Jurnal Online Universitas Katolik Parahyangan / Parahyangan Catholic University Journal
Not a member yet
3954 research outputs found
Sort by
Toward a More Hospitable Church: A Dialectic of the Ecclesiology of Bernard Lonergan (1904-1984) and Peter C. Phan (1943-…)
This article explores the interconnection between the phenomenon of migration and ecclesiology by analyzing the thoughts of Bernard Lonergan (1904-1984) and Peter C. Phan (1943- …). Utilizing qualitative method and literature study, this research seeks to elucidate how Lonergan’s idea of historical consciousness and Phan’s theological-ecclesiological reflection upon the Church could bring about a fresh understanding of the Church which is more hospitable and hence more inclusive. This is certainly not an easy task as the Church has undergone a lot of dynamics. Looking back at the history of this more-than-two-thousand-year-old institution, one will find that it is indeed a history laden with accounts of migrations. Consequently, while Phan’s project of doing a theological reflection on migration can pave the way towards a more hospitable Church, Lonergan’s proposal to resort to historical consciousness may serve as the key element in ecclesiology
Upaya Pencegahan Polarisasi Politik di Tahun Pemilu 2024
This article aims to discuss efforts to prevent political polarization in the 2024 election year by using library data collection methods. The results of this research are that political polarization can occur in any situation and condition especially during elections, public policy, socio-cultural issues including post-debate issues for the Presidential and Vice Presidential Candidates. The causes of political polarization are none other than political parties, mass media, regional expansion, political context and society\u27s political ideology. Political polarization has positive and negative impacts. However, of these two impacts, there are more negative impacts. The negative impacts that can be caused by political polarization are the creation of divisions, damage to democratic institutions, loss of credibility of political parties, impact on government, and reduced credibility of society, while the positive impacts of political polarization are strengthening relationships and increasing participation in politics. Political polarization will very easily occur when the public or supporters are easily carried away by issues circulating in society such as differences in ideology, choices and principles between one camp and another. Several efforts can be made to prevent political polarization, namely: the public must be able to sort and choose the issues circulating and not be too fanatical about their choices, instill and implement the values of Pancasila, and implement the value of harmonization of Bhinneka Tunggal Ika. Artikel ini bertujuan untuk membahas upaya pencegahan polarisasi politik di tahun pemilu 2024 dengan menggunakan metode pengumpulan data kepustakaan. Hasil penelitian ini adalah polarisasi politik dapat terjadi dalam situasi dan kondisi apapun utamanya saat pemilu, kebijakan publik, isu-isu sosial budaya termasuk isu pasca debat Capres dan Cawapres. Penyebab terjadinya polarisasi politik tak lain adalah partai politik, media massa, pemekaran wilayah, konteks politik dan ideologi politik masyarakat. Polarisasi Politik mempunyai dampak positif dan negatif. Namun dari kedua dampak tersebut lebih banyak dampak negatifnya. Dampak negatif yang dapat disebabkan terjadinya polarisasi politik yaitu Terciptanya perpecahan, Merusak institusi demokrasi, Menghilangnya kredibilitas partai politik, Berdampak terhadap pemerintahan, serta Menurunnya Kredibilitas Masyarakat sedangkan dampak positif hal dari polarisasi politik yaitu memperkuat hubungan dan Meningkatnya partisipasi dalam politik. Polarisasi politik akan sangat mudah terjadi ketika masyarakat atau para pendukung mudah terbawa isu-isu yang beredar di masyarakat seperti perbedaan ideologi, pilihan dan prinsip antar satu kubu dengan kubu yang lain. Beberapa hal upaya yang dapat mencegah polarisasi politik, yaitu: masyarakat harus dapat memilah dan milih isu yang beredar dan tidak terlalu fanatik terhadap pilihannya, menananamkan dan mengimplementasikan nilai-nilai pancasila, dan mengimplementasikan nilai harmonisasi Bhineka Tunggal Ika
Kajian Eksperimental untuk Mengukur Kinerja Ground Granulated Blast Furnace Slag sebagai Pengganti Sebagian Semen terhadap Kekuatan Tekan dan Sorptivitas Self-Compacting Mortar
