Universitas Muhammadiyah Sorong: eJournal Collections
Not a member yet
    2015 research outputs found

    ANALISIS VARIASI DIAMETER TIANG PANCANG PADA PERANCANGAN PONDASI RUMAH SUSUN

    Get PDF
    Perencanaan pondasi tiang dapat dikatakan baik dengan syarat tidak mengalami kegagalan struktur serta mampu memikul beban dengan aman. Maka dari itu dalam perencanaan struktur pondasi memerlukan analisis dan perhitungan yang baik agar diperoleh perencanaan yang aman dan efisien. Pada penelitian ini dilakukan analisis daya dukung pondasi pada variasi diameter dan kedalaman dengan membandingkan perhitungan secara analitis dan numeris. Secara analitis menggunakan metode empiris Luciano De Court (1995) dan Mayerhoff (1976) berdasarkan data uji SPT, sedangkan perhitungan numeris menggunakan metode elemen hingga program Plaxis 2D V.8. Dari hasil perhitungan secara manual dan program terdapat perbedaan yang signifikan dari 4 pemodelan. Didapatkan nilai keamanan menggunakan program Plaxis 2D pada model 1 sebesar 2,9637, model 2 sebesar 2,8303, model 3 sebesar 3,1516, dan model 4 sebesar 3,2181. Perhitungan daya dukung menggunakan cara analitis didapatkan hasil pada model 1, 2, 3 dan 4 berturut-turut sebesar 430,4658 ton, 513,2086 ton, 576,6819 ton dan 678,1103 ton. Secara keseluruhan nilai keamanan (SF) yang diperoleh memenuhi untuk semua desain rencana, begitupun dengan nilai Qijin yang dihasilkan aman terhadap beban yang diterima serta penurunan elastis desain perencanaan telah memenuhi syarat penuruan maksimal (Sijin) pada tanah lempung yaitu ≤ 0,065.Perencanaan pondasi tiang dapat dikatakan baik dengan syarat tidak mengalami kegagalan struktur serta mampu memikul beban dengan aman. Maka dari itu dalam perencanaan struktur pondasi memerlukan analisis dan perhitungan yang baik agar diperoleh perencanaan yang aman dan efisien. Pada penelitian ini dilakukan analisis daya dukung pondasi pada variasi diameter dan kedalaman dengan membandingkan perhitungan secara analitis dan numeris. Secara analitis menggunakan metode empiris Luciano De Court (1995) dan Mayerhoff (1976) berdasarkan data uji SPT, sedangkan perhitungan numeris menggunakan metode elemen hingga program Plaxis 2D V.8. Dari hasil perhitungan secara manual dan program terdapat perbedaan yang signifikan dari 4 pemodelan. Didapatkan nilai keamanan menggunakan program Plaxis 2D pada model 1 sebesar 2,9637, model 2 sebesar 2,8303, model 3 sebesar 3,1516, dan model 4 sebesar 3,2181. Perhitungan daya dukung menggunakan cara analitis didapatkan hasil pada model 1, 2, 3 dan 4 berturut-turut sebesar 430,4658 ton, 513,2086 ton, 576,6819 ton dan 678,1103 ton. Secara keseluruhan nilai keamanan (SF) yang diperoleh memenuhi untuk semua desain rencana, begitupun dengan nilai Qijin yang dihasilkan aman terhadap beban yang diterima serta penurunan elastis desain perencanaan telah memenuhi syarat penuruan maksimal (Sijin) pada tanah lempung yaitu ≤ 0,065

    VALIDASI SEBARAN GENANGAN BANJIR DI DAS PEPE HILIR MENGGUNAKAN CITRA SENTINEL-1 DAN SIMULASI HEC-RAS 1D TERHADAP DATA OBSERVASI LAPANGAN

    Get PDF
    Banjir merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di wilayah DAS Pepe Hilir dan berdampak terhadap masyarakat dan infrastruktur. Oleh karena itu, pemahaman yang akurat mengenai sebaran banjir sangat penting dalam upaya mitigasi risiko bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi genangan banjir menggunakan dua metode, yaitu deteksi berbasis peginderaan jarak jauh menggunakan citra satelit Sentinel-1 dan simulasi hidraulik berbasis model HEC-RAS 1D. Metode yang digunakan meliputi pengolahan citra radar Synthetic Aperture Radar (SAR) untuk mendeteksi area tergenang dan pemodelan aliran sungai menggunakan perangkat lunak HEC-RAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra Sentinel-1 mampu mendeteksi banjir dengan akurasi sebesar 100 %, sedangkan hasil dari simulasi HEC-RAS menunjukkan akurasi yang lebih rendah sebesar 22,22 %. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan berbasis citra satelit lebih efektif flam mempresentasikan kondisi aktual banjir di lapangan dibandingkan pemodelan hidraulik pada HEC-RAS, khususnya pada penelitian ini. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan dalam mitigasi bencana banjir di masa yang akan datang

