Poltek-EJS (Politeknik Katolik Saint Paul Sorong - Jurnal Elektronic System)
Not a member yet
661 research outputs found
Sort by
EVALUASI PEMERIKSAAN BANGUNAN RUMAH SEDERHANA DENGAN MENGGUNAKAN RAPID VISUAL SCREENING DI KELURAHAN SAOKA DISTRIK MALADUMES KOTA SORONG
Pasca kejadian gempa bumi yang melanda kota Sorong tidak sedikit bangunan di kelurahan Saoka mengalami kerusakan. Oleh karena itu, perlu adanya evaluasi kelayakan struktur terhadap bangunan rumah tinggal masyarakat untuk mengantisipasi kerusakan yang mungkin terjadi apabila terjadi gempa berikutnya. Upaya rapid visual screening perlu dilakukan secara menyeluruh, efektif dan efisien dalam rangka mengurangi resiko akibat bencana gempa bumi. Evaluasi pemeriksaan bangunan rumah sederhana dengan menggunakan rapid visual screening di kelurahan Saoka di maksudkan untuk mengamati secara langsung apakah rumah warga telah memenuhi ketentuan-ketentuan untuk rumah tahan gempa. Survei yang di lakukan dengan mengunakan format formulir evaluasi bangunan sederhana (tipikal tembokan), diadopsi dari fema yang telah di modifikasi oleh Iman Styarno (styarno 2012) yang di dalamnya telah disesuaikan dengan kondisi bangunan di Indonesia, dimana sebagai acuan untuk mempertimbangkan kondisi bangunnan yang ada di wilayah kelurahan Saoka. Hasil dari evaluasi rapid visual screening untuk bangunan rumah tinggal pada kelurahan Saoka dapat dikatakan bahwa hampir semua bangunan belum memenuhi persyaratan yang telah ditentukan dalam persyaratan teknis bangunan tahan gempa. Hal ini menunjukan kesadaran akan pentingnya membangun suatu struktur bangunan tahan gempa belum sungguh – sungguh dipahami oleh masyarakat di kelurahan Saoka. Hal bisa menyebabkan tingkat resiko kerusakan dan hilangnya korban jiwa pada saat terjadinya gempa menjadi lebih besar dan hal tersebut perlu penaganan serius dari pihak – pihak yang terkait
PEMBANGUNAN SERTA PERBAIKAN FASILITAS UMUM (KAMAR MANDI, WATER CLOSET DAN SEPTIC TANK) DI KELURAHAN SUPRAU DISTRIK MALADUM MES
Distrik Maladum Mes, merupakan sebuah Distrik dengan lokasi yang cukup strategis. Distrik Maladum Mes berada di wilayah Pemerintahan Kota Sorong dan memiliki luas126,40 Km2. Kelurahan Suprau memiliki lahan dataran yang rendah dan pesisir pantai yang cukup luas untuk sektor perikanan dan nelayan. Hal ini dibuktikan dengan letak kelurahan yang berada dipinggiran pantai. Sebagian besar mata pencarian penduduk Kelurahan Suprau di dominasi oleh nelayan dan pedagang kaki lima. Profesi penduduk di lingkungan kelurahan Suprau sangat beragam. Sebagian besar penduduk di lingkungan kelurahan Suprau berprofesi sebagai nelayan, pedagang kaki lima, PNS dan karyawan swasta. Program Pengabdian Masyarakat yang dilakukan kali ini memiliki sasaran langsung kepada warga Suprau. Mitra dalam pengabdian ini adalah Kelurahan Suprau. Mitra dipertimbangkan dengan melihat kondisi dan situasi selama survey, dimana wilayah ini kurang diperhatikan oleh pemerintah daerah, dan kerusakan – kerusakan yang ada merupakan fasilitas umum yang sangat diperlukan oleh warga suprau. Sebagian besar masyarkat suprau menggunakan kamar mandi dan tolilet/WC secara bersama – sama. Untuk itu dalam pengabdian kali ini kami menitikberatkan dalam pembangunan fasilitas yang dibutuhkan oleh masyarakat. kelurahan Suprau
PENGEMBANGAN HASIL PENELITIAN ALAT PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA
Pemanfaatan energi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menjadi alternatif energi yang penting untuk dikembangkan di Sorong. Sebagai pengembangan ilmu pengetahuan dan juga sekaligus menyelesaikan permasalahan warga gereja jemaat Mahanaim di Kota Sorong dalam hal keterbatasan instalasi listrik di lingkungan tempat ibadah dan belum ada sosialisasi terkait urgensi konversi pembangkit listrik sebagai bentuk penghematan energi. Metode pelaksanaan adalah merancang pembuatan alat pembangkit listrik tenaga surya (Solar Cell) dengan mengingtrasikan alat dan bahan yang dibutuhkan solar cell panel, battery system, inverter, solar charge controller, lampu, kabel, tiang kemudian menempatkannya di lingkungan tempat ibadah. Hasil dari kegiatan ini adalah jemaat Mahanaim khususnya pemuda-pemuda gereja di lingkungan tersebut dapat memahami prinsip dan cara kerja alat dan menerapkan pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di lingkungan gereja jemaat Mahanai
