Jurnal Unswagati Cirebon (Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati)
Not a member yet
2652 research outputs found
Sort by
CRIMINAL AGAINST ASSISTANT (MEDEPLICHTIGE) IN CASES OF EMBRACTION IN OFFICE AND FRAUD (CASE STUDY OF DECISION OF CENTRAL JAKARTA STATE COURT NUMBER 1194/PID.B/2018/PN JKT.SEL)
At present the legal subjects involved in criminal acts are not only one person but now this has been carried out jointly or by more than one person, there are those who commit crimes and there are those who act as orders to commit crimes, whether those who order them to commit crimes , participating in committing, persuading to commit or even committing the act itself and there are also those who assist in criminal acts. The research method used is normative juridical, namely library law research which is carried out by examining library materials or secondary data. The results of the research include that the form or form of participation in deelneming is participating in medeplegen and assistance (medeplichtigheid) contained in Articles 55 and Article 56 of the Criminal Code (KUHP). According to the formulation of the criminal provisions in Article 55 of the Criminal Code, it reads: (1) Punished as the perpetrators of a crime, namely: 1. Those who commit, order to commit or who participate in committing; 2. Those who, by giving gifts, promises, by abusing power or reputation, by force, by threat or by causing misunderstandings or by providing opportunities, means or information, have deliberately moved other people to commit criminal acts. concerned. (2) Regarding those mentioned last, what can be accounted for is only the actions that they have deliberately moved others to do, along with the consequences. While the criminal provisions in Article 56 of the Criminal Code according to the formulation reads: (1). Those who have knowingly provided assistance in committing the crime. (2). Those who intentionally provide opportunities, means or information to commit the crime
RAISING TRAFFIC AWARENESS IN SOCIETY
Lack of legal compliance of the people of Moncongloe Village, Moncongloe District, Maros Regency Against Traffic According to Law No. 22 of 2009, the activities of the Community Service Program, Partnership Program - Hasanuddin University (PPMU-PK-M) Hasanuddin University Research and Community Service Institute (LP2M Unhas) can become a forum for the community and village officials to increase awareness and legal compliance in form of providing education and legal understanding of Traffic According to Law No. 22 Year 2009
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Smart Apps Creator dalam Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Mahasiswa Materi Pencemaran Lingkungan di STKIP Invada Cirebon
Abstrak. Proses belajar mengajar melibatkan beberapa komponen yang saling berkaitan, antara lain sumber belajar, dosen, metode, media, mahasiswa, lingkungan dan evaluasi yang menjadi sebuah komponen untuk dapat mencapai tujuan pembelajaran. Dalam pelaksanaan pembelajaran dituntut adanya kreatifitas dosen untuk mendukung proses pembelajaran, seperti penggunaan media pembelajaran. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Pretest-Postest Control Group Design, untuk mengetahui adanya perbedaan keterampilan berpikir proses sains dan sikap ilmiah mahasiswa. Penelitian dilakukan dengan melakukan perbandingan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Aspek yang diteliti adalah penerapan Media Interaktif Smart Apps Creator (SAC) dalam Meningkatkan Keterampilan Proses Sains (KPS) dan Sikap Ilmiah Mahasiswa pada materi Pencemaran Lingkungan. Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan di STKIP INVADA Cirebon dengan subjek penelitian kelas A sebagai kelas eksperimen dan kelas B sebagai kelas kontrol. Peneliti menggunakan tes, observasi pelaksanaan praktikum, observasi kinerja, dan angket dalam pengumpulan data. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. media pembelajaran interaktif SAC dapat berfungsi dalam meningkatkan KPS dan sikap ilmiah mahasiswa terhadap pembelajaran di kelas.Kata kunci: Media pembelajaran, Interaktif Smart Apps Creator, Keterampilan Proses Sains, dan Sikap Ilmiah Mahasiswa
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI TENAGA KERJA ATAS PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA OLEH PERUSAHAAN KARENA FORCE MAJEURE PANDEMI COVID-19
Pemutusan hubungan kerja oleh perusahaan dengan alasan force majeure pandemi Covid-19 dan tindakan hukum yang dapat dilakukan pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa pengaturan pemutusan hubungan kerja bagi pekerja akibat pandemi covid-19 serta perlindungan hukum terhadap pekerja karena pemutusan hubungan kerja akibat pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan jenis penulisan hukum normatif dengan pendekatan konseptual serta perundang-undangan. Sumber data yang digunakan berupa sumber data sekunder dan primer. Hasil penelitian ini adalah pengaturan Undang-undang No. 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan dan juga peran pemerintah sangatlah penting untuk mengatasi terjadinya PHK yang tidak sesuai dengan peraturan Perundang-Undangan. Perlindungan hukum bagi tenaga kerja yang terkena PHK dengan alasan force majeure pandemi Covid-19 terdapat di dalam Pasal Pasal 151 Ayat (2), 156 Ayat (1) dan Pasal 164 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
