Universitas Muhammadiyah Sorong: eJournal Collections
Not a member yet
2015 research outputs found
Sort by
Policy Transformation and Law Enforcement in Natural Resources Management: Case Study of Excavation C in Sorong City
This study aims to analyze law enforcement against illegal C excavation mining in Sorong City and identify obstacles during the law enforcement process. The method used is an empirical juridical approach with descriptive analysis. The data sources used primary data obtained through observation, interviews, and document studies, as well as secondary data, which includes primary, secondary, and tertiary legal materials. This study was conducted in the jurisdiction of Southwest Papua, especially Sorong City, using descriptive qualitative analysis. The results show that law enforcement against illegal C excavation mining in Sorong City still faces many obstacles from the local community's regulatory and socio-economic factors. Although there are regulations governing mining, many mining activities occur without official permits, which causes environmental damage. The main barriers are the lack of community legal awareness, weak coordination between related department, and delays in issuing permits that cause illegal mining activities. In addition, this mining activity is often the primary source of income for the community, so strict law enforcement risks increasing poverty and unemployment. In short, law enforcement against illegal C-excavation mining in Sorong City is still not optimal despite regulations. This study provided a new contribution with a participatory approach between the community, government, and industry person to find a balanced solution between environmental sustainability and community economic welfare. Effective law enforcement must be accompanied by community empowerment and better coordination between relevant departments
A Semantic Analysis of Taylor Swift's Songs: Leech's Seven Types of Meaning
This study conducts a semantic analysis of Taylor Swift's song lyrics using Geoffrey Leech’s theory of the seven types of meaning: conceptual, connotative, stylistic, affective, reflective, collocative, and thematic. The research employs a descriptive qualitative approach, analyzing the lyrics of Taylor Swift's most popular songs based on Spotify records in 2024. The primary objective is to identify and elucidate the different types of meaning embedded within the lyrics and understand how these meanings contribute to the overall emotional and thematic expression of the songs. The findings reveal that affective meaning is the most dominant type in Swift’s songs, reflecting her emphasis on personal emotion and expression. For instance, in the song "Fortnight," affective meaning constitutes 25% of the analyzed lyrics, highlighting the deep personal feelings conveyed. The study concludes that Taylor Swift’s lyrics are characterized by a rich semantic texture, where emotional and conceptual meanings interplay to create a profound connection with listeners. These insights not only enhance the appreciation of Swift's lyrical artistry but also contribute to the broader understanding of how contemporary song lyrics function as a medium for complex emotional and thematic communication
How does Emma Heesters Translate the Song ‘Maafkan Aku’ into English?
The present research aims to analyze the translation techniques applied to the song lyrics Maafkan Aku by Tiara Andini, translated by Emma Heesters. Using a descriptive qualitative approach, the research focuses on understanding how the translator adapts the song lyrics from Indonesian to English. The data comprises the original Indonesian lyrics and their English translation, both available on YouTube. Data were collected through direct observation of the lyric video and the documentation of the song lyrics. The data collection methods employed are observation and note-taking, where the researcher recorded the translation techniques used. The data were analyzed using interactive model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research reveals that nine translation techniques were used, including amplification, established equivalence, discursive creation, reduction, modulation, compensation, literal translation, linguistic amplification, and particularization. The most frequently applied techniques were amplification and established equivalence, which preserved the emotional message and ensured fluency in the target language. The study concludes that while some techniques were used less frequently, all contributed to maintaining the naturalness of the translation and adapting it to the cultural context, highlighting the importance of preserving emotional nuances in song lyrics translation
