Jurnal Elektronik STKIP Citra Bakti
Not a member yet
    82 research outputs found

    MEMUPUK KETERAMPILAN KOLABORASI SISWA SMP CITRA BAKTI MELALUI PEMBELAJARAN ENSEMBLE PERKUSI BERBASIS BARANG BEKAS

    Full text link
    Penelitian kualitatif ini bertujuan memberikan pembelajaran tentang kerja sama kepada para siswa melalui praktik permainan ensemble perkusi berbasis barang bekas. Data penelitian diperoleh dengan metode obervasi dan wawancara. Penenlitian dilaksanakan di SMP Citra Bakti. Prosedur pelaksanaan penelitian meliputi tahap persiapan, berupa pengenalan instrumen perkusi, pengenalan notasi. Tahap pelaksanaan yang meliputi pelatihan dan penyajian. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran ensemble perkusi berbasis barang bekas dapat memupuk potensi kerjasama antara para siswa dan siswa. Lebih lanjut pembelajaran ensemble perkusi berbasis barang bekas dapat menjadi solusi terhadap  permasalahan ketiadaan instrumen dalam pembelajaran musik.Â

    PENGEMBANGAN VIDEOSCRIBE PEMECAHAN MASALAHSEHARI-HARI DAN BERPERILAKU KREATIF ASPEKBERPIKIR SIMBOLIK MODEL CATHIE SHERWOODPADA ANAK USIA 5-6 TAHUNDI TKK FATIMA SOAKECAMATAN SOA KABUPATEN NGADA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk, (1) merancang videoscribe Pemecahan Masalah Sehari-hari pada anak usia 5-6 tahun di TKK Fatiama Soa, (2)  mengetahui tingkat kelayakan produk videoscribe Pemecahan Masalah Sehari-hari pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Cathie Sherwood. Langkah yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) Menentukan masalah pengembangan, (2) Mengembangkan desain pembelajaran, (3) Inisiasi produk, (4) Spesifikasi produk, (5) Desain produk, (6) Produk produksi, (7) Review & evaluasi, (8) Delivery & implementation. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Menghasilkan media pembelajaran sparkol videoscribe dalam mengenal bentuk geometri pada anak usia dini kelompok 5-6 tahun, (2) Deskripsi kelayakan media pembelajaran Sparkol Videoscribe. Hasil validasi ahli materi mendapatkan rata-tara skor persentase 90,6% dinyatakan “sangat valid†dari ahli media mendapat rata-rata skor persentase 85,3%, dinyatakan “valid†ahli desain mendapatkan rata-rata skor persentase 85,3%, dikategorikan “validâ€Â  buku panduan mendapatkan rata-rata skor persentase 85,71%,  dinyatakan “valid†hasil uji perseorangan mendapatkan rata-rata skor persentase 83,33%, dalam kategori “validâ€, dan hasil uji kelompok kecil rata-rata mendapatkan skor persentase 87,5% dinyatakan “sangat validâ€.Berdasarkan hasil pemaparan di atas menunjukan bahwa media videoscribe layak di gunakan sebagai media pembelajaran untuk mengembangkan kognitif anak usia dini dalam mengenal bentuk dasar geometri di TKK Fatima Soa. Kata kunci: Media Pembelajaran, Videoscribe, Kemampuan kognitif dan Bentuk Dasar Geometr

    PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MULTILINGUAL BERBASIS KONTEN DAN KONTEKS BUDAYA LOKAL ETNIS NGADA PADA TEMA MERAWAT HEWAN DAN TUMBUHAN UNTUK SISWA KELAS II SD

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan  dan  menghasilkan  bahan  ajar multilingual  berbasis budaya  lokal etnis Ngada pada tema merawat hewan dan tumbuhan untuk siswa kelas 2 Sekolah Dasar. Bahan ajar ini terdiri dari pengembangan tiga bahasa yaitu bahasa Indonesia, bahasa daerah Bajawa dan bahasa Inggris. Subjek uji coba dalam penelitian ini antara lain guru kelas 2 SDN Sobo sebagai ahli materi/isi, guru SMP Citra Bakti sebagai ahli bahasa Indonesia, dosen STKIP Citra Bakti sebagai ahli bahasa Inggris, seorang tokoh penulis buku bahasa daerah Bajawa  sebagai ahli bahasa daerah dan dosen STKIP Citra Bakti sebagai ahli desain. Sedangkan objek yang diteliti adalah konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada yang dapat diintegrasikan dengan materi kelas 2 SD pada tema merawat hewan dan tumbuhan untuk dijadikan bahan ajar multilingual  berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada. Bahan ajar multilingual  berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada ini dikembangkan menggunakan model ADDIE. Model ADDIE terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Hasil penelitian pengembangan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada berdasarkan hasil uji coba ahli adalah sebagai berikut. (1) Uji coba ahli konten/materi ada pada kategori “sangat baik†dengan nilai rata-rata 4,4, (2) Uji coba untuk ahli bahasa Indonesia ada pada kategori “baik†dengan nilai rata-rata 3,7, (3) Uji coba untuk ahli bahasa daerah ada pada kategori “baik†dengan  nilai rata-rata 4,0, (4) uji coba untuk ahli bahasa Inggris ada pada kategori â€baikâ€dengan nilai rata-rata 4,0 (5) Uji coba ahli desain ada pada kategori “sangat baik†dengan rata-rata 4,1. Dari hasil pengujian kepada beberapa ahli di atas maka dapat disimpulkan bahan ajar multilingual berbasis budaya lokal etnis Ngada tema merawat  hewan dan  tumbuhan untuk siswa kelas 2 sekolah dasar layak dan siap digunakan