Determinan repurchase intention dalam belanja online
Abstract. The purpose of this study is to identify online repurchase intentions among Indonesian consumers, especially student consumers, with a special focus on the effects of e-satisfaction, e-trust and e-loyalty. As there is limited research explaining online repurchase intentions in developing countries, this study was conducted in Indonesia. An empirical study was conducted using a questionnaire survey and a total of 290 respondents were used to test the proposed model. The results showed that e-satisfaction, e-trust and e-loyalty had a positive effect on repurchase intentions at online stores. In addition, it was found that trust in online stores is the main determinant of online repurchase intentions followed by satisfied online customers and loyal to online store websites. Keywords: E-loyalty; E-repurchase intention; E-Satisfaction; E-Trust Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi minat pembelian ulang online pada konsumen Indonesia khususnya konsumen mahasiswa dengan fokus khusus pada pengaruh e-satisfaction, e-trust dan e-loyalty. Karena ada penelitian terbatas yang menjelaskan niat pembelian ulang online di negara berkembang, penelitian ini dilakukan di Indonesia. Sebuah studi empiris telah dilakukan dengan menggunakan survei kuesioner dan total 290 responden digunakan untuk menguji model yang diusulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan, kepercayaan dan loyalitas memiliki pengaruh positif terhadap minat pembelian ulang pada toko online. Selain itu, ditemukan bahwa kepercayaan pada toko online adalah penentu utama terhadap minat pembelian ulang secara online diikuti oleh pelanggan online yang puas serta loyal terhadap situs web toko online. Kata kunci: E-loyalty; E-repurchase intention; E-Satisfaction; E-Trus
Aplikasi MyPertamina Sebagai Sistem Elektronik Ditinjau dari Ketentuan UU ITE
Society 5.0 dalam revolusi industri 4.0 menawarkan suatu masyarakat yang berorientasi atau berpusat pada keseimbangan antara manusia dalam memanfaatkan kemajuan teknologi untuk beraktivitas melalui sistem yang mengintegrasikan dunia maya dengan dunia fisik. Salah satunya dalam mensukseskan kebijakan Pemerintah dimana mensejahterakan seluruh lapisan masyarakat dengan mengeluarkan aplikasi MyPertamina untuk pembelian BBM bersubsidi agar tepat sasaran. Tujuan penulisan ini untuk menganalisa aspek hukum dari aplikasi MyPertamina ditinjau dari ketentuan UU ITE sbagai pedoman peraturan hukum di bidang Informasi dan Teknologi Elektronik. Metode pendekatan yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif, mengingat penulis hanya memperoleh data sekunder yang ada hubungannya dengan permasalahan yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian, aplikasi MyPertamina termasuk suatu Sistem Elektronik sesuai rumusan Pasal 1 angka 5 UU ITE yang menyimpan dan mengirimkan data elektronik terkait pembelian BBM bersubsidi. Selanjutnya MyPertamina dibuat dan diselenggarakan oleh PT. Pertamina Patra Niaga sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dalam lingkup publik sesuai rumusan Pasal 1 angka 6a UU ITE juncto Pasal 2 ayat (2) PP PSTE Nomor 71 Tahun 2019. Dengan demikian pembelian BBM bersubsidi melalui aplikasi MyPertamina dianggap sebagai transaksi elektronik sesuai rumusan Pasal 1 angka 2 UU ITE. Kemudian dari peristiwa yang dialami oleh salah satu SPBU, maka dapat disimpulkan bahwa perbuatan tersebut telah melanggar salah satu ketentuan mengenai perbuatan yang dilarang yaitu Pasal 35 UU ITE dengan ancaman hukuman ditetapkan dalam Pasal 53 ayat (1) UU ITE
Poligami Melalui Nikah Sirri Sebagai Bentuk Penyelundupan Hukum
Perkawinan yang dilakukan harus sesuai menurut agama dan kepercayaannya, selain itu agar sah dan diakui secara hukum oleh negara maka perkawinan wajib dicatat oleh pejabat yang berwenang. Namun, pada realitasnya adapula masyarakat yang menyimpangi ketentuan pencatatan perkawinan. Penyebabnya adalah selain rendahnya kesadaran masyarakat untuk mencatatkan perkawinan, juga didorong oleh sulitnya mendapatkan izin pengadilan untuk berpoligami, sehingga mereka yang ingin berpoligami lebih memilih cara poligami siri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui mengenai Pengaturan Poligami Menurut Undang-Undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974 yang diperbaharui dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 dan Kompilasi Hukum Islam Inpres Nomor 1 Tahun 1991, dan untuk mengetahui dan mengkaji mengenai Akibat Hukum Terhadap Poligami yang Dilakukan Dengan Pola Nikah Siri. Metode penelitian ini menggunakan tipe penelitian yuridis normatif. Sifat penelitian ini adalah deskriptif analitis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pengaturan Poligami Menurut