Jurnal Online Universitas Katolik Parahyangan / Parahyangan Catholic University Journal
Not a member yet
    3954 research outputs found

    The Pengaruh Soft Total Quality Management (TQM) terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja Karyawan pada Perusahaan Minyak dan Gas

    No full text
    The rapid economic and industrial expansion has led to increased global corporate competitiveness, forcing organizations to constantly improve their effectiveness and sustainability. Total Quality Management (TQM) is recognized as a process that enhances individual and organizational performance, competitive advantage, and customer satisfaction. Despite its recognized value, the implementation of soft TQM practices remains underexplored in high-risk and heavily regulated sectors such as the oil and gas industry, especially within the Indonesian. PT XYZ, an oil and gas company in Indonesia, has implemented TQM. However, the company continues to face operational issues including unmet departmental targets and the lack of implementation of essential work-related innovations. This study investigates the influence of soft TQM on Employee Job Satisfaction (EJS) and Employee Performance (EP), and examines EJS as a mediating variable. Data were collected through questionnaires using a Likert scale and analyzed using PLS-SEM with SmartPLS 4. The results indicate that soft TQM significantly and positively affects both EJS and EP, and that EJS significantly mediates the relationship between soft TQM and EP. The study contributes to TQM theory by extending its application to an underrepresented industrial and national context, and by emphasizing the importance of human-centered practices in improving individual performance outcomes. It also highlights the need for tailored quality strategies to address challenges such as workforce diversity, operational complexity, and innovation implementation in the oil and gas sector.Ekspansi ekonomi dan industri yang pesat telah meningkatkan daya saing perusahaan global, mendorong organisasi untuk terus meningkatkan efektivitas dan keberlanjutannya. Total Quality Management (TQM) diakui sebagai proses yang meningkatkan kinerja individu dan organisasi, keunggulan dalam daya saing, dan kepuasan pelanggan. Perusahaan kesulitan mencapai target sehingga mengakibatkan penundaan. Inovasi yang tidak terlatih dapat menimbulkan permasalahan dengan risiko penurunan produktivitas, inefisiensi, kualitas kerja yang buruk, penurunan produktivitas, dan penurunan kepuasan kerja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh soft TQM terhadap Employee Job Satisfaction (EJS) dan Employee Performance (EP) pada Perusahaan PT XYZ. Untuk mengumpulkan data kuantitatif penelitian ini, kuesioner dengan Skala Likert disebarkan kepada karyawan Perusahaan PT XYZ di seluruh sub-holding. Penelitian ini menggunakan SEM-PLS (outer dan inner model) untuk menganalisis variabel menggunakan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel soft TQM masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap EJS dan EP. Selain itu, EJS berpengaruh positif dan signifikan terhadap EP. Selanjutnya soft TQM mempunyai hubungan positif dan signifikan terhadap EP dengan EJS sebagai variabel moderasi

    Perancangan Alat Pengolahan Nira Aren Untuk Petani Nira Desa Kiarajangkung Kabupaten Tasikmalaya

