Open Journal Unimal (e-Jurnal Universitas Malikussaleh)
Not a member yet
    7597 research outputs found

    RANCANGAN KEMASAN CAMILAN AKAR KELAPA PADA UD. ANGSA DUA DENGAN MENGUNAKAN METODE VALUE ENGINEERING

    Get PDF
    Camilan akar kelapa merupakan makanan ringan yang diproduksi oleh UD. Angsa Dua sejak tahun 1995. Produk camilan ini perlu mendapat perhatian terutama berhubungan dengan kemasannya, dikarenakan selama ini kemasan yang digunakan kurang menarik, sehingga berpengaruh terhadap nilai jual. Penelitian ini bertujuan merancang kemasan camilan akar kelapa untuk meningkatkan daya tarik konsumen yang nantinya akan berdampak kepada pertambahan nilai jual. Metode yang digunakan dalam rancangan kemasan adalah value engineering dan analytical hierarchy process (AHP). Metode value engineering diterapkan pada perbaikan nilai, performansi dan biaya dari desain kemasan dengan kriteria: merek dagang, ukuran berat bersih, identitas produk, menarik, kesesuaian warna, tipografi dan ukuran huruf. Metode analytical hierarchy process (AHP) diterapkan pada fase analisis untuk membantu mengetahui prioritas dari kriteria yang sesuai dengan keinginan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan desain alternatif dengan nilai performansi tertinggi adalah alternatif 1 (A-B-D-F), yaitu desain dengan material kemasan terbuat dari aluminium foil standing pouch, menggunakan stiker cromo, warna yang digunakan bernuansa terang dan menggunakan huruf yang sesuai. Desain alternatif yang terpilih ini memiliki nilai (value) sebesar 0,1568. Nilai ini diperoleh dari performansi sebesar 41,7 dan biaya untuk ukuran ¼ kg Rp.3.100 per kemasan, biaya untuk ukuran ½ kg Rp.3.600 per kemasan dan biaya untuk ukuran 1 kg Rp.400 perkemasan

    ANALISIS KUALITAS OLEIN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SQC DI PT. INDUSTRI NABATI LESTARI

    Get PDF
    PT. Industri Nabati Lestari, perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan CPO (crude palm oil) menjadi minyak goreng (olein) dan memiliki produk sampingan dari hasil pengolahan yaitu stearin dan PFAD. Permasalahan yang didapati hasil uji laboratorium pada perusahaan menunjukkan kualitas olein masih berbeda - beda. Hal ini menunjukkan kualitas pengolahan olein yang dihasilkan ternyata tidak konsisten, sesuai dengan standar yang ditetapkan perusahaan. Penelitian dilakukan dengan mengadakan pengukuran terhadap kadar colour (red), FFA (free fatty acid) dan IV (Iodine Value). Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC) menggunakan peta kendali rata -rata (x), peta kendali range (R), dan perhitungan kapabilitas proses, dilanjutkan dengan membuat diagram sebab akibat (cause-effect) untuk mengetahui penyebab produk yang berada diluar batas kendali. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa kadar Colour dan kadar FFA (Free Fatty Acid) sudah berada dalam batas kendali sedangkan kadar Iodine Value (IV) terdapat 2 data dari 30 data yang tidak memenuhi standar mutu. Berdasarkan hasil analisa yang di lakukkan dengan diagram sebab akibat, dapat diidentifikasi faktor - faktor penyebab kekurangan kualitas pada kadar IV (Iodine Value) seperti faktor metode yaitu pergantian resep yang tidak akurat, faktor manusia yaitu kurangnya kontrol dalam mengoperasikan mesin

