Jurnal Unswagati Cirebon (Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati)
Not a member yet
2652 research outputs found
Sort by
PEMBERDAYAAN HUKUM UNTUK PERLINDUNGAN TENAGA KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19
Pasal 28 ayat (1) UUD 1945 menyebutkan bahwa setiap orang berhak atas perlindungan dan kepastian hukum yang adil serta mendapatkan kedudukan yang sama di mata hukum, kemudian di Pasal 57 UU 36/2014 tentang Tenaga Kesehatan menyatakan bahwa tenaga kesehatan berhak mendapatkan perlindungan hukum sepanjang menjalankan tugas sesuai dengan standar profesinya dan standar operasionalnya. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana aturan hukum terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) mampu mengakomodasi kepentingan perawat satgas dalam memberikan perlindungan hukum dan mendukung kesejahteraan perawat satgas di masa pandemi Covid-19. Metode penelitian menggunakan paradigma critical legal study, dengan perpektif sosiolegal. Data diperoleh dari wawancara dan observasi di rumah sakit lalu diolah secara kualitatf. Berdasarkan hasil penelitian, aturan hukum terkait K3 belum optimal dalam memberikan perlindungan hukum dan kesejahteraan untuk perawat satgas di masa pandemi Covid-19. Hal ini dikarenakan pengetahuan hukum terkait K3 di kalangan perawat satgas yang masih minimalis. Padahal, hukum yang ada terkait K3 sejalan dengan nilai yang dicita-citakan oleh perawat satgas. Pemerintah dan manajemen rumah sakit tidak secara efektif memberikan sosialisasi hukum terkait K3 sehingga budaya hukum K3 tidak terbentuk
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM PENANGANAN PENGEMIS GELANDANGAN ORANG TERLANTAR DAN PSIKOTIK JALANAN DI KOTA CIREBON
One of the problems related to social problems that have an impact on the disruption of public order and peace of society in border areas, including in the area of Cirebon City is Beggars, Homelessness, Displaced People (PGOT) and Street Psychotics. Efforts to handle the problem of beggars, homeless people, neglected people (PGOT) and street psychotics in the city of Cirebon aims to find out how the implementation of policies related to the regional apparatus which are executors and policy makers, especially the handling of homeless beggars and street psychotics such as providing services and providing guidance to homeless beggars and street psychotics, coordinating with related institutions handling street homeless beggars and street psychotics, so that it can be clearly identified factors that influence policies such as communication, resources, disposition, and bureaucratic structures. The research method used in the research is descriptive analysis using a qualitative approach with in-depth interviews, direct observation, and literature study. The field study was carried out through interviews with authorized officials / agencies on matters relating to the implementation of policies on the handling of homeless beggars and street psychotics. The results showed that the implementation of PGOT and Psychotic Street handling policies involved issues of social services, health services, population administration services and maintenance of peace and public order services
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMUNGUTAN PAJAK REKLAME DALAM PENCAPAIAN TARGET PENDAPATAN ASLI DAERAH DI BADAN PENGELOLAAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN CIREBON
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan dan hambatan yang dihadapi dalam proses implementasi kebijakan pemungutan pajak reklame sesuai Peratuaran Bupati Nomor 9 Tahun 2012 yang dilakukan oleh Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Cirebon. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yaitu masih belum sepenuhnya mengikuti Peratuaran Bupati Nomor 9 Tahun 2012 dimana masih banyak wajib pajak yang tidak membayar pajak tepat waktu dan masih adanya beberapa pihak yang menyelenggarakan reklame tanpa melapor. Penelitian ini menggunakan acuan teori dari Van Metter dan Van Horn yang terdiri atas enam dimensi yang mempengaruhi implementasi kebijakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur yaitu dari buku-buku, arsip, laporan dinas, monografi, surat kabar, internet dan sumber-sumber tertulis lainnya dan studi lapangan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya teknik pengabsahan data yang penulis gunakan adalah triangulasi sumber. Hasil penelitian ini adalah bahwa implementasi kebijakan pemungutan pajak reklame di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Cirebon belum optimal karena setelah penulis melakukan penelitian masih terdapat beberapa kendala, sehingga mempengaruhi target Pendapatan Asli Daerah. Saran yang diberikan penulis yaitu: (1) kepada wajib pajak dan para petugas harus lebih mentaati Peraturan Bupati Nomor 9 tahun 2012; (2) untuk meningkatkan intensitas pendataan secara langsung agar mengurangi penyelenggaraan reklame yang ilegal; (3) untuk meningkatkan kegiatan sosialisasi kepada wajib pajak; (4) untuk meningkatkan kualitas sumber daya, baik sumber daya manusia, anggaran serta sarana dan prasarana
Implementing Little Fox Chinese Video-Tailored Instruction in A Mandarin Listening Class
