Jurnal Elektronik STKIP Citra Bakti
Not a member yet
82 research outputs found
Sort by
PEMANFAATAN VIDEOSCRIBE PEMECAHAN MASALAH SEHARI-HARI DAN BERPERILAKU KREATIF DALAM SETTING BELAJAR DARI RUMAH ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TKK FATIMA SOA
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pemanfaatan Videoscribe Pemecahan Masalah Sehari-hari dan Berperilaku Kreatif dalam Setting BDR pada Anak Usia 5-6 Tahun di TKK Fatima Soa, Desa Seso, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada. Jenis dan metode digunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subyek penelitian anak kelas B. Metode penelitian dan pengumpulan data yang menggunakan metode triangulasi, artinya data akan diambil dengan menggunakan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi untuk sumber data yang sama secara serempak. Metode analisis data menggunakan model interakif dari Miles dan Huberman dengan komponen-komponenya yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi pada anak anak di TKK Fatima Soa direduksi dengan cara membuat konsep mapping yakni menghubungkan tema tema dari setiap klasifikasi fungsi pemanfaatan videoscribe. Hasil penelitian berdasarkan klasifikasi adalah sebagai berikut. Manfaat videoscri beberdasarkan fungsi dengan sub komponen suplemen informan tampak senang, dan penasaran. Sedangkan pada komponen komplemen,ditandai mampu membantu anakmengembangkan kreativtas anak kemudian pada sub komponen substitusi, manfaat videoscribe untuk informan seperti memudahkan untuk belajar, dan menarik perhatiananak. 2) Manfaat Videoscribe Berdasarkan Panduan dalam penggunaan videoscribe yakni dilengkapi dengan buku panduan/pedoman dalam menggunakan videoscribe, 3)Manfaat Videoscribe Berdasarkan Sikap dan Pola dengan komponennya sebagai berikut: persiapan sebelum menonton videoscribe, informan tampak mendengar arahan dari guru, sedangkan perilaku sebelum menonton videoscribe,informan tampak tenang, tidur di atas meja, ganggu teman, penasaran, semangat Kemudian perilaku selama menonton videoscribe informan sangat fokus, menoleh kekiri dan kekanan, dan perilaku setelah menonton videoscribe, informan tampak sering bertanya, 4) Manfaat Videoscribe Berdasarkan Prosedur terdiri atas dua komponen yaitu bagaimana anak-anak menggunakan videoscribe yakni duduk dengan teman-temannya untuk mengamati videoscribe, mengamati isi dari videoscribe dan menyaksikannya. Sedangkan intensitas yakni, anak sering menonton videoscribe bersama guru, 5) ManfaatVideoscribe Berdasarkan Minat. terdapat beberapa komponen yaitu ungkapan rasa senang anak terhadap videoscribe yakni dengan, melompat dan bertepuk tangan. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa videoscribe pada umumnya memberikan pengaruh yang positif pada perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun di TKK Fatima Soa seperti menambah wawasan, pengetahuan, membangkitkan semangat belajar anak, menarik perhatian dan mengembangkan kreativitas anak.Kata kunci : Pemanfaatan videoscribe, Kemampuan Kognitif, Pemecahan Masalah dan Berperilaku Kreatif ABSTRACTThis study aimed to determine the use of Videoscribe daily problem solving and creative behavior in BDR settings for children aged 5-6 years at Fatima Soa kindergarten, Seso Village, Soa District, Ngada Regency. In this study, using by a qualitative descriptive research with the research subjects of children class B, at class B . The research method of data collection used by researchers is the triangulation method, meaning that data will be taken using participatory observation, in-depth interviews, and documentation for the same data source simultaneously. The data analized method uses an interactive model from Miles and Huberman with its components, namely data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. The data obtained through observation, interviews and documentation on children at the Fatima Soa Kindergarten the date was reduced by making a concept mapping by connecting the themes of each classification of the use of videoscribe functions. The classification of the videoscribe utilization function consists of 1). The benefits of videoscribe based on function with the sub-component of the supplement, the informants seemed happy, and curious. While the complement component is marked as being able to help children develop children\u27s creativity then in the substitution sub component, the benefits of videoscribe for informants such as making it easier to learn, and attracting children\u27s attention. 