PENDAMPINGAN MASYARAKAT DALAM PENGOLAHAN CABE MENJADI ABON CABE
Kebutuhan dasar masyarakat mulai meningkat seiring meningkatnya harga pasar. Upaya mengelola sisa industri menjadi lebih bermanfaat mulai dilakukan di Dusun Nglinggan, Ngemplak, Sleman, DIY. Upaya ini adalah salah satu upaya meningkatkan pendapatan masyarakat yang basicnya adalah petani dan peternak. Kegiatan ini melakukan pengolahan dari sisa industriyang ada yaitu kulit cabe menjadi olahan abon cabe yang dapat di manfaatkan dalam jangka panjang dan memiliki nilai jual. Kegiatan ini dilakukan di Dusun Nglinggan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta. Metode pelaksanaan ialah melakukan pendampingan kepada ibu-ibu rumah tangga mulai dari awal hingga akhir proses pembuatan abon cabe. Hasil dari kegiatan ini adalah Ibu Ibu di Dusun Nglinggan memiliki keterampilan dalam mengolah cabe menjadi Produk makanan olahan yang bernilai jual
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN BEASISWA BIDIKMISI MENGGUNAKAN METODE SAW (STUDI KASUS : BAG. KEMAHASISWAAN UNIVERSITAS VICTORY SORONG)
Bidikmisi Scholarship is the education expense assistance program of Indonesian government through the higher education general directorate, ministry of education and culture for the students candidate who do not have economy inadequate and have academic potential to pursue the education in college on a leading study program until graduation on time. The target of Bidikmisi Scholarship program is the graduate of high school education unit or another equivalent that is economically inadequate but has good academic potential. Victory University of Sorong also receives Bidikmisi Scholarship that comes from various sources, but the selection system for the receiver of Bidikmisi Scholarship is not completely computerized, it still uses Microsoft Office Excel. For maximizing the system of giving the scholarship for the students opportunely, then it needs to be applied The Support System for Acquisition Decision of Bidikmisi Scholarship Using SAW Method (Study Case: Student Affairs Part of Victory University in Sorong) so that it can help speed up and make it easier the scholarship giving in making an accurate decision for worthy or failing student to accept the scholarship.Beasiswa Bidikmisi adalah program bantuan biaya pendidikan dari pemerintah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bagi calon mahasiswa tidak mampu secara ekonomi dan memiliki potensi akademik, baik untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi pada program studi unggulan sampai lulus tepat waktu. Sasaran program beasiswa Bidikmisi adalah lulusan satuan pendidikan SMA atau bentuk lain yang sederajat yang tidak mampu secara ekonomi namun memiliki potensi akademik yang baik. Universitas Victory Sorong juga mendapatkan beasiswa Bidikmisi yang berasal dari berbagai macam sumber. Namun sistem seleksi untuk penerima beasiswa Bidikmisi belum sepenuhnya terkomputerisasi, yaitu masih menggunakan Microsoft Office Excel. Memaksimalkan sistem pemberian beasiswa bagi setiap mahasiswa - mahasiswi secara tepat, maka perlu diterapkannya Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Beasiswa Bidikmisi Menggunakan Metode SAW (Studi Kasus : Bag. Kemahasiswaan Universitas Victory Sorong) sehingga dapat membantu mempercepat dan mempermudah pemberian beasiswa dalam membuat keputusan yang akurat bagi mahasiswa yang layak menerima beasiswa dan tidak
Design Design the temperature and humidity classification of the workspace by using a decision tree model.