    No full text
    Indonesia is an archipelagic country rich in biodiversity, including various types of plants that provide important natural resources for the people\u27s basic and economic needs. One of these resources is Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), such as brown sugar, which is produced from palm sap. The simple and basic palm sap processing method inspired this research to design processing tools that can improve product quality and efficiency for palm sap farmers in Kiarajangkung Village, Tasikmalaya Regency. The product design process began by conducting interviews to identify the farmers\u27 needs. It was found that farmers needed three tools: a furnace for boiling palm sap, a pourer, and a palm sap mold. Specifications for these three processing tools were sought to meet the farmers needs using the House of Quality (HOQ) method. The next stage was concept generation, where six concepts were created for each of the three processing tools. Each concept was tested, and to narrow down the options, two concepts were chosen for the boiling furnace, three for the pourer, and three for the palm sap mold. From these, the best concept was selected and developed into a prototype. The processing tool prototype was designed using Solidworks software before being tested in real conditions. Next, a physical prototype was made, which was later tested by sap farmers. The prototype was tested using the functionality testing method. From the results of the prototype trials, it was found that the processing tool prototype successfully met several success indicators, with some refinements needed for the tools.Indonesia merupakan negara kepulauan yang kaya akan keanekaragaman hayati, termasuk berbagai jenis tumbuhan yang menyediakan sumber daya alam penting untuk kebutuhan dasar dan ekonomi masyarakat. Salah satu sumber daya tersebut adalah Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), seperti gula merah, yang dihasilkan dari nira aren. Proses pengolahan nira aren yang sederhana dan seadanya menginspirasi penelitian ini untuk merancang alat pengolahan yang dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi produk pada petani nira Desa Kiarajangkung Kabupaten Tasikmalaya. Proses perancangan produk dimulai dengan melakukan wawancara untuk mendapatkan kebutuhan petani  yang didapatkan bahwa petani membutuhkan tiga alat diantaranya tungku perebusan cairan nira aren, penuang, dan cetakan nira aren. Ketiga alat pengolahan tersebut dilakukan pencarian spesifikasi yang dapat memenuhi kebutuhan petani menggunakan House of Quality (HOQ). Tahapan selanjutnya adalah concept generation dengan membuat 6 konsep pada ketiga perancangan alat pengolahan tersebut. Setiap konsep akan diuji dan pengerucutan konsep didapatkan 2 konsep pada tungku perebusan sedangkan untuk penuang didapatkan sebanyak 3 konsep dan pada cetakan nira aren didapatkan sebanyak 3 konsep. Dari pengerucutan tersebut dipilih satu konsep terbaik dan dikembangkan sebagai prototipe. Prototipe alat pengolahan dirancang menggunakan software Solidworks sebelum diuji coba dalam kondisi nyata. Selanjutnya dibuat prototipe fisik yang nantinya akan diujicoba oleh petani nira. Prototipe tersebut dilakukan uji coba menggunakan metode functionality testing. Dari hasil uji coba prototipe didapatkan bahwa prototipe alat pengolahan berhasil memenuhi beberapa indikator keberhasilan dengan adanya beberapa refinement pada alat tersebut

    Dalam Setiap Ambisi

    No full text
    Book & Film Reviews is a column in "MELINTAS" containing reviews of books and films published recently that bring different interpretation and inspiration to the fields of philosophy and religion

    ANALISIS PENERAPAN COST LEADERSHIP STRATEGY DI CV. MEKAR MANDIRI BANDUNG

    No full text
    The development of increasingly fierce competition in the printing industry has forced printing service businesses to lower their selling prices and look for cheap paper distributors. Growth and high market demand create new business opportunities for printing service businesses to increase customers and sales. This research is descriptive with the type of qualitative research. The research method used is descriptive analysis with a case study approach. The collection technique was carried out by interviews and observation. The data analysis techniques used in this study are external environmental analysis (PESTEL and the 5 Forces Model), internal environmental analysis (SWOT) and analysis of the Company\u27s Cost Leadership strategy. Based on the research results, it can be concluded that the implementation of the Cost Leadership strategy by CV. Mekar Mandiri is good. The company has reduced costs to increase the company\u27s competitiveness. The company is able to reduce operational costs and get low prices from suppliers so that the company can sell products to buyers at low prices. CV. Mekar Mandiri has chosen the right strategy, namely the Cost Leadership strategy. CV.Mekar Mandiri provides recommendations for what companies can do to make the company better, namely setting discounts that are categorized more clearly.Perkembangan persaingan di industri percetakan yang semakin ketat, membuat pelaku usaha jasa percetakan harus menurunkan harga jual dan mencari distributor kertas yang murah. Pertumbuhan dan permintaan pasar yang tinggi menciptakan peluang usaha baru bagi pelaku bisnis jasa percetakan untuk menambah pelanggan dan penjualan. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan dilakukan dengan wawancara dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis lingkungan eksternal (PESTEL dan 5 Forces Model), analisis lingkungan internal (SWOT) dan analisis strategi Cost Leadership Perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan strategi Cost Leadership oleh CV. Mekar Mandiri adalah baik. Perusahaan sudah melalukan pengurangan biaya untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Perusahaan mampu mengurangi biaya operasional dan mendapatkan harga yang murah dari pemasok sehingga perusahaan dapat menjual produk ke pembeli dengan harga murah. CV. Mekar Mandiri sudah memilih strategi yang tepat yaitu strategi Cost Leadership. CV. Mekar Mandiri memberi rekomendasi yang dapat dilakukan perusahaan untuk menjadikan perusahaan semakin baik yaitu membuat penetapan diskon yang dikategorikan lebih jelas, membuat program loyalitas pelanggan, menambah mesin potong dan menjual produk di E-Commerce untuk meningkatkan volume penjualan dan daya saing perusahaan

