Jurnal Online Universitas Islam Sumatera Utara
Not a member yet
6835 research outputs found
Sort by
Efektivitas Protokol Peregangan Dalam Pencegahan Cedera Tendon Achilles Pada Pelari Pemula Dan Atlet Jalan Cepat : Tinjauan Sistematis (2019-2024)
Latar Belakang: Jalan cepat dan lari adalah aktivitas fisik yang populer karena aksesibilitasnya. Namun, peningkatan partisipasi pemula berkorelasi dengan tingginya insiden Achilles Tendinopathy (AT). Peran peregangan (stretching) sebagai strategi atau usaha preventif masih menjadi perdebatan, terutama mengenai jenis peregangan yang paling efektif sebelum aktivitas.Tujuan: Menganalisis pentingnya peregangan sebelum aktivitas jalan cepat dan lari guna mencegah cedera tendon Achilles pada pemula, serta membandingkan efikasi peregangan statis dan dinamis.Metode: Tinjauan naratif terhadap 20 literatur (penelitian dan studi klinis) yang diterbitkan antara tahun 2019 hingga 2024.Hasil: Temuan menunjukkan bahwa tendon Achilles rentan terhadap beban eksentrik yang berlebihan. Peregangan dinamis terbukti lebih unggul dalam meningkatkan viskoelastisitas tendon dan aliran darah sebelum aktivitas dibandingkan peregangan statis. Peregangan statis akut sebelum latihan intensitas tinggi justru berpotensi akan menurunkan kekuatan power output, namun tetap bermanfaat untuk fleksibilitas jangka panjang.Kesimpulan: Kombinasi pemanasan aktif dengan peregangan dinamis direkomendasikan untuk pelari pemula guna memitigasi risiko cedera Achille
Pengaruh Pemberian Krim Ekstrak Terhadap Ekspresi MMP-1 Pada Kulit Yang Diinduksi Sinar UV B
Penuaan kulit merupakan proses biologis alami yang dapat dipercepat oleh paparan radiasi Ultraviolet B (UVB) hal tersebut memicu peningkatan ekspresi enzim Matrix Metalloproteinase-1 (MMP-1) sehingga merusak kolagen dan menurunkan elastisitas kulit. Penggunaan krim ekstrak tumbuhan sebagai alternatif pencegahan penuaan dini mulai mendapat perhatian karena kandungan senyawa antioksidan dan antiinflamasi yang berpotensi menurunkan ekspresi MMP-1. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pemberian krim ekstrak tumbuhan terhadap ekspresi MMP-1 akibat paparan UVB berdasarkan tinjauan literatur sistematik. Metode yang digunakan adalah systematic review dengan mengikuti protokol PRISMA, melakukan pencarian artikel pada basis data Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Studi yang dianalisis meliputi penelitian in vitro dan in vivo pada model kulit hewan yang diinduksi UVB, dengan fokus pada efektivitas krim ekstrak tumbuhan dalam menurunkan ekspresi MMP-1. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa krim ekstrak tumbuhan memiliki potensi menekan ekspresi MMP-1, namun efektivitasnya bervariasi tergantung jenis tumbuhan, senyawa fitokimia terkandung dan dosis yang dipakai. Temuan ini memberikan justifikasi empiris bagi pengembangan produk kosmetik berbasis ekstrak tumbuhan untuk pencegahan penuaan dini akibat paparan UV
PARTISIPASI MASYARAKAT PADA BIDANG EKONOMI PASCA BANTUAN DANA DESA (STUDI DI DESA SINGKUANG II KECAMATAN MUARA BATANG GADIS KABUPATEN MANDAILING NATAL)
Partisipasi masyarakat bukan hanya melibatkan masyarakat dalam pembuatan keputusan di setiap program pembangunan, namun masyarakat juga dilibatkan dalam mengidentifikasi masalah dan pontesi yang ada di masyarakat. Namun yang terjadi di Desa Singkuang II Kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Mandailing Natal dalam hal penggunaan dan pengelolaan dana desa masih minim terkait dengan keterlibatan atau partisipasi masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat pada bidang ekonomi pasca dana desa di Desa Singkuang II. Untuk