Abdimas Universal (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Not a member yet
    346 research outputs found

    Optimalisasi Kepercayaan Ibu Menyusui Pada Masa Pandemi Covid-19 di Puskesmas Rejosari Kota Pekanbaru

    Get PDF
    Mother's Milk (ASI) is the first, main, and best food for babies, which is natural. In the midst of the COVID-19 Pandemic situation, full awareness of infection prevention, especially the COVID-19 virus, is very important, one of which is for breastfeeding mothers. Breastfeeding itself is very important in preventing the transmission of COVID-19 to babies because breast milk contains antibodies that can strengthen the immune system for babies so they are not susceptible to disease. The purpose of this community service activity is to increase the understanding of breastfeeding mothers in exclusive breastfeeding during the COVID-19 pandemic. Problems faced Lack of understanding of mothers about exclusive breastfeeding during the COVID-19 pandemic. The solution offered to this problem is to conduct breastfeeding education counseling during the covid-19 pandemic and an integrated approach is carried out from the initial process of socialization and planning during the activity. In addition, the training method used is the Training of Trainer (TOT) Method with how to provide material using leaflets. The results and the resulting output is that there is an increased understanding of breastfeeding during the COVID-19 pandemicAbstrak   Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan pertama, utama, dan terbaik bagi bayi, yang bersifat alamiah. Di tengah situasi Pandemi covid 19, kesadaran penuh terhadap pencegahan infeksi terutama terhadap virus covid 19 sangatlah penting, salah satunya pada ibu menyusui. Menyusui sendiri merupakan hal yang sangat penting dalam pencegahan penularan covid 19 terhadap bayi karena dalam ASI terkandung antibodi yang dapat memperkuat sistem imun bagi bayi sehingga tidak mudah terkena penyakit. Adapun tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menngkatkan pemahaman ibu menyusui dalam pemberian ASI eksklusif pada masa pandemi covid 19. Permasalahan yang dihadapi Kurangnya pemahaman ibu tentang pemberian asi ekslusif pada masa pandemi covid -19. Solusi yang ditawarkan pada permasalahan ini adalah dengan melakukan penyuluhan edukasi menyusui di masa pandemi covid-19 dan diadakan pendekatan terpadu yang dilakukan dari proses awal sosialisi dan rencana selama kegiatan berlangsung, Selain itu, pelatihan metode yang digunakan adalah Metode Training of Trainer (TOT) dengan cara pemberian materi menggunakan leafleat. Hasil dan luaran yang dihasilkan adalah ada peningkatan pemahaman tentang menyusui pada masa pandemi covid 19.   Kata Kunci: Ibu menyusui, ASI ekslusif, pandemi covid-1

    Evaluasi Implementasi Produk Hukum Daerah Kota Balikpapan Tentang Izin Membuka Tanah Negara

    Get PDF
    Kegiatan evaluasi implementasi produk hukum daerah Kota Balikpapan tentang izin membuka tanah negara merupakan bagian dari pengabdian pada masyarakat untuk membantu Pemerintah Kota Balikpapan dalam mengkaji bagaimana pelaksanaan  Perda Nomor 1 Tahun 2014 tentang Izin Membuka Tanah Negara dan Peraturan Walikota Nomor 33 Tahun 2017 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2014 tentang Izin Membuka Tanah Negara, baik dari sisi substansinya maupun praktik. Analisis terhadap substansi regulasi menunjukan bahwa ketentuan yang terdapat dalam kedua produk hukum daerah tersebut perlu diperbaiki, terutama mengenai ketidakjelasan status IMTN, obyek IMTN, tidak adanya prosedur keberatan, pegelolaan pengaduan dan pembinaan dan pengawasan. Selain itu, kedua produk hukum daerah tersebut perlu disesuaikan dengan perkembangan peraturan perundang-undangan yang yang lebih tinggi, sementara evaluasi dari sisi implementasi menunjukan bahwa terdapat melihat kendala dalam penyelenggaraan IMTN, terutama terkait dengan koordinasi dengan Kantor Pertanahan, prosedur pengurusan IMTN, dan penilaian keabsahan alasan hak yang digunakan oleh para pihak.The evaluation of the implementation of the municipal of Balikpapan's policies regarding permits to open state land is a part of community service to assist the municipal government in assessing the implementation of Regional Regulation No.1 of 2014 concerning Permits to Open State Land and Mayor Regulation No. 33 of 2017 concerning Implementing Regulation of Regional Regulation No. 1 of 2014 concerning Permits to Open State Land, both in content and in practice. Analysis of the substance of the regulation shows that the provisions in the two regional legal products need to be improved, especially regarding the unclear status of the IMTN, the object of the IMTN, the absence of objection procedures, complaints management, and guidance and supervision. The two regional legal products need to be adjusted to the development of higher laws and regulations. Simultaneously, the implementation side's evaluation shows that there are obstacles in implementing the IMTN, mainly related to coordination with the Land Office, IMTN management procedures, and legality assessment of the land right document

