Jurnal Online Universitas Islam Sumatera Utara
Not a member yet
    6835 research outputs found

    Analisis Kandungan Logam Berat Timbal (Pb) Pada Kerang Bulu (Anadara antiquata), Kerang Hijau (Perna viridis), Dan Kerang Dagu(Anadara granosa) Di Perairan Belawan Dengan Metode Spektrofotometri UV-VIS

    Get PDF
    Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan logam berat timbal (Pb) pada kerang bulu, kerang hijau, dan kerang dagu di perairan Belawan menggunakan metode spektrofotometri UV-VIS. Sampel kerang disiapkan, dan dilakukan analisis untuk mengetahui kadar timbal dalam sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar timbal pada ketiga jenis kerang tersebut masih dalam batas toleransi tubuh. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan lokasi dan waktu penelitian dilakukan di Laboratorium Kimia Kuantitatif dan Kimia Kualitatif Fakultas Farmasi Balai Kesehatan Deli Husada Deli Tua, mulai bulan April sampai dengan Juni 2024. Populasi sampel adalah kerang yang berasal dari pasar Nelayan Belawan, dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Identifikasi kerang dilakukan di laboratorium yang sama dengan menggunakan alat dan bahan yang standar. Hasil analisis menunjukkan bahwa kerang bulu memiliki kadar timbal tertinggi, diikuti oleh kerang hijau dan kerang dagu. Validasi metode analisis menunjukkan hasil yang memuaskan dalam hal linearitas, akurasi, presisi, dan batas deteksi dan kuantifikasi. Penentuan panjang gelombang maksimum dan kurva standar dilakukan dengan sukses. Temuan ini memberikan informasi penting mengenai kandungan timbal dalam kerang dan relevan untuk keamanan pangan. Berdasarkan penelitian ini, disimpulkan bahwa kerang bulu, kerang hijau, dan kerang dagu mengandung kadar timbal yang berbeda. Metode analisis menggunakan spektrofotometri UV-VIS dengan kombinasi ditizhon efektif dalam menentukan kandungan timbal dalam kerang. Rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut adalah menggunakan AAS untuk hasil yang lebih akurat dan melakukan studi tentang kadar timbal dalam kerang yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Disarankan kepada masyarakat untuk mengurangi konsumsi kerang untuk menghindari efek negatif dari kandungan timba

    Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Imunisasi Dasar Di UPTD Puskesmas SApta Jaya Kecamatan Rantai Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2023

    Get PDF
    Imunisasi adalah suatu program yang dengan sengaja memasukkan antigen lemah agar merangsang antibodi keluar sehingga tubuh dapat resisten terhadap penyakit tertentu. Program imunisasi merupakan intervensi yang efektif mengatasi penyakit menular. Berbagai faktor dapat berhubungan dalam pemanfaatan imunisasi dasar pada bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan imunisasi dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai anak yang menjadi sasaran imunisasi (usia 11-12 bulan) sebanyak 213 orang. Sampel penelitian ini adalah menggunakan teknik simple random sampling dengan rumus Slovin sebanyak 139 orang. Penentuan besarnya sampel digunakan teknik proportional stratified random sampling kemudian diambil dengan cara acak menggunakan sistem lotre. Pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Instrumen penelitian adalah lembar kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariate, bivariate dengan uji chi-square dan multivariate dengan menggunakan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bivariate diperoleh nilai Signifikan 0,000 (variabel pendidikan, pengetahuan, sikap, kepercayaan, aksesibilitas pelayanan kesehatan dan dukungan keluarga). Sedangkan yang tidak berhubungan adalah variabel pendidikan. Melalui analisa multivariate, variabel pekerjaan dan sikap memiliki nilai Signifikan 0,25 sehingga variabel tersebut tidak layak masuk model multivariate. Dari 5 variabel yang tersisa, variabel yang paling berhubungan adalah dukungan keluarga dengan nilai Signifikan = 0,000. Kesimpulannya adalah ada hubungan yang signifikan antara variabel pendidikan, pengetahuan, sikap, kepercayaan, aksesibilitas pelayanan kesehatan dan dukungan keluarga dengan pemanfaatan imunisasi dasa