mengetahui permasalahan tersebut penelitian menggunakan teori partisipasi masyarakat Isbandi (2007:27) dengan dimensi Keterlibatan Aktif, Transparansi dan Akses Informasi, Keadilan dan Kesetaraan, Penguatan Kapasitas dan petingnya konteks lokal. Peneliti juga menggunkan metode pendekatan deskriftif kualitatif untuk mengetahui partisipasi masyarakat yang terjadi di Desa Singkuang II. Berdasarkan dengan penelitian yang telah dilakukan maka dapat dikatakn bahwa keterlibatan aktif masyarakat Desa Singkuang II telah dilibatkan ikut berpartisipasi dalam kegiatan pada bidang ekonomi pasca bantuan dana desa meskipun, keterlibatan aktif masyarakat tidak merata hal ini dikarenakan pemerintah Desa Singkuang II mnyesuaikan dengan data penerima bantuan
Pengaruh Media Tanam Dan Pupuk Gaviota Terhadap Pembungaan Anggrek Dendrobium Mana Blue Eve
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tanam dan konsentrasi pupuk Gaviota terhadap pembungaan anggrek Dendrobium 'Mana Blue Eve'. Penelitian menggunakan tiga jenis media tanam, yaitu arang (M0) sebagai kontrol, pakis (M1), dan sabut kelapa (M2), serta empat taraf konsentrasi pupuk Gaviota, yaitu 0 g/l, 3 g/l, 4 g/l, dan 5 g/l. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor dan tiga ulangan. Analisis data dilakukan menggunakan uji ANOVA dua arah melalui program SPSS untuk mengetahui pengaruh utama dan interaksi antar faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tanam sabut kelapa (M2) dan konsentrasi pupuk Gaviota 5 g/l (G5) berpengaruh nyata terhadap parameter waktu inisiasi kuncup, jumlah kuncup bunga, waktu bunga mekar dan jumlah bunga mekar. Media tanam dan konsentrasi pupuk yang tepat dapat meningkatkan pembungaan anggrek Dendrobium 'Mana Blue Eve' secara signifika
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 05 TAHUN 2022 PERUSAHAAN UMUM DAERAH PASAR DI KOTA MEDAN
Pedagang kaki Lima (PKL) merupakan pedagang yang menjajakan dagangannya di pinggir jalan atau tempat umum. Pedagang Kaki Lima banyak dijumpai di Kota Medan. Pada tahun 2023 Pemerintah Kota Medan mencatat ada sekitar 7.194 PKL yang beroperasi di Kota Medan. Banyaknya PKL di Kota Medan perlu dilakukan penataan agar tetap menjaga keindahan Kota Medan. Dengan mempertimbangkan hal itu maka Pemerintah Kota Medan mengeluarkan Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 5 Tahun 2022 Tentang Penetapan Zonasi Aktivitas Pedagang Kaki Lima di Kota Medan. Peraturan Daerah Ini dibuat dengan maksud dan tujuan untuk mengatur para Pedagang Kaki Lima agar berjualan sesuai dengan lokasi yang ditentukan pemerintah Kota Medan. Penetapan zonasi Pedagang Kaki Lima dibagi menjdi tiga zona yaitu zona merah, zona kuning, dan zona hijau. penelitian ini menggunakan teori Implementasi Kebijakan menurut Mazamanian Dan Sabatier. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dibuat maka terdapat banyak persoalan terkait Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 5 Tahun 2022 Tentang Penetapan Zonasi Aktivitas Pedagang Kaki Lima di Kota Medan. Dimana belum terimplementasikan secara maksimal, hal ini terlihat masih banyaknya Pedagang kaki Lima yang belum mengetauhi tentang Peraturan Daerah terkait kemudian tentang hak dan kewajiban PKL yang belum terpenuhi
ANALISIS PENINGKATAN KESELAMATAN PERLINTASAN KERETA API JPL 26 JALAN FLORES BARU
