Jurnal Elektronik STKIP Citra Bakti
Not a member yet
82 research outputs found
Sort by
HAK ANAK DAN PERLINDUNGAN ANAK
Anak adalah amanah sekaligus karunia Tuhan Yang Maha Esa, yang senantiasa yang harus kita jaga karena dalam dirinya melekat harkat, dan hak-hak sebagai manusia yang harus dijunjung tinggi. Hak asasi anak merupakan bagian dari hak asasi manusia yang termuat dalam undang-undang dasar 1945 dan konvensi perserikatan bangsa-bangsa tentang hak-hak anak. Dari sisi kehidupan berbangsa dan bernegara, anak adalah masa depan bangsa dan generasi penerus cita-cita bangsa, sehingga setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang, berpartisipasi serta berhak atas perlindungan dari tindak kekerasan dan diskrimininasi serta hak sipil dan kebebasan.           Meskipun Undang-undang No. 39 tahun 1999 tentang Hak Asai Manusia telah mencantumkan tentang hak anak, pelaksanaan kewajiban dan tanggung jawab orang tua, keluarga, masyarakat, pemberintah, dan Negara, untuk memberikan perlindungan pada anak masih memerlukan suatu UU mengenai perlindungan anak sebagai landasan yurdisi bagi pelaksanaan kewajiban dan tanggung jawab tersebut. Dengan demikian, pembentukan UU ini didasarkan pada pertimbangan bahwa perlindungan anak dalam segala aspeknya merupakan bagian dari kegiatan pembangunan nasional, khususnya dalam memajukan kehidupan berbangsa dan bernegara
INOVASI BELAJAR KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 6 DAN 7 SDI KOLOKOA KECAMATAN JEREBUU KABUPATEN NGADA: APA DAN BAGAIMANA?
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang mengambarkan dan menyajikan serta mengeksplorasi temuan fakta-fakta apa saja yang yang terjadi dilapangan dan bagaimana itu terjadi dengan mengkaji dan menganalisis kualitas laporan kampus mengajar mahasiswa STKIP Citra Bakti angkatan 6 dan 7 serta ragam partisipasi dosen pendamping lapangan (DPL). Sampai saat ini sudah bergulir program kampus mengajar angkatan ke-7 dan masyarakat umum belum  banyak yang mengetahui apa dan bagaimana kampus mengajar tersebut. Mereka yang tahu dan paham hanya terbatas pada penggagas program, tim monitoring pusat, perguruan tinggi yang mengikuti program, sekolah sasaran, DPL dan mahasiswa. Masyarakat hanya tahu mendengar sebatas nama program. Oleh karena itu penelitian ini mengekplorasi dengan premis dasar fakta apa saja yang terjadi dan bagaiman itu terjadi. Hal ini didasari bahwa problematika dan gambaranya belum diketahui secara jelas, oleh karenanya penelitian ini penting untuk dilaksanakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara dengan instrumen daftar pertanyaan dan metode analisis dokumen dari laporan mahasiswa STKIP Citra Bakti yang telah melaksanakan Kampus Mengajar angkatan 6 dan 7. Metode lainnya adalah menganalisis foto dan lampiran yang tersaji dalam laporan serta audio hasil wawancara dengan mahasiswa serta DPL. Analisis data dalam penelitian menggunakan deskriptif kualitatif bertujuan untuk memahami makna dan interpretasi data yang telah dikumpulkan oleh karena itu dalam penelitian ini digunakan analisis data Miles dan Huberman, tematik dan analisis interaksi simbolik. Adapun hasilnya adalah program kampus mengajar dipahami program yang bermanfaat bagi sekolah. Kendati dirasakan manfaatnya, program ini masih baru,tampak asing dan belum dipahami dengan benar oleh sekolah.Sekolah masih bingung dengan batasan-batasan program kampus mengajar yang dilaksanakan diselolah mereka
PENGEMBANGAN KOSA KATA BAHASA IBU NAGEKEO BERBASIS WEB DENGAN TEMA TANAH AIRKU PADA ANAK USIA 4-6 TAHUN DI TK OLAEWA
AbstrakTujuan penelitian ini untuk menghasilkan produk kamus kosakata Bahasa ibu Nagekeo berbasis web untuk meningkatkan aspek Bahasa anak usia 4-6 tahun di TK Olaewa. Tujuan pengembangan ini adalah untuk mengetahui produk kamus kosakata Bahasa ibbu nagekeo berbasis web untuk meningkatkan aspek Bahasa pada anak kelompok B di TK Olaewa. Penelitian ini menggunakan peneitian pengembangan atau (development research). Ada satu model desain pembelajaran yang sifatnya lebih generic yaitu model ADDIE (analyse-design-develop-implement-evaluate). Salah satu fungsi ADDIE yaitu menjadi pedoman dalam membangun perangkat dan inrastruktur program pelatih yang efektif, dinamis dan mendukung kinerja pelatihan itu sendiri. Prosedur model ADDIE ada lima tahap yaitu: 1) analysis; (a) analisis kurikulum; (b) analisis kebutuhan peserta didik; (c) analisis kompetensi. 2) design; (a) perancangan desain produk; (b) penyusunan materi (c) penyusunan instrumen. 3) development; (a) pengembangan produk; (b) validasi ahli; (c) revisi ahli. 4) implementation; (a) uji kelayakan para ahli; (b) uji kelayakan penggunaan media. 