    Pelatihan PELATIHAN PEMBELAJARAN KLINIK TERINTEGRASI DENGAN MENGGUNAKAN MODUL YANG BERBASIS PENDEKATAN SYMPTOM PADA PRECEPTOR DI PUSKESMAS

    No full text
    Primary healthcare is one of the vehicles in learning for students of the medical profession. The preceptor clinic in primary healthcare is expected to guide and direct students studying there so that it can be effective. Integrated learning in all fields of medical science that is applied is expected to prepare medical graduates who are ready to enter the community. The symptom and sign approach is considered one of the effective methods in learning primary healthcare. Therefore, we intend to provide integrated clinical learning training using a module based on the symptom approach at primary healthcare. This community service involves ten primary healthcare located in the Boyolali and Klaten areas. The activity begins with exploring the problems that exist when guiding students of the medical profession who study primary healthcare. Then proceed with introducing guidance methods using clinical learning guides with a sign and symptom approach and ends with training evaluations. The participants of this activity received this training and provided some input regarding the existing modules. Suggestions from the primary healthcare preceptors were used as input to improve the modules that had been prepared.Puskesmas merupakan salah satu wahana dalam pembelajaran mahasiswa profesi dokter. Para preceptor yang ada di puskesmas diharapkan mampu membimbing dan mengarahkan mahawaiswa yang aedang menempuh pembelajaran disana agar bisa efektif. Pembelajaran terintegrasi semua bidang ilmu kedokteran yang diterapkan diharapkan mampu menyiapak lulusan dokter yang siap untuk terjun ke masyarakat. Pendekatan symptom and sign dianggap sebagai salah satu metode efektif dalam pembelajaran di puskesmas. Oleh karena itu kami bermaksud memberikan pelatihan pembelajaran klinik terintegrasi dengan menggunakan modul yang berbasis pendekatan symptom pada preceptor di puskesmas. Pengabdian masyarakat ini melibatkan 10 puskesmas yang berada di wilayah Boyolali dan Klaten. Kegiatan diawali dengan penggalian permasalahan yang ada saat membimbing mahasiswa profesi dokter yang belajar di puskesmas. Kemudian dilanjutkan dengan pengenalan cara pembimbingan dengan menggunakan panduan pembelajaran klinik dengan pendekatan sign and symptom dan diakhiri dengan evaluasi pelatihan. Para peserta kegiatan ini menerima pelatihan ini dan memberikan beberapa masukan terkait modul yang ada. Pendapat dan masukan dari preceptor puskesmas tersebut dijadikan sebagai bahan masukan untuk perbaikan modul yang telah disusun

    Penyuluhan Pemanfaatan Media Sosial untuk Memperluas Jangkauan Pasar di Kampung Mayangsari Kelurahan Kalipancur Kota Semarang

