Jurnal Online Universitas Islam Sumatera Utara
Not a member yet
6835 research outputs found
Sort by
Hubungan Status Ekonomi Dengan Minat Ibu Dalam Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi 0-6 Bulan Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kuala BHEE Kabupaten Aceh Barat
Air Susu Ibu (ASI) merupakan cairan hasil sekresi kelejar payudara ibu. ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan selama 6 (enam) bulan, tanpa menambahkan dan atau mengganti dengan makanan atau minuman lain kecuali vitamin dan obat (Najahah dkk, 2022). Tujuan : Untuk mengetahui apakah ada Hubungan Status Ekonomi dengan Minat Ibu dalam Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi 0-6 Bulan. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif korelasi dengan tujuan untuk mengetahui Hubungan Status Ekonomi dengan Minat Ibu dalam Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi 0-6 Bulan. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi usia 0-6 bulan yaitu sebanyak 66 orang dan Sampel dalam penelitian ini sebanyak 66 responden Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Seluruh populasi dijadikan sampel. Hasil : dari 66 responden status ekonomi rendah memiliki minat dalam pemberian ASI Ekslusif yaitu sebanyak 26 responden (74.3%), yang memiliki status ekonomi rendah dan tidak berminat sebanyak 9 responden (25.7%). Sedangkan status ekonom tinggi hanya 11 responden (35.5%) yang memiliki minat dalam pemberian ASI Eksklusif dan 20 responden (64.5%) yang tidak memiliki minat dalam pemberian ASI Eksklusif. Kesimpulan : Hasil dari uji statistik chi square yang digunakan, didapatkan nilai P value 0,02 yang artinya Ho ditolak, sehingga ada hubungan status ekonomi dengan minat ibu dalam pemberian ASI Eksklusif. Saran : Diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan dalam penerapan ilmu yang pernah diikuti selama penelitian tentang Hubungan Status Ekonomi dengan Minat Ibu dalam Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi 0-6 Bula
Studi Perbandingan Kadar Besi (FE) Dalam Air PAM Dan Air Sumur Di Perumahan Banyumas Deli Tua Dengan Pendekatan UV-VIS
Air memiliki peran penting bagi kehidupan, kebutuhan akan air bersih meningkat tajam sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk dan pemukiman warga. Studi ini bertujuan untuk membedakan kadar Fe dalam air PAM dan air sumur galian di kompleks Perumahan Banyumas Deli Tua dengan menggunakan metode spektrofotometri ultraviolet visible (UV-VIS). Sampel air diambil dari kedua sumber tersebut, kemudian dilakukan analisis kualitatif dan kuantitatif terhadap sampel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan konsentrasi besi antara air yang dipompa dari sumur dan air yang digali dari tanah. Penelitian ini penting karena bertujuan untuk memastikan kualitas air minum yang aman bagi masyarakat. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental di Lab. Kimia Analisis Kuantitatif, Departemen Farmasi, Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua. Sampel air diambil sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan sebelumnya. Kandungan besi dalam sampel dianalisis menggunakan metode spektrofotometri UV-VIS. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif untuk menilai kadar besi pada air PAM dan air sumur galian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar besi dalam air sumur galian adalah 0,0906 mg/L dan dalam air PAM adalah 0,03904 mg/L, yang masih memenuhi standar kualitas kesehatan sebesar 0,3 mg/L. Analisis kualitatif sampel air dengan larutan kalium menunjukkan adanya kandungan besi dalam semua sampel air. Metode yang digunakan berhasil menganalisis kandungan besi dalam air sumur dan air PAM. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode spektrofotometri UV-VIS cocok untuk menganalisis kadar besi dalam air sumur hasil galian dan proyek PAM di kompleks Perumahan Banyumas Deli Tua. Kandungan besi pada kedua jenis air tersebut masih memenuhi standar kesehatan. Disarankan untuk melakukan penelitian tambahan di daerah lain di Kota Medan dan menambah jumlah parameter kualitas air yang diuji
Hubungan Perilaku Tenaga Kesehatan Dengan Penerapan SMK3RS Di RSU Bina Kasih Medan
Pekerja rumah sakit berisiko mengalami kecelakaan dan penyakit akibat kerja dibandingkan industri lain. Masalah penelitian ialah menganalisi penerapan sistim Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (SMK3RS) belum optimal. Tujuan penelitian ialah untuk menganalisis Hubungan psikologis perilaku (pengetahuan, sikap, dan tindakan), serta yang berhubungan dengan penerapan SMK3RS. Jenis penelitian adalah survei dengan pendekatan explanatory research. Populasi adalah seluruh t e n a ga k e s e h a t a n sebanyak 399 orang dan jumlah sampe 80 orang di RSU Bina Kasih Medan. Pengumpulan data melalui kuesioner dan observasi tindakan. Data univariat dan bivariat dianalisis dengan menggunakan chi-square sedangkan data multivariat menggunakan uji regresi linier berganda pada taraf kemaknaan 95%.Hasil penelitian menunjukkan penerapan SMK3RS Tidak efektif (52,2%) dan efektif (47,5%). Hasil dari uji menunjukkan semua variabel independen diatas berhubungan dengan penerapan SMK3RS. Tindakan merupakan variabel yang paling dominan dengan koefisien sebesar 0,013 dengan Exp (B) 4.051 CI 95% ( 1.348-12.175).Untuk mengoptimalkan penerapan SMK3RS, maka disarankan manajemen tetap berkomitmen kontinu menyediakan sumber daya; menerapkan sistem bottom-up dalam perencanaan dan penerapan; meningkatkan segala bentuk komunikas
Pengaruh Viral Marketing dan Etika Konsumsi Islam terhadap Impulse Buying Konsumen Berbelanja di Platform Shopee
Impulse buying merupakan perilaku konsumen yang cenderung melakukan pembelian tanpa perencanaan, sebagai mahasiswa perguruan tinggi Islam yang merupakan agen dari ilmu pengetahuan Islam, seharusnya mahasiswa melakukan pembelian barang atau jasa dengan pertimbangan prinsip-prinsip ekonomi Islam, namun pada kenyataannya dari survei awal yang dilakukan, sebanyak 248 dari total 324 mahasiswa ekonomi Islam masih sering melakukan impulse buying dengan alasan hanya karena tren dan produk yang sedang viral. Dalam pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik purpusive sampling dengan jumlah 100 mahasiswa. Penelitian ini mengungkapkan secara parsial bahwa viral marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying dan etika konsumsi Islam berpengaruh negatif signifikan terhadap impulse buying konsumen yang berbelanja di platform shopee. Secara simultan, variabel viral marketing dan etika konsumsi Islam berpengaruh terhadap impulse buying. Hasil temuan ini menjadi bukti empiris bahwa pemasaran produk perusahaan dengan menyebarkan pesan-pesan pemasarannya menjadi faktor pendorong konsumen untuk membeli produk tanpa perencanaan, namun disisi lain bagi mereka yang memiliki kepatuhan dan kesadaran akan etika konsumsi Islam menjadi faktor penghambat konsumen untuk melakukan pembelian tanpa perencanaan
Transformasi Digital Perbankan Syariah: Peluang dan Tantangan
Transformasi digital diperbankan syariah menjadi sebuah dorongan dalam peningkatan efesiensi operasionalnya. Sehingga dapat meningkatkan jangkauan masyarakat dalam penggunaan produk lembaga keuangan syariah itu sendiri. Kuatnya dorongan dan tuntutan transformasi digital menjadikan bank syariah dapat menghasilkan berbagai produk berbasis digital dengan menghadirkan layanan seperti SMS banking, internet banking, dan mobile banking. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data yang diperoleh dari data sekunder, dengan pedekatan penelitian yaitu literature review. Hasil penelitian ini menjelaskan bagaimana adopsi layanan digital dipengaruhi oleh berbagai tantangan di masyarakat, termasuk tingkat literasi perbankan digital di Indonesia. Untuk mengatasi masalah ini, KOMINFO telah menerapkan akses internet 5G untuk memfasilitasi mobile banking dan layanan digital lainnya bagi bank syariah. Selain itu, Bank Indonesia sebagai bank sentral, memainkan peran penting dalam sistem perbankan, berkoordinasi dengan lembaga internasional dan memfasilitasi transaksi yang dilakukan di dalam bank syariah
Transformasi Dakwah Ekonomi Islam: Hadis-Hadis Ekonomi dalam Konten Instagram
Instagram, sebagai salah satu platform media sosial berbasis visual, semakin banyak dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan, termasuk hadis-hadis ekonomi yang mengandung nilai-nilai etika dan prinsip muamalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana hadis-hadis ekonomi Islam diinterpretasikan dan disampaikan melalui konten Instagram, serta menganalisis pengaruhnya terhadap literasi ekonomi Islam di kalangan pengguna media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi pada sejumlah akun Instagram yang secara konsisten membagikan konten berbasis hadis ekonomi. Data dikumpulkan melalui observasi mendalam terhadap unggahan, mencakup teks dan gambar yang memuat pesan-pesan hadis tentang ekonomi dengan melalui proses penelusuran penggunaan tagar #hadisekonomi untuk mengidentifikasi unggahan yang relevan. Analisis juga dilakukan terhadap interaksi pengguna, seperti komentar dan jumlah suka, untuk memahami respons audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten Instagram yang berbasis hadis ekonomi berperan signifikan dalam meningkatkan kesadaran tentang prinsip-prinsip ekonomi Islam, seperti keadilan dalam muamalah, pentingnya kejujuran dalam perdagangan, dan toleransi dalam aktivitas ekonomi. Temuan lain menemukan bahwa hadis yang disampaikan berupa terjemahan dalam bahasa Indonesia tanpa menyertakan teks asli berbahasa Arab. Namun, penyajian visual yang menarik dan penggunaan bahasa yang sederhana meningkatkan daya tarik dan pemahaman audiens. Studi ini menegaskan bahwa Instagram dapat menjadi media yang efektif untuk mendigitalisasi dakwah ekonomi Islam di era modern
Hygiene Dan Sanitasi Pada Lingkungan Kantin Kampus Fakultas Universitas Islam Sumatera Utara
Penerapan higiene bagi penjamah makanan sangat penting untuk menciptakan keamanan pangan. Survei pendahuluan yang dilakukan di kantin kampus fakultas pertanian UISU menemukan bahwa penjamah makanan masih belum menerapkan higiene perorangan secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku (pengetahuan, sikap, sarana dan prasarana, dan dukungan keluarga) penjamah makanan dalam penerapan personal hygiene di kantin kampus fakultas pertanian UISU tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 18 orang tenaga penjamah makanan dan menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Variabel dalam penelitian ini meliputi pengetahuan, sikap, sarana dan prasarana, dan dukungan keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan higiene perorangan penjamah makanan di kantin kampus fakultas pertanian UISU untuk pengetahuan yang termasuk dalam kategori baik 94% dan kategori cukup 5,6%. Sikap yang termasuk dalam kategori baik sebanyak 83,3% dan kategori cukup sebanyak 16,7%. Sarana dan prasarana semua dalam kategori cukup yaitu 100%. Dukungan keluarga termasuk dalam kategori mendukung 88,9% dan tidak mendukung 11%. Diharapkan kepada pihak kantin kampus fakultas pertanian UISU khususnya Kampus FP UISU untuk rutin memberikan edukasi tentang tahapan cuci tangan pakai sabun dan melengkapi petunjuk tahapan cuci tangan. Bagi peneliti lain dapat mengembangkan penelitian ini terkait hubungan dukungan keluarga dengan tingkat pendapatan ekonomi
ANALISIS KERUSAKAN JALAN TERHADAP PEMELIHARAAN JALAN UNTUK MENINGKATKAN UMUR LAYANAN DENGAN METODE BINA MARGA PADA RUAS JALAN MEDAN-ACEH TAKENGON
Pemeliharaan jalan sangat penting untuk menjamin kualitas dan keberlanjutan infrastruktur jalan. Untuk itu diperlukannya analisis terhadap kerusakan jalan untuk mengetahui kondisi perkerasan jalan dengan melakukan penilaian kondisi jalan yang nantinya dapat dijadikan acuan untuk menentukan jenis evaluasi yang harus dilakukan. Oleh karena itu, penulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat kerusakan jalan pada setiap segmen jalan Pameue–Sp.Uning yang ditinjau berdasarkan hasil skoring dengan menggunakan metode Bina Marga serta menentukan program pemeliharaan yang dapat dilakukan untuk setiap jenis kerusakan berdasarkan hasil evaluasi tingkat kerusakan jalan guna meningkatkan umur layanan. Jenis analisis yang digunakan pada penulisan ini adalah analisis deskriptif dengan menggunakan metode Bina Marga dimana metode tersebut mempunyai hasil akhir yaitu urutan prioritas serta bentuk program pemeliharaan apa yang akan dilakukan. Dari hasil analisis didapatkan nilai urutan prioritas dalam perbaikan adalah 8 dimana ruas jalan Pameue–Sp. Uning masih dalam