INVOTEK: Jurnal Inovasi, Vokasional, dan Teknologi
Not a member yet
232 research outputs found
Sort by
Perbandingan Algoritma Backpropagation Dan Learning Vector Quantization (LVQ) dalam Pengenalan Pola Bangun Ruang Geometri
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi dari hasil perbandingan antara metode jaringan syaraf tiruan menggunakan metode backpropagation dan learning vector quantization (LVQ) dalam melakukan pengenalan pola. Kedua metode ini sering digunakan untuk aplikasi pengenalan pola, karena kedua metode ini mampu mengelompokkan pola-pola ke dalam kelas-kelas pola dan termasuk kedalam metode pembelajaran terawasi (supervised learning). Dalam penelitian ini akan dibuktikan metode backpropagation dan LVQ mampu mengenali pola bentuk geometri bangun datar serta menunjukkan metode mana yang lebih baik dalam melakukan pengenalan pola. Implementasi metode backpropagation dan learning vector quantization (LVQ) menggunakan toolbox Matlab v8.5. Hal pertama yang dilakukan adalah melakukan proses pengolahan citra yaitu proses grayscalling dan thresholding untuk mendapatkan nilai binerisasi yang akan digunakan sebagai nilai input pada JST. Setelah itu nilai input akan diproses pada metode JST backpropagation dan learning vector quantization. Dari hasil implementasi pengujian kedua metode tersebut didapatkan bahwa algoritma backpropagation lebih baik dari learning vector quantization dalam pengenalan pola bangun datar geometri.Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi dari hasil perbandingan antara metode jaringan syaraf tiruan menggunakan metode backpropagation dan learning vector quantization (LVQ) dalam melakukan pengenalan pola. Kedua metode ini sering digunakan untuk aplikasi pengenalan pola, karena kedua metode ini mampu mengelompokkan pola-pola ke dalam kelas-kelas pola dan termasuk kedalam metode pembelajaran terawasi (supervised learning). Dalam penelitian ini akan dibuktikan metode backpropagation dan LVQ mampu mengenali pola bentuk geometri bangun datar serta menunjukkan metode mana yang lebih baik dalam melakukan pengenalan pola. Implementasi metode backpropagation dan learning vector quantization (LVQ) menggunakan toolbox Matlab v8.5. Hal pertama yang dilakukan adalah melakukan proses pengolahan citra yaitu proses grayscalling dan thresholding untuk mendapatkan nilai binerisasi yang akan digunakan sebagai nilai input pada JST. Setelah itu nilai input akan diproses pada metode JST backpropagation dan learning vector quantization. Dari hasil implementasi pengujian kedua metode tersebut didapatkan bahwa algoritma backpropagation lebih baik dari learning vector quantization dalam pengenalan pola bangun datar geometri
Analisis Kebutuhan Penilaian Psikomotor Berdasarkan Video Tutorial Berlandaskan Manualbook pada Pendidikan Vokasi Guna Meningkatkan Pencapaian Learning Target
The purpose of this study is to look at the needs and potential of the Department of Automotive Engineering for the video tutorial assessment model as an evaluation of learning and achievement of student learning targets in LEO course practice. Vocational education in Indonesia is one example or concrete evidence that the Indonesian government is serious about building a smart generation to realize the ideals of the nation. Educating the life of the nation means continuing to develop the quality of education so that Indonesia is not left behind by other nations, especially in the field of education. Vocational education in Indonesia requires professional educators who are able to direct learners towards predetermined learning goals. A professional educator certainly understands that the learning process consists of three main stages namely, preparation, implementation and evaluation. Student competency evaluation consists of 3 components that must be evaluated, cognitive competency evaluation, affective competency evaluation, and psychomotor competency evaluation. The research will be conducted using descriptive research methods, where this research will describe the need for video tutorials as one of the models to measure the psychomotor abilities of students in