2) Benefits of Videoscribe Based on Guidelines in using videoscribe which is equipped with a guidebook/guideline for using videoscribe, 3) Benefits of Videoscribe Based on Attitudes and Patterns with the following components: preparation before watching videoscribe, informants seem to hear directions from the teacher, while behavior before watching videoscribe , the informant looks calm, sleeps on the table, disturbs friends, is curious, excited. Then the behavior while watching videoscribe, the informant is very focused, looking left and right, and after watching videoscribe, the informant seems to often ask questions, 4) Benefits of Videoscribe based on the procedure consists of two component, namely how children use videoscribe, namely sitting with their friends to observe videoscribe, observe the contents of videoscribe and watch it. While the intensity, namely, children often watch videoscribe with teachers and researchers 5) Benefits of Videoscribe Based on Interest.There are several components, namely the expression of children\u27s pleasure towards videoscribe, jumping and clapping their hands. Based on the results of the analysis and discussion, it can be concluded that videoscribe generally has a positive influence on the cognitive development of children aged 5-6 years at Fatima Soa Kindergarten such as improving understanding, knowledge, uncreasing children\u27s learning enthusiasm, attracting attention and developing children\u27s creativity. Keywords: Utilization of videoscribe, Cognitive Ability, Problem Solving and Creative Behavio
EVEKTIVITAS PENGUNAAN MODEL LATIHAN OLAHRAGA PERNAPASAN MONACORS UNTUK PEMELIHARAAN KESEHATAN FUNGSI PARU BAGI MAHASISWA DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID-19
Tren pandemi covid-19 yang berdampak pada kebijakan new normal mengharuskan berbagai pola protokol kesehatan diantaranya menjaga jarak aman minimal 2 meter dan tidak berkerumunan, hal ini kemudian berdampak pada pembatasan berbagai aktivitas mahasiswa dalam dunia pendidikan yang menyebabkan mahasiswa tidak dapat melaksanakan rutinitas olahraga seperti biasa guna menjaga derajat kesehatan dan kebugaran tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan model latihan olahraga pernapasan monacors untuk pemeliharaan kesehatan fungsi paru mahasiswa selama pandemi covid-19. Penelitian ini dilaksanakan pada Mahasiswa Prodi PJKR STKIP Citra Bakti Ngada dengan melibatkan mahasiswa sebanyak 16 orang sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen time series dengan rancangan one group pretest-posttest. Data penelitian dikumpulkan melalui tes dan pengukuran arus puncak ekspirasi (APE) sebagai indikator kesehatan fungsi paru. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik nonparametrik uji beda wilcoxon signed ranks test, dengan hasil uji nilai Sig. (2-tailed) APE = (0,000 < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model latihan olahraga pernapasan monacors untuk pemeliharaan kesehatan fungsi paru ditinjau dari perubahan rata-rata nilai arus puncak ekspirasi ke arah kategori normal. Denga demikian dapat disimpulkan bahwa model latihan olahraga pernapasan monacors efektif digunakan untuk pemeliharaan kesehatan fungsi paru bagi mahasiswa selama pandemi covid-19.Kata kunci: Efektivitas Model Monacors, Olahraga Pernapasan, Kesehatan Fungsi Paru
PROGRAM KULIAH DALAM JARINGAN: PARADIGMA, FLATFORM DAN PROSES