    Digitalisasi Pengelolaan Dana Desa di Desa Bina Baru Kabupaten Sidenreng Rappang

    Get PDF
    This study analyzes the digitization of village fund management in Bina Baru Village, focusing on implementation conditions, stakeholder roles, and strategies for improving effectiveness. Using a qualitative approach with NVivo 12 Plus data analysis through in-depth interviews with Village Head, Finance Head, Village Operator, Village Secretary, and Community Leaders. The research results show that digitization of village fund management experiences paradoxical conditions with partial achievements in various aspects. Digital systems have been successfully implemented operationally internally and provide convenience for village officials in administrative and managerial functions. However, digitization faces significant challenges in public accessibility aspects where the community cannot access digital systems, so the principles of transparency and public accountability have not been optimally achieved. Digital transformation involves collaborative roles from various stakeholders with clear differentiation. Strategies to improve digitization effectiveness require a comprehensive approach including increasing accessibility through public digital portals, stabilizing technical infrastructure, developing human resource capacity, increasing community participation with digital consultation mechanisms, and multi-stakeholder collaboration.Penelitian ini menganalisis digitalisasi pengelolaan dana desa di Desa Bina Baru dengan fokus pada kondisi implementasi, peran stakeholder, dan strategi peningkatan efektivitas. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data NVivo 12 Plus melalui wawancara mendalam dengan Kepala Desa, Kepala Urusan Keuangan, Operator Desa, Sekretaris Desa, dan Tokoh Masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi pengelolaan dana desa mengalami kondisi paradoksal dengan pencapaian parsial di berbagai aspek. Sistem digital telah berhasil diimplementasikan secara operasional internal dan memberikan kemudahan bagi aparatur desa dalam fungsi administratif dan manajerial. Namun, digitalisasi menghadapi tantangan signifikan dalam aspek aksesibilitas publik dimana masyarakat tidak dapat mengakses sistem digital, sehingga prinsip transparansi dan akuntabilitas publik belum tercapai optimal. Transformasi digital melibatkan peran kolaboratif dari berbagai stakeholder dengan diferensiasi yang jelas. Strategi peningkatan efektivitas digitalisasi memerlukan pendekatan komprehensif meliputi peningkatan aksesibilitas melalui portal digital publik, stabilisasi infrastruktur teknis, pengembangan kapasitas SDM, peningkatan partisipasi masyarakat dengan mekanisme konsultasi digital, dan kolaborasi multi-stakeholder

    Perubahan Sosial dalam Falsafah diri Masyarakat Kepulauan Banda

    Get PDF
    This study aims to explore and analyse social changes in the self-philosophy of the Banda Islands community, known as the Banda people. This research identifies that their self-philosophy has always been influenced by dynamic historical changes, with the phases of construction, deconstruction, and reconstruction as the main processes in their social journey. The problem faced is how to examine the essence of the Banda people, which has been lost in the darkness of history, and restore healthy personality values to create a democratic and prosperous society. The method used is historical philosophical analysis to understand the social and cultural changes of the Banda people. The results of the study show that in order to revive the essence of identity and strengthen the intellectual and spiritual power of the community, it is necessary to reconstruct a philosophy of identity that is in line with diversity and innovation. In conclusion, reconciliation and reconstruction of the Banda people's philosophy of identity is very important to achieve shared prosperity, which requires strong support from the central and regional governments as well as various related parties.Studi ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis perubahan sosial dalam falsafah diri masyarakat kepulauan Banda, yang dikenal sebagai Orang Banda. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa falsafah diri mereka selalu dipengaruhi oleh perubahan sejarah yang dinamis, dengan fase konstruksi, dekonstruksi, dan rekonstruksi sebagai proses utama dalam perjalanan sosial mereka. Masalah yang dihadapi adalah bagaimana mengkaji hakikat diri masyarakat Banda yang telah tenggelam dalam kegelapan sejarah dan mengembalikan nilai-nilai kepribadian yang sehat untuk menciptakan masyarakat yang demokratis dan sejahtera. Metode yang digunakan adalah analisis filsafat sejarah untuk memahami perubahan sosial dan budaya masyarakat Banda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk membangkitkan hakikat diri dan memperkuat daya intelektual serta spiritual masyarakat, diperlukan rekonstruksi falsafah diri yang sesuai dengan kemajemukan dan kebaruan. Kesimpulannya, rekonsiliasi dan rekonstruksi falsafah diri Orang Banda sangat penting untuk mencapai kesejahteraan hidup bersama, yang membutuhkan dukungan kuat dari pemerintah pusat dan daerah serta berbagai pihak terkait

