Poltek-EJS (Politeknik Katolik Saint Paul Sorong - Jurnal Elektronic System)
Not a member yet
    661 research outputs found

    PURWARUPA ALAT TELEMONITORING KEAMANAN RUANGAN MENGGUNAKAN IDENTIFIKASI SIDIK JARI BERBASIS INTERNET OF THINGS

    Get PDF
    Human needs  storage of documents or valuables requires a place that has good security from the act of others from theft. The storage area can be in the form of a safe or room. One way to increase the security of the room in a building is by creating a monitoring tool that is controlled remotely using the internet network. In addition, you can also use a fingerprint sensor that can identify users who leave or enter the room. This study aims to produce a prototype room security monitoring system with fingerprint identification using the internet network for data transfer processes on a web database. The tool is designed and built using a fingerprint sensor and push button as an input block, Arduino uno and nodemcu esp8266 as a process block, servo motor, relay, solenoid and 16x2 LCD as outputs to be connected to form a circuit. This research succeeded in designing and building a room security monitoring tool prototype using fingerprints based on the internet of things. The results of room user data record information are displayed on the website with the address http://home-guard.000webhostapp.com/index.php. Based on the testing of this tool using a fingerprint sensor can detect fingerprints both registered and unregistered. The results of the time delay testing from the fingerprint detection sensor process until the information entered on the display on the website is an average of 2.25 secondsKebutuhan manusia penyimpnan dokumen atau barang berharga memerlukan tempat yang mempunyai keamanan yang baik dari ulah orang lain dari pencurian. Tempat penyimpanan dapat berupa brangkas atau rungan Salah satu cara alat untuk meningkatkan keamanan ruangan disuatu bangunan dengan membuat alat monitoring yang dikendalikan dari jarak jauh menggunakan jaringan internet. Selain itu juga dapat menggunakan sensor sidik jari yang dapat mengidentifikasi user yang keluar atau masuk ruangan tersebut. Penelitian ini bertujan untuk menghasilkan prototipe sistem monitorinng keamanan ruangan dengan identifikasi sidik jari menggunakan jaringan internet untuk  proses tranfer data pada web database.. Alat dirancang dan dibangun menggunakan sensor sidik jari  dan push button sebagai blok input, Arduino uno dan nodemcu esp8266 sebagai blok proses, motor servo, relay, solenoid dan LCD 16x2 sebagai output yang akan dihubungkan untuk membentuk sebuah rangkaian. Penelitian ini berhasil merancang dan membangun purwarupa alat monitoring keamanan ruangan menggunakan sidik jari berbasis internet of things. Hasil informasi rekam data pengguna ruangan yang ditampilkan pada website dengan alamat http://home-guard.000webhostapp.com/index.php Berdasarkan pengujian alat ini menggunakan sensor sidik jari dapat mendeteksi sidik jari baik yang sudah terdaftar maupun yang belum terdaftar.  Hasil pengujjian delay waktu dari proses sensor pendeteksian sidik jari hingga informasi masuk dalam tampilan di website rata-rata sebesar 2,25 detik. &nbsp

    EVALUASI SISTEM INSTALASI LISTRIK PADA KANTOR DPRD KOTA PALOPO

    No full text
    Abstrak        Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang sistem instalasi listrik yang berpatokan pada standar nilai sesuai dengan PUIL 2000. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh gedung, penghantar, pengaman, dan pembumian instalasi. Sedangkan sampelnya adalah penghantar, pengaman, dan pembumian pada panel utama. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kemampuan hantar arus dan pembumian sistem instalasi listrik sesuai standar PUIL 2000. Sedangkan pengaman yang terpasang hendaknya ditinjau ulang karena kapasitas pengaman terlalu besar hal ini akan berakibat pada instalasi tersebut, dapat merusak penampang kabel instalasi listrik yaitu penampang kabel akan mengalami kehilangan tahanan isolasi, dan pengaman akan lambat untuk memutuskan arus, sehingga bisa mengakibatkan kebakaran apabila terjadi beban lebih atau hubunng singkat. Tidak adanya  pengaman  sirkit akhir pada setiap ruangan dan hanya menyambung pada sirkit cabang.    Kata kunci: Sistem Instalasi Listrik, Kantor, PUIL 200

