Open Journal Unimal (e-Jurnal Universitas Malikussaleh)
Not a member yet
7597 research outputs found
Sort by
PENYELESAIAN WANPRESTASI ANTARA PERUSAHAAN RENTAL KENDARAAN RODA EMPAT TERHADAP KERUSAKAN OLEH PENYEWA BERDASARKAN HUKUM PERDATA ( Studi Penelitian di CV. Galaxy Cars Lhokseumawe )
Kasus wanprestasi dalam hubungan sewa menyewa antara CV. Galaxy Cars Lhokseumawe dan penyewa mobil terjadi saat penyewa menolak bertanggung jawab atas kerusakan kendaraan, dengan alasan tidak adanya perjanjian tertulis. Padahal, menurut Pasal 1238, 1243, dan 1564 KUHPerdata, penyewa tetap bertanggung jawab atas kerugian selama masa sewa, kecuali terbukti bukan karena kesalahannya atau karena force majeure. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk wanprestasi penyewa, tanggung jawab hukumnya atas kerusakan, dan mekanisme penyelesaian sengketa yang ditempuh pihak rental. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris, data diperoleh melalui studi pustaka dan wawancara dengan pemilik rental, penyewa, dan ahli hukum. Hasil penelitian menunjukkan penyewa melakukan wanprestasi dengan mengembalikan mobil dalam kondisi rusak tanpa tanggung jawab, didorong oleh kurangnya pemahaman isi perjanjian dan lemahnya pengawasan dari pihak rental. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada urgensi perlindungan hukum pemilik rental meski tanpa perjanjian tertulis, melalui penerapan asas pacta sunt servanda dan itikad baik. Penyelesaian sengketa dilakukan dengan cara persuasif, somasi, hingga mediasi. Disarankan agar pihak rental membuat perjanjian tertulis yang rinci dan mudah dipahami, serta memberikan penjelasan langsung kepada penyewa sebelum transaksi untuk mencegah wanprestasi dan melindungi hak para pihak
KEWENANGAN OTORITAS JASA KEUANGAN DALAM MEMBERIKAN PERLINDUNGAN HUKUM KEPADA PENGGUNA PINJAMAN ONLINE (Studi Penelitian di Kantor Otoritas Jasa Keuangan Sumatera Barat)
Perlindungan hukum bertujuan untuk melindungi hak-hak masyarakat sebagai konsumen jasa keuangan. Undang-undang No.21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan menyebutkan Otoritas Jasa Keuangan wajib melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi kewenangan Otoritas Jasa Keuangan dalam memberikan perlindungan hukum kepada pengguna pinjaman online serta upaya yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan untuk memberikan perlindungan hukum bagi pengguna pinjaman online. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris dengan pendekatan yang berfokus pada penerapan dan penegakan praktis prinsip-prinsip hukum normatif, dengan menggunakan sumber data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier dikumpulkan melalui wawancara dan dianalisis secara kualitatif untuk menjawab permasalahan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OJK telah mengimplementasikan kewenangannya secara optimal melalui empat aspek utama, yaitu pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, dan perlindungan konsumen. Regulasi seperti POJK No. 40/POJK/2024 dan POJK No. 6/POJK.07/2022 memberikan dasar hukum yang kuat dalam melindungi konsumen. Selain itu, OJK juga menjalankan perlindungan hukum secara preventif, administratif, dan represif melalui edukasi publik, pengelolaan pengaduan, penindakan terhadap pelanggaran, dan restitusi kepada korban. Meskipun demikian, tantangan seperti rendahnya literasi keuangan dan tingginya penyebaran pinjaman online ilegal masih menjadi hambatan. Oleh karena itu, penulis merekomendasikan agar OJK memperluas edukasi keuangan ke kelompok rentan seperti pelajar dan mahasiswa serta menyederhanakan akses dan prosedur pengaduan melalui aplikasi APPK