Jenis penelitian ini adalah penelitian desain dan pengembangan atau Design and Development Research (DDR). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendesain, mengembangkan sekaligus mengukur ketuntasan mahasiswa dalam menyelesaikan mata kuliah Pendidikan TIK, Aplikasi Komputer Matematika, Metodologi Penelitian Pendidikan, Pengembangan Media Matematika dan Pengembangan Media IPA yang disampaikan dalam jaringan pada semester Genap 2019-2020. Metodologi pengembangan menggunakan DDR, khususnya kategori ke 2 yakni Product Development Research Project. Tahapan penelitian DDR adalah Design, Development, Implementation dan Evaluation. Populasi dan sampel adalah peserta kuliah online. Jenis data yang dikumpulkan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Prosedur penelitian melalui beberapa tahap, yaitu; (1) identifikasi masalah desain dan pengembangan dikaitkan dengan permasalahan yang ada, (2) menggunakan literatur dan data empiris untuk mengidentifikasi dan mendefinikan kembali masalah sebelumnya, (3) mendeskripsikan metode dan strategi. Dalam tahap ini terdiri dari front end analysis, Design, Development, formatif evaluation dan Revision, (4) seleksi partisipan, (5) pengumpulan data, dan (6) memaknai hasil temuan penelitian (MIT 598). Adapun hasil penelitian pengembangan dari program yang telah dikembangkan dan diuji coba dalam semester Ganjil 2019/2020 selama satu semester menujukkan bahwa mahasiswa menerima dengan kualifikasi “Baik†program pembelajaran dalam jaringan pada aspek isi/objek pembelajaran daring, desain pembelajaran yang digunakan dan penilaian kegiatan pembelajaran. Namun pada aspek strategi yang digunakan dalam program kuliah dalam jaringan persepsi mahasiswa menerima dalam kualifikasi “cukupâ€. Dengan demikian penelitian pengembangan ini menunjukkan respon mahasiswa terhadap program kuliah yang dikembangkan menerima dengan kualifikasi “Baik dan Cukupâ€. Dan terhadap kualifikasi cukup akan menjadi bahan kajian yang komprehensif untuk pengembangan dimasa mendatang
TABUNG SUNTIK UNTUK HUKUM BOYLE, SIMULASI PENGUKURAN TEKANAN UDARA DENGAN REAL WORLD PROBLEM SEBAGAI ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH
Telah dilakukan eksperimen untuk membuat sebuah alat sederhana berbasis hukum dasar termodinamika. Teori dasar yang digunakan berdasar hukum Boyle dan konsep gas ideal. Tujuan dari pembuatan alat ini adalah untuk menunjukkan fenomena dalam hukum Boyle ketika suhu gas yang berada dalam suatu wadah tertutup dipertahankan konstan, maka tekanan gas akan berbanding terbalik dengan volume. Alat yang dimaksud berupa sebuah wadah yang dibuat hampa udara dan diletakkan sebuah balon di dalamnya. Pada tutup wadah diletakkan beberapa selang plastik yang dihubungkan dengan tabung suntik untuk memanipulasi besar volume udaranya. Dipasang pula sebuah manometer untuk mengukur besar tekanan udaranya. Metode yang digunakan adalah dengan memberi gaya pada piston tabung suntik untuk memanipulasi besar volume yang akan memberikan pengaruh pada balon yaitu mengembang dan mengempis serta perubahan tekanan udara yang terbaca pada manometer. Media pembelajaran fisika ini didesain untuk membantu peserta didik memahami konsep termodinamika secara sederhana menggunakan real world problem sebagai alternatif pemecahan masalah
PENGEMBANGAN MEDIA HAND PUPPET UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN KELOMPOK B DI TKK ADE IRMA MATALOKO
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mendeskripsikan desain pengembangan media Hand Puppet pada aspek bahasa pada anak usia dini di TKK Ade Irma Mataloko, 2) Untuk mengetahui tingkat kelayakan media Hand Puppet yang diuji oleh ahli isi, ahli media, dan ahli desain pada aspek bahasa untuk mengenalkan bahasa pada anak usia dini di TKK Ade Irma Mataloko. Penelitian ini dilakukan di TKK Ade Irma Mataloko. Kabupaten Ngada Provinsi Nusa Teanggara Timur. Adapun subyek dalam penelitian ini adalah 1 orang ahli materi 1, orang ahli media, 1 orang ahli desain dan peserta didik TKK Ade Irma Mataloko. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dihasilkan media hand puppet dengan kelayakan hasil uji ahli materi pembelajaran memperoleh hasil dengan hasil 98, 3%, dengan komentar dari ahliyaitu sudah dapat digunakan dengan memperhatikan saran dari ahli, mendapatkan kualifikasi â€sangat Validâ€. Penelitian dari ahli media pembelajaran memperoleh 85% dengan kualifikasi “Validâ€, komentar dari ahli ialah bisa digunakan dan perhatikan masukan dari validator. Penelitian dari ahli desain pembelajaran memperoleh 82,5% dengan kualifikasi “Valid†dengan komentar bisa digunakan sambil memperbaiki masukan dari validator. Penelitian uji coba perorangan memperoleh 80% dengan kualifikasi “Validâ€. Uji coba kelompok kecil memperoleh hasil sebesar 75% dengan kualifikasi “Validâ€. Dari hasil di atas, menunjukan bahwa media hand puppet dinyatakan layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran untuk mengembangkan aspek bahasa pada anak di TKK Ade Irma Mataloko. Kata Kunci: Pengembangan Media Hand Puppet   Abstrac This study aims to: 1) To describe the design of the Hand Puppet media development on the language aspects of early childhood at TKK Ade Irma Mataloko, 2) To determine the feasibility level of the Hand Puppet media which was tested by content experts, media experts, and design experts in this aspect. language to introduce language to early childhood at TKK Ade Irma Mataloko. This research was conducted at TKK Ade Irma Mataloko. Ngada Regency, East Nusa Tenggara Province. The subjects in this study were 1 material expert 1, media expert, 1 design expert and TKK students Ade Irma Mataloko. The results of this study indicate that the hand puppet media is produced with the feasibility of the expert\u27s test results. The learning material results with 98.3% results. Research from instructional media experts obtained 85% with the qualification "Valid", comments from experts are that it can be used and pay attention to input from the validator. Research from learning design experts obtained 82.5% with the qualification "Valid" with comments that can be used while improving input from the validator. Individual trial studies obtained 80% of the qualification "Valid". Small group trials obtained 75% results with the qualification "Valid". From the results above, it shows that the hand puppet media is declared feasible to be used as a learning medium to develop aspects of language in children at TKK Ade Irma Mataloko. Keywords: Hand Puppet Media Developmen
PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN TEKNIK DASAR SEPAK KURA BERBANTUAN ALAT DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW BAGI MAHASISWA PROGRAM STUDI PJKR STKIP CITRA BAKTI
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendesain dan memvalidasi kelayakan model latihan teknik dasar sepak kura berbatuan alat dalam permainan sepak takraw bagi mahasiswa program studi PJKR. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan yang berfokus pada pembuatan produk sehingga langkah-langkah penelitian disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan menjadi 7 langkah, yaitu: (1) penelitian produk yang telah ada, (2) pengembangan produk, (3) validasi ahli I, (4) revisi produk I, (5) validasi ahli II, (6) revisi produk II, dan (7) produk akhi. Teknik Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen angket skala nilai, lembar observasi dan dokumentasi penelitian yang dilengkapi dengan video simulasi penggunaan produk pada tahap validasi ahli. Analisis data menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan hasil penelitiannya yakni : (1) Produk akhir berupa model latihan teknik dasar sepak kura berbantuan alat,yang terdiri dari 3 model latihan dengan 23 bentuk variasi latihan yang disusun dalam buku pedoman latihan yang berjudul: “Panduan Model Latihan Teknik Dasar Sepak Kura Dalam Permainan Sepak Takraw â€. (2) Produk pengembangan memenuhi kategori “Sesuai dan Layak†digunakan sebagai model latihan teknik dasar sepak kura, berdasarkan hasil uji validasi dari 3 orang ahli yaitu (ahli 1= 48. ahli 2= 45, dan ahli 3= 44) yang berada pada rentang kategori perhitungan (µ+1,0σ) ≤ X = (37 ≤ X) atau Kategori Sesuai.Kata Kunci : Model Latihan, Sepak Kura, Sepak Takra
HUBUNGAN ANEKA TERHADAP KINERJA GURU