PENGARUH KADAR AKTIVATOR 0,33 DAN RASIO SS/SH (2,0-3,0) PADA BETON GEOPOLIMER DENGAN BAHAN DASAR FLY ASH TERHADAP KUAT TEKAN
Beton geopolimer merupakan beton yang mempunyai reaksi pengikatan yang berbeda dengan beton konvensional. Reaksi yang terdapat pada beton geopolimer adalah reaksi polimerisasi. Beton geopolimer menggunakan limbah hasil pembakaran batu bara yang bernama fly ash (abu terbang). Bahan-bahan kimia yang dapat digunakan untuk mengaktifkan reaksi polimerisasi dalam fly ash adalah menggunakan kombinasi alkali hidroksida dengan alkali silika. Sodium hidroksida (SH) serta sodium silikat (SS) adalah jenis alkali yang digunakan pada beton geopolimer. Sampel beton yang diterapkan pada penelitian ini adalah silinder dengan dimensi 15 cm x 15 cm x 30 cm dengan kadar aktivator 0,33 serta variasi sodium silikat dan sodium hidroksida sebesar 2,0; 2,5; dan 3,0 yang nantinya akan diuji setelah beton berumur 28 hari. Pengujian yang diterapkan adalah untuk mengetahui nilai kuat tekan pada beton geopolimer dengan rasio variasi SS/SH sebesar 2,0-3,0. Dari hasil pengujian kuat tekan didapatkan bahwa rasio variasi SS/SH 2,0; 2,5; 3,0 masing-masing sebesar 41,06 MPa, 41,33 MPa, dan 45,56 MPa. Berdasarkan hasil kuat tekan didapatkan hasil maksimal dengan menggunakan rasio SS/SH sebesar 3,0 dengan kuat tekan sebesar 45,56 MPa.Beton geopolimer merupakan beton yang mempunyai reaksi pengikatan yang berbeda dengan beton konvensional. Reaksi yang terdapat pada beton geopolimer adalah reaksi polimerisasi. Beton geopolimer menggunakan limbah hasil pembakaran batu bara yang bernama fly ash (abu terbang). Bahan-bahan kimia yang dapat digunakan untuk mengaktifkan reaksi polimerisasi dalam fly ash adalah menggunakan kombinasi alkali hidroksida dengan alkali silika. Sodium hidroksida (SH) serta sodium silikat (SS) adalah jenis alkali yang digunakan pada beton geopolimer. Sampel beton yang diterapkan pada penelitian ini adalah silinder dengan dimensi 15 cm x 15 cm x 30 cm dengan kadar aktivator 0,33 serta variasi sodium silikat dan sodium hidroksida sebesar 2,0; 2,5; dan 3,0 yang nantinya akan diuji setelah beton berumur 28 hari. Pengujian yang diterapkan adalah untuk mengetahui nilai kuat tekan pada beton geopolimer dengan rasio variasi SS/SH sebesar 2,0-3,0. Dari hasil pengujian kuat tekan didapatkan bahwa rasio variasi SS/SH 2,0; 2,5; 3,0 masing-masing sebesar 41,06 MPa, 41,33 MPa, dan 45,56 MPa. Berdasarkan hasil kuat tekan didapatkan hasil maksimal dengan menggunakan rasio SS/SH sebesar 3,0 dengan kuat tekan sebesar 45,56 MPa
PERENCANAAN BRONJONG UNTUK PENGAMANANAN LERENG SUNGAI DENGAN METODE MORGENSTERN-PRICE MENGGUNAKAN SLOPEW PADA SUNGAI ASARI JEMBRANA BALI
Erosi sungai adalah salah satu masalah yang sering dihadapi oleh Negara tropis khususnya Indonesia dikarenakan curah hujan yang sangat tinggi. Hal ini menyebabkan banyak sungai di Indonesia mengalami erosi yang dapat menyebabkan longsor pada lereng sungai jika tidak segera di tangani. Bronjong sendiri mudah dalam pengaplikasian sehingga metode ini banyak dipilih dalam penanganan kasus longsor pada lereng sungai dan juga karena sifatnya yang lolos terhadap air. Perencanaan Bronjong sendiri di dasari oleh data investigasi tanah dan juga topografi lereng sekitar sungai Asari Jembrana Bali. Berdasarkan hasil simulasi awal pada Program Slope/W didapat Faktor Keamanan Lereng lebih kecil dari 1, yang artinya sudah terjadi longsor pada lereng yang dianalisis seperti kejadian di lapangan sehingga perlu adanya penanganan yang cepat terhadap lereng sungai. Hasil analisis menggunakan Aplikasi Slope/W setelah pengaplikasian Bronjong pada lereng yang telah longsor, dapat dilihat bahwa Bronjong dapat meningkatkan Faktor Keamanaan hingga lebih dari 300%, dari semula (FK < 1) menjadi ( FK > 4) pada saat muka air banjir. Hal ini berarti pengamanan tipe ini dapat digunakan untuk pengamanan jangka panjang.River erosion is one of the problems often faced by tropical countries, especially Indonesia, due to very high rainfall. This causes many rivers. River erosion is one of the problems often faced by tropical countries, especially Indonesia, due to very high rainfall. This causes many rivers in Indonesia to experience erosion, which can cause landslides on river slopes if they are not handled immediately. Gabions themselves are easy to apply, so this method is widely chosen in handling landslides on river slopes and because of its nature, which passes water. The gabion planning itself is based on soil investigation data and the topography of the slope around the Asari River in Jembrana Bali. Based on the results of the initial simulation in the Slope W Program, the Slope Safety Factor is less than 1, which means that landslides have occurred on the analysed slope as in the field, so rapid handling of the river slope is needed. The analysis results using the Slope W Application after applying gabions on the landslide slope show that the gabions can increase the Safety Factor by more than 300% from the original < 1 become > 4 at the time of the flood water level. This means that this type of security can be used for long-term security
ANALISA HIERARKI TIPOGRAFI PADA UI WEB MENGGUNAKAN HITUNGAN FIBONACCI DENGAN APLIKASI ADOBE ILLUSTRATOR
Hierarki tipografi dalam desain UI web berperan penting dalam meningkatkan keterbacaan dan estetika visual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Fibonacci Golden Ratio dalam hierarki tipografi UI web guna menilai efektivitasnya dalam menciptakan desain yang seimbang dan nyaman bagi pengguna. Metode yang digunakan melibatkan analisis tipografi tiga website—Apple.com, Wikipedia.org, dan Archive.org—dengan perhitungan berbasis Python serta validasi desain ulang menggunakan Adobe Illustrator. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Wikipedia.org dan Archive.org menerapkan prinsip hierarki tipografi berbasis Fibonacci, sementara Apple.com tidak memenuhi kriteria tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan Fibonacci Golden Ratio dalam UI web dapat berkontribusi terhadap keseimbangan visual dan keterbacaan yang lebih baikHierarki tipografi dalam desain UI web berperan penting dalam meningkatkan keterbacaan dan estetika tampilan. Penelitian ini menganalisis hierarki tipografi pada UI web menggunakan perhitungan Fibonacci Golden Ratio dengan bantuan aplikasi Adobe Illustrator. Pengujian dilakukan terhadap tiga website: Apple.com, Wikipedia.org, dan Archive.org, dengan metode analisis berbasis Python untuk mengevaluasi apakah struktur tipografi mengikuti rasio Fibonacci (1.618). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wikipedia.org dan Archive.org menerapkan prinsip hierarki tipografi berbasis Fibonacci, sedangkan Apple.com tidak memenuhi kriteria tersebut. Penerapan rasio Fibonacci dalam desain UI web berpotensi meningkatkan keseimbangan visual, keterbacaan, serta kenyamanan pengguna dalam mengakses informasi
Model Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Desa Pejaten Kecamatan Kramatwatu
Pejaten Village in Kramatwatu Sub-district faces a major challenge in household waste management with an ever-increasing volume of waste that could reach 300.73 tons per month by 2024. This increase is influenced by rapid population growth and low public awareness of the negative impacts of littering. The habit of disposing of waste in open areas and the lack of understanding about the importance of good waste management exacerbate the condition. This study aims to identify the main factors that cause high waste generation using the Causal Loop Diagram (CLD) approach. This approach allows mapping the cause-and-effect relationships of various variables that contribute to the problem, including unsustainable consumption patterns, limited waste management facilities, and low public awareness of environmental hygiene. The results show a complex interrelationship between environmental quality, availability of transport fleets, and community awareness. This research confirms the need for more structured and sustainable intervention measures in waste management, such as community education on the importance of sorting waste, improving waste management facilities, and optimizing the waste transportation system. It is hoped that these efforts can produce effective solutions to reduce the volume of waste, improve the quality of the environment in Pejaten Village, and build collective awareness of shared responsibility in maintaining environmental cleanliness.Desa Pejaten di Kecamatan Kramatwatu menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah rumah tangga dengan volume sampah yang terus meningkat hingga mencapai 