LEO courses. From the descriptive research that has been conducted on the needs analysis of Psychomotor Assessment Based on Video Tutorials Based on Manualbooks on Vocational Education to Improve Learning Targets Achievement, it can be seen that LEO students in making video tutorials as a material for evaluating psychomotor competencies reap good responses from students and lecturers. Based on this research, it can be seen that automotive engineering students at the Padang State University Engineering Faculty are greatly assisted in the process of assessing one's own abilities, and lecturers can also assess student competency as a whole from each topic that has been studied or comprehensively.Tujuan dari penelitian ini untuk melihat kebutuhan serta potensi Jurusan Teknik Otomotif terhadap model assessment video tutorial sebagai evaluasi pembelajaran dan pencapaian learning target mahasiswa pada praktek matakuliah LEO. Pendidikan vokasi di Indonesia salah satu contoh atau bukti nyata pemerintah Indonesia serius membangun generasi cerdas demi mewujudkan cita-cita bangsa. Mencerdaskan kehidupan bangsa artinya terus melakukan pengembangan-pengembangan mutu pendidikan agar Indonesia tidak tertinggal oleh bangsa lain terutama dibidang pendidikan. Pendidikan vokasi di Indonesia memerlukan tenaga pendidik yang profesional yang mampu mengarahkan peserta didik ke tujuan pembelajaran yang telah ditentukan. Seorang tenaga pendidik yang profesional tentu memahami bahwa proses pembelajaran terdari dari tiga tahapan utama yaitu, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi kompetensi mahasiswa terdiri dari 3 komponen yang harus di evaluasi evaluasi, evaluasi kompetensi kognitif, evaluasi kompetensi afektif, dan evaluasi kompetensi psikomotorik. Penelitian yang akan dilakukan menggunakan metode penelitian descriptive, dimana penelitian ini akan mendeskripsikan kebutuhan akan video tutorial sebagai salah satu model untuk mengukur kemampuan psikomotor mahasiswa dalam matakuliah LEO. Dari penelitian deskriptif yang telah dilakukan mengenai analisis kebutuhan Penilaian Psikomotor Berdasarkan Video Tutorial Berlandaskan Manualbook pada Pendidikan Vokasi Guna Meningkatkan Pencapaian Learning Targets dapat dilihat bahwa mahasiswa mata kuliah LEO dalam membuat video tutorial sebagai bahan penilaian kompetensi psikomotor menuai respon yang bagus dari mahasiswa dan dosen. Berdasarkan penelitian ini dapat dilihat bahwa mehasiswa teknik otomotif fakultas teknik universitas negeri padang sangat terbantu dalam proses menilai kemampuan diri sendiri, dan dosen juga bisa menilai kompetensi mahasiswa secara menyeluruh dari tiap-tiap topik yang telah dipelajari atau secara komprehensif
Agrowisata Kampung Terih Sebagai Pengembangan Desa Pariwisata Di Batam
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perilaku wisatawan dan masyarakat lokal pada agrowisata kampung terih sebagai pengembangan desa pariwisata di Batam. Studi ini bertujuan merumuskan model terbaik untuk mengembangkan wisata kampung terih di Batam. Model objek wisata yang diharapkan oleh pemeringkatan adalah motivasi yang kuat untuk mendorong wisatawan mengunjungi kampung terih adalah melatih fisik, mengunjungi tempat baru, memperkaya kecerdasan, istirahat dan menjauhkan diri dari stres. Pada aksesibilitas, para wisatawan menganggap bahwa jarak perjalanan kampung terih cukup jauh, dan sulit dijangkau dengan transportasi umum. Selain jarak yang cukup jauh, jalur yang harus dilalui ke kampung terih juga termasuk jalur sibuk. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kampung terih telah dikelola dengan baik yang terbukti dari keterlibatan masyarakat setempat (komunitas pariwisata), layanan panduan (link agen perjalanan). Transformasi ekonomi desa untuk mengunjungi kampung terih sangat kuat, pariwisata untuk mengunjungi kampung terih sedang, dan keberlanjutan kampung terih lemah.