Listening skills are the first skills that must be mastered by learners before moving on to speaking, reading and writing skills. In the conditions of the Covid-19 pandemic, teaching and learning activities are carried out online, therefore educators must have more effective learning strategies such as the use of learning media. This study discusses the application of video listening to Little Fox Chinese in Mandarin. This research is a qualitative descriptive research type because this study aims to describe the application of the Little Fox Chinese video in Listening 1 subject in the Mandarin Education Study Program, Universitas Negeri Malang. The application of the Little Fox Chinese video was carried out in three stages, namely the initial, main, and final learning activities. Based on the results of observations, it can be concluded that the teaching and learning activities of listening 1 subjects with the application of the Little Fox Chinese video go smoothly and conducive. Based on the results of the interview, students revealed that the Little Fox Chinese video media was very interesting
Penerapan Model Pembelajaran SOLE (Self Organized Learning Environments) Berbasis Daring untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA SD
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa sekolah dasar dengan menerapakan model pembelajaran SOLE (Self Organized Learning Environments) secara daring. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini menggunakan subyek siswa kelas VI sekolah dasar yang berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar observasi aktifitas siswa, lembar observasi aktifitas guru, lembar kerja siswa (LKS), tes hasil belajar IPA, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan presentase hasil belajar IPA pada siklus 1 sebesar 62,5% dan presentase pada siklus 2 sebesar 87,5%. Maka dapat disimpulkan model pembelajaran SOLE (Self Organized Learning Environments) dapat meningkatkan hasil belajar IPA secara daring dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 25%.Kata Kunci. SOLE (Self Organized Learning Environments), daring, hasil belajar IPA Abstract. This study aims to improve the science learning outcomes of elementary school students by applying the online SOLE (Self Organized Learning Environments) learning model. This study uses a qualitative approach, and this type of research is classroom action research (CAR). This study used the subjects of grade VI elementary school students totaling 24 students. Data collection techniques used learning implementation plans (RPP), student activity observation sheets, teacher activity observation sheets, student worksheets (LKS), science learning outcomes tests, and interviews. The results showed that the percentage of science learning outcomes in cycle 1 was 62.5% and the percentage in cycle 2 was 87.5%. So it can be concluded that the SOLE (Self Organized Learning Environments) learning model can improve online science learning outcomes from cycle 1 to cycle 2 by 25%.Keywords: SOLE (Self Organized Learning Environments), Online, Science Learning Outcome
Pengembangan Komik Sebagai Media Pembelajaran Matematika Untuk Siswa Kelas V Sekolah Dasar
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan komik sebagai media pembelajaran matematika siswa kelas V SD dan untuk mengetahui kualitas komik ditinjau dari validitas dan kepraktisan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan ADDIE, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kualitas komik yang dikembangkan antara lain lembar validasi dan angket kepraktisan. Produk dari penelitian ini berupa komik sebagai media pembelajaran matematika pada materi pecahan di kelas V SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kualitas komik dilihat dari aspek validitas termasuk dalam kategori valid dengan skor yang diperoleh dari ahli bahasa 28, ahli media 45 dan ahli materi 43; dan (2) Kualitas komik dilihat dari aspek praktis dikategorikan sangat praktis dengan skor keseluruhan yang diperoleh adalah 86 dan persentasenya 95%.Kata Kunci: Pengembangan, Komik, Media Pembelajaran, Sekolah DasarAbstract. This study aims to develop comics as a medium for learning mathematics for fifth grade elementary school students and to determine the quality of comics in terms of validity and practicality. This research is a development research that refers to the ADDIE development model, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. The instruments used to measure the quality of the developed comics include validation sheets and practicality questionnaires. The product of this research is comics as a medium for learning mathematics on fractions in fifth grade elementary school. The results showed that: (1) The quality of comics viewed from the aspect of validity was included in the valid category with scores obtained from linguists 28, media experts 45 and material experts 43; and (2) the quality of comics viewed from the practical aspect is categorized as very practical with the overall score obtained is 86 and the percentage is 95%.Keywords: Development, Comics, Learning Media, Elementary Schoo
ANALYSIS OF THE JALAWASTU AREA AS A SUSTAINABLE CULTURAL TOURISM
Cultural tourism offers culture in the form of tourist objects that are tangible or concrete, intangible or abstract, as well as those that are living culture and cultural heritage. The potential of the Jalawastu Area has unique cultural values such as traditional ceremonial events and traditions that are still being maintained. This study aims to see the Jalawastu Area as a cultural tourism destination in Brebes Regency. The research method used is a descriptive method that aims to describe or describe phenomena or relationships between the phenomena being studied systematically, factually, and accurately (Kusmayadi, 2000). In addition, the descriptive method is a way of analyzing comprehensive data in the framework of explaining the conditions or characteristics of an area that occur as a particular consideration according to Densin. Based on the results of the analysis, the conclusion is that the development of the tourism heritage area of the Jalawastu Cultural Village has great potential as a cultural tourism destination, and the aspect of the analysis and culture that is owned by the existence of the Jalawastu Cultural Village has a unique architecture encourages the creation of a unique and distinctive domestic image. If the Jalawastu Cultural Village is developed with good management and planning, it will encourage the formation of a tourism heritage area with the main attraction being a tourist attraction for traditional ceremonies and traditional arts as historical and cultural tourism. The research recommendations include: on the product side, improving quality in the packaging of cultural and artificial products in the tourism heritage of the Jalawastu Cultural Village in an attractive tour package, adding supporting activities such as the tangible and tangible potential of Brebes Regency in the tourism area of the Jalawastu Cultural Village as a symbol To introduce the Brebes area as a whole to domestic and foreign tourists, the program is to innovate for the heritage tourism attractions of the Jalawastu Cultural Village to make it more attractive
Pemanfaatan Pupuk Organik Takakura Terhadap Pertumbuhan Tanaman Pakcoy
Kesadaran tentang bahaya yang ditimbulkan oleh pemakaian bahan kimia dalam pertanian menjadikan pertanian organik menarik perhatian bagi konsumen. Trend gaya hidup sehat akhir-akhir berkembang pesat di masyarakat. Prinsip dasar takakura adalah fermentasi pada sampah organik. Pertumbuhan tanaman sangat ditentukan oleh kualitas tanah dan ketersediaan unsur hara. Untuk tanah yang mempunyai unsur hara yang rendah perlu diberi pupuk sehingga tanaman yang dibudidayakan menjadi subur. Penggunaan pupuk organik dapat mengembalikan unsur hara tanah yang berperan menyediakan hara bagi tanaman untuk mendapat produktifitas yang optimal. Perlakuan pemupukan organik takakura berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, panjang dan lebar daun, bobot konsumsi, volume akar dan panjang akar. Terdapat perbedaan pertumbuhan tanaman pakcoy yang diberi perlakuan pemupukan organik takakura dimana pertumbuhan tanaman terbaik adalah dengan pemberian pupuk takakura lebih banyak. Hasil analisis kandungan unsur hara makro C organik, N total , P205, K20 dan C/N Ratio pada pupuk organik takakura tinggi. Sehingga apabila ditambah dengan tanah maka dapat meningkatkan kesuburan tanah. Kata Kunci : Takakura, Pupuk Organik Tanama
SOSIALISASI UNDANG-UNDANG INFORMASI TRANSAKSI ELEKTRONIK (Pencegahan Informasi Hoax di tengah Covid 19)
The rapid development and advancement of Information Technology has led to changes in the activities of human life in various fields which have directly influenced the birth of new forms of legal action, the use and utilization of Information Technology must continue to be developed to maintain, maintain and strengthen national unity and integrity based on Legislation in the national interest, that the use of Information Technology plays an important role in trade and national economic growth to create public welfare. The purpose of this service focuses more on teenagers, both boys and girls, while other targets are the objectives of holding this counseling, namely the community in general. The approach method used in this Community Service is through the workshop approach method, lectures then at the end of the event a question and answer session is held, with this question and answer the community is given the opportunity to ask questions according to the theme of extension, or the community can ask questions outside the predetermined theme. The benefit of holding legal counseling in Margasari Village, Luragung District, Kuningan Regency, West Java Province is to create a better legal awareness of the community so that every member of the community realizes and lives up to their rights and obligations as citizens and creates a legal culture in attitudes and behaviors that are aware, obedient, and obey the law and can understand good information in the use of gadgets and social media in the digital era as it is today
KEBERHASILAN PROGRAM LUMBUNG PANGAN PADI (LPP) (Studi Kasus di Gapoktan Sumber Sari Desa Tegalsari Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan secara simultan dan parsial antara implementasi program LPP dengan tingkat keberhasilannya pada Gapoktan Sumber Sari. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September - Novemebr 2019 di Gapoktan Sumber Sari Desa Tegalsari Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon dengan menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan dekriptif dan menggunakan teknik survei dengan jumlah responden sebanyak 77 orang petani responden. Analisis data menggunakan analisis korelasi Rank Spearman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat hubungan yang signifikan secara simultan antara implementasi program Lumbung Pangan Padi (LPP) dengan tingkat keberhasilan program Lumbung Pangan Padi (LPP) pada Gapoktan Sumber Sari dengan nilai rs = 0,605 dan termasuk dalam kategori kuat, (2) secara parsial terdapat hubungan antara indikator perencanaan (dengan nilai rs = 0,412 dan termasuk dalam kategori sedang), pelaksanaan (dengan nilai rs = 0,405 dan termasuk dalam kategori sedang), pemanfaatan Hasil (dengan nilai rs = 0,652 dan termasuk dalam kategori kuat) dan Evaluasi (dengan nilai rs = 0,576 dan termasuk dalam kategori sedang) dengan tingkat keberhasilan program Lumbung Pangan Padi (LPP) pada Gapoktan Sumber Sari