    Get PDF
    Kampung Tematik is one of the innovations launched by the Government of Semarang City. Kampung Tematik are part of the sub-district that are undergoing repairs. Mayangsari Village, which is located in Kalipancur sub-district, Semarang City, is one of the kampung Tematik with superior products like of river tubbings and snacks. This community service aims to provide counseling on the use of social media to expand market reach in Mayangsari Village. The method used is by means of socialization to local residents. Through this counseling, it is hoped that the people of Mayangsari Village can promote local residents' production snacks as well as the beauty of river tubing and promote the Mayangsari Village area as one of the kampung Tematik in Semarang City. This devotion is carried out by socializing to public in Mayangsari Village, Kalipancur sub-district, Semarang City. The result is all entrepreneur expected to being able to expand market reach in Mayangsari Village, Kalipancur sub-district, Semarang City.Kampung tematik is one of the innovations launched by the Government of Semarang City.Kampung tematik are part of the sub-district that are undergoing repairs. Mayangsari Village, which is located in Kalipancur sub-district, Semarang City, is one of the kampung tematik with superior products like of river tubbings and snacks. This community service aims to provide counseling on the use of social media to expand market reach in Mayangsari Village. The method used is by means of socialization to local residents. Through this counseling, it is hoped that the people of Mayangsari Village can promote local residents' production (snacks) as well as the beauty of river tubing and promote the Mayangsari Village area as one of the kampung tematik in Semarang City

    Pengembangan Konten Edukatif untuk Sosialisasi Pencegahan COVID-19 pada Anak di Pasar Bersehati Kota Manado

    Get PDF
    The children at the Bersehati Public Market in Manado City were found selling during the COVID-19 Pandemic to help their parents but they found difficult to implement health protocols. Therefore, it is very important to provide health education to children about COVID-19 prevention. This community partnership program (PKM) was carried out at Bersehati Public Market in Manado and in collaboration with the Manado City Women's Empowerment and Child Protection Service and the Manado Dinding Community which aims to provide and increase children's knowledge about COVID-19 prevention through educational content. Dissemination of COVID-19 prevention is carried out through watching educational videos, health promotion using posters, drawing & coloring. The distribution of medical masks, hand sanitizer and writing utensils to children was also carried out at this event. This PKM activity was attended by 43 children, 4 representatives of the child protection service, 10 Volunteers of Manado Dinding Community, 6 students and 2 Lecturers of the Nursing Science Program at Sam Ratulangi University Manado. This activity begins with a pre-test and ends with a post-test. The results of the pre test showed that the average correct answer was 59.43% and the wrong answer was 40.57%. While the post test results show an average of 98.67% correct answers and only 1.34% were still wrong. The conclusion of this activity is that there is an increase in children's knowledge at the Bersehati Public Market in Manado City after being given health education through educational content.Penambahan  kasus Corona virus  disease (COVID-19) di Indonesia masih terus meningkat hingga Mei  2021  bahkan rumah sakit dan tenaga kesehatan mulai kelelahan merawat pasien. Fenomena baru penambahan kasus COVID-19 mulai banyak terjadi pada anak-anak. Anak-anak merupakan kelompok yang rentan untuk terinfeksi COVID-19 mengingat anak-anak sulit untuk menjaga jarak fisik terutama pada anak yang berada di Pasar. Anak-anak di Pasar Bersehati Kota Manado banyak ditemukan berjualan di pasar untuk membantu orang tua mereka. Sayangnya, anak-anak masih sulit untuk menerapkan protokol kesehatan. Oleh karena itu, sangat penting untuk memberikan pendidikan kesehatan kepada anak-anak tentang pencegahan  COVID-19. Program kemitraan masyarakat (PKM) ini dilakukan di salah satu pasar  yaitu Pasar bersehati kota Manado yang bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Manado  serta Komunitas Dinding Manado yang  bertujuan untuk memberikan dan meningkatkan pengetahuan anak-anak tentang pencegahan COVID-19 melalui konten edukatif seperti menonton video animasi pencegahan COVID-19. Selain itu, sosialisasi pencegahan COVID-19 juga dilakukan melalui penyuluhan kesehatan, menggambar & mewarnai cara pencegahan COVID-19, melihat poster dan standing banner. Pada kegiatan ini juga dilakukan pembagian  masker , handsanitizer serta alat tulis menulis kepada anak-anak di Pasar Bersehati Kota Manado. Kegiatan PKM ini dihadiri oleh 43 anak, 4 orang perwakilan dinas perlindungan anak, 10 pengurus dan relawan Komunitas Dinding Manado, 6 mahasiswa  dan 2 Dosen Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. Kegiatan ini diawali dengan pengambilan data melalui pre test dimana anak-anak mengisi lembar kuesioner dan didapatkan bahwa tingkat pengetahuan anak-anak masih rendah dimana masih banyak jawaban anak-anak yang salah. Akan tetapi setelah memberikan pendidikan kesehatan maka terjadi peningkatan pengetahuan karena anak-anak sudah dapat menjawab dengan benar pertanyaan-pertanyaan yang diberikan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan anak di Pasar Bersehati Kota Manado setelah diberikan sosialisasi pencegahan COVID-19 melalui menonton video animasi, poster, standing banner, mewarnai dan penyuluhan langsung.   Kata Kunci : Pencegahan COVID-19, Konten edukatif, Anak di Pasar Bersehat

