Open Journal Unimal (e-Jurnal Universitas Malikussaleh)
Not a member yet
7597 research outputs found
Sort by
STRATEGI BERTAHAN HIDUP PETANI PADI SAWAH PASCA KERUSAKAN BENDUNGAN IRIGASI KRUENG PASE DI GAMPONG KEUTAPANG KECAMATAN SYAMTALIRA ARON
Paddy rice production in Aceh Utara has seen a decrease over the years, with production dropping from 427,455 tons in 2019 to 388,190 tons in 2021. One of the main reasons for this decline is the damage to the Krueng Pase irrigation dam. Despite the challenges, farmers in the area have adapted by adjusting to the limited water supply and the rainy season. Some farmers choose not to engage in agricultural activities during the dry season, requiring them to employ survival strategies. This study focuses on determining the survival strategies of wet-rice farmers in Keutapang Village, Syamtalira District, Aceh Utara following the damage to the Krueng Pase irrigation dam. The research area was selected using purposive sampling, where 30 farmers were selected using simple random sampling. The data was analyzed using qualitative descriptive analysis and a Likert scale. The results of the study revealed that active strategies such as job diversification and family member contribution were rated as strong, while the passive strategy of frugal lifestyle obtained a very strong rating, and the savings strategy was rated as strong. Network strategies were also identified, but their rating was not provided in the summary
PENGARUH TINGKAT PENDAPATAN DAN NIAT MENGHINDARI PEMBOROSAN MAKANAN (FOOD WASTE) TERHADAP KERUGIAN EKONOMI PADA RUMAH TANGGA DI KABUPATEN SLEMAN
The purpose of this study was to analyze the effect of income level and intention on food waste. In addition, analyzing economic losses due to food waste. The study was conducted in Sleman Regency in 2023. The number of respondents used was 40 respondents who managed food consumption in the household. Sampling was carried out using simple random sampling for 2 weeks. The analysis method used is a descriptive method to explain the current phenomenon related to food waste in Sleman Regency. The data analysis method used for the first purpose is to use a simple regression analysis method which is analyzed using eviews 12. The second purpose uses excel to calculate economic losses, while energy and carbohydrate losses are calculated using nutrisurvey 2007. The results of the study showed that household income levels and the intention to avoid food waste affect the level of food waste. During one year, the loss caused by food waste reached IDR 201,600 per year. Efforts to avoid the level of food waste can be done through socialization and campaigns for public awareness regarding consumer attitudes towards food ingredients and how to manage leftover food waste
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK GADAI EMAS DI BANK SYARIAH INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik gadai emas di Bank Syariah Indonesia dari perspektif hukum Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan mengombinasikan metode normatif dan empiris. Penelitian ini menganalisis praktik gadai emas di Bank Syariah Indonesia yang menggunakan tiga akad: qard (pinjaman), gadai (jaminan), dan ijarah (sewa). Sistem ini telah divalidasi sebagai patuh syariah karena terbebas dari unsur gharar (ketidakjelasan), maysir (perjudian), dan riba (bunga). Keunggulan utama produk gadai emas adalah kemampuannya menyalurkan pembiayaan secara cepat kepada masyarakat yang membutuhkan. Namun, terdapat dua tantangan signifikan yang menghambat perkembangan produk ini: rendahnya literasi masyarakat mengenai mekanisme gadai emas di perbankan syariah dan persyaratan kepemilikan emas sebagai jaminan yang tidak semua nasabah potensial dapat memenuhinya. Diperlukan strategi edukasi komprehensif dan inovasi produk untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan gadai emas syariah serta diversifikasi bentuk jaminan yang dapat diterima untuk memperluas jangkauan layanan keuangan syariah kepada berbagai segmen masyarakat.