Kurios (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen)
Not a member yet
387 research outputs found
Sort by
Memaknai politik dalam dua matra A. A. Yewangoe: Suatu basis teologis bagi keterlibatan gereja dalam dunia politik di Indonesia
Discussions about political theology in Indonesia became increasingly popular after the reformation events. The pros and cons regarding the church\u27s involvement in various political affairs seem to be a hot issue that continues to emerge in various political events in Indonesia. The lack of uniform attitudes and interpretations of the many churches in Indonesia regarding what politics is, how churches do politics, and the relationship between politics and the church makes this problem even more complicated. This research aims to produce a study that can be used as a reference or on a theological basis regarding the issue of church involvement in politics in the Indonesian context based on a review of Andreas Anangguru Yewangoe\u27s thoughts. The research method used in this research is descriptive analysis with a literature study approach. The thesis is that the church\u27s involvement in politics is a response to a divine call and is not facultative. The Gospel is an "entry point" or basis for the church\u27s political involvement. Thus, politics should not be considered taboo, dirty, or foreign to the Christian community.AbstrakPembicaraan mengenai teologi politik di Indonesia semakin ramai pascaperistiwa reformasi. Sikap pro-kontra terkait keterlibatan gereja dalam berbagai urusan politik seakan menjadi isu hangat yang terus muncul dalam berbagai peristiwa politik yang terjadi di Indonesia. Tidak adanya kesamaan sikap dan tafsiran dari banyaknya gereja-gereja di Indonesia terhadap apa itu politik, bagaimana gereja berpolitik, serta apa hubungan antara politik dengan gereja menjadikan permasalahan ini menjadi semakin rumit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan suatu kajian yang bisa dijadikan referensi atau basis teologis berkaitan dengan isu keterlibatan gereja dalam dunia politik pada konteks Indonesia berdasarkan ulasan atas pemikiran Andreas Anangguru Yewangoe. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan pendekatan studi pustaka. Artikel ini mengajukan tesis bahwa keterlibatan gereja dalam dunia politik merupakan suatu tanggapan atas panggilan ilahi, dan bukanlah sesuatu yang fakultatif sifatnya. Injil merupakan salah sebuah “entry point†atau basis dari keterlibatan gereja dalam dunia politik. Dengan demikian, politik tidak boleh dipahami sebagai sesuatu yang tabu, kotor, atau asing bagi komunitas umat Kristen
Pendidikan seks bagi peserta katekisasi sidi: Edukasi teologis sebagai upaya preventif kekerasan seksual terhadap remaja
Artikel ini merupakan sebuah luaran riset yang berbasis pada fenomena kekerasan seksual terhadap remaja. Perhatian kami adalah pada remaja gereja yang memungkinkan mereka terlibat dalam fenomena tersebut, baik sebagai subjek maupun objek. Itu sebabnya artikel ini bertujuan untuk menawarkan sebuah edukasi pendidikan seksual bagi remaja melalui katekisasi sidi, sebagai upaya mencegah terjadinya kekerasan seksual terhadap remaja, baik di lingkungan gereja maupun secara umum.
Membangun kesadaran ekologis melalui pendidikan kristiani: Studi kasus pada mahasiswa IAKN Manado
Various natural disasters recently have shown how important it is to build awareness of ecology within the framework of a life of faith. The importance of this awareness has also given rise to ecotheological studies within Christian religious universities. This research aims to analyze the ecological awareness of IAKN Manado students by applying qualitative research methods through a case study approach. The research results reveal that ecological awareness in the IAKN Manado environment is still limited to particular groups, namely some lecturers and staff, where this awareness is stimulated by appeals, warnings, and supervision from leaders regarding the campus environment. In contrast, among students, this awareness is still low. This is due to the understanding that ecological issues are social problems unrelated to Christian faith and spirituality. AbstrakBeragam peristiwa bencana alam yang terjadi akhir-akhir ini telah memperlihatkan betapa kesadaran akan ekologi sangat penting dibangun dalam kerangka hidup beriman. Pentingnya kesadaran tersebut juga telah memunculkan kajian-kajian ekoteologis di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Kristen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesadaran ekologi mahasiswa IAKN Manado, dengan menerapkan metode penelitian kualitif melalui pendekatan studi kasus. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kesadaran ekologis di lingkungan IAKN Manado masih terbatas pada kelompok tertentu, yakni pada sebagian dosen dan pegawai, yang mana kesadaran tersebut distimilasi oleh himbauan, teguran, dan pengawasan dari pimpinan terkait kebersihan lingkungan kampus. Sementara itu, di kalangan mahasiswa, kesadaran tersebut masih rendah. Hal ini disebabkan pemahaman terhadap persoalan ekologi merupakan masalah sosial dan tidak terkait dengan iman dan spiritualitas kristiani
Kecerdasan emosional mahasiswa pendidikan agama Kristen berbasis kearifan lokal “mata guru roha sisean†sebagai upaya mengurangi perilaku phubbing
