Jurnal Unswagati Cirebon (Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati)
Not a member yet
2652 research outputs found
Sort by
MENINGKATKAN KESADARAN HUKUM MASYARAKAT UNTUK MENJALANKAN 3 M (MEMAKAI MASKER, MENCUCI TANGAN DAN MENJAGA JARAK)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesadaran hukum masyarakat dalam menjalankan protokol 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak) yang mana hal tersebut bertujuan untuk mencegah penularan virus corona semakin meluas. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesadaran seseorang tentang hukum ternyata tidak serta merta membuat seseorang taat pada hukum karena banyak indikator-indikator sosial lain yang mempengaruhinya. Ketaatan hukum merupakan dependen variabel maka untuk membangun masyarakat patuh hukum perlu dicari independen variabel atau intervening variabel agar program Pemerintah yang menghendaki terciptanya masyarakat sadar hukum hasilnya dapat dilihat dalam bentuk ketaatan masyarakat tersebut pada hukum itu sendiri, sehingga tidak diperlukan alat pemaksa (kekuasaan cq. Polisi) yang membuat masyarakat takut agar mereka patuh pada hukum. Membangun masyarakat yang sadar hukum merupakan hal penting yang diharapkan akan membentuk dan menjadikan masyarakat menjunjung tinggi institusi/aturan sebagai pemenuhan kebutuhan dan pengharapan akan ketaatan dan ketertiban
PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KESUSILAAN BERDASARKAN PASAL 281 KE 2 KUHP Jo PASAL 55 ayat 1 ke 1 KUHP
Penelitian ini bertujuan untuk memahami tentang pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku tindak pidana kesusilaan khusus nya perzinahan yang dilakukan dihadapan muka orang lain dan mengikut sertakan pihak ketiga dalam melibatkan kejadian zinah nya yang berujung menjadi tindak pidana kesusilaan. Adapun permasalahan yang terjadi di indonesia banyak kasus tindak pidana kesusilaan mengenai bagaimana pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku tindak pidana kesusilaan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan penelitian menggunakan undang-undang dengan referensi jurnal-jurnal dan studi kasus. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa pertanggung jawaban pidana terhadap pelaku tindak pidana kesusilaan berdasarkan pasal 281 ayat 2 kuhp Jo 55 ayat 1 ke 1 kuhp tentang Dengan sengaja dan dimuka orang lain yang ada di situ bertentangan dengan kehendaknya, melanggar kesusilaan secara bersama-sama. Seseorang yang melakukan kejahatan kesusilaan
THE ESSENCE OF COMPARATIVE LEGAL SYSTEMS IN THE DEVELOPMENT OF LEGAL STUDIES
: The breadth of the scope of the study of law can be seen from its discussion which includes the making of a rule, regulation or policy, practice and implementation of these rules, human rights, trade, economics, ownership, obligations, taxes, and ethics and rules in relations between countries (or other commonly known in international law), and many more. The broad scope of legal science is because this field of science (law) covers all aspects of human life and is needed in all sectors. Thus, there is no human activity that is not regulated in the study of legal science. Legal history has its own uniqueness, because in addition to informing about the stages of development of law or legal science in a country, legal history also has a focal point to discuss important events that factually occurred in the development of legal science. The history of law is a method and science which is a branch of historical science, which studies, analyzes, verifies, interprets, compiles arguments, and tends to draw certain conclusions about every fact, concept, rule, and rule relating to the law that has ever been in force. Both chronologically and systematically, as well as causes and effects and their touch with what is happening in the present, both as contained in literature, manuscripts, and even oral speech, especially the emphasis on the unique characteristics of these facts and norms, so that they can find symptoms, arguments, and legal developments in the past that can provide broad insight for those who study it, in interpreting and understanding the current law. With this approach, of course, the unique characteristics of facts and legal norms that occur in a society/country will be clearly recorded in the writings of legal scientists, this is nothing but an effort to compare law in the development of legal studies
Toward Situated Media: Engaging Elementary School Teacher-Candidates in Learning English Vocabularies with Craft Project-Based Learning
