Jurnal Online Universitas Katolik Parahyangan / Parahyangan Catholic University Journal
Not a member yet
3954 research outputs found
Sort by
PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN KEMUDAHAN TRANSAKSI TERHADAP PENGGUNAAN SHOPEE PAYLATER
The increasing use of internet for online shopping has contributed to its popularity. Paylater, a convenient and practical payment method, enables users to finalize purchases instantly and defer payments to a subsequent due date. Nonetheless, prudent utilization of Paylater is crucial to prevent prospective financial complications. Financial literacy is essential for helping people manage their finances successfully and identify potential financial hazards. The aim of this study is to look at how financial literacy and transaction convenience affect the use of Shopee Paylater. The quantitative research method was used, with data collected through a questionnaire distributed to 82 students from the 2020 cohort at Universitas Nurtanio Bandung who use Shopee Paylater. Purposive sampling was used, along with multiple linear regression analysis. The results show that financial literacy has no impact on the utilization of Shopee Paylater. On the other hand, transaction convenience has an effect. Simultaneously, financial literacy and transaction convenience have an impact on the utilization of Shopee Paylater.Penggunaan internet untuk aktvitas berbelanja online menjadi sangat digemari saat ini. Paylater dapat digunakan sebagai metode pembayaran yang mudah dan praktis. Metode pembayaran paylater ini dapat digunakan untuk menyelesaikan transaksi pembelian sekarang dan membayarnya saat jatuh tempo. Namun paylater ini perlu dimanfaatkan secara bijaksana agar tidak mengalami masalah keuangan di kemudian hari. Literasi keuangan dapat membantu seseorang untuk mengelola keuangan dengan baik dan memahami risiko finansial yang tidak diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan dan kemudahan transaksi pada penggunaan Shopee Paylater. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 82 orang yaitu mahasiswa Universitas Nurtanio Bandung angkatan tahun 2020 yang menggunakan Shopee Paylater. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan tidak berpengaruh terhadap penggunaan Shopee Paylater, sedangkan kemudahan transaksi berpengaruh terhadap penggunaan Shopee Paylater. Secara simultan literasi keuangan dan kemudahan transaksi berpengaruh terhadap penggunaan Shopee Paylater
PEMODELAN FREIGHT TRIP GENERATION BERBASIS ZONA DENGAN MODA KAPAL STUDI KASUS: KEPULAUAN SERIBU
Indonesia, sebagai salah satu negara kepulauan terbesar, memerlukan logistik maritim yang efektif. Studi ini berfokus pada pemodelan bangkitan perjalanan barang dengan moda kapal di salah satu wilayah kepulauan Indonesia, yaitu Kepulauan Seribu di Provinsi DKI Jakarta. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear, penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi bangkitan dan tarikan perjalanan kapal terkait pergerakan barang. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah jumlah perjalanan kapal, sementara variabel bebasnya meliputi luas wilayah pulau, jumlah penduduk, dan jarak terdekat ke pelabuhan di Pulau Jawa. Temuan menunjukkan bahwa jumlah penduduk dan jarak terdekat ke pelabuhan adalah faktor yang paling berpengaruh. Hasil ini dapat membantu perencana transportasi dalam memperkirakan perjalanan barang di wilayah kepulauan kecil di masa mendatang, memberikan wawasan penting untuk perencanaan infrastruktur dan fasilitas pendukung transportasi laut
ANALISIS PENGARUH ANGKUTAN KENDARAAN TERHADAP FREKUENSI TRIP KAPAL(STUDI KASUS: PELABUHAN PADANGBAI)
Hari Raya Idul Fitri merupakan periode puncak arus mudik dan arus balik yang mempengaruhi peningkatan signifikan pada lalu lintas, seperti yang terjadi di pelabuhan penyeberangan Bali-NTB. Hal ini bisa menyebabkan overloading pada kapal, sehingga diperlukan strategi untuk mengelola angkutan kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh angkutan kendaraan terhadap trip kapal. Data diperoleh melalui observasi langsung di lapangan serta mengajukan permohonan untuk pengambilan data operasional kepada pihak pelabuhan di BPTD Kelas II Bali Satuan Pelayanan Pelabuhan Padangbai. Metode analisis yang digunakan adalah metode regresi linear berganda 2 variabel dengan bantuan aplikasi perhitungan regresi, kendaraan roda 2 (X1) dan kendaraan roda 4 atau lebih campuran (X2) terhadap trip kapal (Y). Hasil penelitian diperoleh bahwa variabel (X2) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penjadwalan dan frekuensi trip kapal. Temuan ini memberikan rekomendasi strategi bagi pelabuhan dalam mengoptimalkan operasional pelabuhan periode Hari Raya Idul Fitri selanjutnya