    USULAN PERBAIKAN LAYANAN PENYEDIAAN STATUS REKAM MEDIS DI UPTD PUSKESMAS X DENGAN PENDEKATAN LEAN HOSPITAL

    Get PDF
    Indikator mutu waktu menunggu pasien rawat jalan di UPTD Puskesmas X berpedoman pada SK Mentri Kesehatan Nomor 19/Menkes/SK/II/2008 mengenai standar minimal pelayanan rumah sakit yaitu waktu tunggu rawat jalan ‰¤60 menit dan waktu tunggu rekam medis ‰¤10. Berdasarkan hasil observasi diperoleh waktu menunggu pasien 1 jam 42 menit dan waktu tunggu rekam medis 25 menit. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi aktivitas yang menyebabkan pemborosan waktu pada proses penyediaan status rekam medis dengan menggunakan metode lean hospital. Dari 18 aktivitas aktual terdapat 4 jenis pemborosan yang teridentifikasi pada proses penyediaan status rekam medis yaitu waktu menunggu (waiting time), pergerakan (transportation), gerakan yang tidak diperlukan (motion), dan produk cacat (defect product). Rekomendasi perbaikan yang dapat dilakukan untuk meminimasi waktu penyediaan status rekam medis yaitu dengan cara pengeliminasian aktivitas NVA. Pada aktivitas aktual terdapat 18 aktivitas yang terdiri dari 11 aktivitas VA, 5 aktivitas NVA dan 2 aktivitas NNVA, sedangkan pada usulan diperoleh 11 aktivitas yang terdiri dari 9 aktivitas VA dan 2 aktivitas NNVA. Pada proses aktual membutuhkan waktu baku penyediaan status rekam medis 2744 detik, pada kondisi usulan 1409 detik. Dari hasil rekomendasi perbaikan tersebut terjadi peningkatan nilai process cycle efficiency sebesar 26,2% yang merupakan perbandingan dari kondisi aktual 44,22% menjadi 70,42% atau dari 6 jam kerja pada kondisi awal hanya melayani 14 pasien/hari meningkat menjadi 23 pasien/hari

    PERANCANGAN RUTE DISTRIBUSI SIRUP DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA ANT COLONY OPTIMIZATION DI UD. SIRUP CAP BUNGA PADI BIREUEN

    Get PDF
    Pendistribusian di UD. Sirup Cap Bunga Padi dilakukan dengan cara memenuhi permintaan pada setiap lokasi tanpa mempertimbangkan jarak tempuh untuk mencapai lokasi tersebut. Kendala yang terjadi pada UD. Sirup Cap Bunga Padi yaitu belum memiliki perencanaan penyusunan rute yang baik sehingga terjadi pemborosan biaya distribusi pada perusahaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rute baru yang lebih baik dengan menggunakan Algoritma Ant Colony Optimization (ACO) agar lebih efisien. Ant Colony Optimization (ACO) yaitu metode yang meniru sekawanan semut yang mencari rute terpendek untuk mencari makanan dari sarang mereka sampai ke tempat makanan itu berada. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan dengan Metode ACO, rute terbaik pendistribusian sirup wilayah bireuen adalah Gudang - Kota Bireuen - Geulumpang Panyong - Geudong-Geudong - Juli Seutuy - Buket Teukeh - Geulanggang Teungoh - Juli Cot Meurak - Cot Ijue - Kuta Baro - Meunasah Alue - Meunasah Baroh - Cot Trieng - Cot Tarom Baroh - Lipah Rayeuk - Meunasah Teungoh - Paloh Seulimeng - Cot Unoe - Gudang dengan total jarak sebesar 105,3 Km dengan biaya pengiriman ke satu tempat yaitu Rp 1.521.585 dengan penghematan biaya yang didapat sebesar Rp 364.871. Dan rute terbaik pendistribusian sirup wilayah lhokseumawe adalah Gudang - Batuphat Timur - Blang Pulo - Hagu selatan - Ujong Blang - Pusong Baru - Uteuen Bayi - Kuta Blang - Kota Lhokseumawe - Keude Aceh - Keude Cunda- Alue Lim - Mon Geudong - Uteuen Kot - Keude Peuntet - Blang Buloh - Gudang dengan total jarak sebesar 122,5 Km dengan biaya pengiriman yaitu sebesar Rp 1.561.875 dengan penghematan biaya yang didapat sebesar Rp 270.300

    Perilaku Vandalisme Penyedia Jaringan Telekomunikasi (Studi Kasus PT TELKOM Akses Area Bekasi oleh Karyawan Unit Maintenance URC)

