Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Not a member yet
    2414 research outputs found

    Efektivitas Metode Belajar dengan Loose Part dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak Usia Dini

    Full text link
    Melalui studi ini, diharapkan bisa didapatkan wawasan yang lebih mendalam mengenai penggunaan Loose Part sebagai pendekatan pembelajaran yang efisien dalam meningkatkan ketertarikan belajar anak-anak yang masih berusia dini. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang bertujuan untuk meningkatkan minat belajar anak usia dini melalui metode belajar dengan Loose Part. PTK dilakukan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Kenaikan yang signifikan, terutama antara siklus I dan II, menggarisbawahi pentingnya perbaikan berkelanjutan dalam metode pembelajaran. Kolaborasi yang erat antara pendidik dan orang tua berperan krusial dalam mendukung dan meningkatkan minat belajar anak. Selain itu, pendekatan melalui metode penggunaan Loose Part dalam pembelajaran membantu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan menarik bagi anak-anak. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode belajar dengan menggunakan media Loose Part dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan minat belajar anak usia dini. Penelitian ini memberikan bukti empiris tentang efektivitas metode belajar dengan Loose Part dan menekankan pentingnya kolaborasi antara pendidik dan orang tua

    Pendekatan Inovatif Terapi Autis melalui Interaksi Musikal Karawitan Jawa

    Full text link
    Tujuan penelitian ini untuk membuktikan hasil perancangan model inovasi terapi dalam mengurangi ganguan anak autis dengan menggunakan gamelan jawa. Metode penelitian dan pengembangan digunakan dalam penelitian ini. Adapun teknik pelaksanaanya melalui penyusunan draf model, uji konseptual, serta penerapan model di dalam praktik terapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model terapi ini merupakan model terapis yang menggunakan seperangkat gamelan Jawa autis kepada peserta terapi usia antara delapan tahun hingga 15 tahun. Gamelan terdiri atas delapan instrumen, ukurannya diperkecil, berbentuk mainan, dan berwarna mencolok agar peserta terapi tertarik, dapat memainkan secara mudah dan nyaman. Gending gangsaran dan lancaran dikemas dalam rangkaian pembelajaran mulai dari membuat peserta terapi nyaman bermain gamelan, belajar pola tabuhan gending, belajar melodi, belajar dinamika gending dan belajar memulai dan mengakhiri gending. Pendekatan terapi berbasis gamelan Jawa merupakan inovasi yang jarang dieksplorasi dalam terapi anak autis, khususnya di Indonesia. Melalui pendekatan ini, dihasilkan perubahan perilaku anak autis pasca terapi, antara lain: meningkatnya konsentrasi belajar anak, anak mudah berinterkasi, tumbuh motivasi dan minat belajar anak, serta dapat menghilangkan tantrum

    Pembelajaran STEAM Berbasis Kearifan Lokal dalam Meningkatkan Kemampuan Problem Solving Anak: Studi Kasus di RA Hidayatul Islamiyah Tuban

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak signifikan penerapan pembelajaran STEAM berbasis kearifan lokal terhadap kemampuan problem solving anak usia 4–5 tahun. Menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi STEAM dengan nilai-nilai budaya lokal secara nyata meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kemandirian, serta keterampilan sosial anak. Pendekatan ini membuat proses pembelajaran lebih kontekstual, menyenangkan, dan bermakna karena dekat dengan kehidupan sehari-hari anak, sehingga mereka lebih aktif bertanya, bereksplorasi, dan menemukan solusi secara mandiri. Penerapan STEAM berbasis kearifan lokal tidak hanya berdampak pada aspek kognitif, tetapi juga memperkuat identitas budaya dan karakter anak sejak dini. Anak-anak menunjukkan antusiasme belajar yang tinggi dan rasa bangga terhadap budaya lokal mereka. Guru dan orang tua turut merasakan manfaatnya karena pendekatan ini mempermudah pemahaman konsep abstrak serta meningkatkan partisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, pembelajaran STEAM berbasis kearifan lokal direkomendasikan untuk diterapkan secara lebih luas di lembaga PAUD guna menumbuhkan keterampilan abad ke-21.