    Peran Media Sosial Dalam Sikap Moderasi Beragama Remaja Di Desa Tunggak Cerme

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran media sosial dalam membentuk sikap moderasi beragama di kalangan remaja Desa Tunggak Cerme. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami pengalaman remaja terkait penggunaan media sosial dan pengaruhnya terhadap kehidupan keagamaan remaja Desa Tunggak Cerme. Fokus penelitian terletak pada tiga rumusan masalah utama: bagaimana media sosial memengaruhi pola pikir dan perilaku remaja, faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan media sosial dalam konteks keagamaan, serta dampak penggunaan media sosial terhadap kehidupan keagamaan remaja.  Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa faktor yang memengaruhi penggunaan media sosial dalam konteks keagamaan, termasuk lingkungan keluarga, pendidikan, dan preferensi platform media sosial yang digunakan. Untuk mengoptimalkan peran media sosial sebagai alat penyebaran nilai-nilai moderasi beragama, diperlukan pendekatan yang holistik, termasuk pendidikan literasi digital, pengawasan orang tua, dan penguatan pemahaman keagamaan. Dengan demikian, media sosial dapat dimanfaatkan sebagai sarana yang efektif untuk membentuk pola pikir remaja yang lebih inklusif dan moderat dalam kehidupan beragam

    Pelaksanaan Perjanjian Sewa-Menyewa Pengelolaan Tanah Dengan Sistem Bagi Hasil (Marpartolu Atau Marpardua) Pada Masyarakat Mandailing (Studi Di Desa Tolang Kecamatan Ulu Pungkut Mandailing Natal)

    Get PDF
    AbstrakPerjanjian sewa-menyewa pengelolaan tanah berdasarkan sistem bagi hasil marpardua atau marpartolu di masyarakat Mandailing telah dilaksanakan selama beberapa generasi dan secara turun-temurun. Awalnya, pengaturan bagi hasil ini lebih merupakan usaha sosial yang bertujuan untuk membantu sesama anggota masyarakat dan tidak dianggap sebagai usaha bisnis. Masyarakat setempat sebagian besar tidak mengetahui adanya hukum positif yang mengatur perjanjian bagi hasil dan selalu menggunakan hukum adat/kebiasaan sebagai landasan dalam perjanjian sewa-menyewa pengelolaan tanah dengan sistem bagi hasil. Kata Kunci: Perjanjian Sewa-Menyewa, Pengelolaan Tanah, Marpardua atau Marpartolu, Masyarakat Mandailing.Abstract  Lease agreements for land management based on the marpardua or marpartolu profit sharing system in the Mandailing community have been implemented for several generations and have been passed down from generation to generation. Initially, this profit sharing arrangement was more of a social enterprise that aimed to help fellow community members and was not considered a business venture. Most local communities are not aware of the existence of positive law that regulates production sharing agreements and always use customary law/customs as the basis for land management lease agreements using a profit sharing system. Keywords : Rental Agreement, Land Management, Marpardua or Marpartolu, Mandailing Community.