    IMPLEMENTASI SISTEM PENGAWASAN ARMADA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EFISIENSI PENGIRIMAN BARANG

    No full text
    Transportasi mempunyai peranan penting dalam kegiatan sehari-hari seperti pengiriman barang. Contohnya pengiriman produk sepatu yang menjangkau pasar di berbagai wilayah, salah satunya wilayah Malang. Di wilayah tersebut terdapat usaha dagang yang bergerak di bidang komoditas sepatu yang bernama UD. Irfan Jaya Grosir. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kondisi eksisting proses pengiriman dan menganalisis sistem pengawasan armada dalam peningkatan efisiensi pengiriman. Sistem pengawasan armada berupa GPS Tracker yang terpasang pada kendaraan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif pendekatan kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengiriman rute Pare membutuhkan waktu kurang lebih 7 jam, rute Kediri 10 jam, rute Malang hari pertama dan kedua 12 jam. Penelitian ini memberikan usulan rekomendasi perjalanan pengiriman sepatu dengan mempersingkat waktu pemberhentian penurunan barang, pemberhentian ishoma dilakukan di area pasar saat penurunan barang, dan menghilangkan kegiatan yang sifatnya buang waktu guna peningkatan efisiensi pengiriman barang

    ANALISIS EFISIENSI DISTRIBUSI BARANG DENGAN PENDEKATAN SAVING MATRIX DAN MILK RUN DI CV XYZ

    No full text
    Pengelolaan distribusi barang yang efektif dan efisien adalah aspek penting dalam rantai pasok. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan rute distribusi angkutan barang di CV XYZ menggunakan Metode Saving Matrix dan Milk Run. Metode yang digunakan melibatkan wawancara lapangan dan analisis data primer dari CV XYZ, termasuk data lokasi distribusi, kapasitas kendaraan, dan maksimal pengiriman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah optimalisasi, jumlah rute berkurang dari 3 menjadi 2, total jarak tempuh berkurang dari 37,2 km menjadi 32,7 km, dan biaya distribusi menurun dari Rp283.404 menjadi Rp201.707. Penggunaan Metode Saving Matrix dan Milk Run dapat secara signifikan mengurangi biaya dan jarak tempuh dalam distribusi barang, meningkatkan efisiensi operasional CV XYZ

    KAJIAN PERSEPSI PENUMPANG WANITA TERHADAP KEBUTUHAN KERETA KHUSUS WANITA (STUDI KASUS COMMUTER LINE YOGYAKARTA)