SANKSI ADAT TERHADAP PERKAWINAN SESUKU DALAM MASYARAKAT ADAT MELAYU CIPANG KANAN KABUPATEN ROKAN HULU RIAU
Penelitian ini membahas mengenai sanksi adat terhadap pelaku perkawinan sesuku dalam masyarakat adat Melayu di Desa Cipang Kanan, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Perkawinan sesuku dipandang sebagai pelanggaran terhadap norma kekerabatan adat yang telah dijaga secara turun-temurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya perkawinan sesuku, menggambarkan pandangan tokoh adat terhadap pelanggaran tersebut, serta mendeskripsikan proses penerapan sanksi adat. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan yuridis empiris, sedangkan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kurangnya pemahaman silsilah suku, serta praktik perjodohan. Sanksi adat diberikan secara simbolik oleh ninik mamak setelah persetujuan oleh datuk dalam musyawarah adat, sanksi diberikan dalam bentuk denda berupa ayam atau kambing, sanksi yang sudah ditetapkan harus dibayarkan dalam jangka yang telah ditentukan oleh pemangku adat. serta proses permintaan maaf di hadapan pemangku adat. Temuan ini menunjukkan pentingnya revitalisasi nilai adat sebagai mekanisme kontrol sosial dalam menjaga tatanan sosial dan marwah suku
URGENSI PERLINDUNGAN HAM TERHADAP ANAK KORBAN TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL (STUDI PUTUSAN NOMOR 86/PID.SUS/2022/PT.BDG)
Meningkatnya kasus kekerasan seksual terhadap anak sebagai pelanggaran berat hak asasi manusia menjadi perhatian serius, salah satunya perkara Herry Wirawan yang melibatkan 13 santriwati. Penelitian ini menganalisis pertimbangan hakim dalam Putusan Pengadilan Tinggi Bandung Nomor 86/Pid.Sus/2022/PT.BDG serta efektivitas perlindungan hak anak dalam kerangka hukum nasional. Dengan metode yuridis normatif dan analisis yurisprudensi, ditemukan bahwa hakim menjatuhkan hukuman mati dengan mempertimbangkan faktor pemberat, termasuk jumlah dan usia korban, posisi terdakwa sebagai pendidik, serta dampak kehamilan dan kelahiran. Restitusi sebesar Rp331.527.168,00 juga ditetapkan meski terdakwa tidak mampu membayar, yang dipandang sebagai bentuk pengakuan negara atas hak korban dan simbol keadilan pemulihan. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis restitusi sebagai instrumen perlindungan HAM yang tidak hanya bernilai kompensasi finansial, tetapi juga moral dan simbolis. Disarankan agar sistem perlindungan anak diperkuat melalui integrasi dukungan psikososial dan pendanaan restitusi oleh negara
Penyuluhan Pengendalian Korosi Pipa pada Pelaku Industri Blasting
Korosi merupakan fenomena yang sering terjadi pada komponen dan peralatan industri. Proses penanganan korosi salah satunya adalah dengan menggunakan blasting. CV Mitra Blastida Utama merupakan salah satu perusahaan blasting yang cukup baik untuk membantu mitranya dalam menghadapi korosi. Kemampuan dalam melakukan blasting setelah didapatkan oleh perusahaan tersebut sejak lama. Namun prinsip blasting Yang digunakan untuk mengendalikan polusi belum sepenuhnya dipahami oleh karyawan perusahaan tersebut. Kegiatan penyuluhan pengendalian korosi pada pipa merupakan kegiatan memberikan dasar-dasar pengendalian korosi dan blasting pada mitra. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode penyuluhan. Pemahaman pengendalian korosi pada pipa mengalami peningkatan dari mulai sebelum penyuluhan sampai setelah dilakukan penyuluhan. Metode tersebut yang memudahkan peningkatan pemahaman peserta sebelum penyuluhan sampai sesudah penyuluhan