Pada Kabupaten Tegal, banyak ditemukan perlintasan kereta api yang bersinggungan dengan jalan, sehingga perlu adanya fasilitas pengamanan perlitasan sebidang. Salah satunya perlintasan kereta api flores baru yang berada dibawah pengawasan DAOP V ada tepat di simpang empat jalan kabupaten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi perlintasan sebidang secara real-time sehingga mampu memberikan rekomendasi penanganan yang tepat berdasarkan pedoman yang ada untuk meningkatkan keselamatan pada perlintasan sebidang JPL 26 Jalan Flores Baru. Pengumpulan data dibedakan berdasarkan data sekunder dan data primer. Data sekunder berupa jadwal kereta api dan data perlintasan sebidang kereta api yang didapatkan dari instansi terkait sebagai penunjang penelitian ini. Sedangkan data primer meliputi data volume lalu lintas yang dianalisis untuk mengetahui nilai LHR dan nilai SMPK, data perilaku pengguna jalan yang diidenfikasi resiko bahayanya menggunakan metode HIRARC, dan data perlengkapan perlintasan sebidang, data kondisi geometri jalan, serta data perkerasan jalan yang dikomparisasikan kesesuaiannya dengan pedoman yang berlaku. Berdasarkan hasil survei lapangan, kondisi fasilitas keselamatan di perlintasan JPL 26 masih jauh dari standar. Volume lalu lintas di lokasi ini tergolong padat. Hasil analisis risiko dengan metode HIRARC menunjukkan bahwa dua perilaku tersebut termasuk dalam kategori risiko tinggi, dengan skor 25 dan 20, yang artinya berpotensi menyebabkan kecelakaan serius bahkan fatal
Analisis Kelimpahan Mikroplastik Pada Lima Spesies Ikan Laut Dari TPI Pantai Labu, Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk, warna, dan kelimpahan mikroplastik pada lima spesies ikan (Rastrelliger kanagurta, Nemipterus japonicus, Sardinella fimbriata, Megalaspis cordyla, Eleutheronema tetradactylum). Penelitian ini dilakukan dari Juni hingga Agustus 2025, dimana sampel diperoleh dari TPI Pantai Labu. Analisis mikroplastik dilakukan di laboratorium Biologi, FMIPA Universitas Negeri Medan. Proses ekstraksi mikroplastik dimulai dengan memasukkan organ ikan target kedalam larutan H2O2 30% sebanyak 20 ml dan FeSO4 0,05M sebanyak 5 tetes kemudian diinkubasi selama 24 jam pada suhu 40ºC. Selanjutnya organ ikan yang telah terurai disaring menggunakan Whatman, dibilas menggunakan larutan NaCl jenuh, dan hasil saringan ditampung ke dalam cawan petri. Sampel yang telah dikeringkan selanjutnya diamati menggunakan mikroskop stereo. Hasil analisis mikroplastik pada lima spesies ikan menunjukkan kontaminasi, dengan nilai kelimpahan total tertinggi pada spesies Rastrelliger kanagurta (58,7 partikel/individu), diikuti Megalaspis cordyla (44,3), Sardinella fimbriata (31,5), Eleutheronema tetradactylum (29,6), dan Nemipterus japonicus (29,3 partikel/individu). Hasil analisis mikroplastik menunjukkan bentuk mikroplastik yang ditemukan terdiri atas tiga bentuk, yaitu fiber, fragmen, dan film dengan dominasi bentuk fiber dan warna hitam pada seluruh spesies ikan. Selanjutnya hasil uji one way ANOVA menunjukkan bahwa jenis ikan berpengaruh nyata terhadap kelimpahan mikroplastik (p 0,05), di mana R. kanagurta berbeda signifikan dengan N. japonicus, S. fimbriata, dan E. tetradactylum, sedangkan ketiga spesies terakhir tidak berbeda nyata satu sama lai
IMPLEMENTASI PELAKSANAAN HUMAN RELATIONS DALAM MANAJEMEN PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR CAMAT MEDAN AREA
Artikel ini bertujuan untuk mengkaji implementasi konsep Human Relations dalam manajemen pelayanan publik di kantor camat Medan Area. Konsep Human Relations menekankan pentingnya interaksi positif dan bermakna antara pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsep Human Relations berperan signifikan dalam memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat serta meningkatkan kualitas layanan publik. Namun, terdapat beberapa tantangan dalam implementasinya, seperti kebutuhan akan koordinasi yang lebih baik antarinstansi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun konsep ini penting, penerapannya memerlukan strategi dan dukungan yang memadai. Penelitian ini juga memberikan beberapa rekomendasi untuk meningkatkan koordinasi antarinstansi dan mekanisme umpan balik antara pemerintah dan masyarakat. Dengan peningkatan responsivitas dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pelayanan publik, diharapkan kualitas pelayanan di kantor camat Medan Area dapat terus meningkat, dan menjadi model inspiratif bagi unit pemerintahan serupa di seluruh Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan dengan memberikan wawasan tentang bagaimana konsep Human Relations dapat diterapkan secara efektif dalam manajemen pelayanan publik. Temuan ini dapat berfungsi sebagai panduan bagi kantor camat dan unit pemerintahan lainnya dalam menerapkan konsep ini. Selain itu, penelitian ini juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses pelayanan publik dan pengambilan keputusan pemerintah
PENGARUH TIKTOK TERHADAP KEPUTUSAN MEMBELI PRODUK LIPSTIK MAKE OVER DI KALANGAN MAHASISWA FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA
Perkembangan teknologi digital, khususnya media sosial seperti TikTok, telah mengubah pola konsumsi informasi dan perilaku pembelian, khususnya di kalangan mahasiswa. TikTok tidak hanya menjadi platform hiburan, tetapi juga menjadi media pemasaran yang mampu memengaruhi keputusan pembelian produk, termasuk produk kosmetik seperti lipstik Make Over. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh media sosial TikTok terhadap keputusan pembelian produk lipstik Make Over di kalangan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 53 responden yang ditentukan melalui teknik total sampling. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori AIDDA (Attention, Interest, Desire, Decision, Action), yang menjelaskan proses psikologis dalam pengambilan keputusan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara penggunaan media sosial TikTok terhadap keputusan pembelian. Hal ini terbukti dari hasil uji regresi linear sederhana yang menghasilkan nilai signifikansi di bawah 0,05 dan koefisien determinasi yang menunjukkan kontribusi variabel TikTok terhadap keputusan pembelian. Dengan demikian, TikTok terbukti menjadi media promosi yang efektif dalam membentuk perhatian, minat, dan keputusan membeli produk kecantikan dikalangan mahasiswa
STARTUP E-COMPLAINT DENGAN INTEGRASI API UNTUK AKSES TANPA UNDUH PADA ONLINE SHOP
The development of the times that demands everything to be more efficient and effective has prompted various companies to develop their online systems. Along with global trends, online shopping in Indonesia is also becoming more popular. Customer satisfaction in online shopping is a determining factor in their decision to make a repeat purchase. Dissatisfaction can increase customer turnover and the cost of acquiring new customers. A common problem faced by businesses is the quality of customer service, especially in handling complaints manually which is no longer relevant in the midst of technological developments. This research aims to create an online customer complaint system that facilitates the handling of complaints efficiently, and simplifies the administration of reports and documentation. The system uses API technology to ensure an effective interface for admins and customers. The Waterfall method is used in the development of this application to minimize bugs and detect errors. The results of the study show that a web-based complaint application that is connected to a mobile application in real-time can provide ease of access and increase customer trust in online shop services