RELASI EKSPRESI MATERIAL TERHADAP PREFERENSI PENGUNJUNG DI ARAH KOPI SUKAJADI BANDUNG
Abstract - Cafes have become popular places for many people to relax, work, or simply enjoy a cup of coffee. Visitors often have a tendency to choose spaces that suit their preferences and needs. One of the factors that influence visitors\u27 decisions in choosing space in a café is the purpose of their visit or the atmosphere created in it which can affect visitor preferences. Arah Kopi Sukajadi Bandung has an architectural design that uses various materials in various spaces. This unique feature prompted research to investigate how the expression of these materials affects the perception and overall experience of visitors at the Arah Kopi Sukajadi Bandung café. The study also considered the tactile aspects of the materials used in the designated space. With the variety of spatial atmospheres created, uploading researchers to understand how material expression relates to visitor preferences in choosing a sitting area to use. It was concluded that basically the material that is very influential in creating a comfortable atmosphere in a café consists of natural materials, such as wood, rocks, to the surface of grass and water. This surface tends to be chosen because it has a perception that reminds humans of the natural environment and creates a calm, cool, and cool perception. In addition, material expression has a relationship with visitor preferences in choosing a sitting area to use during their activities in the Sukajadi Coffee Direction because material expression is one of the important factors in creating a comfortable atmosphere in a space in a café and is something that humans are able to feel directly which is influenced by visual and tactile sensory stimuli to create good perception.
Keywords: material expression, perception, sensory system, atmosphere of space, café
Abstrak - Café telah menjadi tempat yang populer bagi banyak orang untuk bersantai, bekerja, atau sekadar menikmati secangkir kopi. Pengunjung seringkali memiliki kecenderungan dalam memilih ruang yang sesuai dengan preferensi dan kebutuhan mereka. Salah satu faktor yang memengaruhi keputusan pengunjung dalam memilih ruang di café adalah tujuan kunjungan mereka atau suasana yang tercipta di dalamnya yang dapat memengaruhi preferensi pengunjung. Arah Kopi Sukajadi Bandung memiliki rancangan desain arsitektur yang menggunakan bahan-bahan material yang beragam di berbagai ruangnya. Fitur unik ini mendorong penelitian untuk menyelidiki bagaimana ekspresi material tersebut memengaruhi persepsi dan pengalaman keseluruhan pengunjung pada café Arah Kopi Sukajadi Bandung. Penelitian ini juga mempertimbangkan aspek taktil dari bahan yang digunakan pada ruang yang ditentukan. Dengan beragam suasana ruang yang tercipta, mengunggah peneliti untuk memahami bagaimana relasi ekspresi material terhadap preferensi pengunjung dalam memilih suatu area duduk untuk digunakan. Diperoleh kesimpulan bahwa pada dasarnya material yang sangat berpengaruh dalam menciptakan suasana nyaman pada sebuah café terdiri dari material-material alami, seperti kayu, bebatuan, hingga permukaan rumput dan air. Permukaan ini cenderung dipilih karena memiliki persepsi yang mengingatkan manusia terhadap lingkungan alam dan menciptakan persepsi yang tenang, sejuk, dan sejuk. Selain itu, ekspresi material memiliki relasi terhadap preferensi pengunjung dalam memilih area duduk untuk digunakan selama melakukan aktivitasnya di dalam Arah Kopi Sukajadi karena ekspresi material merupakan salah satu faktor penting dalam penciptaan suasana nyaman pada suatu ruang di sebuah café dan merupakan suatu hal yang mampu manusia rasakan secara langsung yang dipengaruhi oleh rangsangan indera visual dan taktil untuk menciptakan persepsi yang baik.
