Kurios (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen)
Not a member yet
    387 research outputs found

    Etos kerja guru dalam pembelajaran pendidikan agama Kristen: Sebuah refleksi model melalui observasi leksikal Nehemia 8:9-10

    Get PDF
    The purpose of this study is to explore the work ethic of Christian religious education teachers as a projection step towards the eroding aspects of motivation, commitment, loyalty, and calling of the soul in their duties. It\u27s ironic because some teachers leave their calling and choose careers in other fields. The method used is qualitative with a literature approach. Lexical observation and exegetical analysis steps are used to explore the text of Nehemiah 8:9-10. So it was concluded that Christian religious education teachers should associate their vocation, have maximum passion, show sincere sincerity in attitude, have commitment and responsibility, and ratify that the Christian religious education learning material is understood. AbstrakTujuan penelitian ini yaitu mengetengahkan mengenai etos kerja guru pendidikan agama Kristen sebagai langkah proyeksi terhadap tergerusnya aspek motivasi, komitmen, loyalitas dan panggilan jiwa dalam tugasnya. Sungguh ironis karena sebagian guru meninggalkan panggilannya dan memilih berkarier pada bidang yang lain. Metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Langkah observasi leksikal dan analisis eksigetik digunakan untuk mendalami teks Nehemia 8:9-10. Maka disimpulkan bahwa guru pendidikan agama Kristen sebaiknya mengasosiasikan panggilannya, memiliki gairah yang maksimal, menunjukan kesungguhan hati yang tulus dalam bersikap, memiliki komitmen dan tanggung jawab serta meratifikasi bahwa materi pembelajaran pendidikan agama Kristen yang diajarkan terpahami dengan jelas

    Gereja dan cyberbullying remaja: Pendampingan pastoral bagi remaja korban cyberbullying

    Get PDF
    This article aims to find out teenagers\u27 problems related to bullying on social media and to put a pastoral-based approach so that the church, with its pastoral services, can be relevant to the struggles of teenage church members. The method used is descriptive analysis with a systematic literature review approach. The findings of this research show that the internet or digital world opens up space for teenage bullying, which starts from encounters and interactions on social media. Apart from that, teenagers are less able to open up a space for discussion regarding cyberbullying issues with other people and their parents. The church must be present for these youth problems through pastoral care to prevent worse things from happening.AbstrakTulisan ini bertujuan untuk menemukan persoalan remaja terkait perundungan di media sosial dan menempatkan pendekatan berbasis pastoral agar gereja dengan pelayanan pastoralnya dapat menjadi relevan bagi pergumulan anggota-anggota jemaat yang masih remaja. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan systematic literature review. Temuan penelitian ini memperlihatkan bahwa dunia internet atau digital membuka ruang terjadinya perundungan remaja yang dimulai dari perjumpaan dan pergaulan di media sosial. Selain itu, remaja kurang mampu membuka ruang diskusi terkait persoalan cyberbullying kepada orang lain dan orang tua mereka. Gereja harus hadir bagi persoalan remaja tersebut melalui pendampingan pastoral demi mencegah hal buruk terjadi.Â

    Ongoing spirituality: Sebuah refleksi realitas penderitaan melalui pembacaan narasi Ayub

    Get PDF
    Penderitaan dan spiritualitas kerap disandingkan dan dianggap saling mempengaruhi. Penderitaan seakan-akan menjadi bagian integral jalan spiritualitas. Penderitaan seolah sebuah keniscayaan ketika menempuh jalan spiritualitas. Di sisi lain, penderitaan digambarkan seperti anak tangga untuk mencapai level spiritualitas tertinggi. Salah satu kisah yang memperkuat pandangan bahwa penderitaan adalah ujian iman adalah kisah Ayub. Ayub dipandang sebagai orang yang sabar dan saleh meskipun menghadapi penderitaan yang luar biasa. Berdasarkan model pembacaan Bakhtin, pengakuan Allah tentang kesalehan, rasa takut akan Allah, dan keteguhan Ayub menjauhkan diri dari kejahatan bukanlah pernyataan final, melainkan sebuah penghayatan yang terus berlangsung. Model pembacaan ini membawa pembaca pada pemahaman bahwa kata atau ucapan seorang tokoh bukan merupakan bentuk final, sebaliknya, menawarkan makna baru dan senantiasa terbuka untuk dipertanyakan kembali, merupakan teks polifonik

    Peningkatan kualitas pendidikan sebagai tanggung jawab misi gerejawi: Sebuah studi tentang strategi meningkatkan akreditasi program studi doktoral manajemen pendidikan Kristen di IAKN Tarutung