    Bijak Mengelola Keuangan Keluarga Kunci Keluarga Sejahtera

    Get PDF
    Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan arahan dan pengetahuan tentang keuangan rumah tangga bagi para ibu rumah tangga di Aya Sophia Islamic School. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dalam bentuk pelatihan atau training singkat pengelolaan keuangan rumah tangga dan investasi dengan menggunakan modul pengelolaan keuangan. Hasil kegiatan adalah salah satu elemen utama dalam kegiatan perekonomian keluarga yaitu pengelolaan keuangan. Pengelolaan keuangan keluarga sangat penting bagi kesejahteraan setiap individu dan keluarga dalam kehidupan sehari-hari. Inti dari pengelolaan keuangan adalah pengelolaan dengan menentukan skala prioritas dan anggaran belanja rumah tangga. Ajaran Islam mendesak muslim untuk mengelola keuangan sesuai dengan ajaran Allah untuk memastikan kesuksesan dalam hidup. Hasil dari pengabdian ini yaitu dengan memberikan materi pelatihan kepada para orang tua siswa yang diharapkan mampu lebih bijaksana dalam mengelola keuangan keluarga sehingga dapat terhindar dari pemborosan yang berakibat terjerat hutang bahkan konflik dalam keluarga yang seharusnya tidak perlu terjadi. Dengan demikian akan ada efisiensi dari pengeluaran keluarga yang dapat digunakan untuk menabung dan berinverstasi.Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan arahan dan pengetahuan tentang keuangan rumah tangga bagi para ibu rumah tangga di Aya Sophia Islamic School. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dalam bentuk pelatihan atau training singkat pengelolaan keuangan rumah tangga dan investasi dengan menggunakan modul pengelolaan keuangan. Hasil kegiatan adalah salah satu elemen utama dalam kegiatan perekonomian keluarga yaitu pengelolaan keuangan. Pengelolaan keuangan pribadi dan keluarga dalam Islam sendiri bisa. Pengelolaan keuangan keluarga sangat penting bagi kesejahteraan setiap individu dan keluarga dalam kehidupan sehari-hari. Inti dari pengelolaan keuangan adalah pengelolaan dengan menentukan skala prioritas dan anggaran belanja rumah tangga. Ajaran Islam mendesak muslim untuk mengelola keuangan sesuai dengan ajaran Allah untuk memastikan kesuksesan dalam hidup

    caring for fellow movements and social service volunteers for covid-19 mechanical engineering at Balikpapan University in Karangrejo sub-district, Balikpapan city

    No full text
    Gerakan peduli sesama dan bakti sosial adalah salah satu program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Universitas Balikpapan sebagai bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat dan lingkungan ditengah pandemic covid-19. Pelaksanaan kegiatan Gerakan Peduli Sesama dan Bakti Sosial oleh Relawan Teknik Mesin merupakan bagian dari tri dharma dan program kerja dari Universitas Balikpapan untuk meningkatkan pengetahuan dan membantu  masyarakat tentang upaya memutus mata rantai penularan Covid-19. Kegiatan ini terlaksana pada Kelurahan Karang Rejo Kecamatan Balikpapan Tengah tepatnya RT. 31, 32, 46, 48 dan 62 dengan metode pengabdian berupa kegiatan penyuluhan, pembagian sabun cuci tangan, pembagian masker dan sembako serta penyemprotan disenfektan dilingkungan pemukiman warga.  Hasil menunjukkan adanya respon positif pemerintah serta partisipasi aktif masyarakat yang tinggi.Gerakan peduli sesama dan bakti sosial adalah salah satu program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Universitas Balikpapan sebagai bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat dan lingkungan ditengah pandemic covid-19. Pelaksanaan kegiatan Gerakan Peduli Sesama dan Bakti Sosial oleh Relawan Teknik Mesin merupakan bagian dari tri dharma dan program kerja dari Universitas Balikpapan untuk meningkatkan pengetahuan dan membantu  masyarakat tentang upaya memutus mata rantai penularan Covid-19. Kegiatan ini terlaksana pada Kelurahan Karang Rejo Kecamatan Balikpapan Tengah tepatnya RT. 31, 32, 46, 48 dan 62 dengan metode pengabdian berupa kegiatan penyuluhan, pembagian sabun cuci tangan, pembagian masker dan sembako serta penyemprotan disenfektan dilingkungan pemukiman warga.  Hasil menunjukkan adanya respon positif pemerintah serta partisipasi aktif masyarakat yang tinggi

