Jurnal Online Universitas Katolik Parahyangan / Parahyangan Catholic University Journal
Not a member yet
    3954 research outputs found

    Measuring Citizen Satisfaction with The Quality of Telemedicine in Indonesia: A National Survey Through Facebook and Instagram Advertisement

    No full text
    Telemedicine leverages ICT to digitally transform and revolutionize healthcare delivery systems. The objective of digitizing health services is to enhance the quality of public services. Therefore, telemedicine must provide the same upgraded quality as conventional delivery. Although telemedicine has the potential to revolutionize healthcare, it must deliver the same high standards as traditional methods. The COVID-19 pandemic underscored the need for improved metrics to gauge satisfaction with digital health services. This study evaluates Indonesian citizens\u27 satisfaction with telemedicine using the Healthcare Quality Indicators (HCQI) from the Organisation for Economic Co-operation Development, along with additional indicators relevant to Indonesia, including effectiveness, data security, privacy, responsiveness, accessibility, psychological safety, platform fees, and extra costs. An exploratory, descriptive qualitative research design was employed, with data collected via an online survey promoted through Facebook and Instagram, yielding 1,165 responses over 12 days. The analysis was conducted using NVivo 12 software. The results reveal that telemedicine services in Indonesia are generally considered "successful," with an average satisfaction rate of 89%. However, patient data security and privacy were identified as significant concerns, with satisfaction in these areas falling below the critical threshold of 58.30%. This indicates a pressing need for improvements in data protection and privacy to better meet user expectations.Telemedisin memanfaatkan teknologi, informasi, dan komunikasi untuk mentransformasi dan merevolusi sistem penyampaian layanan kesehatan secara digital. Digitalisasi dalam layanan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, sehingga telemedisin diharapkan dapat menyediakan standar kualitas yang setara dengan metode konvensional. Meskipun telemedisin memiliki potensi untuk merevolusi layanan kesehatan, penting bagi layanan ini untuk memenuhi standar tinggi yang sama dengan praktik tradisional. Pandemi COVID-19 menekankan pentingnya pengukuran yang lebih akurat dalam menilai kepuasan terhadap layanan kesehatan digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kepuasan masyarakat Indonesia terhadap telemedisin dengan menggunakan Indikator Kualitas Kesehatan (HCQI) dari Organisation for Economic Co-operation Development, serta indikator tambahan yang relevan di Indonesia, seperti efektivitas, keamanan data, privasi, responsivitas, aksesibilitas, keselamatan psikologis, biaya platform, dan biaya tambahan. Penelitian ini menerapkan desain penelitian kualitatif eksploratif deskriptif, dengan data yang dikumpulkan melalui survei daring yang dipromosikan melalui Facebook dan Instagram, menghasilkan 1.165 respons dalam periode 12 hari. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak NVivo 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan telemedisin di Indonesia umumnya dianggap "sukses" dengan tingkat kepuasan rata-rata sebesar 89%. Namun, ditemukan masalah signifikan dalam hal keamanan data dan privasi pasien, dengan tingkat kepuasan di area ini berada di bawah ambang batas kritis sebesar 58,30%. Temuan ini menunjukkan perlunya perbaikan substansial dalam aspek perlindungan data dan privasi untuk lebih memenuhi ekspektasi pengguna

    Peran Sentral Infrastruktur dalam Memperbaiki Distribusi Pendapatan di Sumatera Utara

    No full text
    Ketimpangan pendapatan adalah isu penting di berbagai wilayah/ negara. Ketimpangan yang lebar dapat menimbulkan krisis yang lebih kompleks seperti masalah kependudukan, ekonomi, sosial, politik, dan lingkungan. Dalam konteks makro, ketimpangan dapat merugikan proses pembangunan yang ingin dicapai suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi berbagai variabel termasuk infrastruktur dalam menjembatani ketimpangan pendapatan di Provinsi Sumatera Utara. Metode analisis yang digunakan adalah uji regresi OLS. Hasil estimasi menunjukkan bahwa PDRB dan panjang jalan (sebagai proxy penyediaan infrastruktur) secara signifikan berpengaruh terhadap ketimpangan pendapatan. PDRB memperburuk ketimpangan sementara infrastruktur memperbaiki ketimpangan pendapatan

