Jurnal Online Universitas Katolik Parahyangan / Parahyangan Catholic University Journal
Not a member yet
    3954 research outputs found

    Tax Review Pajak Penghasilan dan Pajak Pertambahan Nilai PT X Untuk Menilai Kepatuhan Wajib Pajak

    No full text
    Revenue from the state expenditure budget originating from taxes is very influential on state financing. One of the supports for the growth of tax revenues is taxpayer compliance. One way to measure compliance is by conducting a tax review. In this study, a tax review was carried out using the research object, namely Corporate Taxpayer PT X which had been established since 2007. This company is engaged in wholesale trading selling electronic goods and other spare parts. The taxation aspects that will be examined are all Income Tax and Value Added Tax from 2018 to 2020. From the results of the review conducted, it will be seen the level of company compliance in implementing its tax rights and obligations. The research method used is a descriptive analysis study. This research was conducted by collecting data relating to all aspects of taxation in PT X and comparing the results of the implementation of taxation in PT X with the applicable laws and regulations. The results of the tax review that has been carried out, PT X is still not compliant because there are still errors in calculating income tax Article 21 and delays in depositing income tax Articles 21 and 23.Penerimaan anggaran pembelanjaan negara yang berasal dari pajak sangat berpengaruh terhadap pembiayaan negara. Salah satu penunjang untuk pertumbuhan penerimaan pajak adalah kepatuhan Wajib Pajak. Cara untuk mengukur kepatuhan salah satunya dengan melakukan tax review. Pada penelitian ini, tax review dilakukan dengan menggunakan objek penelitian yaitu Wajib Pajak Badan PT X yang sudah berdiri sejak tahun 2007. Perusahaan ini bergerak di bidang perdagangan besar menjual barang-barang elektronik dan suku cadang lainnya. Aspek perpajakan yang akan dilihat adalah seluruh Pajak Penghasilan dan Pajak Pertambahan Nilai selama tahun 2018 sampai 2020. Dari hasil  review yang dilakukan, akan terlihat tingkat kepatuhan perusahaan dalam pelaksanaan hak dan kewajiban perpajakannya. Metode penelitian yang dilakukan adalah studi deskriptif analisis. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulakan data yang berkaitan dengan seluruh aspek perpajakan yang berada di PT X dan membandingkan hasil pelaksanaan perpajakan pada PT X dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hasil dari tax review yang telah dilakukan, PT X masih kurang patuh karena masih terdapat kesalahan perhitungan PPh Pasal 21 dan keterlambatan penyetoran PPh Pasal 21 dan 23

    Inisiatif Damai di Asia Tenggara: Pelajaran dari Peran Catholic Relief Services dan Muhammadiyah Dalam Peace Building di Timor-Leste and Mindanao

    No full text
    This study of international non-governmental actors (INGO) and peacebuilding has sparked a lively discussion because INGOs play a significant role in the peace process. On the other hand, INGOs with their own values frequently fight with one another or with the values of the local community. This study tries to comprehend the peacebuilding strategies of The Catholic Relief Service (CRS) and Muhammadiyah in conflict zones, particularly Timor-Leste and Mindanao. This study employs a qualitative approach with document analysis. The findings of this study indicate that CRS and Muhammadiyah play a significant role in promoting peace through the following efforts: (1) reducing human suffering by seeking the safety of conflict victims; (2) promoting peace through a democratic, non-violent, and participatory process by focusing on the safety of women and other vulnerable people; and (3) post-conflict reconstruction by restoring the lives of people affected by conflict in various aspects.Kajian tentang aktor non-pemerintah internasional (INGO) dan peacebuilding ini telah menjadi perdebatan menarik dikarenakan peran INGO memang sangat membantu proses perdamaian. Di sisi lain, INGO yang membawa nilai-nilai mereka sendiri seringkali berbenturan satu sama lainnya atau bertentangan dengan nilai di masyarakat lokal. Penelitian ini berusaha untuk memahami bagaimana strategi The Catholic Relief Service (CRS) dan Muhammadiyah dalam membangun perdamaian di wilayah-wilayah konflik, khususnya di Timor Leste dan Mindanao. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi dokumen. Temuan dalam penelitian ini mengindikasikan adanya peran yang cukup signifikan dari CRS dan Muhammadiyah dalam membangun perdamain melalui upaya-upaya :  (1) mengurangi penderitaan kemanusiaan dengan cara mengupayakan keselamatan korban konflik, (2) pengupayaan perdamaian melalui pendekatan yang demokratis, non-violent, dan partisipatoris dengan memperhatikan keselamatan wanita dan orang-orang rentan lainnya, serta (3) rekonstruksi pascakonflik dengan cara memulihkan kehidupan masyarakat terdampak konflik pada berbagai aspek yang dilakukan secara berkesinambungan