This research, a part of a larger study, is aimed at investigating the enactment of handy craft project-based learning to the elementary teacher candidates to promote English vocabulary mastery and shared information. Grounded in DBR design, a classroom of elementary teacher candidates in a private teacher educator of private university in Indonesia were recruited in the study. All collected data were from questionnaire and interview. The results show the participants enjoyed and felt fun in designing and employing the designed crafts in classroom instruction during the learning cycles. In spite of the limitation, the project was successful and received positive responses from the participant
Bentuk Dan Makna Inferensi Pada Tuturan Bahasa Indonesia Siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Weru Cirebon
Abstrak. Tujuan penelitian ini menjelaskan bentuk dan makna inferensi pada tuturan bahasa Indonesia siswa sekolah dasar di Kecamatan Weru Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber datanya yaitu dokumen, peristiwa tutur, dan informan. Teknik pengumpulan data melalui analisis dokumen, wawancara, dan observasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber data dan teori. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan dari sepuluh peristiwa tutur ( terdiri atas lima puluh dua tuturan ) yang diamati, seluruhnya mengandung unsur inferensi. Bentuk inferensinya meliputi prinsip analogi penafsiran lokal sebanyak lima tuturan dan prinsip analogi penafsiran umum sebanyak enam tuturan. Adapun makna inferensinya meliputi : menyampaikan ajakan, menolak ajakan, memperingatkan sesuatu, mengumumkan sesuatu, menyampaikan keinginan, memberitahu sesuatu, mengingatkan sesuatu, menyuruh, dan mengharapkan sesuatu. Kata kunci: Kecamatan Weru Cirebon, Bentuk dan Makna Inferensi, Tuturan, Siswa S
Analisis Kemampuan Guru dalam Penyusunan Perangkat Pembelajaran di Sekolah Dasar Marginal Kota Semarang
Abstrak. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan kemampuan guru dalam penyusunan perangkat pembelajaran sesuai dengan kurikulum 2013 pada sekolah dasar marginal di kota Semarang. Permasalahan utama penelitian adalah bagaimanakah kemampuan guru dalam penyusunan perangkat pembelajaran di sekolah dasar Marginal kota Semarang? Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya kemampuan guru dalam penyusunan perangkat pembelajaran sesuai kurikulum 2013, perangkat pembelajaran yang operasional sangat mendukung dalam keberhasilan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian dilaksanakan di sekolah dasar marginal kota Semarang. Subjek penelitian ini adalah empat guru dari 4 sekolah yang berbeda. Teknik pengambilan data dengan menggunakan lembar pengamatan. Teknik analisis data dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kemampuan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran di kelas rendah (kelas 2) 81,96 kriteria baik, (kelas 3) 83,18 kriteria baik, kelas tinggi (kelas 4) 69,41 kriteria baik, (kelas 5) 78, 52 kriteria baik, (kelas 6) 84, 11 kriteria sangat baik. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran di sekolah marginal kota semarang mencapai kriteria baik.Kata Kunci. Perangkat Pembelajaran, Kurikulum 2013, SD Marginal.Abstract. The purpose of this study is to describe the teacher's ability to prepare learning tools according to the 2013 curriculum at marginal elementary schools in the city of Semarang. The main research problem is how is the ability of the teacher in the arrangement of learning devices in Marginal elementary schools in Semarang city? The background of this research is the importance of the ability of teachers in the preparation of learning tools according to the 2013 curriculum, operational learning devices are very supportive of learning success. This study uses a qualitative method. The research was conducted in marginal elementary schools in the city of Semarang. The subjects of this study were four teachers from 4 different schools. Data collection techniques using observation sheets. The data analysis technique used a qualitative approach. Based on the results of data analysis, it was found that the teacher's ability to arrange learning tools in low class (class 2) 81.96 good criteria, (class 3) 83.18 good criteria, high class (class 4) 69.41 good criteria, (class 5) 78, 52 criteria are good, (grade 6) 84, 11 criteria are very good. The results of the analysis indicate that the teacher's ability to arrange learning tools in marginal schools in Semarang City reaches good criteria. Keywords: Learning Tools, 2013 Curriculum, SD Margina
PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP KEBERADAAN COFFEE SHOP DAN BARISTA PADA ERA PEMASARAN KOPI KE TIGA