    ANALISIS DAYA YANG DIHASILKAN OLEH SEL FOTOVOLTAIK 20 WP

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui besar daya yang dihasilkan oleh panel sel surya (sel Fotovoltaik) 20 WP.  Untuk mengetahui besar daya yang dihasilkan maka dilakukan penentuan sudut panel surya (sel fotovoltaik) yaitu 10° (menghadap utara) dan melakukan pengukuran tegangan dan kuat arus listrik yang dihasilkan oleh fotovoltaik menggunakan alat AVO  meter. Penelitian ini menggunakan modul Sel Fotovoltaik di Laboratorium Teknik Mesin Universitas Kristen Papua  di Sorong dan dilakukan selama 5 hari yaitu tanggal 27-31 Agustus 2018 pada pukul 09.00 WIT - 15.00 WIT. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa daya terbesar yang dihasilkan pada pukul 12.00 WIT – 13.00 WIT. Sedangkan dari 5 hari penelitian daya terbesar dihasilkan pada tanggal 27 Agustus 2018 pada pukul 12.00-13.00 WIT sebesar 24,08 Watt dengan suhu 48,7°C, tegangan keluaran 19,2 Volt dan arus listrik keluaran 1,25 Ampere. Dari hasil penelitian dapat dinyatakan bahwa suhu/temperatur sangat mempengaruhi nilai perhitungan daya yang dihasilkan, semakin tinggi suhu permukaan fotovoltaik maka semakin tinggi pula daya yang dihasilkan

    ANALISIS UKURAN SABUK UNTUK TURBIN CROSS FLOW PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO (PLTMH) 30 KVA

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis ukuran sabuk dan puli dari sistem transmisi energi mekanik PLTMH untuk ukuran generator yang diinginkan.   Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen untuk mengetahui data putaran poros turbin untuk generator 30 kVA dan jarak sumbu poros dari turbin ke generator. Kemudian ukuran sabuk yang akan digunakan dianalisisi secara teoritis. Dari hasil perhitungan dapat diketahui bahwa untuk mentransmisikan daya dari turbin ke generator melalui putaran poros turbin, poros generator, puli turbin dan puli generator dengan daya 30 kVA menggunakan sistem transmisi sabuk dengan pemilihan sabuk-V tipe B; No : 97 dengan panjang keliling L = 2.464 mm dan kecepatan 11 m/s untuk  ukuran poros turbin 50 mm, poros generator 41 mm, ukuran puli turbin 275,5 mm, puli generator 145 mm, jarak sumbu poros 900 mm, putaran poros turbin 786 rpm dan putaran poros generator 1500 rpm