Design the temperature and humidity classification of the workspace by using a decision tree model. Based on the standard table of technical planning procedures for energy conservation in buildings, the optimal comfortable temperature is in the range of 22.8 oC - 25.8 oC with a threshold of 28 oC and humidity of 70%. By utilizing the decision tree classifier, the temperature and humidity of the room detected by the DHT11 sensor are classified based on a model that has been created using Raspberry Pi 3 and the node red. This research was carried out in the ATMI Industrial Polytechnic computer laboratory which is also used as an applied research laboratory in collaboration with industry in the field of automation software development. This research succeeded in making a classification tool for temperature and humidity of the workspace by using a decision tree model that produces a status of cold, cool comfortable, optimal comfort, warm comfort and heat with a predicted level of 0.983.
Rancang bangun alat klasifikasi suhu dan kelembaban ruang kerja dengan menggunakan model decision tree. Berdasarkan tabel standar tata cara perencanaan teknis konservasi energi pada bangunan gedung, suhu nyaman optimal ada pada kisaran 22,8oC – 25,8 oC dengan ambang atas 28 oC dan kelembaban 70%. Dengan memanfaatkan decision tree classifier, suhu dan kelembaban ruangan yang dideteksi oleh sensor DHT11 diklasifikasikan berdasarkan model yang telah dibuat dengan menggunakan Raspberry Pi 3 dan node red. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium komputer Politeknik Industri ATMI yang juga digunakan sebagai laboratorium riset terapan yang bekerjasama dengan industri dalam bidang pengembangan perangkat lunak otomasi. Penelitian ini berhasil membuat alat klasifikasi suhu dan kelembaban ruang kerja dengan menggunakan model decision tree yang menghasilkan status dingin, sejuk nyaman, nyaman optimal, hangat nyaman dan panas dengan tingkat prediksi model 0,983.
 
IMPLEMENTASI KENDALI LQR UNTUK PENGENDALIAN SIKAP LONGITUDINAL PESAWAT FLYING WING
Perkembangan pesawat tanpa awak dalam beberapa tahun terakhir menjadi perhatian banyak pihak dan menarik banyak peminat. Pesawat tanpa awak telah banyak digunakan untuk berbagai misi, diantaranya adalah untuk pemetaan wilayah dan militer. Bentuk pesawat tanpa awak yang relative kecil, menjadikan sensitive terhadap gangguan lingkungan terutama angin, hal tersebut dapat menyebabkan pesawat kehilangan kestabilan dan mengalami stall, sehingga menggagalkan misi penerbangan. Oleh karena itu diperlukan sistem kendali yang yang kuat dan cepat untuk mengatur konfigurasi gerak agar tidak terjadi stall. Pada penelitian ini metode kendali LQR diterapkan untuk mengendalikan sudut roll pada pesawat agar mampu mempertahankan kestabilan sikap longitudinal. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, metode kendali LQR mampu mengendalikan sudut roll pesawat sehingga pesawat mampu mempertahankan kestabilan sikap longitudinal, terbukti ketika sudut roll diberikan gangguan, terjadi overshoot sebesar 4,28º , namun pesawat dengan cepat mampu kembali ke keadaan semula dengan rise time 0,7 detik, setling time 1,3 detik dan kecendrungan steady state error sebesar 1,37Â
IoTTECH : TECHNOLOGY INTERNET OF THINGS (IoT) UNTUK PENGATURAN OTOMATIS KELEMBABAN & TEMPERATUR RUANGAN BUDIDAYA JAMUR TIRAM (PLEUROTUS OSTREATUS)
The results of the IoTTech Internet of Things (IoT) tool for Oyster Mushroom cultivation control the temperature and humidity of the Oyster Mushroom cultivation house. This IOTTECH technology has a DHT11 sensor input to be processed to the Arduino mega and ethernet shield while the output of this tool is an android smartphone, actuator, humidity and temperature control using the Blynk application. The initial process with the DHT11 sensor sends data to the microcontroller for the process of displaying the output value of humidity, LDR and temperature, the output is displayed on an android smartphone as a monitoring interface with