    ANALISIS DEBIT KEBUTUHAN SALURAN PRIMER PADA DAERAH IRIGASI PURWODADI KECAMATAN LIMA PULUH KABUPATEN BATU BARA

    Get PDF
    Irigasi adalah usaha penyediaan dan pengaturan air untuk menunjang pertanian yang jenisnya meliputi irigasi permukaan, irigasi rawa dan irigasi air bawah tanah. Namun untuk ketersediaan air pada setiap tempat berbeda-beda, maka diperlukan suatu pengelolaan pada sumber air agar dapat mengisi kekurangan air untuk daerah yang keterbatasan air terutama pada aspek pertanian. Lokasi yang menjadi fokus penelitian ini adalah Daerah Irigasi Purwodadi yang terdapat di Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara. Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis debit kebutuhan air pada saluran primer di Daerah Irigasi Purwodadi. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah Wawancara langsung dengan masyarakat pengguna air, survei/penelusuran lapangan untuk memperoleh data debit, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan pada penelitian ini menggunakan hitungan manual menggunakan program Microsoft Excel 2013. Hasil penelitian Setelah dilakukan analisa kebutuhan debit air pada saluran primer Purwodadi terjadi kekurangan debit air  seperti di 2 minggu kedua dalam hal ini periode II bulan april dari hasil perhitungan tabel diatas hanya tersedia 0,83 liter/detik sehingga dilakukan sistem rotasi dalam penyaluran air irigasi purwodadi, 2 minggu pertama dan kedua atau di priode I dan II bulan desember hanya tersedia 0,99 liter/detik dan 0,94 liter/detik dan diperlukan sistem rotasi dalam pembagian air di daerah irigasi purwodadi pada  periode Januari- Desember 2024 s/d Januari – Desember 2025. Dalam hal ini dianjurkan rotasi pembagian air dilakukan pada saluran Sekunder dan Tersier sehingga dapat melayani kebutuhan areal persawahan yang berada pada Daerah Irigasi Purwodad

    ANALISIS POTENSI LIKUIFAKSI BERDASARKAN DATA N-SPT PADA KAWASAN IKN KALIMANTAN TIMUR

    Get PDF
    Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur menghadirkan tantangan geoteknik, terutama terkait potensi terjadinya likuifaksi akibat kondisi tanah yang bervariasi dan aktivitas seismik di wilayah tersebut. Likuifaksi merupakan fenomena hilangnya kekuatan geser tanah akibat peningkatan tekanan air pori selama guncangan gempa, yang menyebabkan tanah jenuh air berperilaku seperti fluida dan dapat membahayakan struktur di atasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi likuifaksi di kawasan IKN ketika terjadinya gempa pada kekuatan 7,0 SR. Metode yang digunakan adalah analisis nilai safety factor (SF) yang didapatkan dengan membandingkan nilai cyclic resistance ratio (CRR) dan cyclic stress ratio (CSR) dengan menggunakan parameter tanah yang berasal dari data borlog standart penetration test (SPT). Suatu tanah akan terlikuifaksi apabila memiliki nilai SF kurang dari satu dan tidak terlikuifaksi apabila nilainya lebih atau sama dengan satu. Berdasarkan hasil analisis likuifaksi dengan mengambil nilai percepatan gempa rata-rata sebesar 0.58 g diperoleh hasil bahwa seluruh kawasan IKN memiliki potensi untuk mengalami likuifaksi pada kedalaman rata rata antara 0 meter sampai 8 meter

    STRATEGI KECAMATAN MEDAN PERJUANGAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN PUBLIK PADA BIDANG KESEJAHTERAAN SOSIAL

    Get PDF
    Pelayanan publik pada bidang kesejahteraan sosial menjadi salah satu indikator utama keberhasilan pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya kelompok rentan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang diterapkan oleh Kecamatan Medan Perjuangan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kesejahteraan sosial serta mengevaluasi efektivitas pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dari berbagai sumber, termasuk aparatur kecamatan dan masyarakat penerima layanan. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Kerangka teori yang digunakan mengacu pada teori strategi manajemen dari Robert M. Grant yang mencakup aspek ketepatan sasaran, ketepatan tujuan, dan tindakan. Selain itu, kualitas pelayanan dianalisis menggunakan sepuluh indikator pelayanan menurut Kencana Syafiie dan Welasari, seperti keandalan, responsivitas, kompetensi, aksesibilitas, keamanan, dan empati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan oleh camat telah meliputi evaluasi kinerja kepala lingkungan, kolaborasi dengan lintas sektor, dan penyusunan program sosial seperti BLT, PKH, dan bantuan disabilitas. Namun demikian, implementasi strategi tersebut belum sepenuhnya optimal. Ditemukan sejumlah kendala, seperti kurangnya pemerataan distribusi bantuan, keterbatasan SDM dan infrastruktur, serta lemahnya komunikasi dengan masyarakat. Masih terdapat warga yang tidak layak menerima bantuan dan sebaliknya, warga yang layak justru terlewatkan. Kesimpulannya, strategi yang diterapkan telah memberikan arah yang jelas namun masih membutuhkan perbaikan dari segi koordinasi, transparansi, dan evaluasi berkelanjutan agar kualitas layanan kesejahteraan sosial dapat benar-benar dirasakan merata oleh masyarakat