    PERAN MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PEMELIHARAAN JALAN

    No full text
    Abstract   This study was conducted in Sidamulya Village, Jalaksana District, Kuningan Regency, in West Java Province. Sidamulya village is traversed by the Cirebon–Kuningan provincial road which is in good and moderate condition, the Jalaksana–Simpang Pejambon district road which is in moderate condition and slightly damaged, and several village roads are in moderate condition, lightly damaged, and heavily damaged. The road maintenance program in the Sidamulya Village environment is implemented based on the results of road condition surveys. Maintenance of the Cirebon-Kuningan Road Section is proposed using a routine maintenance program, while maintenance of the Jalaksana-Simpang Pejambon Road Section is proposed using a periodic maintenance program. Meanwhile, maintenance of village roads is proposed with a periodic maintenance and rehabilitation program. Implementation of road maintenance can be carried out by including village community participation through the Type IV self-management method, where planning is carried out by the government or community, while implementation and supervision are carried out by the community. The types of work that can be done by village communities are simple jobs and do not require high-tech equipment.   Keywords: road conditions; community participation; road maintenance; road planning; self-management     Abstrak   Studi ini dilakukan di Desa Sidamulya, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, di Provinsi Jawa Barat. Desa Sidamulya dilewati oleh jalan provinsi Cirebon–Kuningan yang berkondisi baik dan sedang, jalan kabupaten Jalaksana–Simpang Pejambon yang berkondisi sedang dan rusak ringan, dan beberapa jalan desa berkondisi sedang, rusak ringan, dan rusak berat. Program pemeliharaan jalan di lingkungan Desa Sidamulya dilaksanakan berdasarkan hasil survei kondisi jalan. Pemeliharaan ruas jalan Cirebon–Kuningan diusulkan menggunakan program pemeliharaan rutin, sedangkan pemeliharaan ruas jalan Jalaksana– Simpang Pejambon diusulkan dengan program pemeliharaan berkala. Sementara itu, pemeliharaan jalan desa diusulkan dengan program pemeliharaan berkala dan rehabilitasi. Pelaksanaan pemeliharaan jalan dapat dilakukan dengan me-nyertakan partisipasi masyarakat desa melalui metode swakelola Tipe IV, yang mana perencanaan dilakukan oleh pemerintah atau masyarakat, sedangkan pelaksanaan dan pengawasan dilakukan oleh masyarakat. Jenis pekerjaan yang dapat dilakukan oleh masyarakat desa adalah pekerjaan yang sederhana dan tidak memerlukan peralatan berteknologi tinggi.   Kata-kata kunci: kondisi jalan; partisipasi masyarakat; pemeliharaan jalan; perencanaan jalan; swakelol

    PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA KEJADIAN KECELAKAAN LALU LINTAS DI WILAYAH HUKUM POLRES SUBANG

    No full text
    Abstract   Traffic accidents are in the top 5 causes of death in the world. Therefore, it is important to study the factors that cause traffic accidents. This study uses law enforcement theory and criminal responsibility theory with an empirical juridical approach and analytical descriptive nature. Data was collected through literature study to obtain primary, secondary and tertiary legal materials, which were analyzed qualitatively. This study shows that the main factor causing traffic accidents is human negligence, followed by unfit vehicles, poor road con-ditions, and environmental or weather factors. Criminal liability for negligent drivers involves a legal process, from investigation, prosecution, to trial. In practice, traffic accident cases are often resolved through conciliation at the investigation stage, although dissatisfied parties can take the case to court.   Keywords: traffic accident; law enforcement; driver negligence; legal process     Abstrak   Kecelakaan lalu lintas menempati 5 besar penyebab kematian di dunia. Karena itu, penting dilakukan kajian terhadap faktor-faktor penyebab kecelakaan lalu lintas. Studi ini menggunakan teori penegakan hukum dan teori pertanggungjawaban pidana dengan pendekatan yuridis empiris dan sifat deskriptif analitis. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan untuk memperoleh bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas adalah kelalaian manusia, diikuti oleh kendaraan yang tidak layak, kondisi jalan yang buruk, serta faktor lingkungan atau cuaca. Pertanggungjawaban pidana terhadap pengemudi yang lalai melibatkan proses hukum, mulai dari penyidikan, penuntutan, hingga persidangan. Dalam praktiknya, kasus kecelakaan lalu lintas sering diselesaikan melalui perdamaian pada tahap penyidikan, meskipun pihak yang tidak puas dapat melanjutkan perkara hingga ke pengadilan.   Kata-kata kunci: kecelakaan lalu lintas; penegakan hukum; kelalaian pengemudi; proses huku