AbstrakTujuan penulisan artikel ini untuk mengetahui: (1) hubungan akuntabilitas (X1) terhadap kinerja guru (Y); (2) hubungan nasionalisme (X2) terhadap kinerja guru (Y); (3) hubungan etika publik (X3) terhadap kinerja guru (Y); (4) hubungan komitmen mutu (X4) terhadap kinerja guru (Y); dan (5) hubungan sikap anti korupsi (X5) terhadap kinerja guru (Y). Metode penelitian yang digunakan adalah studi literature dengan meninjau berbagai teori dan penelitian sebelumnya terkait dengan materi yang dipelajari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara teoritis: (1) terdapat hubungan akuntabilitas (X1) terhadap kinerja guru (Y); (2) terdapa thubungan nasionalisme (X2) terhadap kinerja guru (Y); (3) terdapat hubungan etika publik (X3) terhadap kinerja guru (Y); (4) terdapat hubungan komitmen mutu (X4) terhadap kinerja guru (Y); dan (5) terdapat hubungan sikap anti korupsi (X5) terhadap kinerja guru (Y). Implikasi dari hasil penelitian ini adalah perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan data empirik dengan analisa SEM. Kata-kata Kunci: ANEKA, Kinerja Guru AbstractThe purpose of writing this article is to find out: (1) the relationship of accountability towards teachers’ performance; (2) the relationship of nationalism towards teachers’ performance; (3) the relationship of public ethics towards teachers’ performance; (4) the relationship of quality commitment towards teachers’ performance; and (5) the relationship of anti-corruption attitudes towards teachers’ performance. The research method used is literature study by reviewing various theories and previous research related to the material being studied. The results showed that theoretically: (1) there is a relationship of accountability towards teachers’ performance; (2) there is a relationship of nationalism towards teachers’ performance; (3) there is a relationship between public ethics towards teachers’ performance; (4) there is a relationship of quality commitment towards teachers’ performance; and (5) there is a relationship of anti-corruption attitudes towards teachers’ performance. The implication of the results of this study is that further research needs to be done using empirical data with SEM analysis. Keywords: ANEKA, Teacher’s Performanc
PENERAPAN SUPERVISI AKADEMIK UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN HARIAN DI TK/PAUD SE-GUGUS 3 BAJAWA, KECAMATAN BAJAWA, KABUPATEN NGADA
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru-guru TK/PAUD Gugus Bajawa 3, Kecamatan Bajawa dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian melalui pelaksanaan supervise akademik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah. Kegiatan dalam penelitian ini terdiri atas tahapan perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan,observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Tempat penelitian di TK/PAUD Gugus Bajawa 3 , Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada. Yang menjadi subyek dalam penelitian  ini adalah guru - guru TKK/PAUD di Gugus Bajawa 3 yang berjumlah 13 orang, yang diambil dari 4 sekolah yang mewakili 7 sekolah yang ada di gugus Bajawa 3. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik waawancara, obeservasi kelas, dan diskusi. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif komparatif. Data kuantitatif yang diperoleh dideskripsikan dalam bentuk kata-kata atau penjelasan. Selanjutnya dilakukan komparasi data untuk memastikan ada tidaknya peningkatan kemampuan guru dalam penilaian menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran harian (RPPH).  Dari rata-rata nilai supervise akademik guru dalam menyusun RPPH pada kondisi awal diperoleh 62,61 % . Pada ahir Siklus I rata – rata nilai yang diperoleh 71,23%, di akhir siklus II diperoleh 87,77%, dan dari kondisi awal sampai dengan akhir siklus II nilai supervisi akademik meningkat sebesar 25,16%.  Hal ini dapat disimpulkan bahwa dengan Pelaksanaan Supervisi akademik , maka dapat meningkat kompetensi guru dalam menyusun RPPH di TK/PAUD Gugus Bajawa 3, Kecamatan Bajawa, TA 2018/201
SIKAP MAHASISWA TERHADAP MATA KULIAH KEPENDIDIKAN