Peningkatan pembangunan infrastruktur di Indonesia, berdampak pada permintaan semen yang semakin meningkat. Industri semen menyumbangkan sekitar 8% emisi karbondioksida di dunia yang signifikan memberikan dampak buruk bagi lingkungan. Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS), yang merupakan limbah indutri padat, dapat dimanfaatkan menjadi salah satu alternatif bahan substitusi sebagian semen untuk membuat material konstruksi yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan limbah industri yaitu GGBFS sebagai substitusi semen pada mortar mutu tinggi untuk membuat self-compacting mortar (SCM). Variasi substitusi sebagian semen dengan GGBFS yang diambil untuk membuat SCM adalah sebesar 0%, 10% dan 20%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari sustitusi sebagian semen dengan GGBFS terhadap kekuatan tekan dan sorptivitas. Rasio air terhadap binder (w/b) diambil sebesar 0,3. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh, kekuatan tekan SCM pada variasi 20% mencapai 61,8 MPa pada umur 28 hari. Pada campuran yang sama, diperoleh nilai initial absorption sebesar 0,0076 dan secondary absorption sebesar 0,0024 yang mengindikasikan campuran dengan substitusi sebagian semen dengan GGBFS sebesar 20% memiliki tingkat penyerapan air yang rendah dan memiliki durabilitas yang baik. Pemanfaatan GGBFS sebagai substitusi sebagian semen memiliki manfaat yang positif untuk menciptakan material konstruksi yang ramah lingkungan.Peningkatan pembangunan infrastruktur di Indonesia, berdampak pada permintaan semen yang semakin meningkat. Industri semen menyumbangkan sekitar 8% emisi karbondioksida di dunia yang signifikan memberikan dampak buruk bagi lingkungan. Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS), yang merupakan limbah indutri padat, dapat dimanfaatkan menjadi salah satu alternatif bahan substitusi sebagian semen untuk membuat material konstruksi yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan limbah industri yaitu GGBFS sebagai substitusi semen pada mortar mutu tinggi untuk membuat self-compacting mortar (SCM). Variasi substitusi sebagian semen dengan GGBFS yang diambil untuk membuat SCM adalah sebesar 0%, 10% dan 20%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari sustitusi sebagian semen dengan GGBFS terhadap kekuatan tekan dan sorptivitas. Rasio air terhadap binder (w/b) diambil sebesar 0,3. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh, kekuatan tekan SCM pada variasi 20% mencapai 61,8 MPa pada umur 28 hari. Pada campuran yang sama, diperoleh nilai initial absorption sebesar 0,0076 dan secondary absorption sebesar 0,0024 yang mengindikasikan campuran dengan substitusi sebagian semen dengan GGBFS sebesar 20% memiliki tingkat penyerapan air yang rendah dan memiliki durabilitas yang baik. Pemanfaatan GGBFS sebagai substitusi sebagian semen memiliki manfaat yang positif untuk menciptakan material konstruksi yang ramah lingkungan
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Cost Overruns Proyek Konstruksi Gedung: Kajian Literatur Sistematis: Indonesian
Industri konstruksi merupakan salah satu kekuatan dalam perekonomian dunia, sehingga apabila terdapat masalah dalam industri konstruksi maka menyebabkan masalah pada perekonomian dunia. Salah satu masalah yang biasa terjadi adalah masalah pembengkakan biaya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor dominan penyebab cost overruns pada proyek konstruksi dan memitigasi risiko terjadinya cost overruns pada proyek konstruksi gedung. Metode yang digunakan adalah systematic literature review untuk mengumpulkan, dan menguji secara kritis hasil dari berbagai kajian penelitian sebelumnya untuk menjawab topik yang ingin didalami. Artikel yang digunakan sebanyak 15-20 artikel yang difokuskan pada penelitian tahun 2010-2024 dan berfokus pada pembengkakan biaya pada konstruksi gedung. Dari hasil penelitian teridentifikasi bahwa terdapat tujuh faktor dominan yang menyebabkan cost overruns yaitu: permasalahan desain, force majeure, fluktuasi harga, kesalahan estimasi biaya, pekerjaan tambah, pekerjaan ulang dan inflasi. Mitigasi risiko untuk menghindari atau mengurangi terjadinya cost overruns pada proyek konstruksi gedung dilakukan dengan cara: meningkatkan anggaran untuk kontrak pengawas, mempekerjakan pengawas yang kompeten dari negara maju, menggunakan pengawas yang profesional dan kompeten, melakukan estimasi biaya dengan tepat, memberikan harga penawaran yang jelas, menerapkan manajemen proyek dengan baik, mempererat komunikasi dan kerja sama, melakukan penjadwalan dengan baik sebelum proyek dimulai dan menghindari perselisihan antar pihak yang terlibat dalam proyek
Implementasi Program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni Pada Rumah Tangga Miskin Di Kecamatan Kasemen Kota Serang