    The Influence of Financial Literacy, Financial Attitude, Financial Inclusion, Locus of Control on MSMEs Performance Case Study in Jabodetabek Area

    Get PDF
    The research objectives to examine financial literacy, financial attitude, financial inclusion, locus of control on MSMES performance mediated by financial management behavior focusing on MSMEs businesses in the Jabodetabek area. This research is quantitative with the SEM-PLS completion method to analyze factors that influence MSME performance from a financial perspective. The data used is primary data, received responses from 311 respondents spread across Jabodetabek using 4 independent variables, namely Financial Literacy, Financial Inclusion, Locus of Control, Financial Attitude, one dependent variable namely MSMEs Performance with Financial Management as intervening. This research uses a non-probability sampling method to reach respondents who meet the requirements of the selected criteria. The results of the research state that all independent variables have a significant positive influence on Financial Management and MSMEs Performance.The research objectives to examine financial literacy, financial attitude, financial inclusion, locus of control on MSMES performance mediated by financial management behavior focusing on MSMEs businesses in the Jabodetabek area. This research is quantitative with the SEM-PLS completion method to analyze factors that influence MSME performance from a financial perspective. The data used is primary data, received responses from 311 respondents spread across Jabodetabek using 4 independent variables, namely Financial Literacy, Financial Inclusion, Locus of Control, Financial Attitude, one dependent variable namely MSMEs Performance with Financial Management as intervening. This research uses a non-probability sampling method to reach respondents who meet the requirements of the selected criteria. The results of the research state that all independent variables have a significant positive influence on Financial Management and MSMEs Performance

    ANALISIS KEMAMPUAN COMPUTATIONAL THINKING MAHASISWA CALON GURU MATEMATIKA PADA PROGRAM PROFESI PENDIDIKAN GURU

    No full text
    This study aims to analyze the Computational Thinking (CT) abilities of prospective mathematics teacher students enrolled in the Teacher Professional Education Program at Universitas Islam Sumatera Utara. Using a descriptive quantitative approach, CT abilities were examined based on four main indicators: decomposition, pattern recognition, abstraction, and algorithmic thinking. Data were collected through contextual open-ended tests, perception questionnaires, and limited interviews involving 24 PPG students. The results showed that, in general, students' CT abilities fell into the moderate category, with the highest achievement in pattern recognition and the lowest in abstraction. Most students had never received explicit instruction in CT, yet acknowledged that this approach helped them solve mathematical problems more systematically. These findings highlight the importance of explicitly integrating CT skills into mathematics education curricula through problem-based and digital literacy-oriented learning approaches. The study recommends strengthening instructional strategies to develop students’ systematic and logical thinking abilities as future mathematics educators

    Kendala dan Strategi Peningkatan Layanan E-Samsat di Daerah Tertinggal

    No full text
    E-Samsat is a digital innovation in the vehicle tax payment system aimed at facilitating online tax services. While its implementation has shown success in urban areas, deploying E-Samsat in underdeveloped regions still faces numerous challenges, including limited technological infrastructure, low digital literacy among citizens, and weak inter-agency coordination. This study aims to identify key obstacles in E-Samsat implementation in remote regions and to formulate strategies for improving service effectiveness. Using a qualitative approach, this research employs literature review and interviews with local tax officials. The findings indicate that effective strategies include strengthening digital infrastructure, enhancing community education, developing user-friendly applications, and institutional integration. These insights are expected to serve as a guideline for local governments to expand the reach and quality of E-Samsat services in an inclusive and sustainable manner.

    5,451

    full texts

    6,835

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Islam Sumatera Utara
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