    No full text
    Artikel ini adalah sebuah luaran riset yang berbasis pada upaya peningkatan kualitas pendidikan teologi di Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, khususnya pada program studi doktoral manajemen pendidikan, yang ditunjukkan salah satunya dengan nilai akreditasi. Upaya yang dilakukan bukan saja tentang pencapaian akademik, namun yang terpenting adalah sebuah ekspresi melaksanakan misi gerejawi. Argumentasi kami, bahwa setiap upaya peningkatan pendidikan teologi harus memiliki landasan teologisasi. Itu sebabnya, artikel ini bertujuan untuk meletakkan dasar teologis peningkatan kualitas pendidikan teologi sebagai spirit untuk melaksanakan misi gerejawi. Dengan menggunakan metode analisis deskriptif dan interpretasi teks biblis, frasa amanat agung menjadi spirit peningkatan kualitas pendidikan teologi

    Manajemen pendidikan kristiani dalam pembentukan karakter unggul

    Get PDF
    Educational management is closely related to creating a curriculum or managing classes in a learning process in educational institutions. The learning process that links Christian education with the formation of superior character has become a topic often repeated. However, connecting the management of Christian education with the appearance of excellent character is a discourse that needs to be considered in preparing the curriculum for Christian education. This article aims to show that the narrative of the formation of superior character is a necessity in Christian education. Using descriptive-constructive analysis methods, this research examines several previous literature related to Christian education. It produces an offer about building superior spirituality in Christian education to create excellent character. In conclusion, Christian education must be managed to develop the spirituality of exceptional Christian education. AbstrakManajemen pendidikan sangat berkaitan dengan pembuatan kurikulum atau mengelola kelas dalam sebuah proses belajar di lembaga pendidikan. Sejatinya, proses belajar yang mengaitkan pendidikan kristiani dengan pembentukan karakter unggul telah menjadi bahasan yang kerap diulang-ulang; namun, bagaimana mengaitkan manajemen pendidikan kristiani dengan pembentukan karakter yang unggul merupakan sebuah diskursus yang perlu dipertimbangkan dalam menyusun kurikulum di pendidikan Kristen. Artikel ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa narasi pembentukan karakter unggul menjadi niscaya dalam pendidikan kristiani. Dengan menggunakan metode analisis deksriptif-konstruktif, penelitian ini mengkaji beberapa literatur terdahulu terkait pendidikan kristiani, dan menghasilkan tawaran tentang membangun spiritualitas unggul dalam pendidikan kristiani sebagai cara membangun karakter unggul. Kesimpulannya, pendidikan kristiani perlu dikelola untuk dapat membangun spiritualitas pendidikan kristiani yang unggul. Â

    Imaji dan interpretasi bencana dalam Perjanjian Lama

    Get PDF
    Disasters are an inseparable part of the dynamics of human history. The texts of the Old Testament Scriptures contain various kinds of disaster narratives. In turn, these texts provide images and interpretations of disasters. There are three images and interpretations of Old Testament Scriptures for disasters. First, as God’s judgment and punishment. Second, as a result of human persecution of nature, and as a presence, power. Third, God’s sovereignty over nature. This study has two objectives: to describe images and interpretations and to find their relevance to the current meaning of disasters. First, it describes the imagery and interpretation of disasters in the Old Testament Scriptures. Second, find the significance of these images and interpretations in interpreting disasters in human life today. This research uses text analysis methods to achieve these two objectives as a qualitative literature study. This research finds the conclusion and the relevance of images and interpretations of disasters in the Old Testament Scriptures as an invitation to carry out ‘ecological repentance’. AbstrakBencana merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dinamika sejarah kehidupan manusia. Teks-teks Kitab Suci Perjanjian Lama memuat aneka macam narasi kebencanaan. Pada gilirannya, teks-teks ini memberikan imaji dan interpretasi atas bencana. Ada tiga imaji dan interpretasi teks-teks Kitab Suci Perjanjian Lama atas bencana. Pertama, sebagai penghakiman dan hukuman Tuhan. Kedua, sebagai akibat penganiayaan manusia terhadap alam, dan sebagai kehadiran, kuasa. Ketiga, kedaulatan Tuhan atas alam. Guna mendeskripsikan imaji dan interpretasi sekaligus menemukan relevansinya untuk pemaknaan bencana yang terjadi saat ini penelitian ini memiliki dua tujuan. Pertama, mendeskripsikan imaji dan interpretasi bencana dalam Kitab Suci Perjanjian Lama. Kedua, mencari dan menemukan relevansi imaji dan interpretasi tersebut dalam memaknai bencana dalam kehidupan manusia dewasa ini. Untuk mencapai kedua tujuan itu, sebagai penelitian kualitatif literatur, penelitian ini memakai metode analisis teks. Penelitian ini menemukan simpulan sekaligus relevansi imaji dan interpretasi bencana dalam Kitab Suci Perjanjian lama itu dalam wujud ajakan untuk melaksanakan ‘pertobatan ekologis’