    Analisis Komparatif Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah: Studi Kasus Kawasan Perkotaan Polewali dan Pesisir Binuang, Kabupaten Polewali Mandar

    Get PDF
    The differences in the characteristics of urban and coastal areas create unique waste management challenges, particularly related to suboptimal levels of community participation. This study comparatively examines the level of community participation in waste management between the Polewali Urban Area and the Binuang Coastal Area, Polewali Mandar Regency, West Sulawesi. Another objective is to identify barriers and community expectations in both locations. This study used a mixed-methods approach, combining quantitative data through a survey of 806 respondents and qualitative data through in-depth interviews with stakeholders. The study results show significant differences in participation. The Polewali Urban Area has a relatively balanced level of participation between those who have and have not participated. In contrast, participation in the Binuang Coastal Area is still identified as very low. It was found that the barriers in Binuang are fundamental, such as a lack of facilities and low awareness, while in Polewali the barriers are more operational, namely limited time and uneven distribution of facilities. These findings emphasize the need for different policy interventions, tailored specifically to the social characteristics and infrastructure availability in each region, rather than a single strategy.Perbedaan karakteristik kawasan perkotaan dan pesisir memunculkan tantangan pengelolaan sampah yang unik, khususnya terkait tingkat partisipasi masyarakat yang belum optimal. Penelitian ini mengkaji secara komparatif tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah antara Kawasan Perkotaan Polewali dan Kawasan Pesisir Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.. Tujuan lainnya adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor hambatan dan harapan masyarakat di kedua lokasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran yang menggabungkan data kuantitatif melalui survei terhadap 806 responden dan data kualitatif melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan. Hasil studi menunjukkan perbedaan partisipasi yang signifikan. Kawasan Perkotaan Polewali memiliki tingkat partisipasi yang relatif seimbang antara yang sudah dan belum berpartisipasi. Sebaliknya, partisipasi di Kawasan Pesisir Binuang teridentifikasi masih sangat rendah. Ditemukan bahwa hambatan di Binuang bersifat fundamental, seperti minimnya fasilitas dan rendahnya kesadaran, sementara di Polewali hambatannya lebih bersifat operasional, yakni keterbatasan waktu dan distribusi fasilitas yang belum merata. Temuan ini menegaskan bahwa diperlukan intervensi kebijakan yang berbeda, yang disesuaikan secara spesifik dengan karakteristik sosial dan ketersediaan infrastruktur di masing-masing kawasan, bukan strategi tunggal

    Land Acquisition for the Eviction of Uncertified Residents Houses for the Widening of Manyar Highway

    Get PDF
    This study aims to analyze land acquisition on uncertified land objects and eviction of residents' houses on Jalan Raya Manyar, Gresik Regency for a highway widening project. The main findings show that the majority of affected residents live on uncertified land (customary land or girik), so the land acquisition process faces obstacles to legality and determining fair compensation. Normative analysis based on Law No. 2/2012 on Land Acquisition for Public Road Purposes shows that the government is obliged to provide compensation to residents, even if the land is not certified. However, findings in the field reveal a lack of transparency, lack of socialization, and asset valuation that does not involve independent parties, triggering social conflicts and lawsuits from residents. The implications of this research include the need to accelerate land certification through programs such as PTSL, the implementation of inclusive socialization, and the appointment of an independent appraisal team to ensure objective compensation. In addition, the establishment of a mediation mechanism involving the government, residents and third parties can reduce resistance and improve the effectiveness of infrastructure projects. This research makes an important contribution to the formulation of more humane, equitable, and sustainable land acquisition policies

    PKM Kelas Luar Ruang dan Sosiologi Pendidikan: Menggunakan Sekolah sebagai Sumber Belajar di SMAS Islam Guppi Kota Sorong