Undang-Undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974 yang diperbaharui dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 dan Kompilasi Hukum Islam (KHI) Inpres Nomor 1 Tahun 1991 ialah Hukum perkawinan Indonesia, selain berdasarkan pada Undang-Undang Perkawinan, juga didasarkan pada prinsip-prinsip yang berlaku dalam agama, dengan demikian, dalam hal suami akan beristeri lebih dari satu orang, maka pertama tama harus diperhatikan syarat dan prosedur yang ditentukan undang-undang. Kedua, harus diperhatikan ketentuan agama. Ketiga harus pula diperhatikan ketentuan moral. Akibat Hukum Poligami Dengan Pola Nikah Siri Terhadap Kehidupan Keluarga ialah istri kedua dan seterusnya yang dinikahi secara siri tidak dapat menuntut suami untuk memberikan nafkah lahir dan bathin jika suami meninggalkannya, karena pernikahannya tidak dianggap sah oleh Negara
Pemanfaatan Peta Konsep dengan Model Kooperatif pada Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Ibtidaiyah
Abstrak. Peningkatan keaktifan belajar peserta didik sangat diperlukan, karena itu pentingnya kegiatan tersebut dalam menghidupkan kembali proses pembelajaran sejarah kebudayaan islam yang berlandaskan konstruktivisme atau membangun ilmu yang mengutamakan kerjasama siswa untuk apa yang dicapai bisa menjadi tujuan pemebalajaran peseta didik tersebut di dalam kelas. Adanya satu alternatif untuk membangun ativitas peserta didik tersebut dengan cara menggunakan model pembelajaran yang kooperatif dan dengan adanya model pembelajaran seperti ini peserta didik mampu meningkatkan kekatifannya kepada guru atau peseta didik lainnya. Seperti yang telah diterapkan dalam penelitian ini menggunakan beberapa metode dan instrumen yaitu: observasi, wawancara, dan dokumentasi penelitian ini juga bertujuan untuk meningkatkan kektifan belajar sejarah kebudayaan islam siswa secara kooperatif.Kata kunci: Pembelajaran, Kooperatif, Sejarah Kebudayaan Islam
Implementasi Kerangka Aksi Mitigasi Bencana Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Dasar Penyelenggara Pendidikan Inklusif
Abstrak. Pelaksanaan program mitigasi bencana bagi peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah inklusi perlu mendapatkan perhatian serius. Anak berkebutuhan khusus merupakan kategori rentan dalam suatu bencana. Kegiatan mitigasi bencana di sekolah inklusi idealnya memuat persiapan prabencana, ketika terjadi bencana, hingga pasca bencana dan adanaya evaluasi yang komprehensif yang melibatkan seluruh warga sekolah dan pemangku kepentingan dalam situasi kebencanaan dalam mempersiapkan warga sekolah termasuk siswa berkebutuhan khusus dalam menghadapi bencana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapan sekolah inklusi dalam rangka mempersiapkan siswa berkebutuhan khusus saat terjadinya bencana di sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif di sekolah dasar penyelengara program pendidikan inklusif di Klaten Jawa Tengah terhadap kesiapsiagaan bencana. Sebanyak 8 guru dan 4 siswa menjadi responden dalam penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, sebagian besar guru dan siswa berkebutuhan khusus telah memiliki kecakapan dalam perencanaan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana di lingkungan sekolah. Kata Kunci: Mitigasi Bencana, Sekolah Inklusi, Siswa Berkebutuhan Khusus
KARAKTERISTIK KETERAMPILAN GURU ABAD 21
Guru era abad 21 menyongsong generasi emas yang melek dengan IPTEK. Generasi emas adalah generasi muda yang mempunyai keterampilan abad 21 yaitu insan yang berkarakter, berpikir kritis, kreatif, inovatif, komunikatif, kolaboratif, dan kompetitif. Menyiapkan generasi emas Indonesia untuk kehidupan di abad ke-21 adalah sesuatu yang kompleks dan rumit. Berbagai tantangan yang harus dihadapi di era Revolusi 4.0 dan Society 5.0 seperti: globalisasi, teknologi, migrasi, kompetisi, perubahan di segala bidang, dan tantangan lingkungan. Upaya pemerintah menyiapkan segala perubahan ini diantaranya pembangunan di bidang pendidikan, dengan melakukan penyempurnaan dan pengembangan kurikulum serta peningkatan profesionalisme tenaga pendidik (guru). Penelitian ini menggunakan kajian literatur yang mana literatur yang diambil sesuai dengan pokok pembahasan dan di analisis secara mendalam sehingga dapat diambil kesimpulan dan temuan dalam penelitian. Penelitian kualitatif dituntut mampu mengorganisasikan semua teori yang dibaca. Literatur yang diambil baik dari buku, artikel jurnal baik nasional maupun internasional dan literatur lainnya. Guru sebagai seorang pendidik di sekolah, haruslah memiliki kompetensi terbaik dalam bidangnya. Maju mundurnya suatu negara berada ditangan guru. Dalam menyiapkan generasi milenial yang tangguh, kreatif, inovatif, kompetitif yang berdaya saing dan cerdas tentunya diperlukan guru yang memiliki main set yang unggul dengan menerapkan kurikulum. Oleh karena itu untuk memberikan pendidikan yang berkualitas kepada peserta didik di era abad 21 ini menuntut guru untuk memiliki keterampilan teknologi yang dibutuhkan agar dapat memanfaatkan kekuatan komputer dan teknologi yang terkait dengannya untuk pengajaran yang efektif