Open Journal Unimal (e-Jurnal Universitas Malikussaleh)
Not a member yet
7597 research outputs found
Sort by
PENUGASAN RUTE DISTRIBUSI MENGGUNAKAN ALGORITMA TABU SEARCH PADA PT. YAKULT INDONESIA PERSADA CABANG LHOKSEUMAWE
PT.Yakult Indonesia Persada Cabang Lhokseumawe merupakan salah satu cabang produk minuman yakult. Perusahaan mendistribusikan produk tersebut kepada semua konsumen dengan cara melakukan distribusi ke berbagai wilayah diantaranya 3 unit mobil box di kabupaten aceh utara, 1 unit mobil box di kota bireuen, 1 unit mobil box di bener meriah dan 2 unit mobil box untuk di aceh tengah. Dengan menggunakan Metode Algoritma Tabu Seacrh dan dengan menggunakan bantuan software phyton berharap mampu memecahkan permasalahan pada PT.Yakult Indonesia Persada Cabang Lhokseumawe dalam mendistribusikan produknya. Hasil rute yang didapatkan untuk Rute 1 total jarak Perusahaan sebesar 1133,9 km sedangkan menggunakan metode tabu search menghasilkan jarak 1065,4 km, untuk Rute 2 total jarak 719,8 km sedangkan menggunakan metode tabu search 656,4 km, Rute 3 total jarak perusahaan 210,6 km dengan menggunakan metode tabu search mempunyai total jarak 200,4 km , Rute 4 total jarak perusahaan 894,6 km sedangkan menggunakan metode tabu search menempuh total jarak 885,3 km , untuk Rute ke 5 perusahaan menempuh total jarak 929,2 km sedangkan menggunakan metode tabu search 892 km , Rute 6 total jarak perusahaan 848,85 km dengan menggunakan metode tabu search 843,45 km dan untuk Rute 7 perusahaan menempuh jarak 1304,4 sedangkan menggunakan metode tabu search hanya menempuh jarak 1248,6 km
PENGUKURAN TINGKAT KEBISINGAN PADA STASIUN KAMAR MESIN DI PABRIK KELAPA SAWIT PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV KEBUN ADOLINA
Pabrik Kelapa Sawit PTPN IV Kebun Adolina merupakan pabrik yang memproduksi Crude Pulm Oil (CPO). Penelitian ini dilakukan pada lingkungan kerja fisik di stasiun kamar mesin. Ada 11 stasiun pada pabrik kelapa sawit, namun tingkat kebisingan yang paling tidak normal terdapat pada stasiun kamar mesin. Rata-rata tingkat kebisingan pada stasiun kamar mesin mencapai 97dBA. Tingkat kebisingan disebabkan oleh 3 mesin turbin yang bekerja pada stasiun kamar mesin. Titik pengukuran dipetakan hingga terdapat 35 titik pengukuran yang berjarak 2 meter setiap titiknya. Setiap titik pengukuran akan dilakukan pengukuran dan dihitung dengan menggunakan metode ekuivalen. Hasil dari perhitungan tingkat kebisingan pada 35 titik pengukuran dinyatakan tidak baik, dikarenakan seluruh titik pengukuran melewati nilai ambang batas. Tingkat kebisingan pada stasiun kamar mesin perlu dilakukan reduksi. Perusahaan harus memperhatikan seluruh operator pada statsiun kamar mesin dalam hal menggunakan alat pelindung diri dan melakukan check kesehatan pendengaran operator secara rutin, sehingga pekerja terhindar dari cedera serius yang nantinya bisa terjadi
ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI PROYEK REHABILITASI PEMIPAAN INLET OUTLET KONDENSOR DI PT. INDONESIA POWER UJP PLTU PANGKALAN SUSU