5) evaluation dan kriteria kelayakan seluruh ahli dan kelayakan dari uji perorangan serta kelompok kecil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kriteria kelayakan seluruh ahli dan kelayakan dari uji perorangan serta kelompok kecil diperoleh kelayakan media kosa kata bahsa ibu nagekeo berbasis web yang yang dikembangkan antara lain sebagai berikut. 1) Validasi ahli materi memperoleh skor rata-rata 93,33 dengan kriteria (sangat valid); 2) Validasi ahli media memperoleh skor rata-rata 92 dengan kriteria (sangat valid); 3) Validasi ahli desain memperoleh skor rata-rata 84 dengan kriteria (valid); 4) Validasi ahli Bahasa memperoleh skor rata-rata 88 dengan kriteria (sangat valid); 5) Uji coba kelayakan perorangan memperoleh skor rata-rata 93,33 dengan kriteria (sangat valid). 5) Uji coba kelayakan kelompok kecil memperoleh skor rata-rata 100 dengan kriteria (sangat valid). Dapat disimpulkan bahwa hasil uji coba kelayakan media kosa kata Bahasa ibu Nagekeo berbais web oleh ahli dan anak usia 4-5 tahun sebagai pengguna produk dinyatakan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan Bahasa anak usia 4-5 tahun di TKK Olaew
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERMUATAN CODING TEMA ALAM SEMESTA SUB TEMA BINTANG ANAK USIA 5-6 TAHUN DI KOBER HARAPAN BARU KECAMATAN AESESA SELATAN KABUPATEN NAGEKEO
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan modul ajar bermuatan codingdengan suplemen video animasi tema alam semesta sub tema bintanganak usia 5-6 tahun di Kober Harapan Baru, (2) mengetahui kelayakan produk modul ajar bermuatan coding tema alam semesta sub tema bintang anak usia 5-6 tahun di Kober Harapan Baru. Penelitain ini menggunakan model pengembangan ADDIE Model ini terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluate. Metode yang digunakan yaitu metode observasi, metode angket, metode wawancara dan metode dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun baik secara perorangan maupun kelompok kecil yang ada di Kober Harapan Baru. Hasil penelitian pengembangan modul ajar bermuatan coding tema alam semesta sub tema bintang berdasarkan hasil uji coba ahli dan pengguna produk adalah sebagai berikut. (1) uji coba ahli materi diperoleh nilai rata-rata 90,66% berada pada kategori sangat valid, (2) uji coba ahli media pembelajaran diperoleh nilai rata-rata 82,66% berada pada kategori valid, (3) uji coba ahli desain pembelajaran diperoleh nilai rata-rata 85, 33% berada pada kategori valid, (4) uji coba perorangan sebagai pengguna produk diperoleh nilai rata-rata 93,33%% berada pada kategori sangat valid, (5) uji coba kelompok kecil diperoleh nilai rata-rata 75% berada pada kategorivalid. Dengan demikian, pengembangan modul ajar bermuatan coding tema alam semesta sub tema bintang untuk pengembangan aspek kognitif anak layak digunakan pada anak usia 5-6 tahun. Kata-kata kunci: Modul Ajar, Coding, Alam Semesta Abstract This study aims to: (1) produce teaching modules containing coding with animation video supplements for the universe theme, sub-theme star for children aged 5-6 years at Kober Harapan Baru, (2) determine the feasibility of a teaching module product containing coding for the universe theme, sub-theme star for children aged 5-6 years. 5-6 years at Kober Harapan Baru. This research uses the ADDIE development model. This model consists of five steps, namely: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, and (5) evaluate. The method used is the method of observation, questionnaire method, interview method and documentation method. The subjects in this study were children aged 5-6 years both individually and in small groups in Kober Harapan Baru. The results of the research on the development of teaching modules containing coding for the universe theme, sub-theme of stars based on the results of expert trials and product users, are as follows. (1) the material expert test obtained an average value of 90.66% in the very valid category, (2) the learning media expert trial obtained an average value of 82.66% in the valid category, (3) the expert trial learning design obtained an average value of 85, 33% was in the valid category, (4) individual trials as product users obtained an average value of 93.33%% were in the very valid category, (5) small group trials obtained values an average of 75% are in the valid category. Thus, the development of a teaching module containing coding for the universe theme, sub-theme of stars for the development of cognitive aspects of children, is appropriate for children aged 5-6 years. Keywords: Teaching Module, Coding, Univers
DAMPAK LINGKUNGAN TERHADAP PERKEMBANGGAN NILAI AGAMA DAN MORAL ANAK USIA DINI