    Teologi Kerahiman Allah: Sebuah respons teologis terhadap teknologi ektogenesis

    Get PDF
    Ectogenesis technology, where the process of pregnancy can occur outside the human body through the use of an artificial womb, raises the question of whether the use of artificial wombs is in line with the concept of God\u27s Womb Theology, as humans are created to reflect God\u27s presence over this world. This study explores the theological construction of God\u27s mercy to gain a Biblical perspective on the existence of Ectogenesis technology currently being developed. The study employs a qualitative method by conducting a literature review to find answers. Based on the conducted study, it is found that the existence of artificial wombs is not in harmony with the concept of God’s Womb Theology. The planned use of artificial intelligence in these artificial wombs does not reflect the character and power of God, which are manifested through the natural process of pregnancy within the human womb. This research aims to enable Christians to hold a firm and unified stance in responding to the existence of Ectogenesis technology while also contributing thoughtful insights to other academic disciplines. This is because the reproduction process is intertwined with God\u27s presence as the Creator.AbstrakTeknologi Ektogenesis di mana proses kehamilan dapat terjadi di luar tubuh manusia melalui penggunaan rahim buatan menimbulkan pemikiran apakah penggunaan rahim buatan ini selaras dengan teologi kerahiman Allah, karena manusia diciptakan untuk merefleksikan keberadaan Allah atas dunia ini. Penelitian ini melakukan kajian konstruksi teologis kerahiman Allah untuk mendapatkan tinjauan Alkitab terhadap keberadaan teknologi Ektogenesis yang saat ini tengah dikembangkan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan melakukan kajian literatur untuk dapat menemukan jawaban. Berdasarkan kajian yang dilakukan ditemukan bahwa keberadaan rahim buatan tidak selaras dengan teologi kerahiman Allah, di mana rahim buatan yang juga direncanakan akan menggunakan kecerdasan buatan dalam pelaksanaannya tidak merefleksikan karakter dan kuasa Allah yang terwujud melalui proses kehamilan di dalam kandungan manusia. Melalui penelitian ini diharapkan agar umat Kristen bisa memiliki sikap yang tegas dan solid dalam menanggapi keberadaan teknologi Ektogenesis ini serta memberikan sumbangan pemikiran bagi bidang disiplin ilmu lainnya sebab proses reproduksi merupakan proses yang terintegrasi dengan keberadaan Allah sebagai Sang Pencipta

    Social justice counseling sebagai fungsi pastoral di Indonesia

    Get PDF
    This research aims to analyze the practice of social justice counseling and pastoral counseling services in Indonesia. In addition, from the results of empirical and theoretical understanding, a conceptual framework for social justice counseling with the pastoral function of Indonesia will be created. This framework is built to have different characteristics as Rats, and Pedersen developed social justice. To produce a comprehensive and natural analysis, the method used in this research is a qualitative method with a case study design. The study results show that the church in the current context still practices the counseling model as pastoral counseling grows and develops without regard to the context in which pastoral counseling is carried out. In addition, the counseling model that is applied only focuses on strengthening the counselee\u27s spirituality, while other aspects that come into contact with the counselee\u27s daily real life, such as sociological, biological, and psychological conditions, receive less serious attention. Based on these weaknesses, a conceptual framework was designed that accommodated all the conditions often faced by counselees so that a conceptual framework for social justice counseling was built with a more comprehensive and empowering Indonesian pastoral function. AbstrakTujuan dari penelitian ini ingin menganalisis praktik pelayanan social justice counseling dan konseling pastoral di Indonesia. Selain itu, dari hasil pemahaman empirik dan teoretis akan dibuat sebuah kerangka kerja konseptual social justice konseling dengan fungsi pastoral Indonesia. Kerangka kerja ini dibangun memiliki ciri khas yang berbeda sebagaimana social justice dikembangkan oleh Rats dan Pedersen. Untuk menghasilkan sebuah analisis yang komprehsnif dan natural maka metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan desain studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gereja dalam konteks kekinian masih mempraktikkan model konseling sebagaimana awal mula konseling pastoral tuumbuh dan berkembang tanpa memperhatikan konteks di mana konseling pastoral itu dilaksanakan. Selain itu, model konseling yang diterapkan hanya berfokus pada penguatan spiritual konseli, sedangkan aspek lain yang bersentuhan dengan kehidupan nyata konseli sehari-hari, seperti kondisi sosiologis, bilogis, dan psikologis kurang mendapat perhatian secara serius. Berdasarkan pada kelemahan itulah maka didesain sebuah kerangka kerja konseptual yang mengakomidir semua kondisi yang sering dihadapi oleh konseli, sehingga dibangunlah sebuah kerangka kerja konseptual social justice counseling dengan fungsi pastoral Indonesia yang lebih komprehensif dan memberdayakan