From genes to ecosystems: A multidisciplinary approach to understanding and conservation challenges for the short-tailed sea snake Hydrophis curtus (Shaw, 1802) in India
The reduction of marine reptile populations has emerged as a worldwide issue, prompting comprehensive investigations into the effects of altering environmental conditions. Examining sea snakes has consistently posed difficulties owing to the complexities of collecting, maintaining, and researching them in natural and controlled environments. The Hydrophiinae family of venomous marine snakes encompasses the Spine-bellied or Short-tailed sea snake, Hydrophis curtus, which is distributed from the Persian Gulf to eastern Australia. This study examines the conservation problems of H. curtus, incorporating genetic, ecological, and environmental methodologies to evaluate its population status and risks thoroughly. We thoroughly analysed 123 scientific publications published between 1802 and 2024, examining many facets of sea snake biology and the risks they encounter. This review consolidates and synthesizes prior research on H. curtus, emphasizing its interactions with humans in coastal India and adjacent areas. The review encompassed several subjects, including species distribution, habitat utilization, feeding ecology, reproductive behaviour, venom characteristics, and conservation challenges. Through field surveys, genomic methodologies, and habitat modelling, we ascertain critical conservation priorities and recommend management methods. Our results demonstrate considerable genetic diversity, substantial habitat concerns, and mortality imposed by fishing. The research emphasizes the necessity for focused conservation measures, encompassing habitat preservation, policy integration, and sustainable fisheries management
Corrigendum to “Post-bleaching patterns of Acanthaster planci, Culcita schmideliana, and Drupella spp. in coral nurseries and natural reefs, Kaafu Atoll, Maldives” [Journal of Marine Studies, 2025, 2(3), 2301]
Refer to: Post-bleaching patterns of Acanthaster planci, Culcita schmideliana, and Drupella spp. in coral nurseries and natural reefs, Kaafu Atoll, Maldives. Journal of Marine Studies, 2(3), 2301. https://doi.org/10.29103/joms.v2i3.22084. Elias Bin Mohamad, Oriana Migliacci
GAME EDUKASI PENGENALAN PERMAINAN TRADISIONAL NUSANTARA MENGGUNAKAN ALGORITMA FISHER YATES SHUFFLE BERBASIS ANDROID
Keberadaan permainan tradisional saat ini semakin langka karena anak-anak dan generasi muda sekarang lebih suka game gadget. Salah satu nya di desa Suka Damai Timur banyak anak-anak yang lebih suka bermain game digital sehingga anak-anak sudah jarang berinteraksi dengan teman-temannya. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini maka dibuatlah aplikasi game edukasi pengenalan permainan tradisional dengan genre puzzle. Dalam penelitian ini, digunakan metode algoritma Fisher Yates Shuffle. Metode ini akan membuat permutasi acak dalam memuat puzzle dan potongannya. Salah satu metode pengembangan aplikasi yang digunakan adalah game development life cycle dimana metode ini menggunakan 6 tahapan yaitu tahap inisilisasi, tahap pra-produksi, tahap produksi, tahap alpha testing, tahap beta testing dan tahap versi rilis. Proses penelitian di ikuti oleh 20 responden menggunakan perhitungan analisis frekuensi skala likert dengan skor maksimal 5. Didapat hasil penelitian pada aspek learnability mendapat skor rata-rata 4,18, aspek flexibility skor rata-rata 4,3, aspek effectiveness skor rata-rata 4,3, dan aspek attitude skor rata-rata 4,3. Nilai rata-rata skor dari seluruh aspek berada diangka 4,27% dan menyatakan aplikasi game puzzle ini dalam kategori memuaskan.