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus penelitian dilakukan di TK St. Angela dengan subjek penelitian anak kelompok A yang berjumblah 18 anak yang terdiri dari 6 anak perempuan dan 12 orang anak laki-laki. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik Miles dan Hubberman melalui proses reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan melalui  cara uji kepercayaan/kredibility, keteralihan/transferbility, ketergantungan/ dependability dan kepastian/ confirmability. Adapun tahap-tahap penelitian ini yaitu studi pendahuluan, menyusun pedoman penelitian, pelaksanaan penelitian, tahap analisis, dan tahap akhir. Hasil penelitian menujukan bahwa adanya dampak  lingkungan terhadap perkembangan nilai agama dan moral anak usia dini Kata Kunci: Lingkungan, nilai agama dan moral, AU
ORIENTASI DISRUPSI PRAKONSEP DESAIN GEDUNG REKTORAT CITRA BAKTI
Telah dilaksanakan  pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan menghasilkan gambar skematik atau desain prakonsep Gedung Rektorat Citra Bakti. Model pengabdian yang diadopsi adalah model partisipatory rural appraisal. Sedangkan  metode menggunakan studi literatur dan kelayakan dengan ruang lingkup analisis pasar, lokasi, finansial dan teknis. Program kebutuhan bangunan, pembuatan sketsa desain awal, pembuatan 3D dan pembuatan dokumen desain. Penggunaan metode tersebut mempertimbangkan beberapa faktor, seperti: Kompleksitas proyek terkait proyek yang lebih kompleks umumnya membutuhkan proses pradesain yang lebih detail. Anggaran terkait dengan proyek dengan anggaran terbatas mungkin perlu menyederhanakan proses pradesain. Waktu, pertimbangan ketersediaan waktu juga dipertimbangkan karena hal ini dapat memengaruhi metode pradesain yang dipilih. Desain skematik didasarkan pada beberapa referensi, pedoman dan peraturan yang berlaku di indonesia. Deregulasi tersebut seperti  Undang-undang Nomor 28 Tahun 2022, Peraturan, ketentuan dan petunjuk teknis turunnan dari undang-undang tersebut. Pedoman teknis bangunan gedung, Peraturan Beton Indonesia (PBI) dan standar-standar relevan yang berlaku di Indonesia. Disamping itu menggunakan acuan referensi seperti data arsistek. Hasil dari pengabdian ini adalah berupa desain prakonsep atau pradesain perencanaan gedung Rektorat Citra Bakt
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR PADA SISWA KELAS X DI SMA NEGERI II JEREBU’U
AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul ajar berbasis inkuiri terbimbing di tingkat SMA. Modul dimaknai sebagai seperangkat bahan ajar yang di sajikan secara sistematis. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk menghasilkan produk modul matematika berbasis inkuiri terbimbing pada materi sistem persamaan dan pertidaksamaan linear. 2). Untuk mengetahui modul matematika berbasis inkuiri terbimbing pada materi sistem persamaan dan pertidaksamaan linear terhadap hasil belajar valid dan praktis. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa tenggara Timur. Subjek penelitian adalah siswa di SMA Negeri II Jerebu’u kelas X sebanyak 0 orang. Produk penelitian ini di kembangkan dengan model research & development merupakan metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu. Memilih model pengembangan ini didasari atas pertimbangan bahwa model research & development dikembangkan secara sistematis. Modul berbasis inkuiri terbimbing ini divalidasikan kepada dosen ahli dan prktisi lapangan yakni guru matematika dari sekolah tempat penelitian dilaksanakan. Hasil validasi dari semua ahli menunjukan bahwa modul berbasis inkuiri terbimbing ini valid atau layak digunakan dengan presentase oleh ahli materi dengan skor nilai 80% dengan kriteria baik, ahli desain dengan skor 78,62% dengan kriteria Baik , angket respon guru dengan skor 92,72% dengan kriteria sangat baik dan angket respon siswa dengan skor 94,28% dengan kriteria Sangat baik.Kata Kunci : Modul ajar, Inkuiri terbimbing,Sistem persamaan dan pertidaksamaan linear AbstractThe aim of this research is to produce a guided inquiry-based teaching module at the high school level. A module is interpreted as a set of teaching materials that are presented systematically. The objectives of this research are 1) To produce a guided inquiry-based mathematical module product on systems of linear equations and inequalities. 