    ANALISA NILAI KOMPLEKSITAS PERAKITAN YANG DIPENGARUHI OLEH URUTAN KOMPONEN

    Get PDF
    Tujuan dari Design for Assembly (DFA) adalah melakukan sebuah pengembangan terhadap elemen-elemen yang mempengaruhi proses perakitan (assembly) sehingga waktu perakitan menjadi singkat atau berkurang.  Guna mengurangi atau mengefisienkan waktu perakitan, disamping material yang digunakan oleh setiap komponen urutan komponen ketika proses handling maupun insertion sangat berpengaruh terhadap besarnya pembentukan sudut alfa (α) dan beta (β). Dimana kedua unsur tersebut merupakan landasan atau acuan untuk menentukan alokasi waktu dari setiap komponen pada saat proses perakitan. Dalam melakukan proses perhitungan terlebih dahulu dilakukan identifikasi jumlah komponen (N) dan keragaman dari komponen (n) dari sebuah produk yang akan dirakit. Prosedur yang kedua adalah melakukan identifikasi kemungkinan atau peluang urutan komponen dari sebuah produk pada saat proses perakitan.  Prosedur yang ketiga adalah menentukan aspek-aspek yang sangat mempengaruhi urutan komponen pada saat proses handling, insertion maupun fastening. Adapun aspek yang mempengaruhi proses handling (Ch) antara lain; shape, geometry, thickness, symmetry, size. Sementara aspek yang mempengaruhi proses insertion (Ci) adalah; holding down, alignment, insertion resistance, accessibility and vision, mechanical fastening processes, non-mechanical fastening processes, non-fastening processes. Selanjutnya dapatlah dihitung indeks kompleksitas (tingkat kesulitan) dari produk yang akan dirakit (CIproduk) dari hasil tersebut dapat dihitung kompleksitas  proses perakitan (Cproses assembly) dari setiap kemungkinan yang ada. Nilai indeks kompleksitas dan kompleksitas proses assembly yang diperoleh selanjutnya diranking berdasarkan nilai yang terkecil, dengan asumsi bahwa semakin kecil nilai kompleksitas proses perakitan maka proses perakitan akan relatif mudah dan waktu perakitan akan menjadi singkat

    ANALISIS SISTEM KEMUDI PADA ALAT PENGGEMBUR TANAH

    Get PDF
    All Terrain Vehicle (ATV) adalah sebuah kendaraan dengan penggerak mesin menggunakan motor bakar, mengunakan pula rangka khusus yang dirancang sedemikian rupa untuk dapat melintas di segala medan. ATV merupakan perpaduan antara motor roda dua dan mobil yang keduanya memiliki kelebihan masing-masing pada saat melintas di medan sulit. Pada mulanya ATV hanya digunakan oleh para pemilik perkebunan untuk alat transportasi mereka, tapi seiring dengan perkembangan jaman ATV dapat digunakan untuk banyak kegiatan di dunia otomotif seperti balap, motor penjelajah alam, kendaraan operasional tim SAR atau di Indonesia banyak disewakan untuk kegiatan lintas alam ditempat wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sudut belokan yang maksimalkan alat penggembur tanah saat di bebani. Dari analisa serta pengujian yang dilakukan maka grafik efektif belok (kanan dan kiri) terlihat sudut efektif akan semakin membesar dimana kecepatan (rpm) yang semakin rendah. Pembesaran sudut efektif yang lebih besar terjadi pada kecepatan 1000 rpm dengan sudut 380 dan sudut efektif yang lebih kecil terjadi pada kecepatan 5000 rpm dengan sudut 340

    SIMULASI SENSOR PENGISIAN BAK MANDI MENGGUNAKAN TIMER BERBASIS MIKROKONTROLER

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk memudahkan pengisian bak mandi secara efektif dan efesien. Sensor pengisian bak mandi menggunakan timer berbasis mikrokontroler AT89S51. Software yang digunakan untuk membuat program sensor pengisian bak mandi menggunakan timer adalah bahasa pemrogaman assemby (assembler) dan software SPSS 13.0 for Windows untuk analisis data. Pada penelitian ini dibuat suatu sistem (Modul Microcontroller) untuk mengisi bak mandi secara otomatis menggunakan Microcontroller AT89S51. Dalam hal ini, sensor timer dalam pengisian bak mandi dapat digunakan dengan mudah, menghasilkan informasi yang sama tanpa kesalahan walaupun dipakai berulang kali, serta memiliki tampilan yang menarik dan pemakaiannya tidak merepotkan. Hasil pengembangan produk dari metode eksperimental sensor pengisian bak mandi menggunakan timer dapat memperkecil terjadinya pengisian bak mandi yang tidak terkontrol. Sensor timer pengisian bak mandi dibangun dengan menggunakan konsep kecerdasan buatan (Artifical Intelegence) khususnya dalam bidang penggerak. Sensor ini memiliki tujuh kinerja produk yang akan diuji dengan enam Atribut Of Quality For Goods. Pelaksanaan uji manfaat dilakukan terhadap responden dengan kemanfaatan hasil penelitian menggunakan alat bantu kuisioner yang berisi 16 pertanyaan yang mewakili 4 aspek yaitu Useability, Learnability, Efficiensy, dan Acceptability. Jawaban dari responden hasilnya 8.75 artinya bahwa kinerja dari hasil penelitian uji manfaat layak diterapkan dan mudah digunakan bagi use

