Jurnal Elektronik STKIP Citra Bakti
Not a member yet
    82 research outputs found

    PERAN MANAJER KEPALA SEKOLAH DALAM MENGELOLA EKSTRA-KURIKULER KURIKULUM 2013

    Full text link
    Latar belakang penelitian adanya kewajiban setiap sekolah/madrasah melaksanakan kegiatan ekatrakurikuler wajib kepramukan dalam kurikulum 2013.Tujuanan dilaksanakan penelitian ini,  untuk mengetahui tentang peran manajer  kepala sekolah  MAN 2 Manggarai dalam mengelola ekstrakurikuler kurikulum 2013 terhadap peningkatan mutu sekolah.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif  kualitatif dengan desain penelitian studi kasus yang  difokuskan pada satu fenomena saja yang dipilih untuk dipahami secara mendalam, dengan mengabaikan fenomena-fenomena lainnya. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara terstruktur, observasi partisipasi dan studi dokumentasi.Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah peneliti sendiri dan didukung instrumen lain yaitu lembaran pedoman wawancara dan lembaran pedoman observasi serta kamera.Untuk mengetahui  keabsahan data, penelitimenggunakan teknik perpanjangan keikutsertaan, ketekunan dalam  pengamatan dantrianggulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatifinteraktif.Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, dapat rumuskan lima kesimpulan  yaitu: 1) Peranmanajer Kepala Sekolah MAN 2 Manggarai mulai dari proses perencanaan, proses pengorganisasian,  proses pelaksanaan, dan proses evaluasi sangat baik, 2) mutu sekolah terwujud,perlunya komitmen tinggi terhadap perubahan zaman, 3) Selalu mengembangkan kemampuan mengajar dan memilki komitmen tinggi terhadap tugas, 4) Tanggungjawab terhadap kerja,  mengembangkan diri,  peningkatan kinerja, 5) Membangun kerjasama internal (sekolah) dan eksternal (pemerintahdan masyarakat atau komite sekolah).The upbringing of this study is the obligation of every school/madrasah to carry out the extracurricular scouting activities of the 2013 curriculum. The goalmouth of this study is to know the role of the headmaster of MAN 2 Manggarai in supervision the extracurricular activity of 2013 curriculum to improve the school quality. This research is a qualitative descriptive research with the case study investigation project is focus on a chosen phenomenon to be fathomed deeply, nonetheless other phenomena.Data collection of this research is using edifice interview technique, accomplice observation and documentation study. The used instrument in this research is the researcher himself and is supported by other instruments such as interview guide sheets and observation charts and camera.To determine the validity of the data, researcher used extension techniques of participation, persistence in observation and triangulation. Data analysis technique used is interactive qualitative analysis.Based on the research results and data analysis, five conclusions can be formulated as: 1) The role of manager,the Principal of MAN 2 Manggarai from the planning process, organizing process, implementation process, and evaluation process werevery good, 2) the quality of school is achieved needasahigh commitment towardstransformation (4) Responsibility for working, self-development, performance improvement, 5) buildingan internal (school) and external cooperation (government and community or school committee

    IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES DITINJAU DARI STANDAR PROSES PEMBELAJARAN DI SMP KECAMATAN GOLEWA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian penerapan Kurikulum 2013 (K-13) berdasarkan standar proses pembelajaran dalam pembelajaran penjasorkes di SMP Kecamatan Golewa. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian survei dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru penjasorkes sebanyak  3 (tiga) orang guru. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ditemukan bahwa implementasi standar proses pembelajaran pada kegiatan inti: aspek mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan dalam pembelajaran penjasorkes di SMPN 4 Golewa, dan SMPN 5 Golewa belum semua aspek sesuai dengan standar proses pembelajaran pada Kurikulum 2013. Simpulan dalam penelitian ini yakni implementasi standar proses pembelajaran dalam pembelajaran penjasorkes yang dilakukan oleh guru penjasorkes di sekolah sasaran dinyatakan bahwa belum semua sekolah mengimplementasikannya sesuai dengan standar proses pembelajaran pada Kurikulum 2013.This study aims to analyze the suitability of the application of 2013 curriculum based on the standard of the learning process in physical education learning in junior high schools in Golewa District. This studywas included in the type of survey research with a qualitative approach. Data collection used wereobservation, interview and documentation. Subjects in this study were 3 (three) teachers of physical education. Data analysis technique used was descriptive analysis. The results of the study shows that the implementation of the learning process standard in the core activity: on the aspects of observing, asking, exploring, associating, and communicating in physical education learning at Golewa 4 State Junior High School, and Golewa 5 State Junior High School not all aspects in accordance with the learning process standard in 2013 curriculum.. The conclusionof this study is the implementation of the standard learning process in physical education learning conducted by physical education teachers in target schools stated that not all schools implemented it in accordance with the learning process standard in the 2013 curriculum

    79

    full texts

    82

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Elektronik STKIP Citra Bakti
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