    Get PDF
    Saat ini perkembangan teknologi komunikasi yang semakin pesat menuntut perusahaan telekomunikasi di Indonesia dapat bersaing dengan kompetitor lainnya untuk memberikan pelayanan terbaik terhadap konsumen. Saat ini banyak provider layanan telekomunikasi banyak yang bermunculan sehingga persaingan semakin menguat dan kompetitif, karena setiap perusahaan berupaya membangun kekuatan masing-masing, bahkan persaingan tersebut membuat organisasi perusahaan secara totalitas harus profesional dalam mengelola perusahaan dengan terus meningkatkan kekuatan secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor dan bentuk perilaku vandalisme karyawan PT Telkom Akses Unit Maintenance URC. Bentuk penelitian ini adalah penelitian Kualitatif dengan studi kasus. Paradigma penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Postpositivisme. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah adanya faktor dan bentuk perilaku vandalisme karyawan PT Telkom Akses Unit Maintenance URC area Bekasi. Faktor perilaku vandalisme berawal dari adanya aktifitas komunikasi efektif dalam grup whatsapp muncul perintah untuk melakukan vandalisme. Faktor dan bentuk vandalisme karyawan PT Telkom Akses unit maintenance Area Bekasi dalam melakukan vandalisme adalah fakor personal dan faktor situasional sedangkan bentuk perilaku vandalisme berupa tactical, vindicate dan malicious vandalism

    Penggunaan Material Requirement Planning (MRP) Untuk Perencanaan Kebutuhan Bahan Baku Pada PT. XYZ

    Get PDF
    PT XYZ bergerak dibidang funiture, dengan tingkat produksi yang terbilang cukup tinggi dan waktu rentang pemesanan yang cukup pendek. Maka, perencanaan bahan baku mutlak diperlukan guna menjamin lancarnya proses produksi. Permasalahan antara lain Sering terjadi penumpukan bahan baku. Tidak ada jadwal pembelian bahan baku. Hal ini tanpa disadari perusahaan akan menimbulkan kerugiankerugian, baik berupa kerusakan bahan bila terlalu lama disimpan dan menimbulkan masalah biaya-biaya yang seharusnya dapat diminimalisasi. Semua kegiatan perencanaan kebutuhan bahan baku pada PT XYZ harus ditentukan untuk meningkatkan kinerja perusahaan, untuk itu ditentukan perencanaan kebutuhan bahan baku dengan menggunakan MRP (Material Requirements Planning). Tahapan MRP yang dilakukan antara lain: Pembuatan Bill Of Material,Pembuatan struktur produk,Peramalan: metode kuadratis, metode siklis, regresi linear,MPS (Master Planning Schedule) , Membuat skema produksi,Membuat Struktur Produk,Perencanaan Bahan Baku, Penjadwalan induk produksi, Perhitungan kebutuhan bahan baku dengan metode Lot For Lot (LFL), metode Least Unit Cost (LUC). Data sekunder yang diambil di perusahaan adalah data penjualan dan bahan baku kitchen set. Perencanaaan bahan baku dibutuhkan peramalan penjualan bulan berikutnya dengan metode siklis. Hasil perhitungan perencanaan bahan baku pada PT XYZ diperoleh ramalan produksi perbulannya 7 unit kitchen set dengan waktu pemesanan rata-rata 3 bulan sekal

    Mobile Business Commersialization

    Get PDF
    Smartphone shipment volumes have skyrocketed in recent years, and already overtook client PCs in 2011, 488 million smart phones, compared to 415 million client PCs. Unit sales will grow at nearly a 30% compound annual growth rate over the next five years, by 2016, it will exceed 1.5 billion units per year. It is driven by two factors, (i) replacement of nearly 5 billion feature phones with smartphones, which only make up 10% of handsets; (ii) and price declination, as International Data Corporation (IDC) suggests, from US337in2013toUS337 in 2013 to US267 in 2017. In a few years, smartphones have grown from being a niche product segment at the high-end of the mobile phone market to becoming a truly mass-market proposition

    Perencanaan Jumlah Distribusi Pemasaran Sebagai Pendukung Peningkatan Penjualan Produk Sumpit PT. Candi Kekal Jaya Co. Ltd