Kata kunci : Suka Damai Timur, game Puzzle, Fisher Yates Shuffle, Game Development Life Cycle.Keberadaan permainan tradisional saat ini semakin langka karena anak-anak dan generasi muda sekarang lebih suka game gadget. Salah satu nya di desa Suka Damai Timur banyak anak-anak yang lebih suka bermain game digital sehingga anak-anak sudah jarang berinteraksi dengan teman-temannya. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini maka dibuatlah aplikasi game edukasi pengenalan permainan tradisional dengan genre puzzle. Dalam penelitian ini, digunakan metode algoritma Fisher Yates Shuffle. Metode ini akan membuat permutasi acak dalam memuat puzzle dan potongannya. Salah satu metode pengembangan aplikasi yang digunakan adalah game development life cycle dimana metode ini menggunakan 6 tahapan yaitu tahap inisilisasi, tahap pra-produksi, tahap produksi, tahap alpha testing, tahap beta testing dan tahap versi rilis. Proses penelitian di ikuti oleh 20 responden menggunakan perhitungan analisis frekuensi skala likert dengan skor maksimal 5. Didapat hasil penelitian pada aspek learnability mendapat skor rata-rata 4,18, aspek flexibility skor rata-rata 4,3, aspek effectiveness skor rata-rata 4,3, dan aspek attitude skor rata-rata 4,3. Nilai rata-rata skor dari seluruh aspek berada diangka 4,27% dan menyatakan aplikasi game puzzle ini dalam kategori memuaskan.
Kata kunci : Suka Damai Timur, game Puzzle, Fisher Yates Shuffle, Game Development Life Cycle
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Dan Kemandirian Belajar Siswa
Kemampuan komunikasi matematis siswa di Indonesia masih rendah, dan kondisi ini berkaitan erat dengan kemandirian belajar siswa. Salah satu penyebab uatamanya adalah penerapan model pembelajaran yang belum tepat, yang menyebabkan siswa kurang aktif dan kurang terlibat secara optimal dalam proses belajar, maka dibutuhkan model pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan komunikasi matematis siswa dan kemandirian belajar siswa, salah satunya yaitu model pembelajaran discovery learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap kemampuan komunikasi matematis dan kemandirian belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Quasi Eksperimen dengan desain The Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian ini ialah semua siswa kelas XI SMA Negeri 3 Lhokseumawe, teknik pengambilan sampel berupa purposive sampling, kelas kontrol ialah kelas XI-1 dan kelas eksperimen ialah kelas XI-2. Instrumen pengumpulan data meliputi tes uraian terdiri 3 butir soal untuk mengukur kemampuan komunikasi matematis dan 16 pernyataan angket untuk menilai kemandirian belajar siswa. Hasil analisis uji Mann-Whitney menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,002 < 0,05, sesuai kriteria pengujian hipotesis, maka terdapat pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t diperoleh signifikan sebesar 0,826 ≥ 0,05, sesuai kriteria pengujian hipotesis, maka tidak terdapat pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap kemandirian belajar siswa
Penerapan Model Pembelajaran Project-Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa
Rendahnya kemampuan komunikasi matematis salah satunya disebabkan oleh model pembelajaran yang tidak secara aktif melibatkan siswa dalam proses belajar. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang mampu mendorong keterlibatan aktif siswa, salah satunya adalah model Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan PjBL dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Pendekatan penelitian adalah kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain nonequivalent control group design. Menggunakan teknik sampling purposive kelas VII-C ditetapkan sebagai kelompok eksperimen dan kelas VII-D sebagai kelompok kontrol dalam penelitian yng dilakukan di SMP Negeri 1 Dewantara. Instrumen yang digunakan berupa soal tes kemampuan komunikasi matematis. Pengujian hipotesis menggunakan uji independent sample t-test pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil analisis terhadap data N-Gain memperlihatkan Sig. 2-tailed sebesar 0,002. Oleh karena nilai Sig. 2-tailed yang diperoleh lebih kecil dari 0,05 maka bersesuaian dengan kaidah penerimaan hipotesis didapatkan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa menggunakan pembelajaran PjBL lebih baik daripada siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional pada materi bidang datar di SMP N 1 Dewantara. Hasil penelitian ini menunjukan PjBL memberikan peningkatan terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa, yang kedepannya menjadi salah satu dasar untuk untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan