Open Journal Unimal (e-Jurnal Universitas Malikussaleh)
Not a member yet
7597 research outputs found
Sort by
Ruang Lingkup dan Pengaruh Audit Kas, Setara Kas dan Piutang Terhadap Kinerja Perusahaan
Cash and receivables audit plays an important role in ensuring the integrity of a company\u27s financial statements. This study reviews the audit procedures applied to cash and receivables, and their impact on company performance using a descriptive approach with secondary data from related literature. This article does not use a specific case study, but discusses theories and practices based on relevant literature. The results of the study indicate that cash and receivables audit not only improves the accuracy of financial reporting but also strengthens the company\u27s internal control, which ultimately increases stakeholder confidence in decision making and asset management
Gangguan Pendengaran Akibat Pekerjaan
Gangguan pendengaran merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi di lingkungan kerja. Gangguan pendengaran akibat kerja adalah keadaan hilangnya sebagian atau seluruh pendengaran secara permanen yang terjadi pada salah satu atau kedua telinga akibat terpapar oleh kebisingan secara terus-menerus di tempat kerja. Paparan kebisingan di tempat kerja sangat umum terjadi di seluruh dunia. Hingga 25% pekerja terpapar kebisingan di tempat kerja dengan tingkat kebisingan di atas 85 Db. World Health Organization (WHO) memperkirakan bahwa 466 juta orang hidup dengan gangguan pendengaran pada tahun 2018 dan perkiraan ini diperkirakann akan meningkat menjadi 630 juta orang pada tahun 2030 dan menjadi lebih dari 900 juta pada tahun 2050. Hal tersebut dinyatakan oleh Komite Nasional Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian pada tahun 2014 yang menyebutkan bahwa gangguan pendengaran karena paparan bising di Indonesia masih tertinggi di Asia Tenggara yaitu dengan jumlah 16,8% atau sekitar 36 juta penduduk. Faktor risiko gangguan pendengaran pada pekerja dibagi menjadi faktor risiko yang tidak dapat diubah dan faktor risiko yang dapat diubah. Faktor risiko yang tidak dapat diubah antara lain usia, jenis kelamin, masa kerja, tingkat pendidikan, status perkawinan, riwayat hipertensi, waktu audiogram awal. Adapun faktor risiko yang dapat diubah yaitu intensitas kebisingan, shift kerja, lama kerja atau durasi kerja, penggunaan APD, merokok, tidak konsumsi obat-obatan. Cara paling efektif untuk mencegah gangguan pendengaran akibat kebisingan atau paparan bahan kimia adalah dengan menghilangkan sumber risiko dari tempat kerja melalui pengendalian teknis, mencari alternatif untuk meminimalkan paparan (seperti mengurangi durasi paparan), atau mewajibkan penggunaan alat pelindung diri. Peralatan jika pengendalian teknik atau administratif tidak menghilangkan paparan
Resusitasi Jantung Paru
Resusitasi kardiopulmoner (CPR) adalah teknik penyelamatan hidup yang sangat berguna dalam banyak keadaan darurat, seperti serangan jantung atau hampir tenggelam, dimana pernapasan atau detak jantung seseorang berhenti. American Heart Association merekomendasikan bahwa setiap orang - tidak memiliki pengalaman atau tenaga medis dapat memulai CPR dengan kompresi dada. Kompresi dada dapat membantu menyelamatkan nyawa seseorang meskipun anda tidak memiliki pengetahuan. Lebih baik daripada tidak melakukan apa-apa. CPR dapat memberikan oksigen yang cukup ke otak dan organ vital sampai obat definitif diberikan untuk mengembalikan rthym jantung normal. Pasokan oksigen ke otak didisupasi selama delapan hingga menit dapat menyebabkan kematian. CPR untuk henti jantung I mulai dari sirkulasi kemudian bernapas lalu jalan napas (CBA)
Acute Medical Response
Acute Medical Response adalah respon medis yang dilakukan untuk meminimalisir mortalitas dan morbiditas serta mempercepat pemulihan (recovery) dari korban, akibat dari suatu kejadian yang menimbulkan bencana. Kejadian dan usaha penanggulangan bencana mengikuti suatu siklus yang dimulai dari fase mitigasi - kesiagaan - kejadian - pananggulangan akut - pemulihan - rekonstruksi - pengembangan. Yang dimaksud dengan fase akut adalah fase kesiagaan (preparedness), fase kejadian (impact) dan penanggulangan akut (acute respon). Pada fase tanggap darurat keterlibatan komunitas akan semakin luas, salah satunya peran WHO. Emergency response framework oleh WHO, dijelaskan bahwa komitmen inti WHO dalam tanggap darurat adalah tindakan-tindakan yang akan dilakukan organisasi dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa darurat dengan konsekuensi kesehatan masyarakat. Beberapa tindakan WHO untuk memastikan respons sektor kesehatan yang efektif dan tepat waktu pada fase tanggap darurat dijelaskan pada framework tersebut. Tujuan utama Acute Medical Response adalah menstabilkan pasien, memberikan intervensi yang menyelamatkan nyawa, dan memastikan transportasi yang aman ke fasilitas kesehatan untuk perawatan lebih lanjut