Kata-kata kunci: ekspresi material, persepsi, sistem indera, suasana ruang, caf
The Relation Between Window-To-Floor Ratio and Lux Values of Natural Lighting in Residential Houses
Rapid population growth and increasing urban density have resulted in many residential houses experiencing inadequate natural lighting. One contributing factor to this condition is the disproportionate size of window openings relative to the interior floor area. This study aims to analyze the relationship between the Window-to-Floor Ratio (WFR) and natural daylight levels in residential buildings. The research employs an experimental approach consisting of two stages: (1) reviewing existing WFR standards in Southeast Asia and Indonesia, and (2) testing their applicability using Dialux lighting simulations to determine the WFR percentage capable of achieving optimal illuminance levels in accordance with the Indonesian National Standard (SNI) for residential lighting. The case study focuses on a two-storey residential house located in Banjarmasin. The results indicate a clear correlation between WFR percentage and indoor illuminance levels. The study identifies that the optimal WFR value meeting SNI requirements is a maximum of 23%. Nevertheless, the practical application of this ratio should be supported by additional considerations, particularly the orientation of window openings, to ensure more accurate and context-sensitive natural lighting performance
Resilient Leadership, Institutional Adaptability, and Crisis Communication and Their Role in Emergency Governance in Post-Pandemic Public Administration
The COVID-19 crisis laid bare serious gaps in how public agencies handle emergencies, showing that strong leadership, flexible institutions, and clear communication are crucial when faced with emergency situations. This paper looks at those factors together to see how they shape emergency governance in Pakistan, specifically Karachi\u27s public administration after the pandemic. Guided by notions about organizational resilience and adaptive governance, the author used Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) to analyze survey data from 263 civil servants. Findings show that resilient leaders boost institutional flexibility and clearer messaging, with both improvements feeding into stronger governance. Institutional adaptability also acts as a partial bridge between leadership and overall governance results. Together, the results underline the need to build adaptable processes and open channels, which enable agencies to respond faster and stay accountable in situations of crisis. The study offers new ideas for governance theory and practical tips for officials trying to upgrade preparedness in fast-growing cities. Future work should test the model in other regions and at different levels of government to see how local context changes the story
Dampak Fluktuasi Harga Minyak Terhadap Output Sektor Industri Manufaktur di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak fluktuasi harga minyak terhadap output sektor manufaktur menggunakan data panel 34 provinsi Indonesia selama periode 2010–2023. Hasil estimasi Fixed Effects Model (FEM) menunjukkan bahwa harga minyak dan penanaman modal luar negeri memiliki pengaruh signifikan secara positif terhadap output manufaktur, yang mendukung pertumbuhan melalui transfer teknologi, perluasan kapasitas produksi, dan mendorong aktivitas di sektor energi. Sebaliknya, jumlah angkatan kerja memiliki pengaruh signifikan secara negatif, yang mencerminkan ketidaksesuaian struktural dalam tenaga kerja dan peningkatan otomatisasi di sektor manufaktur. Penelitian ini menekankan pentingnya stabilitas harga minyak, peningkatan aliran investasi, diversifikasi sumber energi, dan pelaksanaan pelatihan tenaga kerja yang terarah untuk mendukung pertumbuhan sektor manufaktur yang berkelanjutan
Peningkatan Literasi Digital Pembelajaran dan Asesmen di SMP Dharma Karya UT dalam Mensukseskan Program Transformasi Digital Pendidikan