    No full text
    Adanya kasus pelecehan seksual serta pro dan kontra terkait penerapan kereta khusus wanita (KKW) di Commuter Line Yogyakarta mendorong perlunya kajian mengenai persepsi penumpang wanita terhadap kebutuhan KKW. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan usia dan asal penduduk dengan persepsi keamanan dan kenyamanan kondisi kereta yang masih tercampur antara penumpang pria dan wanita, serta persepsi kebutuhan KKW. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan penyebaran kuesioner kepada 400 responden wanita dan dianalisis menggunakan tabulasi silang. Hasil menunjukkan 84,4% dewasa dan 55,6% remaja merasa tidak aman; 86,2% dewasa dan 55,6% remaja merasa tidak nyaman; serta 95,9% dewasa dan 66,7% remaja membutuhkan KKW. Berdasarkan asal penduduk, 83,3% penduduk lokal dan 85,4% penduduk pendatang merasa tidak aman; 86,5% penduduk lokal dan 82% penduduk pendatang tidak nyaman; serta 94,5% penduduk lokal dan 97,8% penduduk pendatang menyatakan membutuhkan KKW. Uji independensi menunjukkan hubungan signifikan dengan usia, namun tidak dengan asal penduduk

    Studi Perbandingan Karakteristik Marshall pada Campuran AC-WC Campur Serbuk Ban Karet dengan Metode Pencampuran Kering dan Basah

    No full text
    Pertumbuhan infrastruktur di Indonesia mendorong inovasi pada campuran beton aspal, salah satunya melalui penambahan serbuk ban karet menggunakan metode pencampuran kering dan basah. Penelitian ini membandingkan karateistik Marshall dari kedua metode. Metode pada penelitian ini menggunakan metode pencampuran kerung dan basah dengan menggunakan serbuk ban karet ukuran #8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas serbuk karet sangat dipengaruhi oleh kadar dan metode pencampurannya. Metode pencampuran basah menunjukkan performa lebih stabil dan homogen pada kadar 2–4%, sedangkan metode kering optimal pada kadar 50–60%. Namun, pada kadar tinggi, beberapa parameter tidak memenuhi spesifikasi teknis. Oleh karena itu, diperlukan kontrol kadar dan metode yang tepat untuk hasil campuran yang optimal

    MASA DEPAN ENERGI DAN EKONOMI: SEBUAH KAJIAN KONSUMSI ENERGI DI INDONESIA

    No full text
    This research depends on the understanding of the role of energy in economic development, emphasizing its classification as a resource or, more succinctly, as a form of capital in the production sector. The study focuses on the Indonesian economy from 1990 to 2022, aiming to comprehensively analyze the relationship and impact of both non-renewable and renewable energy sources on the economy. The analytical methodology employed in this research includes Granger causality tests and the Error Correction Model (ECM) to unveil the contribution of energy to the economy. The research findings explicate that the relationship originates from the energy sector, subsequently influencing the economy. Currently, non-renewable energy continues to play a crucial role in economic development, based on various implications of ongoing plans, regulations, and policies. However, this does not preclude the possibility that renewable energy will assume a pivotal role in the future

    Structural Explanation to the Establishment of the Truth and Reconciliation Commissions: A Comparative Study of Five Countries

    No full text
    Why has Indonesia, a former military dictatorial regime, only commissioned the official Truth and Reconciliation Commissions (TRC) later than South Africa, Brazil, Uruguay, Chile, and South Korea? This article compares how the six democratic governments in Africa, Latin America, and East Asia deal with human rights violations committed by officials of previous authoritarian regimes. I posit a structural explanation for the variation in the establishment of a TRC in former authoritarian countries that underwent pacted transition or authoritarian-initiated transition. Using a qualitative approach, I argue that a combination of the level of external and internal security threats facing the country, and the military tary doctrine which is adopted by the military determines the timing of the establishment of a TRC. Understanding the timing of the establishment of the TRC is important as victims and their relatives need closure over past human rights violations and the delay in the establishment of it can increase distrust to the government. Keywords: Indonesia, Truth and Reconciliation Commissions, Civil-Military, Transitional Justice, Democratization, Military-Civilian Relation

    0

    full texts

    3,954

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Katolik Parahyangan / Parahyangan Catholic University Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