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik gadai emas di Bank Syariah Indonesia dari perspektif hukum Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan mengombinasikan metode normatif dan empiris. Penelitian ini menganalisis praktik gadai emas di Bank Syariah Indonesia yang menggunakan tiga akad: qard (pinjaman), gadai (jaminan), dan ijarah (sewa). Sistem ini telah divalidasi sebagai patuh syariah karena terbebas dari unsur gharar (ketidakjelasan), maysir (perjudian), dan riba (bunga). Keunggulan utama produk gadai emas adalah kemampuannya menyalurkan pembiayaan secara cepat kepada masyarakat yang membutuhkan. Namun, terdapat dua tantangan signifikan yang menghambat perkembangan produk ini: rendahnya literasi masyarakat mengenai mekanisme gadai emas di perbankan syariah dan persyaratan kepemilikan emas sebagai jaminan yang tidak semua nasabah potensial dapat memenuhinya. Diperlukan strategi edukasi komprehensif dan inovasi produk untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan gadai emas syariah serta diversifikasi bentuk jaminan yang dapat diterima untuk memperluas jangkauan layanan keuangan syariah kepada berbagai segmen masyaraka
Pengaruh Profesionalisme, Independensi Auditor dan Etika Profesi Terhadap Kinerja Auditor
This research aims to determine whether Professionalism, Auditor Independence, and Professional Ethics affect Auditor Performance. The research method employed is quantitative research. The population in this study consists of 138 auditors working at Public Accounting Firms in Medan City. The sample in this study uses a purposive sampling technique with criteria for auditors working at Public Accounting Firms in Medan, auditors with a minimum position as senior auditors, and auditors who have worked for at least one year. This research uses a survey method with primary data obtained from questionnaires. The data analysis technique used in this study is a quantitative analysis technique using the statistical software Smart PLS (Partial Least Square). The results of this study show that Professionalism has a positive effect on Auditor Performance. Auditor Independence has a positive effect on Auditor Performance. Professional Ethics has a positive effect on Auditor Performance
PENGEMBANGAN BIOPLASTIK DARI LIMBAH PELEPAH BAMBU DENGAN UJI BIODEGRADABLE
Meningkatnya permasalahan limbah plastik sekali pakai di Indonesia mendorong pencarian material alternatif yang lebih ramah lingkungan, termasuk bioplastik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sifat biodegradabile bioplastik yang dibuat dari selulosa pelepah bambu dengan variasi konsentrasi 2 gram dan 5 gram. Metodologi yang diterapkan adalah eksperimental kuantitatif dengan pengujian biodegradasi selama periode 14 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bioplastik yang mengandung 2 gram selulosa sepenuhnya terurai pada hari ketujuh, sedangkan bioplastik dengan 5 gram selulosa terurai sekitar 98 persen pada hari keempat belas. Perbedaan kecepatan dalam proses degradasi ini dipengaruhi oleh ketebalan serta kepadatan struktur bioplastik itu sendiri. Bioplastik dengan 2 gram cenderung memiliki struktur yang lebih tipis (‰¤0,2 mm) dan tidak begitu padat, sehingga mempermudah akses air dan enzim mikroba untuk melakukan penguraian. Sebaliknya, konsentrasi 5 gram mempunyai struktur serat yang lebih padat, yang menimbulkan keterlambatan dalam proses biodegradable. Dengan demikian, penggunaan 2 gram selulosa dari pelepah bambu dianggap lebih efektif dalam mempercepat penguraian bioplastik secara alami. Hasil ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan bioplastik yang berbasis limbah organik sebagai alternatif bagi plastik konvensional