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perilaku wisatawan dan masyarakat lokal pada agrowisata kampung terih sebagai pengembangan desa pariwisata di Batam. Studi ini bertujuan merumuskan model terbaik untuk mengembangkan wisata kampung terih di Batam. Model objek wisata yang diharapkan oleh pemeringkatan adalah motivasi yang kuat untuk mendorong wisatawan mengunjungi kampung terih adalah melatih fisik, mengunjungi tempat baru, memperkaya kecerdasan, istirahat dan menjauhkan diri dari stres. Pada aksesibilitas, para wisatawan menganggap bahwa jarak perjalanan kampung terih cukup jauh, dan sulit dijangkau dengan transportasi umum. Selain jarak yang cukup jauh, jalur yang harus dilalui ke kampung terih juga termasuk jalur sibuk. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kampung terih telah dikelola dengan baik yang terbukti dari keterlibatan masyarakat setempat (komunitas pariwisata), layanan panduan (link agen perjalanan). Transformasi ekonomi desa untuk mengunjungi kampung terih sangat kuat, pariwisata untuk mengunjungi kampung terih sedang, dan keberlanjutan kampung terih lemah
Pengaruh Model Discovery Learning dalam Kemampuan Berpikir Kritis dan Cognitif Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi
This study aims to look at the effect of discovery learning models on students' critical and cognitive thinking abilities on the ability to solve programming problems. This study used a quasi-experimental method conducted on students of the Information Systems study program. The subjects used were morning class students as the experimental class and the evening class as the control class 2018/2019 with 60 students. Data collection techniques is essay test questions critical thinking skills. Data analysis is using t test. The results of the analysis show that tcounted > t table and the significant value is smaller than 0.05. Based on these results, it can be concluded that there is a significant influence on the Discovery Learning model on the critical thinking skills of Information Systems students added about the limitations, practical implications, social implications and the value of their originalityPenelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model discovery learning terhadap kemampuan berpikir kritis dan cogniftif mahasiswa pada kemampuan memechakan masalah pemrograman. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment yang dilakukan pada mahasiswa program studi Sistem Informasi.. Subjek yang digunakan yaitu mahasiswa kelas pagi sebagai kelas eksperiment dan kelas malam sebagai kelas kontrol angkatan 2018/2019 sebanyak 60 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan soal tes esai kemampuan berpikir kritis. Analisis data menggunakan uji t. Hasil dari analis di bahwa tcounted > t table dan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Discovery Learning terhadapa kemampuan berpikir kritis mahasiswa Sistem Informas
Implementasi Pompa Air Tenaga Surya Menggunakan Inverter Boost Satu Fasa
Pompa air tenaga surya adalah salah satu alternatif penyediaan air bersih untuk daerah yang belum terjangkau jaringan listrik. Pompa air tenaga surya membutuhkan peralatan yang dapat menaikan tegangan panel surya sesuai dengan rating tegangan motor pompa air dan inverter untuk mengkonversikan tegangan dc panel surya menjadi tegangan ac sesuai dengan tegangan motor pompa air. Paper ini mengusulkan inverter boost satu fasa untuk pompa air tenaga surya yang dapat menaikan sekaligus mengkonversikan tegangan dc menjadi tegangan ac tanpa menggunakan transformator. Modulasi inverter dirancang menggunakan metode Sinusoidal Pulse Width Modulation (SPWM) yang diimplementasikan dengan arduino uno. Pompa air tenaga surya diimplementasikan untuk penyediaan air bersih di Mesjid dengan menggunakan panel surya 300 WP. Hasil pengujian di lapangan menunjukan bahwa pompa air tenaga surya yang diusulkan telah bekerja dengan baik sesuai dengan yang diharapkan. Inverter boost satu fasa yang diusulkan telah dapat mengkonversikan tegangan panel surya sesuai dengan rating tegangan motor pompa air.Pompa air tenaga surya adalah salah satu alternatif penyediaan air bersih untuk daerah yang belum terjangkau jaringan listrik. Pompa air tenaga surya membutuhkan peralatan yang dapat menaikan tegangan panel surya sesuai dengan rating tegangan motor pompa air dan inverter untuk mengkonversikan