    PENERAPAN METODE LEARNING VECTOR QUANTIZATION UNTUK IDENTIFIKASI PENYAKIT PADI BERDASARKAN BENTUK BERCAK DAUN

    No full text
    This research aims: (1). Make an application to identify types of diseases in rice plants based on the form of rice leaf spots; (2). Apply the Learning Vector Quantization (LVQ) method to the identification of rice plant diseases. In the learning and testing stages of LVQ the image is processed into Grayscale, Thresholding, and segmentation. At the training stage, the LVQ method is used to determine weights, target errors, max epochs, and training rates. The data used as input is an image of the identification of types of diseases of rice plants based on the shape of rice leaf spots with a pixel size of 95x35 and with the BITMAP extension (.bmp). The standard of success of this identification system is to calculate the value of the Termination Error Rate and the level of accuracy in the identification of leaf spot forms. From this simulation an artificial neural network structure was obtained with a learning rate value of 0.02 and an epoch number of 5 times. The system formed is able to recognize images containing leaf spot forms used as weights with an optimum accuracy value of 73.33% with a composition of brown spot disease (BC) 20%, Blast 20% and cercospora blotches 33.33%Penelitian ini bertujuan : (1). Membuat suatu aplikasi untuk identifikasi jenis penyakit pada tanaman padi berdasarkan bentuk bercak daun padi.;(2). Menerapkan metode Learning Vector Quantization (LVQ) pada identifikasi penyakit tanaman padi. Pada tahapan learning dan testing pada LVQ citra diproses menjadi Grayscale, Thresholding, dan segmentasi. Di tahap pelatihan, metode LVQ digunakan untuk menentukan bobot, target error, max epoch, dan laju pelatihan (Learning rate). Data yang dijadikan sebagai input adalah citra identifikasi jenis penyakit tanaman padi berdasarkan bentuk bercak daun padi  yaitu dengan ukuran piksel 95x35 dan berekstensi BITMAP (.bmp). Standar keberhasilan sistem identifikasi ini adalah menghitung nilai Termination Error Rate dan tingkat keakuratan dalam identifikasi bentuk bercak daun. Dari simulasi ini diperoleh struktur Jaringan Syaraf Tiruan dengan jumlah nilai learning rate 0,02 dan jumlah epoch sebesar 5 kali. Sistem yang terbentuk mampu mengenali citra yang berisi bentuk bercak daun yang digunakan sebagai bobot dengan nilai keakuratan optimum yaitu 73,33% dengan komposisi penyakit bercak coklat (BC) 20 %, Blast  20 % dan cercak cercospora 33,33%