    Get PDF
    T. Candi Kekal Jaya merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang sumpit. PT. Candi Kekal Jaya harus memproduksi sumpit sesuai dengan permintaan. Masalah perencanaan dan jumlah distribusi pada P.T Candi Kekal Jaya yang bergerak di bidang proses produksi sangat penting karena pengerjaan produk tersebut tidak terpisahkan dari peningkatan pendapatan. Selama ini di PT. Candi Kekal Jaya melakukan penjualan hanya dengan distributor yang ada tanpa ada perencanaan penambahan jumlah distributor sehingga akan menambah penjualan dan secara otomatis menambah pendapatan. Penambahan jumlah distributor yang tidak terencana hanya menghasilkan pendapatan seperti tahun-tahun sebelumnya. Selain itu akan memberi peluang kepada competitor melebarkan daerah penjualannya. Dalam penelitian akan direncanakan jumlah distributor yang optimal dan juga menjadi pertimbangan bagi perusahaan untuk bersaing dipasar. Pada perencanaan jumlah distribusi untuk tahun kedepan ada penambahan yang berpengaruh secara signifikan dengan peningkatan pendapatan

    Analisis Penentuan Pola Kebisingan Berdasarkan Nilai Ambang Batas (NAB) Pada Power Plant Di PT Arun NGL

    Get PDF
    Lingkungan kerja yang kurang mendukung dapat menyebabkan karyawan mengalami stres dan penurunan kesehatan yang dapat berakibat pada berkurangnya konsentrasi dan produktivitas para pekerja. Kebisingan adalah salah satu polusi yang tidak dikehendaki oleh telinga.Jika tingkat kebisingan yang melebihi nilai ambang batas maka dapat menimbulkan masalah yang serius bagi indera pendengaran kita bahkan dapat menyebabkan ketulian atau yang disebut dengan Noise Induced Deafness.Tujuan penelitian iniadalah untuk mengetahui pola intensitas kebisingan yang dihasilkan pada Power Plant.Metodepengukuran tingkat kebisingan mengacu pada Kep-51/MEN/1999 dan alat yang digunakan adalah Sound Level Meter. Dari hasil pengukuran kebisingan, maka pola kebisingan di power plant terdapat 3 (tiga) wilayah yaitu wilayah merah, kuning dan hijau, dimana wilayah merah terdiri dari KGT 9001A, KGT 9001B dan KGT 9001E dengan tingkat kebisingan diwilayah merah yaitu 91.8 dB dan 88.1 dB, tingkat kebisingan ini sudah melebihi nilai ambang batas yang diperbolehkan oleh Keputusan Menteri Tenaga Kerja Tahun 1999 sehingga pada area ini wajib menggunakan alat pelindung telinga yaitu Ear plug atau ear muff.wilayah kuning tingkat kebisingannya berkisar antara 70 dB dan 80 dB, sehingga tingkat kebisingan ini dianjurkan menggunakan ear plug atau ear muff karna sudah mendekati nilai ambang batas. Wilayah hijau merupakan wilayah yang tingkat kebisingan berkisar antara 60 dB dan 70 dB pada wilayah ini boleh menggunakan penutup telinga dan boleh tidak karna tingkat kebisingan tidak terlalu berbahaya bagi kesehatan

    Usulan Strategi Pemasaran dengan Menggunakan Experiential Marketing dan Fault Tree Analysis (FTA)

    Get PDF
    Ramainya perkembangan sektor industri makanan dan minuman di Pekanbaru menyebabkan tingkat persaingan yang semakin kuat. Oleh karena itu, Cafe Ice Cream Durian Asli harus menemukan strategi yang tepat yang mempengaruhi pelanggan agar tetap loyal guna meningkatkan persaingan demi tercapainya target penjualan yang ditetapkan. Untuk mencapai suatu tujuan tersebut, maka harus diketahui terlebih dahulu faktor-faktor dari variabel variabel experiential marketing yang mempengaruhi loyalitas pelanggan di Cafe Ice Cream Durian Asli. Kemudian dilakukan analisis FTA (Fault Tree Analysis) untuk mendapatkan usulan strategi yang tepat untuk Cafe Ice Cream Durian Asli. Penelitian yang bertujuan untuk menghasilkan usulan strategi menggunakan FTA berdasarkan variabel variabel experiential marketing yang mempengaruhi. Hasil dari penelitian yang dilakukan yaitu menawarkan produk sesuai selera pelanggan serta memanfaatkan fasilitas dengan semaksimal mungkin dan mengevaluasi kinerja karyawan dengan memperhitungkan kondisi mood pelanggan.Copyright ©2018 Department of industrial engineering. All rights reserved

    6,984

    full texts

    7,597

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journal Unimal (e-Jurnal Universitas Malikussaleh)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