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN APLIKASI MOBILE JKN BPJS KESEHATAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY (SERVQUAL)
BPJS Kesehatan merupakan salah satu pelaksana badan hukum publik yang dibangun untuk menjalankan program jaminan kesehatan untuk seluruh rakyat Indonesia [1]. Maka BPJS Kesehatan dituntut untuk meningkatkan kualitas pelayanannya. Sebagai badan hukum publik, pelayanan harus dikelola dengan baik untuk meningkatkan kepuasan peserta. BPJS Kesehatan memiliki banyak jenis layanan, yaitu layanan tatap muka dan non-tatap muka [2]. Salah satu layanan non-tatap muka yang dimiliki oleh BPJS Kesehatan adalah aplikasi mobile JKN. Aplikasi mobile JKN merupakan sebuah inovasi yang dibuat oleh BPJS Kesehatan untuk mempermudah peserta dalam mendapatkan pelayanan administrasi yaitu bisa diakses kapan saja dan dimana saja [3]. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kualitas pelayanan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan melalui aplikasi mobile JKN. Penelitian ini menggunakan metode servqual untuk mengetahui tingkat persepsi, tingkat harapan dan gap. Ada 15 atribut kuesioner, yang terdiri 5 dimensi servqual yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty. Hasil penelitian menggunakan metode servqual per atribut didapat bahwa ada 4 atribut yang memiliki negatif yaitu nomor 15: customer service mobile JKN segera meminta maaf bila terjadi kesalahan, nomor 10: kecepatan aplikasi dalam merespon permintaan peserta, nomor 14: respon customer service terhadap kebutuhan dan keluhan peserta dan nomor 8: mobile JKN mampu menjawab permintaan informasi atau penyampaian keluhan. Jika dari segi dimensi terdapat 2 dimensi yang perlu BPJS Kesehatan fokuskan untuk meningkatkan kualitas pelayanan aplikasi untuk meningkatkan kepuasan peserta yaitu responsiveness dan emphaty
Pengukuran Kinerja Perusahaan dengan Menggunakan Integrated Performance Measurement Systems
PT. Sejahtera Panca Jaya adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang vulkanisir ban. Perkembangan industri vulkanisir ban memunculkan persaingan yang cukup ketat diantara vulkanisir ban khususnya di Pekanbaru. Selama ini perusahaan mengalami kesulitan dalam mencapai target produksi, kesulitan yang dialami perusahaan disebabkan oleh proses produksi yang dilakukan tidak sebanding dengan pendapatan yang diperoleh serta buruknya pengelolaan manajemen keuangan perusahaan. Selama ini perusahaan belum pernah melakukan pengukuran kinerja secara terintegrasi. Pengukuran kinerja sangat penting bagi perusahaan, dapat membantu perusahaan untuk mengetahui tingkat performansi kerja yang baik. Untuk era sekarang, cara terbaik untuk mengukur kinerja adalah dengan memppertimbangkan stakeholder perusahaan dan mengidentifikasi kebutuhan stakeholder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan stakeholder, memberikan usulan dan meningkatkan kinerja perusahaan dengan menerapkan metode IPMS yang dikombinasikan dengan AHP. Hasil dari pengukuran kinerja diperoleh sebanyak 16 KPI yang telah teridentifikasi, terdapat 4 KPI yang diambil dari setiap stakeholder dengan nilai bobot tertinggi. KPI dengan nilai bobot tertinggi akan diberikan usulan perbaikan. Dengan dilakukan perbaikan terhadap indikator diharapkan dapat meningkatkan kinerja perusahaan kedepannya
PENGARUH PELATIHAN MARKETING STRATEGY AND CONSULTATIVE SELLING TERHADAP KINERJA KARYAWAN DEPARTEMEN PEMASARAN DI PT PUPUK ISKANDAR MUDA