    Kendali Mobil Robot menggunakan Isyarat Tangan Berbasis Arduino

    Get PDF
    The development of technology robot car from year to year, it turned out continue to experienced the level of rapid progress. Current robots are no longer controlled by using the remote control, but can use command from the man directly. The development of a robot car capable of running in accordance with a hand gesture. Palm of human hand affixed to a sensor that is able to read movement direction of top, bottom, left side and right side. Sensor readings from the gesture of the hand, module sends data to the receiver that are contained in the robot wirelessly. Robot will receive data input control command logic programming to specify the action. The robot will move forward, backward, turn right, turn left, stop. Control hand gesture that is using the sensor module MPU-6050 are transmitted through radio frequency waves NRF24L01. Based on the results of testing, module proficiency level sensor capable of reading the position of a point of the axis x, y, and z. The results of response speed of sensor against car is able to connect quickly 0.45 s. Testing the average speed of car robot is capable of driving amounted to 3.496,50 rpm up to 4.596,50 rpm.  Perkembangan teknologi mobil robot dari tahun ke tahun terus mengalami tingkat kemajuan yang pesat. Di era awal teknologi robotika, pergerakan suatu robot tidak dapat dikontrol manusia dari jarak yang jauh. Saat ini robot tidak lagi dikontrol dengan menggunakan remote kontrol, namun bisa menggunakan perintah dari manusia secara langsung. Dalam penelitian ini dilakukan pengembangan mobil robot mampu berjalan sesuai dengan isyarat tangan atau gestur tangan. Di telapak tangan manusia ditempelkan suatu sensor yang mampu membaca pergerakkan arah atas, bawah, samping kiri maupun samping kanan.  Dari pembacaan sensor gestur tangan tersebut, modul tersebut mengirimkan data menuju receiver yang terdapat di dalam robot secara wireless. Selanjutnya, robot tersebut akan menerima data input kendali perintah logika pemograman untuk menentukan aksi berupa gerakan arah robot. Mobil robot tersebut akan bergerak maju, mundur, berbelok kanan, berbelok kiri, maupun berhenti.  Kendali isyarat tangan yang digunakan tersebut menggunakan modul sensor MPU-6050 yang ditransmisikan melalui gelombang frekuensi radio NRF24L01. Berdasarkan hasil pengujian, modul sensor tesebut mampu membaca posisi titik sumbu x, y, dan z dengan baik. Hasil kecepatan respon sensor terhadap mobil robot mampu terhubung cepat hanya dengan kisaran waktu selama 0,45s. Selain itu, pengujian rata-rata kecepatan mobil robot tersebut mampu melaju sebesar 3.496,50 rpm sampai dengan 4.596,50 rpm

    PERANCANGAN APLIKASI ABSENSI SMP TERANG BAGI BANGSA

    No full text
    Online attendance application can be created by  database and interface design baseball on Android mobile system. This application is an application that will make it easier for admins and teachers to manage data and make it easier for teachers to attend school absences. In addition, this application can control the attendance and punctuality of teachers. The data processed by the application is in the form of data on the names of the teaching staff at the school along with the employee identification numbers. This application only has a few buttons on the main menu, so users don't feel bored seeing the buttons. The use case diagram shows from the side of the admin who supervises and regulates the running of the application for the attendance of teaching staff and Android users or users, in this case, the SMP Terang Untuk Bangsa teacher. The Class Diagram model describes the system structure in terms of defining the classes that will be made to build the system. This class diagram provides details of the flow of an application to be made. Flowcharts or flow charts show the flow in a program or system procedure logically. The design of the interface (interface) shows the home menu, class attendance menu, attendance input, and attendance resultsDaftar Kehadiran dapat dilakukan secara online dengan menggunakan aplikasi yang dengan perancangan database dan perancangan antarmuka aplikasi yang akan dibangun dengan berbasis android mobile. Aplikasi ini merupakan aplikasi yang akan mempermudah admin dan guru dalam mengelolah data serta memudahkan guru dalam melakukan absen di sekolah. Selain itu aplikasi ini dapat mengontrol kehadiran dan ketepatan waktu pengajar. Data yang diolah oleh aplikasi berupa data nama-nama tenaga pengajar di sekolah beserta nomor induk pegawai. Aplikasi ini hanya memiliki beberapa button pada menu utama, sehingga pengguna tidak merasa bosan melihat button-buttonnya. use case diagram menampilkan  dari sisi admin yang mengawasi dan mengatur jalannya aplikasi absensi tenaga pengajar dan pengguna android atau User yang dalam hal ini ialah guru SMP Terang Bagi Bangsa. Model Class Diagram menggambarkan struktur sistem dari segi pendefinisian kelas-kelas yang akan dibuat untuk membangun sistem. Class diagram ini memberikan perincian alur sebuah aplikasi yang akan dibuat. Flowchart atau bagan alir menunjukkan alur di dalam program atau prosedur sistem secara logika. Perancangan antarmuka (interface) menunjukkan menu home, menu absen kelas, input kehadiran, dan hasil absens

    537

    full texts

    661

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Poltek-EJS (Politeknik Katolik Saint Paul Sorong - Jurnal Elektronic System)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