300,73 ton per bulan pada tahun 2024. Peningkatan ini dipengaruhi oleh pertumbuhan penduduk yang cepat dan rendahnya kesadaran masyarakat mengenai dampak negatif pembuangan sampah sembarangan. Kebiasaan membuang sampah di area terbuka dan minimnya pemahaman tentang pentingnya pengelolaan limbah yang baik memperburuk kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama yang menyebabkan tingginya timbulan sampah dengan menggunakan pendekatan Causal Loop Diagram (CLD). Pendekatan ini memungkinkan pemetaan hubungan sebab-akibat dari berbagai variabel yang berkontribusi terhadap masalah tersebut, termasuk pola konsumsi yang tidak berkelanjutan, keterbatasan fasilitas pengelolaan sampah, dan rendahnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan adanya keterkaitan yang kompleks antara kualitas lingkungan, ketersediaan armada pengangkut, dan kesadaran masyarakat. Penelitian ini menegaskan perlunya langkah-langkah intervensi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan dalam pengelolaan sampah, seperti edukasi masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah, peningkatan fasilitas pengelolaan limbah, dan optimalisasi sistem pengangkutan sampah. Diharapkan upaya ini dapat menghasilkan solusi yang efektif untuk mengurangi volume sampah, meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Desa Pejaten, serta membangun kesadaran kolektif akan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan
Analisis Risiko pada Unit Critical Asset Menggunakan House of Risk pada Perusahaan X
Clean water is one of the basic needs for human life. The toughest challenge related to clean water problems is in the procurement and distribution of clean water. Instability in distribution and supply chain issues has now become one of the company's focuses of attention. The success of the company depends on the structure and alignment of the supply chain design, this can be done if the company is able to minimize the negative effects of the risk of critical assets. Understanding the concept of asset management is important. This study aims to design and implement an asset management policy model in the case of critical assets in Company X, especially in the K water house. After an analysis was carried out using the House of Risk phase 1 and the Pareto diagram, the results were 14 risk agents (Risk Agent) which are a description of 6 risk events (risk events) that are included in the vulnerable and high-risk categories. After an analysis was carried out using the House of Risk phase 2 and an assessment of the Effectiveness to Difficulty Ratio (ETD) value, 22 priority risk management strategies (PA) were obtained. One of these risk management strategies is the policy of installing a soft starter for the pump panel.Air bersih merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi kehidupan umat manusia. Tantangan terberat berkaitan dengan permasalahan air bersih yaitu terdapat pada proses pengadaan dan distribusi air bersih. Ketidakstabilan dalam masalah distribusi dan rantai pasok saat ini telah menjadi salah satu fokus perhatian perusahaan. Keberhasilan perusahaan tergantung pada struktur dan keselarasan desain rantai pasok, hal ini dapat dilakukan apabila perusahaan mampu meminimalisir efek negatif dari risiko aset-aset yang bersifat critical. Pemahaman tentang konsep dari manajemen aset menjadi hal yang penting. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan model kebijakan pengelolaan manajemen aset pada kasus aset yang bersifat critical di Perusahaan X, khususnya di rumah air K. setelah dilakukan analisis dengan menggunakan House of Risk fase 1 dan diagram pareto, didapatkan hasil 14 agen risiko (Risk Agent) yang merupakan penjabaran dari 6 kejadian risiko (risk event) yang termasuk dalam kategori rentan dan mempunyai risiko tinggi. Adapun setelah dilakukan analisis dengan menggunakan House of Risk fase 2 dan dilakukan penilaian terhadap nilai Effectiveness to Difficulty Ratio (ETD) didapatkan 22 prioritas strategi penanganan risiko (PA). Salah satu strategi penanganan risiko tersebut yaitu kebijakan pemasangan alat soft starter panel pompa
Legality Analysis of Baros Mangrove Area Designation with the Status of Essential Ecosystem Area on Sultan Ground Land
This study aims to answer the question of why Baros mangrove forest area does not yet have legal legality and the opportunities for this area to be used as an essential ecosystem area, Kawasan Ekosistem Esensial (KEE).