    PENGARUH TRUEVIEW ADS YOUTUBE TERHADAP SIKAP KONSUMEN DAN DAMPAKNYA TERHADAP NIAT BELI PRODUK UNIQLO

    No full text
    Technological advances and the rapidly increasing internet use are currently good opportunities for companies. Social media and online platforms, including YouTube, can be used to advertise brands. YouTube offers a trueview ads feature (ads that appear or are displayed when a YouTube user watches a video). With YouTube trueview ads, companies are required to be able to create attractive advertisements so that viewers do not choose the "skip ads" option. The hope is that the existence of attractive advertisements can create positive consumer attitudes toward the brand being advertised, thereby generating purchase intentions from viewers of the advertisement. One company that uses trueview ads is Uniqlo. This research aims to determine the effect of Uniqlo trueview ads on consumer attitudes and their impact on Uniqlo purchase intentions. This research used purposive sampling in sample collection and collected 100 respondents with age criteria of 18 - 35 years who had seen Uniqlo\u27s trueview ads. The data obtained was then processed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). From the research results, it was found that Uniqlo\u27s trueview ads on YouTube had a positive and significant influence on purchase intentions and consumer attitudes as intervening variables

    Pengolahan Kue Ubi Keju Untuk Meningkatkan Ekonomi Ibu Rumah Tangga Di Desa Sei Mencirim Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang

    No full text
    Ubi kayu (Manihot esculenta) merupakan tanaman pangan penting yang dapat ditemui dengan mudah di seluruh Indonesia. Pada panen raya, ubi kayu tidak dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga harga jualnya menjadi turun. Untuk meningkatkan ekonomi masyarakat disekitar daerah yang merupakan sumber penghasil ubi kayu maka perlu dibuat nilai tambah atas ubi kayu tersebut hingga dapat memberikan nilai ekonomi terutama bagi ibu-ibu rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk membantu para ibu di Desa Sei Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang untuk memberikan pelatihan tentang pengelolaan ubi kayu menjadi cake ubi keju dengan harga ekonomis dan dengan menggunakan peralatan yang seadanya. Kegiatan ini dirasakan sangat bermanfaat karena dapat dijadikan salah satu sumber pendapatan bagi para ibu yang ada di di Desa Sei Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang

    Book and Film Reviews

    No full text
    Book & Film Reviews is a column in "MELINTAS" containing reviews of books and films published recently that bring different interpretation and inspiration to the fields of philosophy and religion

    ANALISIS AKSESIBILITAS DAN KEPUASAN PENGGUNA TRANSPORTASI KERETA API DI STASIUN MEDAN

    No full text
    Aksesibilitas adalah faktor krusial dalam transportasi kereta api, memastikan mobilitas optimal dan kesempatan yang merata, terutama bagi penyandang disabilitas. Stasiun Medan sebagai pusat transportasi utama, harus memenuhi standar aksesibilitas dan kepuasan pengguna, yang meliputi kenyamanan, keamanan, dan fasilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat aksesibilitas dan kepuasan pengguna transportasi kereta api di Stasiun Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan observasi. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pengguna kereta api dan observasi langsung di Stasiun Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas ke Stasiun Medan masih belum optimal, terutama dalam hal akses transportasi publik dan fasilitas untuk penyandang disabilitas. Selain itu, tingkat kepuasan pengguna terhadap layanan transportasi kereta api juga perlu ditingkatkan. Meskipun dalam wawancara terbuka diperoleh tingkat kepuasan sekitar 80%, kuesioner tertutup menunjukkan 100% kepuasan sangat tinggi terhadap pelayanan yang diberikan oleh Stasiun Medan, terutama dalam aspek kebersihan, keamanan, dan kenyamanan. Temuan ini mengindikasikan bahwa perlu dilakukan optimasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pihak terkait untuk meningkatkan aksesibilitas dan kepuasan pengguna transportasi kereta api di Stasiun Medan