    PENYAJIAN MUSIK GO LABA DALAM RITUAL KA BUKU PADA MASYARAKAT ADAT MULAKOLI, KECAMATAN BOAWAE, KABUPATEN NAGEKEO (Studi Eksplorasi Musik Tradisi)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penyajian musik go laba dalam ritual adat Ka Buku pada masyarakat Adat Mulakoli, kecamatan Bowae, kabupate Nagekeo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Nara sumber yang digunakan ditentukan berdasarkan otoritas pengetahuan nara sumber terhadap fokus penelitian. Musik tradisional go laba sebagai musik pengiring ritual ka buku disajikan pada saat proses pembersihan benda-benda pusaka rumah adat yang terjadi setahun sekali. Ritual ka buku sering disebuat juga sebagai upacara syukur kepada Tuhan atas hasil panen yang diperoleh dan pemberian sesajian kepada leluhur yang telah meninggal. Kata Kunci: Musik Tradisi, Go Laba, Ka Buku

    Demotivation of Second Semester Art and Religion Faculty Students in Learning English Language (IAKN Ambon)

    Full text link
    This research is aimed to describe demotivation factors which abundant on the level of Maluku university students in learning the English language. In the methodology section, the researcher used descriptive methodology, which sample was twenty-five students on second-semester church and religion department who enrolled in the English language in the second semester. The researcher was collect the data from the accomplishment of student’s discovery learning tasks; constructed of footage data of both responses and participation to the online teaching and learning on chatting group of English language class, email database of the second-semester opinion’s in learning the English language, and also the participation in online teaching through live streaming on Facebook. In conclusion, those factors which compulsory in English language learners were influence by intrinsic motivation.Â

    SELF REGULATED LEARNING PADA IMPLEMENTASI BELAJAR DARI RUMAH

    Full text link
    AbstrakTujuan penulisan artikelini untuk mengetahui: (1) faktor yang mempengaruhi self-regulatedlearning; (2) peran self-regulatedlearning dalam pembelajaran dari rumah (BDR); (3) hubungan pembelajaran daring dan self regulated learning. Meto depenelitian yang digunakan dalam penulisan makalah ini adalah metode Systematic Review yaitu metode penelitian yang menyajikan data secara komprehensif dan berimbang dengan merangkum hasil-hasil penelitian yang telah ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) faktor internal dan perilaku lebih berpengaruh terhadap kemampuan self-regulatedlearning dibandingkan lingkungan belajar; (2) peran self-regulatedlearning pada pembelajaran BDR adalah meningkatkan kemampuan peserta didik dalam mengelola diri dalam belajar sehingga meningkatkan capaian pembelajaranya; (3) Pemilihan model/pendekatan pembelajaran daring berpengaruh terhadap kemampuan self-regulatedlearning peserta didik dan implementasi self-regulatedlearning pada pembelajaran daring juga mampu meningkatkan hasil dari proses pembelajaran yang lebih efektif.Kata-kata Kunci: self-regulatedlearning, BDR AbstractThe purpose of writing this article is to find out: (1) factors that affect self-regulated learning; (2) the role of self-regulated learning in learning from home (LFH); (3) the relationship between online learning and self-regulated learning. The research method used in writing this paper is the Systematic Review method, which is a research method that presents data in a comprehensive and balanced manner by summarizing the results of existing research. The results showed that: (1) internal and behavioral factors had more influence on the ability of self-regulated learning than the learning environment; (2) the role of self-regulated learning in LFH learning is to increase the ability of students to manage themselves in learning to increase their learning achievement; (3) The selection of online learning models/approaches affects students\u27 self-regulated learning abilities and the implementation of self-regulated learning in online learning is also able to improve the results of a more effective learning process. Keywords: self-regulatedlearning, LF

    PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP DALAM UPAYA PELESTARIAN FUNGSI HUTAN LINDUNG DI BAJAWA UTARA

    Full text link
    ABSTRACT The objective of the research is determining the link of Knowledge about environment of societies and the effort of  conservation to take care of conservation forest function. The societies where lived nearby forest conservation in sub region of Borong needs to increase their knowledge about environment. Base on the data analysis that stemmed from the object of this research found: First, The fact that people whose lived in around / closed to conservation forest area have been owned knowledge about environment. Generally their knowledge about environment stemmed from formal education and also non formal which obtained by training and sharing of knowledge about environment by the government of East Manggarai region. Beside that, their knowledge about environment they stemmed from traditional knowledge form which endowment  of their ancestor. Second, the conservation effort to take care forest conservation function in sub region of Borong was conducted by the government in cooperative with various inter technical instance; and Third, the effort of society to take care of conservation forest function nowadays is better then before, they have knowledge about environment, it’s present by their eagerness to join in all the activities for the sake of conservation forest function in the future