keadaan baik dan hanya diperlukan pemeliharaan rutin. Program pemeliharaan yang dapat digunakan pada pemeliharaan ruas jalan Pameue–Sp.Uning guna meningkatkan umur layanan yaitu dengan melakukan penambalan ulang, perbaikan retak, perbaikan alur serta pemeliharaan perkerasan berlubang. Berdasarkan hasil analisa data dapat diketahui ada beberapa jenis kerusakan pada ruas jalan Pameue–Sp.Uning seperti kerusakan alur, lubang, retak buaya, retak memanjang, pelepasan butir, kekasaran permukaan, sungkur serta tambalan dengan luas total kerusakan seluruh segmen adalah sebesar 40,265 m2. Kerusakan jalan didominasi oleh kerusakan pelepasan butir dengan luas total kerusakan pada seluruh segmen adalah sebesar 16,751 m2 dan kerusakan tambalan dengan luas total kerusakan pada seluruh segmen adalah sebesar 19,504 m2
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH DAN KAPASITAS TAMPUNGAN RESERVOIR DI KECAMATAN SIEMPAT RUBE KABUPATEN PAKPAK BHARAT
Air merupakan salah satu sumber daya alam yang memiliki fungsi yang sangat penting bagi manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan untuk memenuhi kebutuhan maupun menopang hidupnya secara alami.Kebutuhan air bersih bagi masyarakat terus mengalami peningkatan akibat dari beberapa faktor yaitu peningkatan pertumbuhan jumlah penduduk, peningkatan derajat kehidupan masyarakat dan perkembangan Kota/kawasan pelayanan yang berhubungan dengan peningkatan kondisi sosial ekonomi.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jumlah penduduk, kebutuhan air bersih, dan kapasitas reservoir yang diperlukan pada tahun 2032 di Kecamatan Siempat Rube.Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif serta membandingkan Metode Geometrik dan Aritmatik. Berdasarkan hasil perbandingan Metode Aritmatik standar deviasinya berjumlah 430,860 dan koefisien korelasinya berjumlah 0,947 sedangkan, Metode Geometrik standar deviasinya berjumlah 417,299 dan koefisien korelasinya berjumlah 0,942. Sehingga, dapat disimpulkan dari hasil perbandingan yang memenuhi syarat Menurut (Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 18/PRT/M/2007) adalah Metode Aritmatik lah yang lebih efektif dipakai dan memenuhi syarat dalam menetukan metode jumlah pertumbuhan penduduk. Dari hasil analisis jumlah penduduk pada tahun 2032 berjumlah 9.021 jiwa, sedangkan untuk kebutuhan air bersih rata-rata harian pada tahun 2032 berjumlah atau 333.335,52 m3/tahun, dan untuk kapasitas tampungan reservoir pada tahun 2032 berjumlah 219,180 m3
KOMUNIKASI KESEHATAN DOKTER GIGI DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN GIGI PASIEN DI KLINIK AHMAD AFFANDI DENTAL CARE
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa secara rinci proses komunikasi kesehatan di klinik Ahmad Affandi Dental Care di Jalan Gaperta No. 28 Medan. dalam meningkatkan kesadaran kesehatan gigi. Seorang dokter memiliki pedoman untuk melindungi kesehatan pasien. Bukan hanya dokter aja yang menjaga kesehatan pasien, dalam menjaga kesehatan itu berdasarkan dari diri sendiri, karena tidak ada tubuh yang benar-benar sehat dalam melaksanakan aktifitas dan pasti akan timbul penyakit yang tidak kita sadari selama beraktifitas. Untuk itu adanya komunikasi kesehatan dari seorang dokter kepada pasien dalam meyakinkan pasien untuk menjaga kesehatannya. Mengetahui komunikasi kesehatan dokter gigi dalam meningkatkan kesehatan. Dalam penelitian ini metode yang digunakan dalam penelitian adalah jenis kualitatif. Penelitian ini dilakukan di klinik Ahmad Affandi Dental Care di Jalan Gaperta No. 28 Medan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasari. hasil penelitian yang berjudul “Komunikasi Kesehatan Dokter Gigi Dalam Meningkatkan Kesehatan Gigi Pasien di Klinik Ahmad Affandi Dental Care Jalan Gaperta No.28 Medan” Menunjukan bahwa dokter melakukan komunkasi dengan pasien. Hal ini tentu sangat baik dan mudah dimengerti oleh pasien, komunikasi yang dilakukan oleh dokter kepada pasien dengan intens melalui tatap muka dengan pasien langsung dan juga di aplikasikan oleh perawat dengan baik kepada pasien. Dimana dijelaskan bahwa komunikasi Terapeutik merupakan komunikasi yang efektif yang digunakan oleh dokter dalam menyampaikan informasi kepada pasien