Jurnal Unswagati Cirebon (Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati)
Not a member yet
2652 research outputs found
Sort by
Hubungan Faktor Internal dan Eksternak Kelompok dengan Tingkat Kemampuan Kelompok Tani (Kasus di Kecamatan Suranenggala Kabupaten Cirebon)
Penelitian dilakukan pada Kelompok Tani yang ada di Kecamatan Suranenggala Kabupaten Cirebon, dari bulan Juli sampai Desember 2009. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) hubungan antara faktor internal kelompok dengan tingkat kemampuan kelompok tani, dan (2) hubungan antara faktor eksternal kelompok dengan tingkat kemampuan kelompok tani.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Satuan analisis penelitian adalah kelompok tani dan anggota kelompok tani. Pengumpulan data primer diperoleh melalui wawancara dengan petani responden menggunakan daftar pertanyaan, dan data sekunder seperti keadaan umum wilayah dan lain-lain diperoleh dari instansi yang ada kaitannya dengan penelitian ini. Untuk mengetahui variabel-variabel yang diteliti digunakan analisis data secara deskriptif dan kuantitatif, serta Uji koefisien korelasi jenjang Spearman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) terdapat hubungan kuat dan nyata antara faktor internal kelompok dengan tingkat kemampuan kelompok tani, yang ditunjukkan dengan nilai rs = 0,684 dan thitung 7,149, dan (2) terdapat hubungan kuat dan nyata antara faktor eksternal kelompok dengan tingkat kemampuan kelompok tani, yang ditujukkan dengan nilai rs = 0,617 dan thitung 5,964
ANALISIS PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI CABAI BESAR (Capsicum annuum L.) (Studi Kasus pada Kelompok Tani Sirandu di Desa Bakung Lor Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) hubungan antara faktor produksi (lahan, benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja) dengan jumlah produksi yang dihasilkan pada usahatani cabai besar, dan (2) tingkat efisiensi penggunaan faktor produksi (lahan, benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja). Penelitian dilakukan pada Kelompok Tani Sirandu di Desa Bakung Lor, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon. Pemilihan lokasi ini dilakukan secara purposive dengan pertimbangan Desa Bakung Lor merupakan salah satu desa yang luas dalam pertanaman cabai besar dan mempunyai tingkat penerapan teknologi yang masih relatif rendah, terutama dalam penggunaan faktor produksi.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data primer diperoleh melalui wawancara dengan petani responden menggunakan daftar pertanyaan, dan data sekunder seperti keadaan umum wilayah dan lain-lain diperoleh dari instansi yang ada kaitannya dengan penelitian ini. Untuk mengetahui hubungan penggunaan antara faktor-faktor produksi dengan jumlah produksi yang dihasilkan digunakan model fungsi Cobb Douglas, selanjutnya untuk mengetahui efisiensi ekonomi dihitung dengan konstanta Ki yang merupakan perbandingan antara Nilai Produk Marjinal (NPM) dengan harga satuan faktor produksi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) terdapat hubungan yang nyata antara faktor produksi (luas lahan, benih, pupuk buatan, pestisida dan tenaga kerja) dengan hasil produksi, dan (2) faktor produksi lahan belum efisien, dengan nilai efisiensi lebih dari satu, sedangkan faktor produksi benih, pupuk buatan, pestisida dan tenaga kerja tidak efisien, dengan nilai efiensi kurang dari satu