PT PUPUK ISKANDAR MUDA dalam meningkatkan kualitas kinerja dari karyawan di departemen pemasaran melakukan pelatihan Marketing Strategy and Consultative Selling. Dari hasil penelitian didapatkan adanya pengaruh secara simultan dan parsial antara pelatihan kerja yang terdiri dari variabel pelatihan (X1), instruktur pelatihan (X2), dan penyelenggaraan (X3), terhadap evaluasi kinerja karyawan (Y) PT Pupuk Iskandar Muda.Sampel penelitian ini berjumlah 20 karyawan. Hasil pengujian secara simultan variabel pelatihan, instruktur pelatihan dan penyelenggaraan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel evaluasi kinerja karyawan yang dibuktikan berdasarkan hasil uji simultan dengan nilai signifikansi Fhitung > FTabel (0.41 > 0.32) berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan PT Pupuk Iskandar Muda. Hasil pengujian secara parsial variabel pelatihan (X1), instruktur pelatihan (X2), dan penyelenggaraan (X3), berpengaruh signifikan terhadap variabel evaluasi kinerja karyawan (Y) yang dibuktikan dengan nilai Thitung < Ftabel (-0.924 < 1.729) dan probabilitas (0.369 < 0.05), maka dapat dikatakan bahwa variabel pelatihan (X1), instruktur pelatihan (X1), dan penyelenggaraan (X3) berhubungn signifikan terhadap variabel evaluasi kinerja
Usulan Perbaikan Metode Kerja Berdasarkan Micromotion Study Pada CV. X
CV. X yang merupakan suatu perusahaan pembuatan aneka macam mebel seperti pintu, jendela, kusen, meja, dan kursi. CV. X ini bertempat di Jl. Medan-Banda Aceh, Blang Panyang, Lhokseumawe.Penelitian ini dilakukan pada setiap stasiun kerja pembuatan pintu karena dari permasalahan tersebut berdampak pada efesiensi dan efektifitas pekerjaan.Pada stasiun kerja ini masih terdapatnya gerakan-gerakan yang tidak diperlukan yang dilakukan oleh operator pada saat melakukan pekerjaannya.Sehingga ada waktu yang terbuang untuk hal yang tidak diperlukan yang menyebabkan adanya pemborosan waktu yang menyebabkan tidak efektifnya suatu pekerjaan.Penelitian ini bertujuan untuk perbaikan gerakan-gerakan yang kurang efektif dalam melakukan suatu pekerjaan. Dilakukan pengamatan selama proses perakitan berlangsung, Pada kondisi kerja awal, waktu standar awal mencapai 10.908,45 detik atau 181,8 menit, sedangkan pada kondisi kerja usulan mencapai 9.610 detik atau 160,2 menit, Sehingga dengan mengurangi gerakan yang kurang efektif dapat menghemat waktu selama 1.296 detik atau 21,6 menit dalam satu pintu
Perancangan Kursi yang Ergonomis sebagai Alat Bantu di Stasiun Kerja Produksi Air Galon ( Studi Kasus PT. Ima Montaz Sejahtera)
Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat bantu operator distasiun kerja produksi air galon di PT. Ima Montaz Sejahtera dalam bekerja berupa kursi operator. Perancangan kursi dilakukan dengan memperhatikan faktor-faktor anthropometri dan seluruh perhitungan dimensinya menggunakan uji keseragaman data dengan derajat kebebasan (s) = 5% = 0,05 dan tingkat kepercayaan 95% (k) = 2, data dianggap seragam karena tidak ada yang keluar dari batas. Kemudian uji kecukupan data, semua data dianggap cukup karena semua nilai N < N. Dan uji kenormalan data, semua data berdistribusi normal karena χ2 hitung < χ2 tabel. Kemudian dihitung persentil menggunakan P5, P50 dan P95, sehingga diharapkan kursi yang dirancang sesuai untuk operator yang memiliki ukuran fisik yang berbeda-beda. Kursi yang dirancang memiliki lima kaki dan mempunyai roda, untuk menjamin kestabilannya dengan tinggi alas 69 cm, lebar alas 41 cm, dan panjang alas 50 cm. Selain itu, kursi yang dirancang juga dilengkapi dengan sandaran punggung yang dapat disesuaikan (adjustable) untuk menopang punggung operator saat beristirahat. Baik alas duduk maupun sandaran punggung dilengkapi dengan bantalan untuk mengurangi tekanan pada bagian-bagian tubuh yang bersentuhan dengan kursi. Selanjutnya, kursi ini dirancang dapat berputar 360 o, sehingga operator dapat mendorong galon tanpa harus memutar badannya. Pijakan kaki yang dibuat melingkar diharapkan dapat menambah kenyamanan operator di saat melaksanakan tugasnya