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecerdasan emosional mahasiswa melalui kearifan lokal “Mata Guru Roha Siseanâ€untukmengurangi perilaku phubbing di kalangan mahasiswa semester VI Program studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel sebanyak 139 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwakecerdasan emosional mahasiswa semester VI prodi PAK IAKN Tarutungdiketahui perilaku phubbing mahasiswa semakin meningkat. Uji persyaratan analisis antara variabel X dengan variabel Y, dengan nilai thitung = 2,427dibandingkan dengan nilai ttabel untuk kesalahan 5% dan n-2 = 137 yaitu 1,960. Diperoleh perbandingan thitung > ttabel, yaitu 2,427 > 1,960. Hasilnya terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel X dengan variabel Y yaitu pengaruh yang signifikan antaraKecerdasan Emosional Terhadap Perilaku Phubbing mahasiswa semester VI prodi PAK IAKN Tarutung.PengaruhKecerdasan emosional sebesar 63%, sedangkan 37% dipengaruhi oleh faktor lain. Faktor lain tersebut adalah dukungan keluarga (orang tua), pergaulan dengan teman, dan gereja serta lingkungan sekita
Kesadaran ekologis sebagai implikasi pendidikan kristiani: Sebuah refleksi Kejadian 1:26
Artikel ini bertujuan memperlihatkan sebuah implikasi teologis dari pembacaan Kejadian 1:26. Melalui metode analisis interpretatif dari pembacaan ulang Kejadian 1:26 secara naratif, diperoleh implikasi tentang tanggung jawab manusia terhadap ciptaan yang lain. Artinya, sebagai simpulan, pembacaan ini memberikan konstruksi kesadaran ekologis bagi umat percaya
Teologi urban: Gereja dan pelayanan urban sebagai ruang hospitalitas Allah
Various problems arise in the context of urban society. The existence of cities can bring paradoxes. On the one hand, the city is the cradle of modern world civilization, but on the other hand, it is a place of social and spiritual decline. This phenomenon fosters a harmful and destructive perception and understanding of urban life. This study explores biblical perspectives on cities and how Christian theology can the context of urban society. This research uses a qualitative method with literature analysis. The results of the study state that urban theology builds a commitment to fulfill the Christian vocation and actively engage and contribute to urban life. Realizing the city is a legitimate place and space to show and present God\u27s hospitality. Urban theology is vital in building mental and spiritual people and urban civilization. The essential elements of urban life must be bound together to restore a sense of common good in the challenges of today\u27s highly diverse, pluralistic, and globalized urban life. The church is called to be involved in the transformation of the city.AbstrakBeragam persoalan muncul pada konteks masyarakat perkotaan. Keberadaan kota dapat membawa paradoks. Di satu sisi kota sebagai tempat lahirnya peradaban dunia modern, namun disisi lain kota menjadi tempat terjadinya kemerosotan sosial dan spiritual. Fenomena ini menumbuhkan persepsi dan pemahaman yang buruk dan destruktif terhadap kehidupan perkotaan. Tujuan penelitian ini untuk menelusuri perspektif alkitabiah tentang kota dan upaya teologi Kristen dapat diterapkan dalam konteks masyarakat perkotaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis literatur. Hasil penelitian menyatakan bahwa teologi urban membangun komitmen untuk memenuhi panggilan kristiani dan terlibat secara aktif, serta berkontribusi dalam kehidupan perkotaan. Menyadari kota merupakan tempat dan ruang yang sah untuk menunjukkan dan menghadirkan hospitalitas Allah. Teologi urban penting dalam membangun mental, spiritual manusia, serta peradaban kota. Elemen penting dari kehidupan kota harus diikat dengan pemulihan rasa kebaikan bersama dalam tantangan kehidupan kota yang sangat beragam, majemuk, dan global dewasa ini. Gereja terpanggil untuk terlibat dalam transformasi kot
Liturgi dan budaya: Sebuah tawaran konstruktif liturgi berbasis budaya pada Gereja Masehi Injili di Halmahera
This article examines the relationship between liturgy and culture in the Evangelical Christian Church in Halmahera. It also shows that culture is important in Christian religious practice, as shown in the worship liturgy. Liturgy should be interpreted not only as a system of worship but also as a meeting space between daily life and the life of faith of Halmahera Christians. This research uses qualitative research methods with data collection techniques through interviews and distributing a list of questions followed by in-depth interviews with key figures. The research results show that the Evangelical Christian Church in Halmahera does not yet have a clear attitude and position in connecting liturgy and culture. This study also found that awareness of culture in worship is important in Christians\u27 lives in certain practices.AbstrakTujuan dari tulisan ini adalah untuk mengkaji hubungan liturgi dan kebudayaan pada Gereja Masehi Injili di Halmahera. Selain itu juga untuk memperlihatkan bahwa pada dasarnya kebudayaan memiliki nilai penting dalam suatu praktik keagaaman Kristen yang diperlihatkan pada liturgi peribadatan. Liturgi seharusnya dimaknai bukan saja sebagai sebuah tata ibadah, melainkan juga ruang pertemuan antara kehidupan harian dengan kehidupan beriman dari orang Kristen Halmahera. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan penyebaran daftar pertanyaan yang dilanjutkan dengan wawancara mendalam terhadap nara sumber yang menjadi tokoh kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gereja Masehi Injili di Halmahera belum memiliki sikap dan posisi yang jelas dalam menghubungkan liturgi dan budaya. Studi ini juga menemukan bahwa dalam praktik tertentu, kesadaran tentang budaya dalam ibadah ditunjukan sebagai sesuatu yang penting dalam kehidupan orang Kristen. di Halmahera