    Pendidikan Kesehatan tentang Personal Hygiene dan Pemeriksaan Kecacingan pada Anak Berkebutuhan Khusus di SLB Anugerah, Colomadu, Karanganyar

    Get PDF
    Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di SLB Anugerah, Colomadu, Karanganyar Jawa Tengah memiliki personal hygiene yang kurang berdasarkan survey yang dilakukan pada 21 ABK di SLB Anugerah, Colomadu. Dari hasil wawancara dengan guru, belum pernah ada pendidikan kesehatan tentang personal hygiene dan belum pernah ada pemeriksaan kecacingan pada ABK di SLB Anugerah, Colomadu, Karanganyar. Oleh karena itu perlu upaya memperbaikinya. Tujuan dari kegiatan ini adalah melaksanakan salah satu komponen Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Selain itu pengabdian ini juga bermanfaat untuk mencegah gangguan kesehatan umum siswa ABK di SLB Anugerah, Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Metode pengabdian yaitu dengan pemeriksaan kesehatan mata, telinga, hidung, kulit, pengambilan sampel anal swab, memberi pemahaman dan contoh kepada tiap siswa setelah diperiksa tentang pemeliharaan kebersihan diri yang benar. Sasaran yang diperiksa berjumlah 21 orang. Hasil pengabdian menunjukkan 21 siswa memiliki hasil negatif pada pemeriksaan kecacingan, 13 siswa (61,9%) memiliki serumen di telinga, 2 siswa (9,5%) tampak adanya hiperemis dan oedem pada hidung. Sementara untuk pemeriksaan lain sudah dalam kondisi baik. Hasil yang negatif pada pemeriksaan kecacingan, masih perlu dilanjutkan dengan pemeriksan sampel feses untuk mendeteksi jenis cacing lain yang tidak bisa dideteksi dengan anal swab dan juga ditambah dengan pengambilan sampel kuku karena pada sampel kuku bisa ditemukan adanya telur cacing.Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di SLB Anugerah, Colomadu, Karanganyar Jawa Tengah memiliki personal hygiene yang kurang berdasarkan survey yang dilakukan pada 21 ABK di SLB Anugerah, Colomadu. Dari hasil wawancara dengan guru, belum pernah ada pendidikan kesehatan tentang personal hygiene dan belum pernah ada pemeriksaan kecacingan pada ABK di SLB Anugerah, Colomadu, Karanganyar. Oleh karena itu perlu upaya memperbaikinya. Tujuan dari kegiatan ini adalah melaksanakan salah satu komponen Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Selain itu pengabdian ini juga bermanfaat untuk mencegah gangguan kesehatan umum siswa ABK di SLB Anugerah, Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Metode pengabdian yaitu dengan pemeriksaan kesehatan mata, telinga, hidung, kulit, pengambilan sampel anal swab, memberi pemahaman dan contoh kepada tiap siswa setelah diperiksa tentang pemeliharaan kebersihan diri yang benar. Sasaran yang diperiksa berjumlah 21 orang. Hasil pengabdian menunjukkan 21 siswa memiliki hasil negatif pada pemeriksaan kecacingan, 13 siswa (61,9%) memiliki serumen di telinga, 2 siswa (9,5%) tampak adanya hiperemis dan oedem pada hidung. Sementara untuk pemeriksaan lain sudah dalam kondisi baik. Hasil yang negatif pada pemeriksaan kecacingan, masih perlu dilanjutkan dengan pemeriksan sampel feses untuk mendeteksi jenis cacing lain yang tidak bisa dideteksi dengan anal swab dan juga ditambah dengan pengambilan sampel kuku karena pada sampel kuku bisa ditemukan adanya telur cacing

    Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Membantu Kegiatan Sekolah dari Rumah di Tengah Pandemi Covid-19

    Get PDF
    Kebijakan bersekolah dari rumah yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 menyebabkan kebingungan di kalangan tenaga pendidik, siswa, dan orang tua. Hal ini dikarenakan ketidaksiapan infrastruktur dan rendahnya literasi teknologi yang dimiliki oleh pihak sekolah dan siswa atau orang tua siswa. Di sisi lain, pihak yang dinilai memiliki literasi teknologi yang tinggi adalah perguruan tinggi. Selain itu, perguruan tinggi juga berkepentingan untuk menghasilkan lulusan yang berkompeten. Salah satu caranya adalah dengan melibatkan para mahasiswa untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang terjadi di dunia nyata. Oleh karena itu, metode pembelajaran berbasis proyek dinilai tepat untuk diterapkan. Kebutuhan dari kedua pihak tersebut dapat dipenuhi oleh satu sama lain sehingga diperlukan kerja sama antara perguruan tinggi, dalam hal ini mahasiswa, dengan pihak sekolah sebagai mitra proyek. Tim pelaksana proyek bertugas untuk membantu mitra menggunakan aplikasi learning management system (LMS).  Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa semakin memahami pengaplikasian teori yang dipelajari sekaligus mengasah keahlian yang bersifat soft skill sedangkan mitra proyek berhasil mengimplementasikan aplikasi tersebut di dalam kegiatan belajar mengajar di lingkungannya.Kebijakan bersekolah dari rumah yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 menyebabkan kebingungan di kalangan tenaga pendidik, siswa, dan orang tua. Hal ini dikarenakan ketidaksiapan infrastruktur dan rendahnya literasi teknologi yang dimiliki oleh pihak sekolah dan siswa atau orang tua siswa. Di sisi lain, pihak yang dinilai memiliki literasi teknologi yang tinggi adalah perguruan tinggi. Selain itu, perguruan tinggi juga berkepentingan untuk menghasilkan lulusan yang berkompeten. Salah satu caranya adalah dengan melibatkan para mahasiswa untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang terjadi di dunia nyata. Oleh karena itu, metode pembelajaran berbasis proyek dinilai tepat untuk diterapkan. Kebutuhan dari kedua pihak tersebut dapat dipenuhi oleh satu sama lain sehingga diperlukan kerja sama antara perguruan tinggi, dalam hal ini mahasiswa, dengan pihak sekolah sebagai mitra proyek. Tim pelaksana proyek bertugas untuk membantu mitra menggunakan aplikasi learning management system (LMS).  Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa semakin memahami pengaplikasian teori yang dipelajari sekaligus mengasah keahlian yang bersifat soft skill sedangkan mitra proyek berhasil mengimplementasikan aplikasi tersebut di dalam kegiatan belajar mengajar di lingkungannya

    Community services Community services in an effort to utilize household food waste as organic fertilizer in addition to bioactivators in Balikpapan

    No full text
    Lack of household food waste management results in major environmental problems, such as bad smells and dirt, as well as greenhouse gas emissions, which adversely affect public health. The goal of this community services was to transform household food waste into organic fertilizer, so agricultural output, economize resources, and public health can be increased. The method used in this service was that of individual or one-on-one and group counseling. The benefit of the activity was to produce high-value compost generated from househol food waste and utilization of local resources. After conducting the community services, found that that the community of Klandasan Ulu in Balikapan, who was involved in the training on household food waste management, fathomed how to discover household food waste to become organic fertilizers with economic and environmental value by adding bioactivators at room temperature and facultative aerobic condition. The impact of this training on patterns of community garbage disposal action was also observed

    307

    full texts

    346

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Abdimas Universal (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