2). To find out the guided inquiry-based mathematics module on systems of equations and linear inequalities on valid and practical learning outcomes. This research was conducted in Ngada Regency, East Nusa Tenggara Province. The research subjects were 0 students at SMA Negeri II Jerebu\u27u class X. This research product was developed using the research & development model, which is a research method used to produce certain products. Choosing this development model is based on the consideration that the research & development model is developed systematically. This guided inquiry-based module was validated with expert lecturers and field practitioners, namely mathematics teachers from the school where the research was carried out. Validation results from all experts show that this guided inquiry-based module is valid or suitable for use with a percentage of material experts with a score of 80% with good criteria, design experts with a score of 78.62% with good criteria, teacher response questionnaires with a score of 92.72 % with very good criteria and student response questionnaires with a score of 94.28% with very good criteria.Keywords : Teaching module, guided inquiry, system of linear equations and inequalitie
PENERAPAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANTI KORUPSI SEBAGAI WADAH PEMBENTUKAN KARAKTER MAHASISWA STKIP CITRA BAKTI YANG ANTI KORUPTIF
tujuan penelitian ini adalah untuk mewujudkan pembentukan karakter mahasiswa STKIP Citra Bakti Ngada yang anti koruptif, jujur, displin, bersih, dan tranparan
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIOVISUAL BAGI SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR DI GUGUS 2 RIUNG BARAT
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan media pembelajaran berbasis audio visual yang sesuai dengan karakteristik siswa kelas V Sekolah Dasar, (2) mengetahui kualitas hasil uji coba produk pengembangan media pembelajaran berbasis audio visual kelas V Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Gugus 2 Riung Barat Kabupaten Ngada Provinsi Nusa Tenggara Timur.Media yang digunakan adalah media pembelajaran berbasis audio visual yang relevan dan terintegrasi dengan pembelajaran SD untuk dijadikan sebuah media pembelajaran. Media pembelajaran berbasis audio visual ini dikembangkan dengan model ADDIE. Model ini terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Hasil penelitian pengembangan media pembelajaran berbasis audio visual dengan kelayakan berdasarkan hasil uji ahli materi pembelajaran diperoleh hasil dengan presentase 89% dengan kualifikasi “Sangat Validâ€, penilaian dari ahli media pembelajaran memperoleh presentase 80,20% dengan kualifikasi â€Validâ€, penilaian dari ahli desain pembelajaran memperoleh presentase 80% dengan kualifikasi “Validâ€, dan penilaian pada uji coba siswa sebagai calon pengguna produk memperoleh presentase 89,4% dengan kualifikasi â€Sangat Validâ€. Berdasarkan hasil uji coba ahli dan siswa sebagai calon pengguna produk dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis audio visual yang telah dikembangkan ini layak digunakan oleh siswa kelas V Sekolah Dasar di Gugus 2 Riung Barat
LOSUKA Permainan untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kemampuan anak dalam menggabungkan suku kata dengan gerakan lompat suku kata (LOSUKA) dalam mengembangkan motorik kasar pada anak usia dini di TKK Olaewa. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini 11 anak dengan usia anak 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam permainan “losuka†buka dapat mengembangkan beberapa aspek perkembangan anak yaitu: 1) Motorik kasar, dimana anak sebelum menggabungkan suku diminta untuk lompat untuk menggabungkan suku kata yang dipegang oleh 2 orang anak. 2) Kognitif, dimana anak membunyikan suku kata yang akan digabungkan menjadi kata yang sederhana. 3) Sosial emosional, dengan permainan ini sosial emosional anak juga berkembang, dimana dia dapat berinteraksi dengan temannya ketika teman-teman sama-sama menyebutkan suku kata yang akan digabungkan. Abstract The purpose of this study was to determine children\u27s ability to combine syllables with syllable jumping movements (LOSUKA) in developing gross motor skills in early childhood at TKK Olaewa. This type of research uses a qualitative descriptive method. The subjects of this study were 11 children aged 5-6 years. Data collection techniques used are observation and documentation. Data analysis techniques consist of data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that the game "losuka" can develop several aspects of child development, namely: 1) Gross motor skills, where children are asked to jump before combining syllables to combine syllables held by 2 children before combining syllables. 2) Cognitive, where the child sounds the syllables that will be combined into simple words. 3) Social emotional, with this game the child\u27s social emotional also develops, where he can interact with his friends when friends both mention the syllables to be combined. Kyeword: Losuka, Motorik kasar, anak usia din