the Blynk application as remote monitoring. This research produced a prototype for the output humidity, LDR and air temperature in mushroom houses using the Internet of Thing (IoT) using Blynk. The regulation of output humidity, LDR and temperature uses IoT via blynk, more efficient both in terms of time and cost. The actuator will live automatically according to the humidity, LDR and temperature that has been set.Hasil dari alat IoTTech Internet of Things (IoT) budidaya Jamur Tiram mengontrol temperatur dan kelembaban ruangan rumah budidaya Jamur Tiram. Teknologi IOTTECH ini memiliki input sensor DHT11 untuk diproses ke Arduino mega dan ethernet shield sedangkan output alat ini adalah smartphone android, actuator, control kelembaban dan temperatur menggunakan aplikasi Blynk. Proses awal dengan sensor DHT11 mengirimkan data ke mikrokontroller untuk proses menampilkan nilai output humadity, LDR dan temperature, output ditampilkan pada smartphone android sebagai interface pemantauan dengan aplikasi Blynk sebagai monitoring dari jauh. Penelitian ini menghasilkan prototype untuk output humadity, LDR dan temperature udara pada rumah jamur dengan menggunakan Internet of Thing (IoT) menggunakan blynk. Pengaturan output humadity, LDR dan temperature memafaatkan IoT melalui blynk, lebih efesien baik dari waktu dan biaya. Actuator akan hidup otomatas sesuai dengan humadity, LDR dan temperature yang sudah diatur
ANALISIS PENGARUH VARIASI BUSI TERHADAP GAS BUANG
This research was conducted to determine the effect of variations in spark plugs on exhaust gas and fuel consumption or on a 4 stroke gasoline motorbike. To find out the effect, the calculation of the value of fuel consumption (FC) and the rate of air flow (mu) is calculated, whereas the value of the air fuel ratio is obtained by using a Gas Emission Analyzer. And also the research was carried out using 3 types of spark plugs namely RESING, NGK, DENSO spark plugs. in the condition of 4 rotation variations in each spark plug that is 1400 rpm, 1600 rpm, 1800 rpm and 2000 rpm and the fuel used is only one type, namely premium (gasoline).From the results of the research that in the Resing spark plug, ngk, denso with 1400 rpm rotation AFR value is 13.80. 10.90. 10.10. Fuel volume (m³) 0.00003, usage time (seconds) 364, fuel consumption (FC) 0.222527473, and kg / hour air flow rate 0.789972527. 1,951565934. 2,205247253, and carbon monoxide (CO) 3,55. 8.77. 9.91%. At 1600 rpm the AFR value is 13.00. 10.80. 9.97, fuel volume (m³) 0.00003, usage time (seconds) 366, fuel consumption (FC) 0.221311475, and kg / hour air flow rate 1.117622951. 2,031639344. 2,20647541, and carbon monoxide (CO) 5,00. 9.18. 9.97%. At 1800 rpm the AF value is 12.30. 10.60. 10.10, fuel volume (m³) 0.00003, usage time (seconds) 331, fuel consumption (FC) 0.244712991, and kg / hour air flow rate 1,62489426. 2,346797583. 2,43978852, and carbon monoxide 6,64. 9.59. 9.97%. And at 2000 rpm the AFR value is 11.51. 10.50. 10.10, fuel volume (m³) 0.00003, usage time (seconds) 257, fuel consumption (FC) 0.315175097, and kg / hour air flow rate 2.581284047. 3,151750973. 3,1517550973, and carbon monoxide (CO) 8,19. 10.10. 10.10%
ANALISIS PERBANDINGAN KECEPATAN DAN HASIL PEMOTONGAN BAJA LUNAK JENIS ST-37 DENGAN MENGGUNAKAN PISAU PAHAT HSS DAN CARIBIDA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kecepatan dan hasil pemotongan baja lunak jenis ST-37 dengan menggunakan pisau pahat jenis High Speed Steel (HSS) ø: 16 mm dan Pisau Pahat jenis Caribida, ø: 16 mm. Penelitian dilakukan di Balai Latihan Kerja (BLK) Sorong. Berdasarkan data penelitian diperoleh hasil: kecepatan maksimum dan minimum untuk masing – masing pisau pahat dengan kedalaman pemakanan 0,5mm, 1mm. dan 1,5mm berbeda - beda, dengan hasil pemotongan pisau pahat jenis High Speed Steel (HSS) baja yang dipotong menjadi lebih baik (halus), sebaliknya dengan pisau frais jenis Caribida dapat membuat hasil akhir dari pemotongan baja tersebut menjadi kasar atau tampak seperti semula (normal)