Poverty reflects the inability of individuals or groups to adequately meet their economic needs. One of the consequences of poverty is uninhabitable housing. To address this issue, the Serang City Government initiated the Uninhabitable Housing Social Rehabilitation (RS-RTLH) program. This study aims to evaluate the implementation of the RS-RTLH program in Kasemen District, Serang City. This study used a qualitative research method through interviews, observations, documentation, and various literature studies for data collection. The results of the study indicate that although the Government Agency for Social Affairs (Dinsos) and the Government Agency for Public Housing and Settlement Area (DPRKP) have committed to working together, there are shortcomings in communication regarding the distribution of program funds. However, the implementation of this program in Serang City has been successful, with the rehabilitation of 1,241 houses between 2021 and 2023. Based on this analysis, it is recommended that the Dinsos and DPRKP accelerate the process of submitting assistance, improve communication between agencies, and involve the community in purchasing building materials. In addition, it is important to encourage residents living in uninhabitable houses to utilize the flat facilities provided by the government to improve their quality of life. By conducting a careful evaluation of the implementation of the RS-RTLH program, the Serang City Government can improve the effectiveness and efficiency of the program and ensure that the assistance provided has a significant impact on the community in need.Kemiskinan mencerminkan ketidakmampuan individu atau kelompok untuk memenuhi kebutuhan ekonomi secara memadai. Salah satu konsekuensi dari kondisi kemiskinan adalah rumah yang tidak layak huni. Untuk mengatasi permasalahan ini, Pemerintah Kota Serang menginisiasi program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) yang berguna untuk memberikan bantuan kepada warga. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi program RS-RTLH di Kecamatan Kasemen Kota Serang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) telah berkomitmen untuk bekerja sama, terdapat kekurangan dalam komunikasi terkait penyaluran dana program. Namun demikian, implementasi program ini di Kota Serang cukup berhasil, dengan rehabilitasi sebanyak 1.241 rumah antara tahun 2021 hingga 2023. Berdasarkan analisis tersebut, disarankan agar Dinsos dan DPRKP mempercepat proses pengajuan bantuan, meningkatkan komunikasi antar dinas, dan melibatkan masyarakat dalam pembelian bahan bangunan. Selain itu, penting untuk mendorong warga yang tinggal di rumah tidak layak huni untuk memanfaatkan fasilitas rumah susun yang disediakan oleh pemerintah guna meningkatkan kualitas hidup mereka. Dengan melakukan evaluasi yang cermat terhadap implementasi program RS-RTLH, diharapkan Pemerintah Kota Serang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi program serta memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat yang membutuhkan
Pengaruh Disparitas Pendidikan terhadap Ketimpangan Pendapatan dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia
Berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat keterkaitan antara disparitas pendidikan dengan ketimpangan pendapatan dan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji seberapa besar pengaruh disparitas pendidikan terhadap ketimpangan pendapatan dan pertumbuhan ekonomi 34 provinsi di Indonesia dari tahun 2015-2019. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis Two Stage Least Square (2SLS). Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa investasi domestik dan ketimpangan pendapatan memengaruhi negatif tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan tenaga kerja informal memengaruhi positif signifikan dan disparitas pendidikan berpengaruh positif tidak signifikan. Pertumbuhan ekonomi dan tenaga kerja informal memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap ketimpangan pendapatan, sedangkan disparitas pendidikan berpengaruh positif signifikan dan kepadatan penduduk berpengaruh negatif signifikan. Dari hasil di atas, disarankan agar pemerintah membuat kebijakan yang lebih inklusif dalam peningkatan modal manusia melalui pemerataan pendidikan dan pembangunan infrastruktur
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, PROFITABILITAS, DAN STRUKTUR MODAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN : (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN SUBSEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2016-2020)
The food and beverage industry is a sector that has the highest growth rate and plays an important role in Indonesia\u27s economic growth. However, other sectors also continue to strive for development in order to attract investors who are increasing over time. This intense competition requires companies in the food and beverage sub-sector to improve their performance in order to attract investors who play an important role in firm funding.
The method used for this research is the hypothetico-deductive method, with Eviews 12 software to assist data processing. Existing data and hypotheses will be analyzed by several tests, including descriptive statistical tests, classical assumption tests, hypothesis testing, and coefficient of determination tests.