    KAJIAN FASILITAS PEJALAN KAKI DI JALAN DIPONEGORO KOTA SINGKAWANG

    No full text
    Abstract   Pedestrian comfort is a key factor in creating a livable urban environment. Singkawang City, located in West Kalimantan Province, faces sidewalk problems on Jalan Diponegoro, including insufficient width, surface damage, illegal parking, a large number of street vendors, and frequent use by motorcycles. This study aims to analyze the compliance of existing sidewalk conditions with technical standards, analyze user satisfaction levels with various aspects of pedestrian facilities, and formulate solutions to any discrepancies identified. Data were obtained through direct observation and interviews with sidewalk users. This study shows that, in terms of technical standards, only the safety aspect meets standards, while comfort, accessibility, aesthetics, connec-tivity, and supporting facilities remain below standard. However, based on user perceptions, 5 of the 6 aspects, safety, comfort, accessibility, aesthetics, and connectivity, have a user satisfaction level greater than 50%. Only the supporting facilities aspect has a user satisfaction level below 50%. Sidewalk improvements need to be carried out not only based on meeting technical standards but also considering user perceptions and needs.   Keywords: pedestrian; sidewalk; accessibility; comfort; user satisfaction; safety     Abstrak   Kenyamanan pejalan kaki merupakan suatu faktor utama dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang layak huni. Kota Singkawang, yang terletak di Provinsi Kalimantan Barat, menghadapi permasalahan trotoar di Jalan Diponegoro, yang meliputi lebar trotoar yang kurang, permukaan rusak, parkir ilegal, banyaknya pedagang kaki lima, serta dilalui oleh sepeda motor. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian kondisi eksisting trotoar terhadap standar teknis, menganalisis tingkat kepuasan pengguna terhadap berbagai aspek fasilitas pejalan kaki, serta merumuskan solusi atas ketidaksesuaian yang ditemukan.. Data diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara dengan pengguna trotoar. Studi ini menunjukkan bahwa, dari sisi standar teknis, hanya aspek keamanan yang memenuhi standar, sementara aspek-aspek kenyamanan, aksesibilitas, estetika, konektivitas, dan fasilitas penunjang masih belum memenuhi standar. Namun, berdasarkan persepsi pengguna, 5 dari 6 aspek, yaitu keamanan, kenyamanan, aksesibilitas, estetika, dan konektivitas memiliki tingkat kepuasan pengguna lebih besar daripada 50%. Hanya aspek fasilitas penunjang memiliki tingkat kepuasan pengguna kurang daripada 50%. Perbaikan trotoar perlu dilakukan tidak hanya berdasarkan pemenuhan standar teknis, tetapi juga mempertimbangkan persepsi dan kebutuhan pengguna.   Kata-kata kunci: pejalan kaki; trotoar; aksesibilitas; kenyamanan; kepuasan pengguna; keselamata