    Realizing a Civilized Urban Society through the Application of Al-Ghazali's Tasawwuf Teachings (A Study of the Taklim Assembly of Kitab Ihya 'Ulumuddin)

    Full text link
    The reinterpretation and contextualization of the spiritual value of Sufism will be more meaningful if it is applied in a practical way to social life. The concepts of Love, Sincerity, and Patience in Sufism become meaningful for people who are currently experiencing the emptiness of the heart. Through Sufistic values, urban communities can practice applicable spiritual values amid the increasingly complex dynamics of modern human life. The purpose of this study is to describe the Sufistic values taught in Imam Al-Ghazali’s Sufism teachings and the relationship between Sufistic values and social intelligence in urban communities. The research method employs a qualitative approach, utilizing a field study research design through an interactive model. Through this research, Imam Al-Ghazali’s Sufistic values are found to have a close relationship with social intelligence. Sufistic values are indirectly able to provide awareness to a person on how to communicate, relate, and interact with urban communities that have increasingly complex problems. So socializing and socializing are not easily influenced by negative things with the religious stigma that has an impact on one’s psychological side

    A Systematic Qualitative Review of Teachers' Strategies in Enhancing Mathematical Reasoning in Elementary Schools

    Full text link
    Mathematical reasoning skills are a fundamental aspect in mathematics learning that contributes to students' conceptual understanding and problem-solving. This study aims to identify and analyze the strategies applied by teachers in improving students' mathematical reasoning skills in elementary schools. The research method used is a qualitative review based on literature studies and data analysis from relevant previous research. The results showed that teachers applied various strategies, including problem-based learning (PBL), group discussions, scaffolding, and the use of technology and interactive media in the learning process. In addition, metacognitive and reflective approaches have proven to be effective in improving students' critical and analytical thinking skills. These findings provide insight for educators in developing more effective teaching methods to improve students' mathematical reasoning

    Peran Kepemimpinan Berbasis AI dalam Meningkatkan Pembelajaran Sains pada Siswa Kelas Rendah: Studi Kasus di SDN 2 Lebo

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam meningkatkan pembelajaran sains pada siswa kelas rendah di SDN 2 Lebo. Dengan pendekatan studi kasus di sekolah tersebut, penelitian ini mengungkapkan bagaimana kepala sekolah, guru, dan siswa mengintegrasikan teknologi AI dalam pengelolaan pembelajaran. Metode penelitian kualitatif dengan wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan berbasis AI berperan signifikan dalam pengambilan keputusan pengelolaan sekolah, merancang strategi pembelajaran yang lebih efisien, dan meningkatkan motivasi serta pemahaman siswa dalam pembelajaran sains. Presentase peningkatan pemahaman siswa atau contoh konkret penerapan AI dalam proses pembelajaran yang berdampak signifikan. Nilai kebaruan dari penelitian ini terletak pada fokusnya pada konteks lokal pendidikan dasar Indonesia, yang selama ini belum banyak mendapat perhatian dalam literatur kepemimpinan digital dan penerapan AI di sektor Pendidikan

    Pilot Project Program The Reading Buddies untuk Stimulasi Perkembangan Literasi Anak Usia Dini