    EVALUASI PROGRAM PEMBINAAN PRESTASI BELA DIRI SHOTO-KAI KABUPATEN NAGEKEO

    Full text link
    Peneltian ini bertujuan untuk 1) Untuk mengevaluasi bagaimana konteks prestasi bela diri shotokai kabupaten Nagekeo, 2) Untuk mengevaluasi bagaimana input yang meliputi sumber daya manusia, kualitas dan ketersediaan sarana dan prasarana, Sumber dana pembinaan prestasi  bela diri shotokai kabupaten Nagekeo, 3) Untuk mengevaluasi bagaimana proses program pembinaan olahraga bela diri sotokai kabupaten Nagekeo, 4) Untuk mengevaluasi bagaimana hasil pembinaan olahraga bela diri shotokai kabupaten Nagekeo.Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi data. Hasil dari penelitian ini ialah 1) context yang meliputi visi, misi, tujuan pembinaan sotokai kabupaten Nagekeo dikatakan baik karena mempunyai semuanya dari aspek yang ada 2) Input  yang meliputi sumber daya manusia, sarana prasana dan dana. Pelatih yang ada pada sotokai kabupaten Nagekeo  mempunyai standar yang baik karena pelatih memiliki lisensi pelatih tingkat nasional serta mempunyai atlet, sarana prasarana yang masih sangat kurang sehingga mempengaruhi tingkat prestasi dari atlet shotokai Nagekeo. Dana bersumber dari dukungan pemerintah daerah Kabupaten Nagekeo. 3) Proses yang meliputi pelaksanan program dan koordinasi, pelaksanaan program latihan pada cabang olahraga shotokai Nagekeo baik karena mempunyai program latihan yang baik, koordinasi antara pemerintah, pelatih dan atlet berjalan baik.  4) product, prestasi atlet sotokai kurang dan menurun ditandai dengan perolehan medali pada setiap kejuaran. Kesimpulannya bahwa dilihat dari aspek contex, input, proses dan product semuanya belum pada standar yang baik selayaknya pada pembinaan olahraga prestasi pada umumny

    PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN STRATEGI THINK TALK WRITE BERBASIS BLENDED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS MATEMATIK SISWA SMP

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) Menghasilkan perangkat pembelajaran dengan strategi Think Talk Write (TTW) pada materi persamaan dan pertidaksamaan, (2) Mendeskripsikan keefektifan strategi think talk write pada materi persamaan dan pertidaksamaan. Proses pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 4 langkah, yaitu: analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (develop), penerapan (implementation) dan evaluasi (evaluation). Hasil pengembangan perangkat pembelajaran berupa Lembar Kerja Siswa (LKS). Berdasarkan hasil analisis deskriptif pada proses pengembangan perangkat pembelajaran, diperoleh perangkat pembelajaran yang baik, yakni perangkat pembelajaran yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif.Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif pada penelitian eksperimen, diperoleh kesimpulan bahwa Pembelajaran dengan menggunakan strategi Think Talk Write (TTW) untuk mengajarkan materi persamaan dan pertidaksamaan baik. Hal ini dapat dilihat dari 1) Aktivitas siswa dalam pembelajaran berkategori efektif, 2) Respon siswa terhadap pembelajaran berkategori positif.Berdasarkan hasil analisis, Pembelajaran dengan menggunakan model ADDIE pada materi persamaan dan pertidaksamaan memperoleh hasil yang baik.Â

    MENINGKATKAN PENGETAHUAN SISWA MELALUI PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKOLAH SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS II SDN 2 TEMBENG PUTIK TAHUN AJARAN 2019/2020

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana meningkatkan pengetahun siswa dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai media pembelajaran pada siswa kelas II SDN 2 Tembeng  Putik. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas(PTK).PenelitianTindakan Kelas ini dilakukan dalam dua siklus dimana tiap-tiap siklus terdiri dar iempat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, evaluasi dan refleksi. Dengan subyek penelitian siswa kelasII tahun pelajaran 2019/2020, yang terdiri dari 23 siswa. Hasil penelitian ini menunjuk kan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan siswa dari siklus kesiklus. Rata-rata hasil pengetahuan siswa untuk siklus I sebesar 66,96 dengan persentase ketuntasan 53,13% dan pada siklus II sebesar 81.30 dengan persentase ketuntasan 87,50%. Dengan memperhatikan hasil yang di peroleh maka peningkatan pengetauan siswa telah tercapai. Dengan demikian, dapat diambil suatu kesimpulan bahwa melalui pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan pengetahuan siswa kelas II SDN 2 Tembeng Putik tahun pelajaran 2019/2020

    79

    full texts

    82

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Elektronik STKIP Citra Bakti
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