    Get PDF
    Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode pembelajaran luar ruang ke dalam mata pelajaran Sosiologi Pendidikan di SMAS Islam Guppi Kota Sorong. Mahasiswa berperan sebagai fasilitator dalam proses desain dan pelaksanaan pembelajaran berbasis observasi dan eksplorasi lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Kegiatan ini dilakukan pada bulan November 2024. Pengabdian ini bertujuan untuk membantu mahasiswa memahami konsep seperti stratifikasi sosial, mobilitas sosial, dan peran institusi pendidikan dalam kehidupan sehari-hari. Metode pelaksanaan pengabdian ini bersifat partisipatif dan berbasis pengalaman dengan penentuan sekolah mitra,  observasi, diskusi dan wawancara, kegiatan kelas luar ruang, refleksi dan analisis sosial. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dalam merancang dan menerapkan pendekatan pembelajaran yang inovatif. Mahasiswa juga belajar keterampilan praktis seperti komunikasi, manajemen kelompok, dan pemecahan masalah, dan memperluas pengetahuan mereka tentang masalah pendidikan lokal di Kota Sorong. Pengabdian ini meningkatkan kemampuan akademik dan profesional mahasiswa sebagai calon guru. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengembangan metode kelas luar ruang perlu dilakukan secara terus menerus di SMAS Islam Guppi dan di institusi pendidikan lainnya. Kekurangan pada pengabdian ini keterbatasan waktu pelaksanaan dan penggunaan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran berbasis proyek, pelibatan lebih banyak sekolah

    PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENULIS TEKS NEGOSIASI DENGAN MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN E-BOOK DI KELAS XI MAS DDI AL MUJAHIDIN BENDORO

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan efektivitas bahan ajar yang dikembangkan terhadap kemampuan teks negosiasi dengan model discovery learning berbantuan e-book di kelas XI MAS DDI Al Mujahidin Bendoro. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang diistilahkan dengan R&D. Penelitian ini dilaksanakan di MAS DDI Al Mujahidin Bendoro Kabupaten Sidenreng Rappang yang direncanakan selama tiga bulan. populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas XI MAS DDI Al Mujahidin Bendoro yang berjumlah 62 orang. Sampel dalam penelitian ini ditarik secara keseluruhan atau sebanyak 63 orang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dokumentasi, observasi, angket, dan tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan uji validasi dan N-Gain Score.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan di MAS DDI Al Mujahidin Bendoro berbentuk e-book yang mengintegrasikan model pembelajaran Discovery Learning. E-book ini terdiri dari komponen pendahuluan, isi materi, aktivitas discovery learning, serta latihan dan evaluasi, dengan fitur interaktif yang memungkinkan siswa belajar secara mandiri. Model Discovery Learning dirancang untuk mendorong eksplorasi aktif siswa dalam memahami konsep teks negosiasi.  Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa e-book yang dikembangkan dinilai mudah digunakan dengan respons positif dari siswa karena interaktivitas dan fleksibilitasnya. Efektivitas bahan ajar terlihat dari peningkatan nilai pretest dan posttest siswa dengan rata-rata n-Gain Score 0,3, yang termasuk kategori sedang hingga tinggi. Beberapa siswa menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dengan n-Gain Score lebih dari 0,7. Dengan demikian, e-book berbasis Discovery Learning ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa menulis teks negosiasi.Penelitian ini bertujuan  mendeskripsikan efektivitas bahan ajar yang dikembangkan terhadap kemampuan teks negosiasi dengan model discovery learning berbantuan e-book di  kelas XI MAS DDI Al Mujahidin Bendoro. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development)  yang diistilahkan dengan R&D. Penelitian ini dilaksanakan di MAS DDI Al Mujahidin Bendoro Kabupaten Sidenreng Rappang yang direncanakan selama tiga bulan. populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas XI MAS DDI Al Mujahidin Bendoro yang berjumlah 62 orang. Sampel dalam penelitian ini ditarik secara keseluruhan atau sebanyak 63 orang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dokumentasi, observasi, angket, dan tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan uji validasi dan N-Gain Score.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan di MAS DDI Al Mujahidin Bendoro berbentuk e-book yang mengintegrasikan model pembelajaran Discovery Learning. E-book ini terdiri dari komponen pendahuluan, isi materi, aktivitas discovery learning, serta latihan dan evaluasi, dengan fitur interaktif yang memungkinkan siswa belajar secara mandiri. Model Discovery Learning dirancang untuk mendorong eksplorasi aktif siswa dalam memahami konsep teks negosiasi.  Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa e-book yang dikembangkan dinilai mudah digunakan dengan respons positif dari siswa karena interaktivitas dan fleksibilitasnya. Efektivitas bahan ajar terlihat dari peningkatan nilai pretest dan posttest siswa dengan rata-rata n-Gain Score 0,3, yang termasuk kategori sedang hingga tinggi. Beberapa siswa menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dengan n-Gain Score lebih dari 0,7. Dengan demikian, e-book berbasis Discovery Learning ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa menulis teks negosiasi