    Full text link
    Konsep program The Reading Buddies adalah membacakan buku cerita kepada anak dengan teknik read aloud (membacakan nyaring) yang dikombinasikan dengan shared book reading, yang dilakukan oleh para mahasiswa sebagai buddies. Program ini telah dilaksanakan selama masing-masing empat (4) sesi pada anak kelas kecil (kelompok usia 2-4 tahun), kelas menengah (kelompok usia 4-5 tahun), dan kelas besar (kelompok usia 5-6 tahun) pada salah satu TK swasta di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dengan menggunakan analisis tematik. Melalui program ini, dapat dilihat bahwa anak menunjukkan emosi positif, semakin menunjukkan keterlibatan dalam proses membaca buku, meningkatkan kreativitas dan imajinasi anak, serta meningkatkan pemahaman anak terhadap cerita dan juga kemampuan berbahasa. Strategi readers dalam membacakan buku serta penambahan aktivitas penunjang turut berkontribusi dalam mengembangkan berbagai aspek perkembangan anak. Hasil penelitian melalui pilot project ini diharapkan dapat menjadi panduan dalam perancangan program lanjutan sehingga dapat diterapkan secara efektif di lebih banyak sekolah di Indonesia

    Stimulasi Kemampuan Kinestetik Anak melalui Tarian Seka Suku Kamoro di Kelompok B TK YPPK Bintang Kecil Kota Jayapura

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan kinestetik anak dalam melakukan gerakan yang terkoordinasi, seimbang, gesit, dan fleksibel dalam aktivitas yang dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan kinestetik anak melalui tarian seka. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaboratif dan partisipatif. Subjek penelitian adalah anak kelompok B TK YPPK Bintang kecil berjumlah 18 anak, 9 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan aspek penelitian koordinasi, keseimbangan, kelincahan, dan kelenturan untuk melihat kemampuan kinestetik anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari seka suku Kamoro efektif dalam meningkatkan kemampuan kinestetik anak kelompok B TK YPPK Bintang kecil. Sebagaimana hasil penelitian pada siklus I, anak yang berkembang sangat baik dan sesuai harapan sebanyak 8 anak, sedangkan pada siklus II, sebanyak 18 anak yang memperoleh nilai berkembang sangat baik dan sesuai harapan

    Flash Card sebagai Media Pendidikan Kesehatan pada Remaja: Kajian Scoping Review

    Full text link
    Remaja mengalami fase transisi yang melibatkan perubahan fisik, kognitif, emosional, dan sosial, sehingga pendidikan kesehatan menjadi penting untuk mendukung kesehatan mereka. Salah satu media yang efektif untuk pendidikan kesehatan adalah flash card, yang dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku sehat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh flash card terhadap pendidikan kesehatan pada remaja. Metode yang digunakan adalah scoping review, dengan mengumpulkan artikel dari platform Google Scholar, PubMed, dan Science Direct dan didapatkan enam artikel dari lima negara yang berhasil dianalisis dengan tiga tema utama yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa flash card efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai isu kesehatan, menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif dan fleksibilitas, serta mendorong remaja untuk berpikir kritis, meningkatkan peranan remaja dalam pendidikan kesehatan dan mudah diakses. Dapat disimpulkan bahwa flash card efektif meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pendidikan kesehatan melalui pembelajaran yang interaktif, mudah dipahami, dan fleksibel. Studi ini mendukung pengembangan media partisipatif dan merekomendasikan inovasi digital salah satunya flash card sebagai media pendidikan kesehatan

    Father-child attachment among 5-6 year olds: A Survey Study

    Full text link
    The bond between fathers and children is essential for emotional and social development, especially in early childhood. This study aims to explore the level of attachment between fathers and their children aged 5–6 years in Parigi. A quantitative approach with a descriptive survey method was employed. Data were collected using a questionnaire based on the Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA) theory, which includes dimensions of communication, trust, and alienation. The sample consisted of 172 father-child pairs from 13 kindergartens, although only 172 responses were analyzed. Results showed an average attachment score of 71.02 (SD = 5.81), with scores ranging from 60.50 to 82.30. Most relationships were categorized as medium attachment (45%) and were classified in the moderate attachment category, particularly within the score range of 62.51 to 71.6. Notably, none of the participants fell into the very high attachment category (?83.72), indicating potential areas for strengthening emotional bonds. These findings underscore the need for targeted interventions, such as parenting policies, school-based father involvement programs, and community-based mentoring initiatives aimed at enhancing fathers’ emotional engagement and responsive caregiving

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