This study used empirical normative research to integrate normative legal aspects at the level of theories, rules, and legal principles and empirical legal aspects, namely the application of law in social reality in society. The qualitative approach method is obtained from interviews, observations, recordings, and others.
The novelty of this study is related to the study object and the procedure for the designation of the candidate for the Baros mangrove KEE, which is different from the previous KEE designation, which was only based on national law. At the same time, the KEE designation in D.I Yogyakarta uses two legalities. They are a KEE Decree Letter (National Law) and a Certificate of Land Rights on Sultanate land (Privilege Law).
The study results found that there is already a wetland KEE management forum in the Special Region of Yogyakarta Province, which is contained in the Decree of the Governor of the Special Region of Yogyakarta Number 111/Kep/2022.
Concluded that efforts to determine the Baros KEE mangrove forest area have great opportunities
Penerapan Metode SQ3R sebagai Solusi dalam Keterampilan Membaca Pemahaman pada Anak Usia Sekolah Dasar
dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman di kalangan siswa sekolah dasar. Terlepas dari peran penting pemahaman membaca dalam keberhasilan akademik, literatur terbaru menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman membaca siswa masih rendah karena strategi pengajaran yang tidak efektif dan sumber daya yang terbatas. Metode SQ3R diusulkan sebagai solusi, karena metode ini mendorong keterlibatan aktif dengan teks melalui tahap-tahap terstruktur yang mendorong pemikiran kritis dan pemahaman yang lebih dalam. Penelitian ini menyoroti pentingnya perencanaan dan penerapan strategi pengajaran yang inovatif untuk mengatasi tantangan yang dihadapi dalam membaca pemahaman. Dengan berfokus pada integrasi keterampilan membaca dengan konteks kehidupan nyata, metode SQ3R bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengekstrak dan membangun makna dari teks, yang pada akhirnya mendorong hasil akademik yang lebih baik.Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas metode pembelajaran SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review) dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman di kalangan siswa sekolah dasar. Terlepas dari peran penting pemahaman membaca dalam keberhasilan akademik, literatur terbaru menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman membaca siswa masih rendah karena strategi pengajaran yang tidak efektif dan sumber daya yang terbatas. Metode SQ3R diusulkan sebagai solusi, karena metode ini mendorong keterlibatan aktif dengan teks melalui tahap-tahap terstruktur yang mendorong pemikiran kritis dan pemahaman yang lebih dalam. Penelitian ini menyoroti pentingnya perencanaan dan penerapan strategi pengajaran yang inovatif untuk mengatasi tantangan yang dihadapi dalam membaca pemahaman. Dengan berfokus pada integrasi keterampilan membaca dengan konteks kehidupan nyata, metode SQ3R bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengekstrak dan membangun makna dari teks, yang pada akhirnya mendorong hasil akademik yang lebih baik