The results of this study indicate that firm size and capital structure partially have no effect on firm value. Meanwhile, profitability is proven to have an effect on firm value. However, firm size, profitability, and capital structure simultaneously have an effect of 54.57% on firm value. Thus, it can be concluded that changes in firm value can be explained quite well by the three independent variables. Future researchers are expected to expand research by using other indicators or adding other independent variables that are considered capable of influencing firm value
ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS PEMBANGUNAN PASAR SENTRAL TERHADAP KINERJA LALU LINTAS DI JALAN SAM RATULANGI KABUPATEN BULUKUMBA
Abstract
Changes in the designation of areas to become activity centers, whether in the form of commercial services or services to communities in urban or rural areas, will affect the spatial structure in the development areas of these activity centers. The aim of this research is to evaluate the impact of the construction of the Bulukumba Central Market, in Bulukumba Regency, on traffic performance on Jalan Sam Ratulangi, where the market is located. Evaluations are carried out both during construction and when the market is operating. Traffic observa-tions in this study were carried out using observation techniques, namely by taking field data directly. The surveys carried out include vehicle volume surveys, road capacity surveys, side friction surveys, and road geometry surveys, which are then analyzed using the calculation methods contained in the Indonesian Road Capacity Manual. This research shows that the construction of the Bulukumba Central Market, during construction and after operation, can disrupt traffic flow on Jalan Sam Ratulangi, Bulukumba, so it requires good traffic mana-gement.
Keywords: traffic; traffic performance; traffic volume; road capacity; service level
Abstrak
Perubahan peruntukan kawasan yang berubah menjadi pusat-pusat kegiatan, baik yang bersifat jasa komersial maupun pelayanan kepada masyarakat di perkotaan atau di pedesaan akan memengaruhi struktur ruang di kawasan pembangunan pusat kegiatan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak pembangunan Pasar Sentral Bulukumba, di Kabupaten Bulukumba, terhadap kinerja lalu lintas di Jalan Sam Ratulangi, tempat pasar itu berada. Evaluasi dilakukan baik pada saat konstruksi maupun saat pasar beroperasi. Pengamatan lalu lintas pada studi ini dilakukan dengan teknik observasi, yaitu dengan mengambil data lapangan secara langsung. Survei yang dilakukan meliputi survei volume kendaraan, survei kapasitas jalan, survei hambatan samping, serta survei geometri jalan, yang kemudian dianalisis dengan menggunakan metode perhitungan yang terdapat pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembangunan Pasar Sentral Bulukumba, pada masa konstruksi maupun setelah operasional, dapat mengganggu arus lalu lintas di Jalan Sam Ratulangi, Bulukumba, sehingga diperlukan penanganan dengan manajemen lalu lintas yang baik.
Kata-kata kunci: lalu lintas; kinerja lalu lintas; volume lalu lintas; kapasitas jalan; tingkat pelayana
Pengaruh Aksesibilitas, Konektivitas, Kualitas Pelayanan, dan Kepuasan Penumpang terhadap Loyalitas Penumpang Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta: The Influence of Accessibility, Connectivity, Service Quality, and Customer Satisfaction Towards Passenger Loyalty on Jakarta Mass Rapid Transit (MRT)
Traffic congestion is one of the main problems faced by people in Jakarta. In fact, the government has already provided various public transportation services to overcome the traffic congestion. However, it seems that people, especially in Jakarta, prefer to travel using their private vehicles. The accumulation of private vehicles is one factor contributing to the traffic congestion in Jakarta, which is difficult to overcome. Therefore, it is necessary to examine what factors can influence passenger’s loyalty to using public transportation, in this case, the MRT Jakarta. In this research, the direct and indirect effects of accessibility, connectivity, and service quality factors will be tested on passenger loyalty through the passenger satisfaction factors. The sampling method used in this research is purposive sampling with the inverse square root method to determine the minimum sample. The data will be processed by using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method with the help of SmartPLS software. As a result, it was found that the factors that directly influence passenger satisfaction are accessibility, connectivity, and quality of service. The factors that directly affect passenger loyalty are connectivity and passenger satisfaction. Lastly, the two