PT. Indonesia Power UJP PLTU Pangkalan Susu merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pembangkitan tenaga listrik serta jasa operasi dan pemeliharaan dengan daya terpasang 2 x 200 MW. Pada umumnya perusahaan telah menerapkan metode study kelayakan investasi proyek yang ditinjau dari aspek finansial yaitu dengan cara menghitung nilai investasi dengan menggunakan perhitungan Internal Rate Of Return(IRR), Payback Period(PP), dan Cost Benefit Analysis(CBA). Selain menganalisis kelayakan investasi proyek pemipaan inlet outlet kondensor PT. Indonesia Power UJP PLTU ini juga selalu menganalisa kelayakan investasi proyek yang lainnya dengan menggunakan metode yang sama. Penelitian ini dilakukan dengan menghitung nilai investasi dari proyek pemipaan inlet outlet kondensor retur(IRR), ngan cara menghitung nilai Present Value Kas Bersih, Average rate Of Return(ARR), Net Present Value(NPV), Internal Rate Of Return(IRR), dan Profitability Index(PI). Dari hasil perhitungan yang telah dihitung didapatkan nilai kelayakan investasi yang ditinjau dari aspek finansialsecara berturut turut adalah Rp. 1.727.845.392.701, Rp 103.452.495.100, Rp 1.713.300.392.701, dan 118,79 Kali. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa investasi kelayakan proyek pemipaan inlet outlet kondensor di PT. Indonesia Power UJP PLTU Pangkalan Susu yang ditinjau dari aspek finansial dapat dinyatakan bahwa proyek tersebut layak untuk dijalankan
ANALISIS PENGARUH KEBISINGAN TERHADAP KELELAHAN KARYAWAN DI BAGIAN OPERASI-1 PT. PUPUK ISKANDAR MUDA, KRUENG GEUKUH, ACEH UTARA
Bagian Operasi-1 adalah salah satu pusat produksi dan mengghasilkan bunyi yang sangat bising pada PT.Pupuk Iskandar Muda khususnya di kawasan Compressor House Urea-1. Lingkungan kerja yang tidak memenuhi syarat seperti kebisingan melebihi ambang batas dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Permasalahan dalam penelitian melihat pengaruh kebisingan terhadap kelelahan Pada karyawan di bagian operasi-1 khususnya di kawasan Compressor House Urea. Metode penelitian yang digunakan adalah melakukan perhitungan tingkat kebisingan. Penyebaran kuisioner kepada karyawan di dibagian operasi-1 khususnya dikawasan Compressor House Urea-1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebisingan berpengaruh terhadap kelelahan karyawan. Pengukuran tingkat kebisingan dengan menggunakan Sound Level Meter. Sampel yang menjadi objek penelitian adalah semua anggota populasi yang berjumlah 30 orang orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner untuk mengetahui karakteristik responden,. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan uji statistik menggunakan program komputer SPSS versi 16.0. Hasil analisis dengan menggunakan program komputer SPSS, uji pengaruh kebisingan terhadap kelelahan diketahui bahwa nilai Sig. sebesar 0,693 yang artinya korelasi kuat. hasil uji ini yang dilakukan adanya pengaruh kebisingan yang sangat signifikan terhadap kelelahan karyawa
Rancang Bangun Sensor Pelampung untuk Mendeteksi Ketebalan Lapisan Fluida di Continuous Settling Tank dengan Memanfaatkan Sensor Magnet (Reed Switch)
Continuous Settling Tank (CST) merupakan sebuah tangki yang difungsikan untuk proses pengendapan minyak di stasiun klarifikasi. Ketebalan lapisan fluida dalam tangki CST dapat dilihat dengan menggunakan gelas penduga, namun hanya membaca ketebalan lapisan minyak saja, sedangkan lapisanlapisan lainnya, seperti air, sludge dan non oil solid (NOS) tidak dapat terlihat. Gelas penduga ini pun mudah kotor dan susah dibaca karena lapisan kotoran yang menempel di sepanjang kaca, sehingga kinerja operator dalam mengendalikannya menjadi kurang optimal. Oleh karena itu, perlu dibuat rancang bangun sebuah sensor yang mampu membaca ketebalan fluida di CST dengan menggunakan media yang sederhana, yaitu sebuah pelampung, namun dapat berfungsi dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti penerapan pelampung dan sensor magnet (reed switch) sebagai alat pendeteksi ketebalan fluida di CST