberadaan yang kuat, juga secara aktif berkontribusi pada tatanan sosial, menekankan persatuan, pelayanan, dan kolaborasi dalam konteks masyarakat yang lebih besar. Selain itu, penelitian ini memperlihatkan kendala bagi keberadaan umat Katolik seperti metode penginjilan yang baru, keengganan kaum muda untuk terlibat serta semakin kurangnya tenaga pendidik katolik. Oleh karena itu, diperlukan adanya kerjasama dengan merangkul tokoh-tokoh yang berpengaruh untuk mempertahankan keberadaan dan pengaruh Gereja Katolik di masyaraka
Analisis Spesifikasi Dan Anggaran Struktur Beronjong Pada Proyek Normalisasi Sungai
Sungai Mokoantor di Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, menghadapi tantangan serius terkait erosi longsoran lereng akibat curah hujan musiman dan pasang surut air laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan struktur perkuatan tebing berupa beronjong kawat pabrikasi yang diisi batu kali dalam meningkatkan stabilitas lereng tebing sungai. Metode yang digunakan adalah studi kasus, dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, dan analisis gambar kerja serta Rencana Anggaran Biaya (RAB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beronjong dapat mengurangi laju sedimentasi dan meningkatkan stabilitas lereng, asalkan desain dan konstruksinya mempertimbangkan faktor-faktor seperti kemiringan lereng dan jenis tanah. Penelitian ini juga menekankan pentingnya manajemen proyek dan penyusunan RAB yang efisien untuk memastikan pelaksanaan proyek yang ekonomis. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam perencanaan struktur perkuatan yang efektif dan aplikatif di daerah dengan karakteristik geografi serupa.Sungai Mokoantor di Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, menghadapi tantangan serius terkait erosi longsoran lereng akibat curah hujan musiman dan pasang surut air laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan struktur perkuatan tebing berupa beronjong kawat pabrikasi yang diisi batu kali dalam meningkatkan stabilitas lereng tebing sungai. Metode yang digunakan adalah studi kasus, dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, dan analisis gambar kerja serta Rencana Anggaran Biaya (RAB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beronjong dapat mengurangi laju sedimentasi dan meningkatkan stabilitas lereng, asalkan desain dan konstruksinya mempertimbangkan faktor-faktor seperti kemiringan lereng dan jenis tanah. Penelitian ini juga menekankan pentingnya manajemen proyek dan penyusunan RAB yang efisien untuk memastikan pelaksanaan proyek yang ekonomis. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam perencanaan struktur perkuatan yang efektif dan aplikatif di daerah dengan karakteristik geografi serup
Pengendalian Kualitas Serbuk Kayu Menggunakan Metode Seven Tools dan FMEA
The rapid development of the industry requires companies to always maintain the quality of each production, production quality control is an important aspect in the production process. PT XYZ is a company engaged in manufacturing that focuses on the production of wood pellets. The problems faced by the company at this time are the factors that cause defects in wood powder products resulting from the wood pellet production process, so it is necessary to improve the quality of wood powder products. Types of defects that may occur include non-uniform particle size defects, high moisture content defects, dirt or foreign object defects. This study was conducted with the aim of identifying potential solutions to reduce defects in wood powder products produced from the wood pellet production process using the seven tools method used to identify the causes of defects in the production process and the failure mode and effects analysis (FMEA) method used to make improvement efforts. From the results of the seven tools data processing, the highest defect in wood powder is 40% for non-uniform particle size, then the RPN value will be calculated to determine urgent improvement proposals. In the results of the RPN calculation, the highest value was obtained at 240 with a high moisture content defect with proposed improvements to conduct training on drying techniques and the use of MC tools.Perkembangan industri yang sangat cepat menuntut perusahaan agar selalu menjaga kualitas disetiap produksinya, pengendalian kualitas produksi merupakan aspek penting dalam proses produksi. PT. XYZ adalah perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur yang berfokus pada produksi wood pellet. Adapun permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan saat ini adalah faktor penyebab terjadinya kecacatan produk serbuk kayu yang dihasilkan dari proses produksi wood pellet, maka perlu dilakukan perbaikan kualitas pada produk serbuk kayu. Jenis cacat yang mungkin terjadi meliputi defect ukuran partikel tidak seragam, defect kadar air yang tinggi, defect adanya kotoran atau benda asing. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengidentifikasi solusi yang potensial untuk mengurangi defect pada produk serbuk kayu yang dihasilkan dari proses produksi wood pellet dengan menggunakan metode seven tools digunakan untuk mengidentifikasi penyebebab defect pada proses produksi dan metode failure mode and effects analysis (FMEA) digunakan untuk melakukan upaya perbaikan. Dari hasil pengolahan data seven tools didapat cacat yang tertinggi pada serbuk kayu sebesar 40% untuk ukuran partikel tidak seragam, selanjutnya akan dilakukan perhitungan RPN untuk menentukan usulan perbaikan yang sifatnya urgent. Pada hasil perhitungan RPN didapatkan nilai tertinggi sebesar 240 dengan defect kadar air yang tinggi dengan usulan perbaikan melakukan pelatihan tentang teknik pengeringan dan pengunaan alat pengukur kelembapan (MC)
Strategi World Wide Fund For Nature dalam Menekan Perdagangan Ilegal Satwa Liar di Indonesia Tahun 2018
This research discusses WWF's strategy in suppressing illegal wildlife trade in Indonesia in 2018. Indonesia occupies the highest position regarding illegal wildlife trade cases compared to other countries in the world, especially in the 2015-2017 period. WWF considers this problem to be a serious phenomenon that must be resolved through concrete actions. In 2018, WWF launched the “Stop! Illegal Trade in Wild Animals," via the WWF Indonesia YouTube channel in collaboration with all related parties. The theory used in this research is the Non-Governmental Organization Concept. This theory emphasizes that NGOs have two main functions, namely Operational NGOs and Advocacy NGOs, where these two functions are closely related to each other in terms of implementation. The research method used is descriptive qualitative, with data collection through library research, namely collecting resources from books, journals, theses, articles, papers, research reports, press releases and news that are relevant to this research. This research found that WWF has succeeded in suppressing the illegal trade in wildlife in Indonesia through collective campaigns and collaboration with related parties.Penelitian ini mengkaji tentang strategi WWF dalam menekan perdagangan ilegal satwa liar di Indonesia tahun 2018. Indonesia menempati posisi tertinggi terkait kasus perdagangan ilegal satwa liar dibandingkan dengan negara lainnya di dunia, khususnya pada periode 2015-2017. WWF menilai permasalahan tersebut sebagai sebuah fenomena serius yang harus diselesaikan melalui aksi-aksi konkret. Pada tahun 2018, WWF meluncurkan kampanye “Stop! Perdagangan Ilegal Satwa Liar”, melewati saluran Youtube WWF Indonesia berkolaborasi bersama seluruh pihak tersangkut. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Konsep Non-Governmental Organization. Teori tersebut menekankan bahwa NGO memiliki dua fungsi utama yaitu NGO Operasional dan NGO Advokasi, dimana kedua fungsi tersebut saling berkaitan erat secara penerapannya. Metode penelitian yang diterapkan bersifat kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui library research, yakni pengumpulan daya yang bersumber dari buku, jurnal, skripsi, artikel, makalah, laporan penelitian, press release, dan berita yang relevan dengan penelitian ini. Penelitian ini menemukan bahwa WWF berhasil menekan perdagangan ilegal satwa liar di Indonesia melalui kampanye dan kolaborasi secara kolektif bersama pihak-pihak terkait
The Role of Entrepreneurial Orientation and Competitive Intelligence In The Influence of Strategic Flexibility on Organizational Agility
Entrepreneurial orientation and competitive intelligence play an important role in influencing the strategic flexibility and organizational agility. Therefore, we need to know what kind of orientation and competitive intelligence that suit the most for the organization. This research aims to analyze the role of entrepreneurial orientation and competitive intelligence in the influence of strategic flexibility on organizational agility. The research method used is a quantitative method, with data collection through distributing questionnaires to respondents who are working in the hotel industry. From the research result all the hypotheses all are accepted and effect significantly positive between each variable. This research highlights the importance of entrepreneurial orientation and competitive intelligence in increasing the strategic flexibility and organizational agility of an organization so that the organization has an innovative and unique strategy from other organizations. The implications of this research suggest that organizations should prioritize these factors to stay competitive in an increasingly dynamic market. Future research should explore additional samples and variables and investigate these relationships in different industries to deepen the understanding of the factors influencing strategic flexibility and organizational agilit