Program Bantuan Alat TIK merupakan upaya pemerintah dalam peningkatan literasi digital proses pembelajaran dan asesmen. Namun, program ini masih memiliki kendala yaitu pemberian bantuan belum merata dan memenuhi target. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital di SMP Dharma Karya UT dalam rangka mendukung program transformasi digital pendidikan dalam pembelajaran dan asesmen. SMP Dharma Karya memiliki keterbatasan fasilitas komputer. Sebagai solusi, tim pengusul dari Universitas Terbuka memberikan bantuan fisik berupa perangkat Chromebook serta pelatihan intensif dan pendampingan penggunaannya dalam proses pembelajaran dan asesmen nasional berbasis komputer (ANBK). Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap: pertama, pelatihan literasi digital dan eksplorasi alat bantu TIK; kedua, peningkatan keterampilan digital guru dan siswa melalui implementasi Google Workspace for Education (GWE). Metode evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan literasi digital pesert antara sebelum pelatihan dan setelah pelatihan dalam bentuk GAP Analisis. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam literasi digital guru dan siswa dalam pembelajaran dan ANBK
Pengenalan Computational Thinking Bagi Siswa SMA Kristen 1 Bina Bakti Bandung
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep Computational Thinking (CT) kepada siswa SMA melalui pelatihan interaktif. Dengan memanfaatkan permainan jigsaw puzzle dan pembahasan soal Tantangan Bebras (Bebras Challenge), siswa didorong untuk memahami dan mengaplikasikan elemen-elemen CT, yaitu dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma. Kegiatan ini dilakukan secara daring dengan peserta dari SMA Kristen 1 Bina Bakti, Bandung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pendekatan berbasis permainan dan diskusi interaktif berhasil meningkatkan keterlibatan serta pemahaman siswa terhadap CT dalam waktu yang relatif singkat. Metode ini dapat menjadi alternatif efektif dalam memperkenalkan konsep CT kepada pelajar, terutama dalam kondisi pembelajaran jarak jauh
PENGARUH CUSTOMER EXPERIENCE DAN E-WOM TERHADAP MINAT PEMBELIAN ULANG PELANGGAN MIE KOBER JEMBER
This study aims to determine the effect of customer experience and electronic word of mouth on customer repurchase intentions of Mie Kober Jember. The type of research used is explanatory research with a quantitative approach. The sample used was 120 respondents using a purposive sampling technique with the condition that the respondent had made a direct purchase or dined in at Mie Kober Jember, Karimata Branch twice or more. The results showed that the customer experience variable had a significant effect on customer repurchase intention of Mie Kober Jember. Meanwhile, electronic word of mouth variable has no significant effect on customer repurchase intention of Mie Kober Jember caused by the low level of discussion between customers on social media. Even so, together the variables of customer experience and electronic word of mouth have a significant effect on the repurchase intention of Mie Kober Jember customers.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari customer experiencedan electronic word of mouthterhadap minat pembelian ulang pelanggan Mie Kober Jember. Jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan sejumlah 120 responden menggunakan teknik purposive samplingdengan ketentuan responden pernah melakukan pembelian secara langsung atau makan di tempat (dine in) di Mie Kober Jember Cabang Karimata sebanyak dua kali atau lebih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel customer experienceberpengaruh signifikan terhadap minat pembelian ulang pelanggan Mie Kober Jember. Sementara itu, variabel electronic word of mouthtidak berpengaruh signifikan terhadap minat pembelian ulang pelanggan Mie Kober Jember yang disebabkan oleh rendahnya tingkat diskusi antar pelanggan di media sosial. Meski begitu, secara bersama-sama variabel customer experiencedan electronic word of mouthberpengaruh signifikan terhadap minat pembelian ulang pelanggan Mie Kober Jember