tegangan dc panel surya menjadi tegangan ac sesuai dengan tegangan motor pompa air. Paper ini mengusulkan inverter boost satu fasa untuk pompa air tenaga surya yang dapat menaikan sekaligus mengkonversikan tegangan dc menjadi tegangan ac tanpa menggunakan transformator. Modulasi inverter dirancang menggunakan metode Sinusoidal Pulse Width Modulation (SPWM) yang diimplementasikan dengan arduino uno. Pompa air tenaga surya diimplementasikan untuk penyediaan air bersih di Mesjid dengan menggunakan panel surya 300 WP. Hasil pengujian di lapangan menunjukan bahwa pompa air tenaga surya yang diusulkan telah bekerja dengan baik sesuai dengan yang diharapkan. Inverter boost satu fasa yang diusulkan telah dapat mengkonversikan tegangan panel surya sesuai dengan rating tegangan motor pompa air
Sistem Pergerakan dan Deteksi Pada Robot Sepak Bola Beroda Berbasis Image Processing dengan Penerapan Multivision
Penelitian ini bertujuan untuk membangun robot sepak bola beroda yang bergerak holonomic berbasis image processing untuk melakukan pendeteksian bola yang selanjutnya data tersebut menjadi kondisi pergerakan robot pada pertandingan. Sistem pergerakan robot pada penelitian ini menggunakan konfigurasi 3 roda omni yang membuat robot dapat bergerak secara holonomic. Image processing pada penelitian ini digunakan sebagai sistem deteksi bola pada robot yang diproses menggunakan laptop dan dibuat dengan bahasa pemograman python menggunakan pustaka open computer vision. Permasalahan yang sering terjadi pada sistem pendeteksian objek menggunakan satu kamera adalah keterbatasan area pendeteksian objek pada robot. Sehingga pada penelitian ini digunakan metode color filtering HSV dengan penerapan pada multivision. Penerapan metode pada penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan jarak pendeteksian objek yang dipengaruhi oleh reliabilitas segmentasi warna serta memperluas area pendeteksian objek pada robot. Kamera 1 digunakan untuk mendeteksi objek yang berada 120° di depan robot dan kamera 2 digunakan untuk mendeteksi objek yang berada 360° disekitar robot. Sehingga diperoleh kondisi - kondisi yang dapat memperbaiki kinerja pada sistem pergerakan robot. Hasil dari image processing menjadi data input sensor yang diterima oleh arduino mega 2560, pengiriman data tersebut menggunakan komunikasi serial port USB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kamera 1 dapat melakukan pendeteksian bola dengan jarak 0 - 12 m, dan kamera 2 dapat melakukan pendeteksian bola dalam radius 0 - 4 meter.Penelitian ini bertujuan untuk membangun robot sepak bola beroda yang bergerak holonomic berbasis image processing untuk melakukan pendeteksian bola yang selanjutnya data tersebut menjadi kondisi pergerakan robot pada pertandingan. Sistem pergerakan robot pada penelitian ini menggunakan konfigurasi 3 roda omni yang membuat robot dapat bergerak secara holonomic. Image processing pada penelitian ini digunakan sebagai sistem deteksi bola pada robot yang diproses menggunakan laptop dan dibuat dengan bahasa pemograman python menggunakan pustaka open computer vision. Permasalahan yang sering terjadi pada sistem pendeteksian objek menggunakan satu kamera adalah keterbatasan area pendeteksian objek pada robot. Sehingga pada penelitian ini digunakan metode color filtering HSV dengan penerapan pada multivision. Penerapan metode pada penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan jarak pendeteksian objek yang dipengaruhi oleh reliabilitas segmentasi warna serta memperluas area pendeteksian objek pada robot. Kamera 1 digunakan untuk mendeteksi objek yang berada 120° di depan robot dan kamera 2 digunakan untuk mendeteksi objek yang berada 360° disekitar robot. Sehingga diperoleh kondisi - kondisi yang dapat memperbaiki kinerja pada sistem pergerakan robot. Hasil dari image processing menjadi data input sensor yang diterima oleh arduino mega 2560, pengiriman data tersebut menggunakan komunikasi serial port USB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kamera 1 dapat melakukan pendeteksian bola dengan jarak 0 - 12 m, dan kamera 2 dapat melakukan pendeteksian bola dalam radius 0 - 4 meter