Abstrak Penelitian ini bertujuan pertama, untuk mengetahui mahasiswa terhadap mata kuliah kependidikan  pada program studi pendidikan musik STKIP Citra Bakti. Kedua penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan sikap antara mahasiswa dikaji dari lama waktu menempuh perkuliahan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel  dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan musik STKIP Citra Bakti periode 2020/2021 yang berjumlah 77 0rang. Instrumen yang digunakan adalah angket sikap mahasiswa. Data angket responden berbentuk kuantitatif dan dianalisis dengan pendekatan kuantitatif mengacu pada skala Likert dengan tingkat error 5%. Dari hasil penelitian diperoleh data mahasiswa mempunyai sikap positif terhadap mata kuliah kependidikan lebih lanjut temuan menunjukkan tidak adaperbedaan sikap antara mahasiswa ditinjau dari lama waktu menempuh perkuliahan.  Abstract              This study aims, firstly, to find out students\u27 attitudes towards educational subjects in the music education study program STKIP Citra Bakti. The second study aims to determine differences in attitudes between students studied from the length of time they take lectures. This research is a descriptive research with a quantitative approach. The sample in this study were students of the STKIP Citra Bakti music education study program for the 2020/2021 period, totaling 77 people. The instrument used is a student attitude questionnaire. Respondent\u27s questionnaire data is in quantitative form and analyzed with a quantitative approach referring to the Likert scale with an error rate of 5%. From the results of the study, it was found that students had positive attitudes towards educational subjects. Further findings showed that there was no difference in attitudes between students in terms of the length of time they took lectures. Keyword: attitudes, educational subject
PENGEMBANGAN VIDEOSCRIBE ASPEK KOGNITIF BERPIKIR SIMBOLIK MENGENAL BENDA-BENDA DI SEKITARNYA (NAMA, WARNA, BENTUK, UKURAN, POLA, SIFAT, SUARA, TEKSTUR DAN CIRI LAINNYA) USIA 5-6 TAHUN DI TKK SATU ATAP RUTOSORO
Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Menghasilkan media Videoscribe pada aspek kognitif berpikir simbolik mengenal benda-benda di sekitarnya pada anak usia dini. 2) Mengetahui kualitas hasil uji coba produk media pada aspek kognitif berpikir simbolik mengenal benda-benda di sekitarnya pada anak usia dini kelompok B usia 5-6 tahun. Penelitian ini dilakukan di TKK Satu Atap Rutosoro, Desa Ekoroka, Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada Nusa Tenggara Timur. Adapun subyek dalam penelitian ini adalah 1 ahli materi pembelajaran, 1 ahli media pembelajaran, 1 ahli desain pembelajaran dan 5 orang anak usia dini usia 5-6 tahun TKK Satu Atap Rutosoro. Pengembangan media videoscribe pembelajaran menggunakan model pengembangan Cathie Sherwood. Dalam dokumen elektronik yang berjudul Multimedia Pathways : A Development Methodology for Interactive Multimedia and Online Products for Education and Training, menawarkan enam langkah/fase dalam mengembangkan produk pembelajaran interaktif yang meliputi, 1) Initiation, 2) Specifications, 3) Design, 4) Production, 5) Review and Evaluation, and 6) Delivery and Implementation (Oka, G.P.A, 2016). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1). Dihasilkannya media Videoscribe pada aspek kognitif berpikir simbolik mengenal benda-benda di sekitarnya pada anak usia dini. 2). Memenuhi kriteria kelayakan berdasarkan hasil uji ahli materi pembelajaran diperoleh hasil dengan presentase 94,6% dengan kualifikasi “ Sangat Validâ€, penilaian dari ahli media pembelajaran memperoleh presentase 88% dengan kualifikasi “Sangat Validâ€, penilaian dari ahli desain pembelajaran memperoleh presentase 90,6% dengan kualifikasi “Sangat Validâ€, penilaian pada uji coba perorangan memperoleh presentase100% dengan kaulivikasi “ Sangat Valid†dan penilaian pada uji coba kelompok kecil memperoleh presentase 86% dengan kualifikasi “Sangat Validâ€.Hasil diatas menunjukan bahwa Kualitas media videoscribe layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran untuk mengembangan aspek kognitif berpikir simbolik anak usia 5-6 tahun di TKK Satu Atap Rutosoro. Kata Kunci : Videoscribe, Aspek Kognitif, Berpikir Simbolik,Videoscrib