Dewasa ini, pemasaran kopi dunia memasuki era ke tiga yang ditandai banyak munculnya kedai kopi modern (coffee shop). Selain itu muncul keinginan konsumen untuk lebih mengenal kopi dari origin hingga sampai kepada tahap akhir, mengkonsumsi minuman kopi yang nikmat sehingga melahirkan profesi barista. Oleh karenanya konsumen yang berada pada masa transisi akan dihadapkan pada masalah persepsi terhadap fenomena tersebut dalam kaitannya dengan keberlanjutan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi konsumen terhadap keberadaan coffee shop dan keberadaan barista pada era pemasaran kopi ke tiga di Kota Cirebon. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja yaitu di dua coffee shop yaitu Coffee shop Paten Coffee dan Coffee shop Katro. Penelitian dilaksanakan pada bulan April-Juni 2020 dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif dan teknik pendekatan survey. Populasi penelitian adalah konsumen minuman kopi di kedua kedai tersebut dan teknik pengambilan sampel secara accidental sampling sejumlah 45 responden. Adapun analisis data menggunakan kaidah perhitungan skala likert dan uji hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa persepsi konsumen terhadap keberadaan coffee shop adalah optimis (68,23 %) dan terhadap keberadaan barista juga optimis (68,11%) dalam pengembangan usaha minuman kopi. Hasil penilitian ini diharapkan bermanfaat bagi para investor yang hendak berinvestasi dalam pengembangan minuman kopi pada era ke tiga ini.Kata kunci: barista, coffee shop, era pemasaran ketiga, optimi
ANALISIS KELAYAKAN USAHA TAHU DI DESA CIPEUJEUH WETAN (Kasus di Home Industry Tahu Desa Cipeujeuh Wetan Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon)
Pengetahuan mengenai kelayakan usaha merupakan hal yang penting dikarenakan dapat menjadi pedoman bagi seseorang atau badan usaha untuk menentukan jenis usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha tahu di Desa Cipeujeuh Wetan Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni - September 2020. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik survei. Populasi penelitian ini adalah pengusaha tahu di Desa Cipeujeuh Wetan yang berjumlah 15 orang, sehingga teknik penggunaan sampel dilakukan secara sensus. Analisis data menggunakan perhitungan R/C dan BEP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata R/C sebesar 1,23 yang berarti layak untuk diusahakan. Rata-rata harga jual sebesar Rp.8.000/kg lebih besar dari BEP volume harga sebesar Rp.6.630/kg, berarti usaha tahu tersebut layak untuk diusahakan. Rata-rata produksi sebanyak 146,667 kg tahu lebih besar dari BEP volume produksi yaitu sebanyak 119,294 kg tahu, berarti usaha tahu tersebut memberikan keuntungan dan layak untuk diusahakan. Diharapkan hasil dari penelitian ini dapat bermanfaat sebagai pedoman dalam mengelola usaha agroindustri tahu maupun lainnya.Kata Kunci : Biaya,Cirebon,Kelayakan,Penerimaan,Tahu
How Digital Transformation Impacting the Product Innovation
In the last decade, the emergence of various set of novel digital technologies has transformed innovation and entrepreneurship very significantly. One of the reasons why organizations are shifting to digital transformation is the velocity of volatility in markets. The research objective is to identify the impact of digital transformations' key attributes on an organization's innovation specifically in terms of creating new products and the role of different variables on this capability. Researcher used systematic literature review as the method. The results show that the transformation of digital is more than just upgrading technologies. And researcher found out the main pillars of digital transformation, which will be mentioned in the article. In the end, the researcher provides recommendation for future research
Aplikasi Teori Newman: Bagaimana Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Permasalahan Geometri 3D?
Abstract. One of the low achievement in learning mathematics is caused by students' mistakes in solving math problems. Many studies have stated that geometry is a difficult material because many achievements are below the minimum completeness criteria. In connection with this, the purpose of this study was to determine the types of student errors and the causes of errors in class VIII students in solving mathematical problems in geometry. This research method is descriptive qualitative. The number of participants in this study was 2 people who were selected based on certain reasons. The research data collection techniques were written tests (diagnostic tests) and interviews. The data analysis technique used descriptive techniques. The findings in this study were that students made 4 types of errors based on Newman's theory, namely errors in understanding the meaning of a problem, mistakes in transformation, errors in processing skills and errors in writing the final answer. The causes of student errors include misinterpreting the things being asked, not understanding the concept of geometry. By identifying these student mistakes, the teacher is helped in planning the right lesson so that they can anticipate mistakes that are often made by students.Keywords: Newmans theory, Errors, Problems of Geometry 3D