Kemandirian perempuan dalam bingkai kesetaraan dan keadilan gender: Sebuah refleksi naratif Rut dan Naomi
The independence, roles, and rights of women who are often discriminated against in many aspects give rise to issues of gender inequality and equality. Through literature study, this research article looks at the Book of Ruth as a canonical book that presents a portrait of independent women from both a humanist and a theocentric perspective that can be used to contribute to strengthening gender inequality. This research found that the figures of Ruth and Naomi, from a humanist perspective, could become models of independent women in terms of religion, work, and homemaking. This research recommends other research related to issues of gender inequality in the global era, especially from a feminist perspective.AbstrakKemandirian, peran, dan hak-hak perempuan yang sering terdiskriminasi dalam banyak segi menimbulkan isu ketidakadilan dan kesetaraan gender. Melalui Studi pustaka, artikel penelitian ini melirik Kitab Rut sebagai kitab kanonik yang menyajikan potret perempuan mandiri baik dari sisi humanis maupun teosentris yang dapat digunakan untuk memberikan sumbangsih bagi penguatan ketidakadilan gender. Hasil penelitian ini menemukan bahwa sosok Rut dan Naomi, dari sisi humanis mampu menjadi model perempuan mandiri dalam hal beragama, bekerja, dan berumahtangga. Penelitian ini merekomendasikan riset lainnya yang berkaitan dengan isu-isu ketidakadilan gender di era global, khususnya dari perspektif feminisme
Membangun komunitas yang egaliter: Analisis sosio-kultural tentang persoalan Onesimus dalam Filemon 1:8-22
This research paper about Onesimus attempts to analyze the letter of Philemon by employing historical-critical methods, especially approaching the problem of Onesimus in the context of Roman Slavery in the first century. The approach highlights the status of Onesimus as a slave who runs away from his master, Philemon. According to Roman Law, Onesimus must be punished for his position as a fugitive. In his letter, Paul desires to solve the problem between the slave and his master in the context of a Christian relationship. He beseeches Philemon to accept Onesimus back, not as a slave but as a brother in Christ. In the Greco-Roman community, Paul teaches the community to get one another as brothers and sisters because of their baptism. Although the members have different social statuses, including slave and master, Jewish and Greek, man and woman, all of them are united in the same faith in Christ. Paul’s letter to Philemon becomes a pastoral encouragement emphasizing love as the foundation for Christian life and strengthening the community to forgive and accept one another.AbstrakPaper penelitian tentang Onesimus ini bertujuan untuk menga-nalisis teks Filemon menggunakan metode historis kritis dengan melaku-kan pendekatan pada persoalan Onesimus dari konteks sosial budaya ten-tang sistem perbudakan Romawi di abad pertama. Pendekatan itu mem-perjelas status Onesimus sebagai seorang budak yang melarikan diri dari tuannya, Filemon. Berdasar hukum Romawi, Onesimus harus dihukum karena menjadi fugitivus. Dalam suratnya, Paulus berusaha menyelesai-kan persoalan relasi budak dan tuannya ini dalam sebuah relasi jemaat Kristiani. Paulus meminta Filemon untuk menerima kembali Onesimus bukan hanya sebagai budak, tetapi juga sebagai saudara dalam Kristus. Dalam komunitas yang kental dengan budaya Romawi itu, Paulus meng-ajar mereka untuk menerima sesamanya sebagai saudara karena pembap-tisan yang sama. Meskipun anggota jemaat memiliki perbedaan status sosial termasuk tuan dan budak, orang Yahudi dan orang Yunani, laki-laki dan perempuan, mereka disatukan dalam iman yang sama akan Kristus. Surat kepada Filemon menjadi anjuran pastoral Paulus yang menekankan kasih sebagai dasar hidup Kristiani dan mendorong komunitas untuk sa-ling mengampuni dan menerima satu sama lain
Pengembangan bahan ajar mata kuliah teori musik berbasis google site
The development of teaching materials for music theory courses based on this Google site uses research and development methods. This research procedure adapts the ADDIE development model, namely a development model consisting of five stages consisting of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluating. The results of the research show that the Google site-based music theory I and II teaching material products are: development of Google site-based music theory I and II teaching materials using the Borg and Gall development method which consists of 7 processes, namely needs analysis, research planning, initial product development, initial field trials, revision of trial results, main product field trials, and final product revisions. The development of music theory I and II teaching materials based on the Google site is able to make students understand the material better by providing additional supporting videos and can also increase students\u27 interest in reading because it can be accessed anytime and anywhere