PENGARUH KONSERVATISME AKUNTANSI TERHADAP MANAJEMEN LABA DENGAN DIVERSITAS GENDER DEWAN DIREKSI SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh konservatisme akuntansi terhadap manajemen laba dengan diversitas gender dewan direksi sebagai variabel moderasi. Sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2022 sebanyak 25 perusahaan dengan data pengamatan sebanyak 75 data yang diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data panel balance yang dikumpulkan dengan teknik dokumentasi yang diperoleh dari situs www.idx.co.id dan website resmi masing-masing perusahaan yang dianalisis menggunakan moderate regression analysis (MRA) dengan menggunakan software Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konservatisme akuntansi tidak berpengaruh terhadap manajemen laba, dan diversitas gender dewan direksi mampu memoderasi dengan memperlemah hubungan antara konservatisme akuntansi terhadap manajemen laba
Edukasi Terapi Non Farmakologi melalui Pola Makan Sehat Memasak Kurangi Diabetes Melitus di Desa Paloh Igeuh, Aceh Utara
Diabetes melitus (DM) adalah penyakit gangguan metabolik jangka panjang yang terjadi akibat pankreas tidak memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup, atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif. Berdasarkan data Riskesdas 2018, prevalensi penderita diabetes mellitus di Indonesia mengalami peningkatan, yaitu dari 6,9% pada tahun 2013 menjadi 8,5% pada tahun 2018. Angka ini menunjukkan kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satu penyebab diabetes melitus (DM) adalah gaya hidup dan pola konsumsi yang kurang baik. Hal ini menunjukkan perlu adanya pengetahuan tentang pengurangan risiko diabetes mellitus pada masyarakat yaitu dengan mengubah poa makan. Masyarakat diberikan pemahaman dan pengarahan langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum terjadi DM dan saat sudah menderita DM. Oleh karena itu, sosialisasi terhadap terapi non farmakologi melalui pola makan dan kadar gula penderita diabetes mellitus penting dilakukan sejak dini untuk memperkecil risiko lebih lanjut melalui pendidikan pola makan di masyarakat. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Paloh Igeuh Kabupaten Aceh Utara melibatkan masyarakat dan mahasiswa. Solusi yang ditawarkan adalah penyuluhan melalui metode ceramah, video, leaflet dan demonstrasi terkait pola makan. Luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah menambah pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan langkah- langkah pencegahan. Hasil yang didapatkan adalah terdapat peningkatan pengetahuan pola makan dan kadar gula penderita diabetes mellitus bagi masyarakat desa tersebut
The Application of Decision Tree C4.5 to Determine College Majors for Students After Madrasah Aliyah (Case Study: Madrasah Aliyah Misbahul Ulum)
This research aims (1) to implement the C4.5 Decision Tree in determining college majors for students after Madrasah Aliyah, (2) to assess the outcomes of applying the C4.5 Decision Tree method in selecting college majors for post-Madrasah Aliyah students, and (3) to design a decision support system that simplifies and speeds up the process of analyzing student data to determine suitable college majors. The system was developed using the PHP programming language, applying the C4.5 Decision Tree algorithm. Decision Tree is a machine learning algorithm that makes decisions using a set of rules structured like a tree. It employs conditional statements, with branches representing different decision-making steps aimed at producing optimal results. The process involves calculating entropy, split information, and gain ratio. This study, which focused on 12th-grade students during the odd semester, successfully identified appropriate engineering majors for each student
PENYELESAIAN WANPRESTASI SEWA MENYEWA KAMAR KOS GAMPONG BLANG PULO KECAMATAN MUARA SATU