    ATMOSFER RUANG PADA STUDIO D-ASSOCIATES

    No full text
    Abstract- The hustle and bustle of Jakarta, the capital city, has resulted in high levels of stress among itsresidents. In 2021, Jakarta ranked 9th in the world as the city with the highest stress levels according to VAAY.Amidst the chaos of Jakarta as a metropolitan city, author who works at d-associates architect, felt that thepresence of their studio seemed detached from the exhaustion often associated with the city\u27s crowded andformal buildings. The dissimilarity in the quality of space atmosphere between the noisy exterior and the calminterior space is evident in the d-associates studio located in the bustling area of Kemang. Based on theaforementioned issues, the research question arises about how do the elements shaping the space atmosphereaffect the emotions of users in the d-associates studio. It is hoped that this research will enhance understandingatmosphere of interior spaces in architecture and their influence on user emotions, as well as cultivate spatialawareness to appreciate architectural spaces in a more systematic and structured manner. This bureau wasfounded by Gregorius Supie Yolodi and Maria Rosantina in 2001, and in 2016, they successfully designed andbuilt their own studio located at Jalan Bangka XI A no. 7B, Kemang, South Jakarta. The initial concept of thisbuilding was to create an informal and flexible office, which is the opposite of the typically rigid and formaloffice typology. This research aims to understand the process of creating the space atmosphere that form in thed-associates studio through these elements, as well as comprehend the influence of the space atmosphere onuser emotions within the studio. The research consists of two stages, the first stage involves collecting physicaldata through observation and photographs to analyze the spatial physicality composed by the architects. Thesecond stage entails collecting mental data by conducting interviews with the architects and distributingquestionnaires to users to assess the perceived atmospheric qualities and their influence on emotions. The spaceatmosphere in the d-associates studio are quite diverse and are experienced in different spaces and times. Theelements shaping the atmosphere, particularly lighting and materials, have a significant influence on the spaceatmosphere and emotions experienced by users in this studio. About 75% of users perceive that the lighting inthe space significantly affects their emotions through the space atmosphere, and 68.8% of users believe that theselected materials have an influence on the space atmosphere and emotions they feel. Satisfaction is the mostcommon emotion experienced in the d-associates studio, with 60% of users experiencing low-intensity positiveemotions. Almost every space is capable of evoking positive emotions in users, except for the architecture studiospace. The architecture studio space shows significant changes in emotions, with positive emotions in themorning and afternoon but negative emotions at night. This is due to inadequate lighting during the nighttime.Therefore, it can be concluded that user emotions are closely related to the perceived atmosphere of the spacethrough sensory perception. An space atmosphere that supports activities will trigger positive emotions, whilean unsuitable atmosphere can lead to negative emotions.Key Words: studio d-associates, space atmosphere, emotion, Kemang JakartaAbstrak- Hiruk pikuk Ibukota Jakarta berakibat pada tingginya angka stress yang dimiliki oleh penduduknya.Pada tahun 2021, Jakarta menempati peringkat ke-9 di dunia sebagai kota dengan tingkat stress palingberdasarkan VAAY. Di tengah keramaian Jakarta sebagai kota metropolitan, peneliti, yang bekerja did-associates architect, merasakan kehadiran studio d-associates seolah terlepas dari kepenatan ibukota yang sering dikaitkan dengan bangunan formal yang padat. Disimilaritas atmosfer ruang antara ruang luar yang gaduhdan ruang dalam yang tenang terjadi di studio d-associates yang berlokasi di pusat keramaian Kawasan Kemang.Berdasarkan permasalahan yang telah dijelaskan sebelumnya, muncul pertanyaan penelitian yaitu bagaimanaelemen-elemen pembentuk atmosfer mempengaruhi emosi pengguna di studio d-associates. Diharapkan,penelitian ini dapat meningkatkan pemahaman tentang atmosfer ruang dalam arsitektur dan pengaruhnyaterhadap emosi pengguna juga melatih kesadaran spasial terhadap pengalaman ruang dalam mengapresiasiruang arsitektur dengan cara yang lebih sistematis dan terstruktur. Biro ini didirikan oleh Gregorius SupieYolodi dan Maria Rosantina pada tahun 2001, dan pada tahun 2016 mereka berhasil merancang dan membangunstudio mereka sendiri yang terletak di Jalan Bangka XI A no. 7B, Kemang, Jakarta Selatan. Konsep awal daribangunan ini adalah menciptakan kantor yang bersifat informal dan fleksibel, yang merupakan kebalikan daritipologi perkantoran umumnya yang cenderung kaku dan formal. Penelitian ini bertujuan untuk memahamiproses penciptaan atmosfer ruang yang terbentuk di studio d-associates melalui elemen-elemen pembentukatmosfer tersebut, serta memahami pengaruh atmosfer ruang terhadap pembentukan emosi pengguna di dalamstudio tersebut. Tahap penelitian mencakup 2 bagian, bagian pertama adalah tahap pengumpulan data fisikmelalui observasi dan foto-foto untuk menganalisis ruang fisik spasial yang dikomposisikan oleh arsitek.Kemudian, bagian kedua adalah tahap pengumpulan data mental dengan melakukan wawancara kepada arsitekdan membagikan kuesioner terhadap pengguna untuk meninjau atmosfer ruang ang dirasakan dan pengaruhnyaterhadap emosi. Atmosfer ruang pada studio d-associates cukup beragam yang dirasakan pada ruang dan waktuyang berbeda. Elemen pembentuk atmosfer, terutama pencahayaan dan material, memiliki pengaruh signifikanterhadap atmosfer ruang dan emosi yang dirasakan oleh pengguna di studio ini. Sebanyak 75% penggunamerasakan pengaruh pencahayaan ruang secara signifikan terhadap emosi yang mereka alami melalui atmosferruang dan 68,8% pengguna menganggap bahwa material yang dipilih memiliki pengaruh terhadap atmosferruang dan emosi yang mereka rasakan. Rasa puas atau satisfaction menjadi emosi yang paling umum terjadi distudio d-associates, dengan 60% pengguna merasakan emosi positif dengan intensitas rendah. Hampir setiapruang mampu membangkitkan emosi positif pada pengguna, kecuali ruang studio arsitektur. Studio arsitekturterlihat memiliki perubahan emosi yang signifikan, dengan emosi positif pada pagi dan siang hari, namun emosinegatif pada malam hari. Hal ini disebabkan oleh pencahayaan yang kurang memadai pada malam hari. Maka,dapat disimpulkan bahwa emosi pengguna sangat terkait dengan atmosfer ruang yang dirasakan melalui inderasensori. Atmosfer ruang yang mendukung aktivitas akan memicu emosi positif, sementara atmosfer yang tidaksesuai dapat menyebabkan emosi negatif.Kata-kata kunci: studio d-associates, atmosfer ruang, emosi, Kemang Jakart