    Kumpulan Pengetahuan Teknologi Cloud Computing untuk Sistem Otomasi Manufaktur

    No full text
    The manufacturing sector is grappling with the need to adapt to rapid technological changes, and leveraging cloud computing is becoming crucial for staying competitive and resilient. The presentation of knowledge in this work focuses on highlighting the specific challenges and opportunities in integrating cloud technologies into manufacturing systems. It aims to answer critical questions such as how cloud computing can enhance manufacturing automation, solve problems, and benefit to the industry. The methodology employed in this research takes a comprehensive and top-down approach, aligning and exploring the practical aspects of implementing these X-as-a-Service (XaaS) model in manufacturing setups. The research also acknowledges the shift from legacy Distributed Numerical Control (DNC) systems to modern solutions like MTConnect and Open Platform Communication (OPC) for data exchange in automated manufacturing systems. Emphasizing the important of data collection and real-time monitoring, the study highlights the role of Industrial Internet of Things (IoT) sensors deployed at various points of manufacturing system components (machine tools, spindles, cutting tools, production units, etc.). These sensors capture real-time production and condition data, enabling informed decision-making in manufacturing systems. This research not only presents the latest knowledge but also offers insights into the challenges, strategies, and methodologies involved in the successful integration of cloud-based technology into manufacturing automation systems. It also aims to serve as a valuable resource for manufacturers, researchers, and industry professionals navigating the transformative journey toward cloud-powered manufacturing.Sektor manufaktur sedang bergulat dengan kebutuhan untuk beradaptasi terhadap perubahan teknologi yang cepat, dan memanfaatkan komputasi awan menjadi hal yang penting untuk tetap kompetitif dan tangguh. Presentasi pengetahuan dalam karya ini berfokus pada menyoroti tantangan dan peluang spesifik dalam mengintegrasikan teknologi awan (cloud) ke dalam sistem manufaktur. Hal ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan penting seperti bagaimana komputasi awan dapat meningkatkan otomatisasi manufaktur, memecahkan masalah, dan memberikan manfaat bagi industri. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan komprehensif dan top-down, menyelaraskan dan mengeksplorasi aspek praktis penerapan model X-as-a-Service (XaaS) dalam pengaturan manufaktur. Penelitian ini juga mengakui peralihan dari sistem Distributed Numerical Control (DNC) lama ke solusi modern seperti MTConnect dan Open Platform Communication (OPC) untuk pertukaran data dalam sistem manufaktur otomatis. Menekankan pentingnya pengumpulan data dan pemantauan real-time, penelitian ini menyoroti peran sensor Industrial Internet of Things (IoT) yang ditempatkan di berbagai titik komponen sistem manufaktur (peralatan mesin, spindel, alat pemotong, unit produksi, dll.). Sensor-sensor ini menangkap data produksi dan kondisi secara real-time, sehingga memungkinkan pengambilan keputusan yang tepat dalam sistem manufaktur. Penelitian ini tidak hanya menyajikan pengetahuan terkini namun juga menawarkan wawasan mengenai tantangan, strategi, dan metodologi yang terlibat dalam keberhasilan integrasi teknologi berbasis awan (cloud) ke dalam sistem otomasi manufaktur. Laporan ini juga bertujuan untuk menjadi sumber daya berharga bagi produsen, peneliti, dan para profesional industri yang menentukan arah (mengemudikan) perjalanan transformatif menuju manufaktur bertenaga awan

    Representasi Perempuan di Parlemen dan Legislasi Isu Lingkungan Hidup: Studi Kasus Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja

    No full text
    Numerous studies indicate that women generally show a greater concern for environmental issues than men and often engage more actively in eco-friendly practices like recycling. The difference in environmental attitudes between genders is thought to arise from societal roles, where women are typically viewed as primary caregivers, and men as primary providers. This highlights the intersectionality of gender and culture in environmental matters. This article examines gender dynamics in environmental policymaking, with a focus on the stance of female legislators on environmental issues. It uses the discussion around Law Number 11 of 2020, known as the Job Creation Law, as a case study. The analysis starts by looking at women\u27s representation in the Indonesian parliament and their legislative behavior on environmental matters. The debate over the Job Creation Law reveals that most female legislators tend to align with the ideologies and interests of their political parties, despite criticisms that the law negatively impacts the environment and working women. The research concludes that having women in parliament does not necessarily lead to laws that prioritize women\u27s and environmental interests. Factors such as a gender-biased political culture and a limited understanding of the importance of integrating gender perspectives in environmental and sustainable development issues contribute to the lack of substantive representation of women in parliament. Keywords: women in parliament; gender mainstreaming; substantive representation; pro-environmental policy; legislative behaviourSejumlah studi menunjukkan bahwa perempuan cenderung untuk menunjukkan kepedulian tentang isu lingkungan hidup dibandingkan laki-laki. Kelompok perempuan juga disebutkan cenderung lebih banyak menunjukkan berperilaku pro-lingkungan, di rumah misalnya melakukan daur ulang, daripada laki-laki. Disparitas gender dalam melihat isu lingkungan ini dipercayai disebabkan oleh perbedaan tuntutan atas perempuan dan laki-laki dimana perempuan diharapkan akan menjadi pengasuh keluarga sementara laki-laki menjadi pencari nafkah bagi keluarga. Tulisan ini menganalisis masalah gender dan lingkungan dari level pengambil kebijakan di parlemen. Dengan menanyakan bagaimana kontribusi perempuan di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Indonesia dalam isu lingkungan, tulisan ini akan mengangkat pembahasan tentang Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja) sebagai studi kasus. Analisis akan dimulai dengan pembahasan mengenai representasi perempuan di parlemen dan dilanjutkan dengan diskusi mengenai perilaku legislatif mengenai isu lingkungan. Pembahasan dan perumusan UU Cipta Kerja menunjukkan beberapa hal yang menarik. Pertama, suara anggota parlemen perempuan untuk UU Cipta Kerja terlihat hanya mengikuti ideologi dan kepentingan partai politik mereka walaupun keberadaan undang-undang ini dikritik mengancam lingkungan hidup dan berdampak negatif terhadap perempuan pekerja. Terkait dengan poin pertama, keberadaan perempuan di parlemen tidak serta merta berdampak terhadap perumusan legislasi yang pro lingkungan. Rendahnya kualitas perwakilan subtantif ini dipengaruhi oleh banyak faktor seperti budaya partai politik yang bias terhadap perempuan dan rendahnya pemahaman tentang pengarusutamaan gender

    BRANCH PROFIT OF UPSTREAM OIL AND GAS BASED ON TAX TREATY AND PRODUCTION SHARING CONTRACT IN INDONESIA

    No full text
    Tax treatment for a production sharing contract (PSC) is possibly different from general tax rules when calculating the amount of annual cost to be allocated by upstream oil and gas business to project their profit. On the other hand, the prevailing tax law applied in a particular country could either be made based on domestic tax law and a tax treaty depends on the tax subject. This article is intended to discuss tax arrangements sourced by a PSC during cost recovery regime and tax treaties in Indonesia. This study also discusses the cases brought before the Supreme Court due to the interplay of a PSC and a tax treaty during the years of 2015-2021. The research uses normative legal research with data collected through documentation studies. The contractors demanded a reduced tax rate on branch profit derived from a tax treaty as a general rule considering that they are the persons covered by the treaty. However, they must also respect production sharing as agreed in a PSC that existed before the conclusion of the tax treaty. For the future, it needs to adopt the stabilization clause to deal with the issue

    IMPLEMENTASI DESAIN PRIVASI SEBAGAI PELINDUNGAN PRIVASI ATAS DATA BIOMETRIK

    No full text
    Attention to biometric data security has become urgent for protecting user privacy. In the context of the Protection of Data Privacy (PDP) Law, biometric data are classified as specific data, requiring extra protection due to their unique, non-exchangeable characteristics. This study uses a normative approach, analyzing legislation and legal comparisons through regional and international regulations, to examine two issues: the position of biometric data as specific data under the Electronic Information and Transactions Law and PDP Law, and the technical solutions through privacy by design to protect biometric data. The research findings are: (1) Biometric data are correlated with privacy and personal rights, classifying them as specific data. Their use for public and private interests raises the potential for privacy violations. (2) Technical solutions through privacy by design can begin with implementing consent at the registration stage by personal data controllers, ensuring the processing of biometric data achieves specific purposes

    0

    full texts

    3,954

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Katolik Parahyangan / Parahyangan Catholic University Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