Perjanjian sewa menyewa merupakan perjanjian dimana masing-masing pihak yang terkait dalam perjanjian bersama. Bila perjanjian itu telah dilaksanakan maka akan timbul hak dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh kedua pihak yang terikat dalam perjanjian tersebut. Balam perjanjian bila salah satu pihak tidak melaksanakan prestasinya sesuai dengan perjanjian, maka pihak tersebut bisa dikatakan wanprestasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk wanprestasi, faktor-faktor hambatan dan upaya penyelesaian wanprestasi sewa menyewa kamar kos di Gampong Blang Pulo. Metode penelitian yang digunakan yuridis empiris. Pengumpulan data menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dan penelitian lapangan (field research). Analisis data menggunakan tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan tahap penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, bentuk wanprestasi yang terjadi adalah penyewa melanggar batas waktu pembayaran masa kos, perjanjian waktu keluar masuk kos, larangan membawa teman lawan jenis ke dalam kamar kos, perusakan fasilitas kos dan perkelahian. Faktor-faktor hambatan wanprestasi sewa menyewa kamar kos Gampong Blang Pulo bahwa adanya faktor kesengajaan dalam mengenai terlambat pembayaran uang sewa kamar kos yang sudah melewati jangka waktu yang telah di sepakati dalam perjanjian. Upaya penyelesaian wanprestasi sewa menyewa pada kamar kos Gampong Blang Pulo, antara pemilik kos dengan penyewa kamar kos yaitu pada umumnya diselesaikan secara non litigasi, dilakukan musyawarah mufakat agar tercapainya sebuah perdamaian tanpa ada meninggalkan sebuah dendam atau kebencian antara para pihak. Saran yang dapat diberikan adalah penting bagi pemilik kos untuk melakukan pendekatan preventif, seperti komunikasi yang lebih intensif dengan penyewa, serta memberikan pemahaman terkait konsekuensi hukum wanprestasi
PELAKSANAAN REHABILITASI MEDIS DAN SOSIAL BAGI KORBAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2009 (Studi Penelitian di Badan Narkotika Nasional Kota Lhokseumawe)
Badan Narkotika Nasional (BNN) adalah lembaga pemerintah non-kementerian di Indonesia yang fokus pada pencegahan dan pemberantasan narkotika. Narkotika, walaupun berguna dalam pengobatan, bisa menimbulkan ketergantungan dan masalah sosial jika disalahgunakan. Rehabilitasi pecandu diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, yang membedakan antara pelaku tindak pidana dan korban ketergantungan. Di Lhokseumawe, data menunjukkan penurunan jumlah pecandu yang direhabilitasi, menandakan pentingnya rehabilitasi dalam meningkatkan kualitas hidup pecandu dan mencegah kejahatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan, hambatan, dan solusi dalam program rehabilitasi BNN Kota Lhokseumawe dengan metode yuridis empiris dan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan informan dan responden. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga tahapan rehabilitasi: medis (detoksifikasi), sosial, dan bina lanjut. Hambatan internal meliputi pilih kasih dalam proses hukum, keterbatasan anggaran, dan sumber daya manusia. Hambatan eksternal termasuk kurangnya motivasi pecandu, kondisi ekonomi, stigma sosial, dan kurangnya dukungan keluarga serta masyarakat. Upaya penyelesaian hambatan meliputi penyuluhan tentang Undang-Undang Narkotika, pengawasan, dukungan online, tes skrining, dan pengembangan kapasitas masyarakat. Disarankan agar BNN Kota Lhokseumawe meningkatkan efektivitas rehabilitasi dengan memperkuat keadilan penegakan hukum, memperbaiki pengelolaan anggaran dan fasilitas, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia
ENVIRONMENTAL AND SOCIAL REPORTING IN CRISIS: LESSONS FROM ESG CONTROVERSIES AND SCANDALS
Issues such as economic crisis, global warming, ideas of sustainability and governance have seen strong growth and improvement in the industry. The ESG (environmental, social, governance) index has attracted investors\u27 attention to sustainable investment practices and measures the performance of companies\u27 sustainability reports. Despite growing attention to environmental, social and governance (ESG) practices, little is known about the financial impact of poor social performance. Therefore, this research aims to highlight cases related to ESG controversies that occur in companies around the world. ESG controversies are defined as corporate ESG news such as suspicious social behavior and product defect scandals that put a company under the media spotlight and, furthermore, attract the attention of investors. This research aims to highlight cases related to ESG controversies that occur in companies throughout the world. To mitigate and avoid phenomena related to controversy, the role of business ethics is needed.