    Kajian Pemanfaatan Slag Feronikel dan Silica Fume Sebagai Pengganti Sebagian Semen Terhadap Kekuatan Tekan dan Tarik Belah Mortar Struktural

    No full text
    Pembangunan infrastruktur yang semakin meningkat akan menyebabkan bertambahnya konsumsi semen secara global. Penggunaan semen sebagai material konstruksi utama menyebabkan peningkatan emisi karbon dioksida (CO2) sekitar 5-10% dari total emisi global. Emisi ini berdampak negatif terhadap lingkungan, termasuk penipisan lapisan ozon. Untuk mengurangi dampak negatif tersebut, perlu diupayakan material alternatif untuk dimanfaatkan sebagai bahan penggantian sebagian dari semen. Kajian ini mengevaluasi pengaruh penggantian sebagian semen dengan slag feronikel (SFN) dengan variasi sebesar 0 wt% hingga 30 wt% terhadap kekuatan tekan dan tarik belah mortar struktural. Hasil pengujian kekuatan tekan pada 28 hari menunjukkan bahwa mortar dengan substitusi SFN sebesar 0, 10, 20 dan 30 wt% memiliki kekuatan tekan sebesar 43,4 MPa, 51,5 MPa, 43,8 MPa, dan 29 MPa. Sedangkan, pada pengujian kuat tarik belah diperoleh nilai substitusi masing-masing adalah 1,4 MPa, 1,7 MPa, 1,6 MPa, dan 1,4 MPa untuk substitusi SFN sebesar 0, 10, 20 dan 30 wt%. Substitusi SFN sebesar 10 wt% memiliki kinerja terbaik yang dapat meningkatkan kekuatan tekan dan tarik belah sebesar 18,7% dan 25,4% apabila dibandingkan dengan campuran tanpa penggantian dengan SFN. Fenomena ini menunjukkan potensi pemanfaatan SFN dapat memberikan dampak positif sebagai material alternatif yang efektif untuk meningkatkan properti mekanis mortar yang lebih ramah lingkungan.Pembangunan infrastruktur yang semakin meningkat akan menyebabkan bertambahnya konsumsi semen secara global. Penggunaan semen sebagai bahan baku utama pada material konstruksi akan berdampak pada peningkatan emisi karbon dioksida (CO2) sekitar 5-10% dari total emisi global. Emisi ini berdampak negatif terhadap lingkungan, termasuk penipisan lapisan ozon di atmosfer. Untuk mengurangi dampak negatif tersebut, perlu diupayakan material alternatif untuk dimanfaatkan sebagai bahan penggantian sebagian dari semen. Kajian ini mengevaluasi pengaruh penggantian sebagian semen dengan slag feronikel dengan variasi sebesar 0 wt.% hingga 30 wt.% terhadap kekuatan tekan dan tarik belah mortar struktural. Hasil pengujian kekuatan tekan pada 28 hari menunjukkan bahwa mortar dengan substitusi slag feronikel sebesar 0, 10, 20, dan 30 wt.% memiliki kekuatan tekan sebesar 43,4 MPa, 51,5 MPa, 43,8 MPa, dan 29,0 MPa. Sedangkan, pada pengujian kuat tarik belah diperoleh nilai substitusi masing-masing adalah 1,4 MPa, 1,7 MPa, 1,6 MPa, dan 1,4 MPa untuk substitusi slag feronikel sebesar 0, 10, 20, dan 30 wt.%. Substitusi slag feronikel sebesar 10 wt.% memiliki kinerja terbaik yang dapat meningkatkan kekuatan tekan sebesar 18,7% dan kekuatan tarik belah sebesar 25,4% apabila dibandingkan dengan campuran tanpa penggantian dengan slag feronikel. Fenomena ini menunjukkan bahwa potensi pemanfaatan slag feronikel dapat memberikan dampak positif untuk dijadikan material alternatif yang efektif untuk meningkatkan properti mekanis mortar yang lebih ramah lingkungan