Bahasa Indonesia
Artikel ini disusun menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei bertujuan untuk mengetahui penilaian terhadap susunan menu karyawan di Rocky Plaza Hotel Padang. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 118 orang. Penelitian ini melibatkan 91 orang sebagai sampel, yang dipilih menggunakan teknik probability sampling. Data didapatkan dengan berkomunikasi secara tidak langsung menggunakan kuisioner (angket) dengan menggunakan skala likert, angket juga telah diuji validitas serta realibilitasnya terlebih dahulu. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dalam pengolahan data dan diperoleh gambaran sebaran frekuensi data mencakup nilai maksimal dan minimal, median, mean, standar deviasi serta nilai tingkat pencapaian responden. Berdasarkan penelitian, didapat hasil sebagai berikut: Variabel susunan menu dikategorikan sangat baik dengan persentase 54,9%, Indikator standar porsi dikategorikan sangat baik dengan persentase 60,43%, Indikator standar resep dikategorikan sangat baik dengan persentase 57,14%, Indikator standar bumbu dikategorikan sangat baik dengan persentase 57,14%, Indikator standar kualitas dikategorikan sangat baik dengan persentase 54,94%.Artikel ini disusun menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei bertujuan untuk mengetahui penilaian terhadap susunan menu karyawan di Rocky Plaza Hotel Padang. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 118 orang. Penelitian ini melibatkan 91 orang sebagai sampel, yang dipilih menggunakan teknik probability sampling. Data didapatkan dengan berkomunikasi secara tidak langsung menggunakan kuisioner (angket) dengan menggunakan skala likert, angket juga telah diuji validitas serta realibilitasnya terlebih dahulu. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dalam pengolahan data dan diperoleh gambaran sebaran frekuensi data mencakup nilai maksimal dan minimal, median, mean, standar deviasi serta nilai tingkat pencapaian responden. Berdasarkan penelitian, didapat hasil sebagai berikut: Variabel susunan menu dikategorikan sangat baik dengan persentase 54,9%, Indikator standar porsi dikategorikan sangat baik dengan persentase 60,43%, Indikator standar resep dikategorikan sangat baik dengan persentase 57,14%, Indikator standar bumbu dikategorikan sangat baik dengan persentase 57,14%, Indikator standar kualitas dikategorikan sangat baik dengan persentase 54,94%
Pengembangan Rancangan Media Pembelajaran Augmented Reality Perangkat Jaringan Komputer
All The problem of the research is the absence of supporting learning media in learning activities of computer network, are not optimal mastery of concepts by students, and abstract teaching materials that need to be made more concrete, as well as using the use of smartphones in the 4.0 revolution industry. This study aims to develop learning media augmented reality and produce media that are valid, practical, and effective on computer network subjects so that they become alternatives as learning media. This research is a research and development (R&D) using the IDI model. Data analysis techniques for practicality using percentages, and effectiveness of the control class and the experimental class. In conclusion, the augmented reality learning media develop can valid, practical and effective to be used as a learning media on computer network subjects.permasalahan dalam penelitian ini adalah belum tersedianya media pembelajaran pendukung dalam kegiatan pembelajaran jaringan komputer, dalam penguasaan konsep oleh siswa yang tidak optimal, dan bahan ajar abstrak yang perlu dibuat lebih konkret, serta penggunaan penggunaan smartphone dalam industri revolusi 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran augmented reality dan menghasilkan media yang valid, praktis, dan efektif pada mata pelajaran jaringan komputer sehingga menjadi alternatif sebagai media pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) menggunakan model IDI. Teknik analisis data untuk kepraktisan menggunakan persentase, dan efektivitas kelas kontrol dan kelas eksperimen. Kesimpulannya pengembangan media pembelajaran augmented reality dapat valid, praktis dan efektif untuk digunakan sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran jaringan komputer
