Kurios (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen)
Not a member yet
387 research outputs found
Sort by
Pendidikan Keluarga Yang Efektif
Kata pendidikan menurut etimologi berasal dari kata dasar didik. Apabila diberi awalan me, menjadi mendidik maka akan membentuk kata kerja yang berarti memelihara dan memberi latihan (ajaran). Sedangkan bila berbentuk kata benda akan menjadi pendidikan yang memiliki arti proses perubahan sikap dan tingkah laku seseorang atau sekelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan latihan
Mission And Evangelism: African Context
This essay is a critical assessment of the shift in message and meaning of mission since the Edinburgh 1910 Conference. The essay will also include a clarification of the Lausanne documents on mission discussed by John Stott. Against the background of this critical assessment, I will suggest what should be the content and expression of the Gospel as it would be presented in an African context as discussed by David Gitari and Byang Kato. But before I discuss the above I will highlight the tension in mission
Kepribadian dan Kehidupan Hamba Tuhan Menurut 1 Timotius 3:1-13
The author explains about? the characteristic servant of God,? a practical discussion with analyzing the 1 Timothy 3:1-13. This text is the key to understand the various aspects characteristic servant of God, in order to have a good character according to the standard of the Go
Sikap Etis Gereja Terhadap Perceraian dan Pernikahan Kembali
This paper aims to expose the ethical attitude of the church in dealing with divorce and remarriage in order to be useful as an input for the pastoral ministry in taking handle with those who are going to divorce, has been divorced or who has remarried. By using an analytical descriptive on texts such Matthew 5:32; 19: 9; Mark 10: 11-12; Luke 16:18, and 1 Corinthians 7: 10-11, then the following results are obtained: First, Christian marriage is a monogamous and wholly partnership(indestructible); second, adultery destroys the foundation of marriage, but it should not be a legal reason for divorce; third, divorce never recommended or ordered; fourth, only the separation is allowed, not the divorce due to the goal of reconciliation; fifth, remarriage with the person who has been divorced is a transgression; sixth, the settlement of divorce and remarriage issues that have occurred is the responsibility of the believers communally (whole) to regain those who have separated from their partners.
Abstrak
Artikel ini bertujuan untuk memaparkan sikap etis gereja dalam menyikapi perceraian dan pernikahan kembali agar bermanfaat sebagai bahan masukan bagi pelayanan pastoral gereja https://alimentoshoy.acta.org.co/ dalam menangani anggota warganya yang hendak bercerai, telah bercerai atau yang menikah kembali. Dengan penggunaan metode analisis-deskriptif terhadap teks-teks seperti: Matius 5:32; 19:9; Markus 10:11-12; Lukas 16:18 dan 1 Korintus 7:10-11, maka diperoleh hasil: Pertama, pernikahan Kristen merupakan persekutuan yang bersifat monogami dan seumur hidup (tak terceraikan); kedua, perzinahan merusak fondasi pernikahan, tapi hal itu tidak boleh dijadikan alasan legal untuk bercerai; ketiga, perceraian tidak pernah dianjurkan maupun diperintahkan; keempat, hanya perpisahan yang diperbolehkan, bukan perceraian dengan tujuan untuk rekonsiliasi; kelima, pernikahan kembali dengan orang yang sudah bercerai merupakan pelanggaran (kesalahan); keenam, penyelesaian masalah perceraian dan pernikahan kembali yang telah terjadi adalah tanggung jawab warga gereja secara komunal (keseluruhan) untuk mendapatkan kembali mereka yang telah berpisah dari pasangannya
Apakah Kelompok Sel Itu?
Kelompok sel adalah wadah untuk mengembalakan sekaligus memuridkan pengerja dan jemaat untuk dapat dipersiapkan menjadi umat yang layak segingga akhirnya mereka menjadi murid Kristus. Komsel adalah sekelompok orang yang hidup bersama-sama disuatu area, atau yang memiliki ketertarikan yang sama, atau dibawah satu peraturan hukum. Komsel adalah suatu kumpulan orang yang hidup saling berdekatan dan memiliki hubungan sosial, atau kepemilikan bersama, atau saling berbagi. ?Jadi kelompok sel adalah unit terkecil dari gereja Tuhan. Atau kelompok sel adalah keluarga Allah secara Rohani. Sendiri kita mengerjakan sedikit, bersama kita mengerjakan banyak. Helen Keller
Mengkritisi Teologi Sekularisasi
The theology of secularization was a product of a changing age that was triggered by a shift in philosophical thought at the time of enlightenment. Rationalism put human hegemony over dogmatic issues so that theology also ought to be able to answer a changing need for the postmodern era. This article aimed to show a reflection presented by secularisation theology in post-liberalism. The method used was descriptive historical, to explain the theology of secularization in the context of changes and needs of modern humans until today. The conclusion is that secularization theology is an actualization of modern thought that seeks to apply the values of Christianity in the context of a wider world, independent of its religious and dogmatic hegemony.AbstrakTeologi sekularisasi merupakan produk dari sebuah perubahan jaman yang dipicu oleh pergeseran pemikiran filsafat pada masa pencerahan. Rasionalisme mengembalikan hegemoni manusia di atas persoalan dogmatis, sehingga teologi juga harus dapat menjawab sebuah kebutuhan jaman yang sedang menuju ke arah posmodern. Artikel ini bertujuan untuk menunjukkan sebuah refleksi yang dihadirkan oleh pemikiran teologi sekularisasi pada masa post-liberalisme. Metode yang digunakan adalah deskriptif historis, untuk menjelaskan tentang teologi sekularisasi pada konteks perubahan dan kebutuhan manusia jaman modern hingga saat ini. Sebagai kesimpulan, teologi sekularisasi merupakan aktualisasi pemikiran modern yang mencoba menerapkan nilai-nilai kekristenan dalam konteks dunia yang lebih luas, yang terlepas dari hegemoni agama dan dogmatikanya
Isu-isu Kontemporer dalam Jabatan Gerejawi
Banyak isu-isu teologi dalam teologi sistematika, salah satunya adalah isu-isu kontemporer dalam jabatan Gerejawi. Seringkali muncul permasalahan dalam jabatan gerejawi ini, karena itu kita perlu memperhatikan dengan seksama apakah aturan-aturan yang ditetapkan oleh gereja masa kini sudah memenuhi kaidah-kaidah dalam Alkitab sehingga menjadi gereja yang dikenan oleh Tuhan. "Mengapa Tuhan tidak memerintah gereja-Nya segera dan langsung?" Calvin menjawab dengan hanya menyatakan bahwa karena Allah sekarang tidak terlihat oleh kita. Allah berkenan menggunakan manusia untuk menyatakan kehendakNya, sebagaimana seorang duta menyatakan kehendak rajaNy