factors that indirectly affect passenger loyalty through satisfaction are accessibility and service quality. From the results of this study, it is suggested that the MRT Jakarta management can improve MRT connectivity by shortening the waiting time between station stops, providing clarity regarding information for the next stop, clarity of information for passengers to make transfers with other modes of transportation, and convenience in transferring using other modes of transportation. With improved connectivity, accessibility, and quality of MRT services, passenger loyalty is hoped to increase.Kemacetan menjadi salah satu permasalahan utama yang dihadapi oleh masyarakat Jakarta. Padahal, pemerintah telah menyediakan berbagai layanan transportasi umum guna menanggulangi kemacetan. Namun, tampaknya masyarakat khususnya di Jakarta lebih memilih untuk bepergian menggunakan kendaraan pribadinya. Penumpukan kendaraan bermotor itulah yang menjadi salah satu faktor penyebab kemacetan di DKI Jakarta yang sulit untuk ditanggulangi. Maka dari itu, perlu diteliti faktor apa yang mampu mempengaruhi loyalitas penumpang dalam menggunakan transportasi umum, secara khusus MRT Jakarta. Dalam penelitian ini akan dilakukan pengujian terhadap pengaruh langsung dan tidak langsung dari faktor aksesibilitas, konektivitas, dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan penumpang melalui kepuasan penumpang sebagai variabel intervening. Metode sampling yang digunakan yaitu purposive sampling dengan metode penentuan ukuran sampel inverse square root. Pengolahan data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan software SmartPLS. Hasilnya, didapati bahwa faktor yang memiliki pengaruh langsung terhadap kepuasan penumpang yaitu aksesibilitas, konektivitas, dan kualitas pelayanan. Kemudian, untuk faktor yang mempengaruhi loyalitas penumpang yaitu konektivitas dan kepuasan penumpang. Terakhir, terdapat dua faktor yang mempengaruhi loyalitas penumpang melalui kepuasan penumpang, yaitu aksesibilitas dan kualitas pelayanan. Dari hasil penelitian ini, diharapkan pihak pengelola MRT Jakarta dapat meningkatkan konektivitas MRT melalui mempersingkat waktu tunggu antar pemberhentian stasiun, terdapat kejelasan terkait informasi untuk pemberhentian berikutnya, kejelasan informasi bagi penumpang untuk melakukan transfer dengan moda transportasi lain, dan kemudahan dalam melakukan transfer dengan moda transportasi lain. Dengan peningkatan konektivitas, aksesibilitas dan kualitas pelayanan MRT, diharapkan loyalitas penumpang juga semakin meningka
Usulan Peningkatan Efektivitas Mesin Multi Bor dengan Menggunakan Metode Overall Resource Effectiveness dan Failure Mode Effect Analysis
PT XYZ is a company engaged in the wood industry which is marketed for export. In carrying out the production process losses often occur in multi drill machines thereby reducing the effectiveness of the machine. These losses arise because the machine is often adjusted and experiences breakdowns. Therefore, this study will analyze the effectiveness of the multi drill machine using the Overall Resource Effectiveness (ORE) method. Furthermore, fishbone diagrams, Failure Mode Effect Analysis (FMEA), and Total Productive Maintenance will be used as a method for providing improvement suggestions to increase machine effectiveness. From the calculation results, the ORE value is 59.58% (below the standard, which is 85%). Furthermore, by using the fishbone and FMEA methods, 3 failure modes with the largest RPN values were taken. Proposed improvements to increase the effectiveness of multi-bore machines are the application of autonomous maintenance, quality maintenance, preventive maintenance, and provision of safety stock.PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak pada industri kayu yang dipasarkan secara ekspor. Dalam melakukan proses produksi sering terjadi losses pada mesin multi bor sehingga menurunkan efektivitas dari mesin tersebut. Losses ini timbul karena mesin sering dilakukan penyetelan dan mengalami breakdown. Oleh karena itu, penelitian ini akan menganalisis efektivitas mesin multi bor dengan menggunakan metode Overalll Resource Effectiveness (ORE). Selanjutnya diagram fishbone, Failure Mode Effect Analysis (FMEA), dan Total Productive Mainenance akan digunakan sebagai metode untuk memberikan usulan perbaikan untuk meningkatkan efektivitas mesin. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai ORE sebesar 59,58% (di bawah standar yaitu 85%). Selanjutnya dengan menggunakan fishbone dan metode FMEA diambil 3 failure mode dengan nilai RPN terbesar. Usulan perbaikan untuk meningkatkan efektivitas mesin multi bor adalah penerapan autonomous maintenance, quality maintenance, preventive maintenance, dan penyediaan safety stock.