    PKM “Pengenalan dan Pemahaman Ekosistem Padang Lamun Bagi Generasi Muda Papua”

    Get PDF
    Ekosistem padang lamun memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan laut, selain itu padang lamun juga berfungsi sebagai habitat bagi spesies laut, mendukung keanekaragaman hayati, serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat pesisir. Namun, ekosistem ini menghadapi ancaman serius akibat aktivitas manusia. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda Papua tentang ekosistem lamun melalui pendidikan lingkungan berbasis ceramah dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan pemahaman siswa sebesar 20% berdasarkan perbandingan nilai pre-test dan post-test. Dengan adanya kegiatan ini, generasi muda diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang berperan dalam pelestarian ekosistem pesisir

    Kajian Kajian Sistem Budidaya Pertanian Pada Lahan Pesisir Pulau Raam Distrik Sorong Kepulauan: -

    No full text
    Raam Island, located in the Sorong Islands District, is a coastal area with quite high natural resource potential, but faces various challenges in developing the agricultural sector. This study aims to analyze the agricultural cultivation system implemented by the community in the coastal areas of Raam Island, with a focus on the physical condition of the land, existing cultivation practices, constraints faced by farmers, and opportunities for development based on local technology and innovation. The methods used include field observation, interviews with farmers, SWOT analysis and related literature studies. The results of the study showed that 53.3% of the people of Raam Island did not understand the techniques of cultivating crops on sandy land, 30.0% understood and 16.7% were unsure. The mentoring program for cultivating crops on sandy land for the people of Raam Island is still low, namely 83% agreed that mentoring is necessary, and the remaining 17% were still unsure. The cultivation system applied is still simple with a mixed cropping pattern using plants that are relatively tolerant to marginal land conditions such as cassava (Manihot esculenta), sweet potato (Ipomoea batatas), Gedi (Abelmoschus manihot), areca nut (Areca catechu) and banana (Musa parasisiaca). The crop cultivation system is still a yard system. Limited fresh water, high salinity, and low soil fertility are the main obstacles in agricultural cultivation in this region. On the other hand, the existence of biodiversity and local knowledge are potentials that can be optimized. The results of the SWOT analysis show an IFAS score of 3, and an EFAS score of 3.25, which is included in the high category for the development and management of agrotourism-based land resources on Raam IslandAbstrak Pulau Raam merupakan salah satu pulau dalam jajaran pulau-pulau kecil di Provinsi Papua Barat Daya, kelurahan di Disrtik Sorong Kepulauan, Kota Sorong. Untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, masyarakat Pulau Raam harus memyeberang lautan ke pasar di pulau terdekat, atau ke Kota Sorong, dengan naik perahu 30-60 menit tergantung keadaan cuaca dan iklim.  Penelitian ini bertujuan mengkaji sistem budidaya pertanian di lahan pesisir Pulau Raam, menggunakan metode survei dan identifikasi lapangan.  Hasil penelitian diperoleh bahwa sebagian besar masyarakat Pulau Raam tidak melalukan penanaman karena menganggap bahwa lahan berpasir di Pulau Raam tidak cocok untuk budidaya pertanian.  Sebagian kecil masyarakat pulau Raam melakukan budidaya tanaman secara tradisional di tanah-tanah marginal, tanpa pengolahan lahan atau di pekarangan.  Tanaman budidaya meliputi ubi kayu, ubi jalar, gedi, kelapa, sukun, kacang panjang, dan beberapa tanaman hias dan obat-obatan.  Masyarakat Pulau Raam sangat setuju adanya program pendampingan budidaya tanaman. Ada beberapa model untuk meningkatkan kapasistas lahan pasir Pulau Raam,  mematahkan anggapan masyarakat bahwa lahan di Pulau Raam tidak cocok untuk budidaya pertanian.  Model yang dapat diterapkan adalah penanaman dalam pot, penggunaan mulsa, penggunaan bahan organik pembenah tanah.  Penelitian ini bermanfaat memberikan masukan model pertanian yang sesuai di Pulau Raam untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri. &nbsp

    1,771

    full texts

    2,015

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Muhammadiyah Sorong: eJournal Collections
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