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android pada Pembelajaran Electronic Fuel Injection
Penelitian bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan keefektifan media pembelajaran berbasis android dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian adalah R&D dengan model 4D. Subjek penelitian yaitu siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan di SMK Perindustrian Yogyakarta yang terdiri dari 30 siswa. Teknik analisis data menggunakan uji N gain. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil validasi oleh ahli media mendapatkan nilai rata-rata presentase 83,74%, dari ahli materi dari dosen mendapatkan nilai rata-rata presentase 93,1%, ahli materi dari guru mendapatkan nilai rata-rata persentase 92,67%, uji coba kelompok kecil dengan jumlah responden 10 siswa diperoleh nilai rata-rata presentase 81,77%, uji coba kelompok besar dengan jumlah respoden 30 siswa mendapatkan nilai rata-rata persentase 84,4%, sehingga seluruhnya mendapatkan penilaian “sangat baik” dan Media pembelajaran ini efektif diterapkan dalam pembelajaran.Penelitian bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan keefektifan media pembelajaran berbasis android dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian adalah R&D dengan model 4D. Subjek penelitian yaitu siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan di SMK Perindustrian Yogyakarta yang terdiri dari 30 siswa. Teknik analisis data menggunakan uji N gain. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil validasi oleh ahli media mendapatkan nilai rata-rata presentase 83,74%, dari ahli materi dari dosen mendapatkan nilai rata-rata presentase 93,1%, ahli materi dari guru mendapatkan nilai rata-rata persentase 92,67%, uji coba kelompok kecil dengan jumlah responden 10 siswa diperoleh nilai rata-rata presentase 81,77%, uji coba kelompok besar dengan jumlah respoden 30 siswa mendapatkan nilai rata-rata persentase 84,4%, sehingga seluruhnya mendapatkan penilaian “sangat baik” dan Media pembelajaran ini efektif diterapkan dalam pembelajaran
Model Penjadwalan Pemeliharaan Preventif Mesin-Mesin Produksi untuk Meminimasi Total Tardiness
Preventive maintenance is considered as a method to avoid unexpected failure in production machines. Unfortunately, conducting such maintenance is limited by resources availability thus likely causes tardiness. This research aims to minimize total tardiness of preventive maintenance on production machines by developing a scheduling model. This scheduling model takes the availability of time and labor into account to get an optimal scheduling model that can minimize the tardiness. The model of preventive maintenance schedule is developed by using the Integer Linear Programming method. This method provides output in the form of preventive maintenance schedule through a purpose function which considers the specified constraints on the company. As the result, the developed model could propose a preventive maintenance schedule which reduces the total tardiness.Pemeliharaan preventif merupakan sebuah metode untuk menghindari kerusakan tak terduga pada mesin produksi. Namun, pelaksanaan pemeliharaan tersebut dibatasi oleh ketersediaan sumber daya sehingga dapat menyebabkan keterlambatan. Penelitian ini bertujuan untuk meminimalkan keterlambatan total pada pemeliharaan preventif mesin produksi dengan mengembangkan model penjadwalan. Model penjadwalan ini mempertimbangkan ketersediaan waktu dan tenaga untuk mendapatkan model penjadwalan optimal yang dapat meminimalkan keterlambatan. Model penjadwalan pemeliharaan preventif dikembangkan dengan menggunakan metode Integer Linear Programming. Metode ini menghasilkan output dalam bentuk penjadwalan pemeliharaan preventif melalui fungsi tujuan yang mempertimbangkan kendala yang diidentifikasi pada perusahaan. Model penjadwalan yang dikembangkan ini mampu memberikan usulan atas jadwal pemeliharaan preventif yang dapat meminimalkan waktu keterlambatan total