sehingga dapat terdeteksi apabila ketebalan fluida sudah mencapai batas ketebalan yang ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk memanfaatkan pelampung sebagai sensor ketebalan fluida, maka sensor pelampung harus diletakkan pada permukaan minyak, pada titik perbatasan antara minyak dan air, dan pada titik perbatasan antara air dan NOS. Pengkondisian pelampung dibutuhkan hingga mencapai massa jenis tertentu. Posisi pelampung minyak berada di atas permukaan minyak dengan massa jenis pelampung (r) 0,071 gram/cm3, berada di antara minyak dan air dengan r = 0,927 gram/cm3, dan berada di antara air dan NOS dengan r = 1,051 gram/cm3
ANALISIS PENGEMBANGAN PRODUK PECI DENGAN PENDEKATAN REKAYASA NILAI DI UKM AL-ADIN SABEENA KECAMATAN BLANG MANGAT KOTA LHOKSEUMAWE
Salah satu produk yang perlu mendapat perhatian adalah produk peci yang semakin hari penjualannya semakin menurun. Penelitian ini bertujuan untuk merancang pengembangan produk peci dan menghemat biaya produksi serta menambah nilai jual yang nantinya dapat menjadi daya tarik konsumen untuk membelinya. Metode yang digunakan adalah Value Engineering dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Metode Value Engineering diterapkan pada perbaikan nilai, performansi dan biaya dari rancangan peci yang terdiri dari identitas produk, ukuran border,tambahan fungsi, warna sesuai dan menarik. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) diterapkan pada fase analisis untuk membantu mengetahui prioritas dari kriteria yang sesuai dengan keinginan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan desain alternatif dengan nilai performansi tertinggi adalah alternatif 1 (A-B-D-E), yaitu desain dengan material utama peci terbuat dari karton ubi dan kain beludru, warna yang digunakan bernuansa gelap, peci berbentuk persegi panjang, dan dengan hiasan semi bordir. Desain alternatif terpilih ini menghabiskan biaya sebesar 20,310,00 untuk satu unit peci
Perencanaan Ulang Layout Dalam Upaya Peningkatan Utilisasi Kapasitas Pengolahan di PT. XYZ
Tata letak pabrik (plant layout) dapat didefinisikan sebagai tata cara pengaturan fasilitas-fasilitaspabrik guna menunjang produksi, kelancaran gerakan bahan (material), pekerja dan lainnya. Terganggunyakelancaran produksi dapat dilihat dari imbalance capacity (ketidakseimbangan lintasan) yang mengalamikendala. Jumlah produksi yang dihasilkan PT. XYZ saat ini tidak sesuai dengan target produksi yang ditetapkansebesar 98% dari kapasitas produksi yang tersedia. Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan penyusunanrangkaian tata letak di lantai produksi untuk meningkatkan utilisasi kapasitas pengolahan yang diukurberdasarkan aspek keteraturan aliran, ketersediaan kapasitas dan ketersediaan area/ruang. Pada layout lantaiproduksi yang saat ini digunakan, aliran material berbentuk tidak beraturan, ketersediaan kapasitas berkisarpada 93,1% dengan menggunakan ruangan sebesar 21,9%. Setelah dilakukan perancangan ulang layoutdengan metode Apple didapat aliran material mengalami perubahan bentuk menjadi U shape dimana terjadijuga pengurangan jarak dan waktu sehingga diharapkan dapat meningkatkan penggunaan kapasitas mencapai98% dan penggunaan ruang meningkat sebesar 23%
APLIKASI PENDAFTARAN MAHASISWA YUDISIUM DI FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS MALIKUSSALEH