    Pengaruh Aging Population terhadap Efektivitas Kebijakan Fiskal dan Kebijakan Moneter di Indonesia

    No full text
    Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh aging population terhadap efektivitas kebijakan fiskal dan moneter di Indonesia. Data yang digunakan adalah data tahunan periode 2000-2022. Data diolah menggunakan sistem persamaan Ordinary Least Square (OLS). Studi ini menemukan bahwa aging population melemahkan efektivitas kebijakan fiskal dan kebijakan moneter

    Pemanfaatan Pemodelan CAELS Sebagai Alat Evaluasi Status Kesehatan Keuangan Lembaga Perbankan Syariah di Indonesia

    No full text
    Studi ini mengevaluasi efektivitas pengawasan kesehatan keuangan di bank-bank Islam Indonesia dengan menggunakan kerangka kerja CAELS (Kecukupan Modal, Kualitas Aset, Penghasilan, Likuiditas, dan Kepekaan terhadap Risiko Pasar). Studi terkini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan teknik analisis dokumen dan telaah pustaka; studi ini menunjukkan bahwa badan-badan regulator, yaitu Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tidak hanya mengadopsi tetapi terkadang melampaui tolok ukur Basel III dalam menilai kesehatan keuangan. Hasilnya menyoroti dampak positif model CAELS terhadap kesejahteraan individu. Temuan ini memiliki implikasi signifikan bagi para pemangku kepentingan keuangan Islam, menawarkan peluang potensial untuk memperkuat ketahanan dan kemakmuran finansial di lembaga-lembaga ini, khususnya bagi para pengambil keputusan

    Pengaruh Pembangunan Infrastruktur terhadap Produktivitas Sektor Industri di 34 Provinsi

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembangunan infrastruktur terhadap produktivitas sektor industri di 34 provinsi Indonesia. Data yang digunakan dengan rentang tahun 2010 hingga 2022 dengan menggunakan variabel dependen produktivitas sektor industri dan variabel independen terdiri dari infrastruktur listrik, jalan, telekomunikasi, air dan sanitasi. Selain itu, angkatan kerja dan human capital juga dimasukkan sebagai variabel kontrol. Metode analisis yang digunakan adalah Panel Least Square (PLS). Hasil estimasi menunjukkan bahwa infrastruktur listrik, telekomunikasi yang digambarkan oleh internet, dan air berpengaruh signifikan positif terhadap produktivitas sektor industri. Sementara itu, infrastruktur jalan, sanitasi, angkatan kerja, dan telekomunikasi yang digambarkan dengan telepon tidak memiliki pengaruh signifikan. Di sisi lain, human capital memiliki pengaruh signifikan positif terhadap produktivitas industri. Hasil ini mengimplikasikan perlunya prioritas pembangunan infrastruktur listrik, telekomunikasi, dan air yang merata di seluruh provinsi untuk meningkatkan produktivitas sektor industri. Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga sangat penting untuk mendukung peningkatan produktivitas industri di Indonesia

    0

    full texts

    3,954

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Katolik Parahyangan / Parahyangan Catholic University Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