    Repons teologis atas kekhawatiran ibadah dan kepemimpinan digital

    Get PDF
    The availability of 5th-generation digital technology will significantly enhance digital transfer, and the world will look different with the increasing presence of immersive technology and digital decision systems. The current paper investigates the facts regarding 5G upon which prediction can be made on how it will likely impact the church. Concerns have risen among church leadership as a reaction to some churches’ move towards adapting technologies such as immersive technology and digital decision-making systems. The paper presents some responses to these concerns. It looks at possible opportunities to utilize future digital technologies for outreach and expanding God’s kingdom.   Abstrak Transfer digital akan sangat ditingkatkan dengan ketersediaan teknologi digital Generasi ke-5 dan dunia akan terlihat sangat berbeda dengan meningkatnya kehadiran teknologi imersif dan sistem keputusan berbasis digital. Makalah saat ini menyelidiki fakta-fakta mengenai 5G di mana prediksi dapat dibuat tentang bagaimana teknologi tersebut kemungkinan akan berdampak pada gereja. Menanggapi beberapa gereja yang bergerak ke arah adaptasi terhadap teknologi seperti teknologi imersif dan sistem pengambilan keputusan digital, timbul keprihatinan di antara para pemimpin gereja. Makalah ini menyajikan beberapa tanggapan atas keprihatinan ini dan melihat beberapa kemungkinan peluang pemanfaatan teknologi digital di masa depan untuk tujuan penjangkauan dan demi perluasan kerajaan Tuha

    Eksagerasi animasi god toon dalam cerita Alkitab: Kisah Daniel dalam konteks historis dan kultural

    Get PDF
    Exaggeration is a solution to attract attention again when conveying a message, especially when the message is an old, repeated message. This exaggeration is needed to provide novelty to the target\u27s boredom with old, repetitive messages. This research examines a Bible story film with a bold novelty value with the scientific knife of romantic hermeneutics. The episode that is the scope of the research is the story of Daniel in the Lion\u27s Cage, from a Korean animation studio called God Toon. This research uses a descriptive qualitative method, which describes historical and cultural contexts obtained from several literary sources, interviews, and researcher interpretations. The research results are a study of exaggeration in Biblical characterizations, which gives rise to reference implications for research that addresses similar topics. The impact of the research is to encourage similar efforts that try to make a breakthrough in the target\u27s boredom of receiving Bible stories that are visually relatively the same, as well as trying to generate story messages so that they continue to gain interest and a place in the hearts of Christians. AbstrakEksagerasi merupakan solusi untuk menarik atensi kembali dalam menyampaikan sebuah pesan, apalagi pesan yang hendak disampaikan adalah pesan lama yang berulang; eksagerasi ini diperlukan sebagai solusi dalam upaya memberikan kebaruan pada kejenuhan target pada pesan lama yang berulang. Penelitian ini mengkaji sebuah film cerita Alkitab dengan nilai kebaruan yang berani dengan pisau keilmuan hermeneutik romantisme. Episode yang menjadi lingkup penelitian adalah cerita Daniel di Kandang Singa, dari studio animasi korea bernama God Toon. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yang menggambarkan kedua konteks baik historis maupun kultural, yang didapatkan dari beberapa sumber literatur, wawancara, dan tafsiran peneliti. Hasil penelitian berupa sebuah kajian tentang eksagerasi pada penokohan Alkitab, yang melahirkan implikasi acuan bagi penelitian yang mengangkat topik yang serupa. Dampak penelitian adalah mendorong upaya serupa yang mencoba melakukan terobosan bagi kejenuhan target menerima cerita Alkitab yang secara visual relatif sama, serta berupaya mengenerasi pesan cerita agar tetap mendapatkan minat dan tempat dalam hati umat Kristiani

    319

    full texts

    387

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Kurios (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