Proses pendaftaran yudisium di Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh masih dilakukan secraa konvensional dimana mahasiswa akhir yang sudah menyelsaikan siding dating ke biro administrasi fakultas hukum untuk melengkapi berkas berkas yang diperlukan. Hal ini menjadi tidak efisien karena terkadanh mahasiswa mengalami kesulitan dalam melengkapi berbagai berkas administrasi. Untuk itu perlu dikembangkan sebuah aplikasi yang dapat membantu mahasiswa mengurus administrasi selama melakukan pendaftaran yudisium. Dengan begitu pengurusan administrasi yudisium menjadi lebih cepat dan efisien. Sehingga manajemen administrasi jadi lebih rapi. Selain itu informasi mahasiswa juga bisa disimpan dengan baik dalam komputer untuk mempermudah pengaksesan data
Perbandingan Break Even Point (BEP) Antara Rencana dan Realisasi Project Customers Price dengan Analisis Sensitivitas di Perusahaan Manufaktur
Penetapan harga merupakan awal mula terbentuknya suatu kesepakatan antara kedua belah pihak (customer dan supplier). Salah satu teknik analisis biaya, harga jual, dan quantity adalah analisis titik impas (break even point atau BEP), yang merupakan keadaan di mana suatu perusahaan dalam melakukan penjualan tidak memperoleh keuntungan atau laba dan tidak menderita kerugian atau rugi. Penelitian ini dilakukan di sebuah industri manufaktur yang memproduksi spare part otomotif yang terletak di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Data yang digunakan adalah: 1) data project customer; 2) harga awal mesin; 3) variable cost; 4) harga jual produk; 5) standard time, jam kerja dan hari kerja; dan 6) tingkat inflasi dan suku bunga SBI. Pengumpulan data dilakukan dengan metode penelusuran dokumen perusahaan, wawancara dan studi literatur. Pengolahan data dilakukan dengan metode BEP dan analisis sensitivitas. Hasilnya adalah bahwa harga jual akan mengalami kenaikan jika kondisi MARR normal dan BEP turun atau kondisi MARR naik dan BEP tetap. Harga jual dapat diturunkan jika kondisi MARR normal dan BEP naik atau kondisi MARR turun dan BEP tetap. Akan tetapi, jika MARR dan BEP mengalami perubahan secara bersamaan, maka penyesuaian harga jual produk bersifat relatif, tergantung kepada tingkat kenaikan ataupun penurunan keduanya. Copyright ©2018 Department of industrial engineering. All rights reserved
Analisis Kebutuhan Jumlah Tenaga Kerja Berdasarkan Metode Work Load Analysis Dan Work Force Analysis
UD. Bungong Rauza merupakan salah satu industri souvenir bordiran tas Aceh yang berlokasi di Desa Ule Madon, Kec. Muara Batu, Kab. Aceh Utara. Jumlah tenaga kerja 25 orang dengan permintaan atas produk 700 perbulan. Penelitan bertujuan untuk menetukan jumlah tenaga yang optimal menggunakan metode Work Load Analysis dan Work Force Analysis. Work Load Analysis digunakan untuk menentukan jumlah tenaga kerja berdasarkan jumlah jam kerja yang dibutuhkan pekerja untuk menyelesaikan pekerjaannya. Metode Work Force Analysis digunakan untuk menentukan jumlah tenaga kerja dengan mempertimbangkan tingkat absensi dan perputaran kerja karyawan. Hasil WLA menunjukkan tenaga kerja yang dibutuhkan adalah 24 orang dengan jumlah karyawan sekarang 25 orang. Hasil metode WFA menunjukkan perlu adanya penambahan tenaga kerja sebanak 3 orang. Berdasarkan perhitungan WLA dan WFA perlu adanya perubahan tenaga kerja di setiap stasiun kerja, di bagian pembuatan pola perlu penambahan 5 orang tenaga kerja, di bagian membordir diatas pola perlu penambahan 3 orang tenaga kerja, bagian melapisi hasil bordiran penambahan tenaga kerja 1 orang, bagian merangkai menjadi bentuk tas perlu pengurangan jumlah tenaga kerja sebanyak 6 orang. Copyright ©2018 Department of industrial engineering. All rights reserved