Jurnal Unswagati Cirebon (Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati)
Not a member yet
2652 research outputs found
Sort by
NILAI BUDAYA DALAM NOVEL ASSALAMUALAIKUM BEIJING KARYA ASMA NADIA (KAJIAN STRUKTURAL GENETIK)
Salah satu nilai dalam novel adalah nilai budaya. Nilai merupakan unsur yang membangun terbentuknya suatu karya sastra. Kebudayaan dapat tercermin dalam suatu karya sastra karena karya sastra diciptakan oleh seorang pengarang yang hidup sebagai anggota masyarakat yang mempunyai suatu kebudayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya yang terdapat dalam novel Assalamualaikum Beijing karya Asma Nadia. Metode penelitian yang digunakan mengacu pada teori interpretasi teks dengan metode deskripsi analisis isi, yaitu dengan cara mendeskripkan fakta-fakta yang berupa kata-kata dalam kutipan dan dilengkapi dengan analisis untuk memberikan pemahaman dan penjelasan. Pendekatan yang digunakan adalah struktural genetik yaitu dengan mengkaji hubungan antarunsur pembangunnya yang meliputi unsur intrinsik, ekstrinsik, dan pengarangnya. Teknik pengumpulan data melalui kartu data yang digunakan untuk mencatat data-data berupa nilai budaya yang terdapat dalam novel dan dianalisis secara deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Assalamualaikum Beijing karya Asma Nadia banyak mengandung unsur-unsur nilai budaya, di antaranya bahasa, sistem pengetahuan, organisasi sosial, sistem peralatan hidup dan teknologi, sistem mata pencaharian hidup, sistem religi, dan kesenian. Pengembangan nilai-nilai budaya yang ada melalui latar cerita, penokohan, dan bahasa yang digunakan dalam cerita. Nilai budaya tersebut terdapat pada unsur intrinsik maupun ekstrinsik novel baik secara langsung maupun tidak langsung
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS ULASAN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 MUARA BUNGO
Adapun tujuan diadakannya penelitian ini yakni menguraikan pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap keterampilan menulis teks ulasan siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Muara Bungo. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif. Jenis penelitian termasuk eksperimen. Sampel penelitian diperoleh dari siswa dari dua kelas dengan total 65 orang. Seluruh sampel diuji dan diambil denngan teknik purposive sampling. Selanjutnya, teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, angket, tes unjuk kerja, dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul kemudian langsung diuji dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan bantuan SPPS 16.0. Hasil penelitian terdiri atas nilai rerata pretest kelas eksperimen (71,25) dan nilai rerata pretest kelas kontrol (69). Nilai rerata posttest kelas eksperimen (92,5) dan nilai rerata posttest kelas kontrol (55). Hasil uji hipotesis dengan Paired Samples Test yaitu nilai signifikan sebesar 0,00 yang lebih kecil daripada 0,05 sehingga Hο ditolak. Hasil tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran discovery learning memberikan berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks ulasan siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Muara Bungo. Guru disarankan untuk menggunakan model tersebut selama kegiatan belajar mengajar untuk mendorong minat siswa dalam nenulis, membuat siswa aktif dalan kelas, dan meningkatkan keterampilan menulis siswa
ANALISA PEMILIHAN ALAT BERAT PADA PEKERJAAN GALIAN DAN TIMBUNAN (Studi Kasus : Proyek Pembangunana Jalan Tol Semarang – Demak Paket 2 – Sta 10 + 394 – 26 + 704)
Alat berat harus digunakan secara efektif dan efisien sehingga perlu diketahui kemampuan alat, jenis alat, kapasitas produksi alat, serta biaya operasional alat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan optimalisasi penggunaan alat berat yang tepat dan agar kinerja alat berat yang digunakan efektif dan efisien dari segi biaya ataupun waktu pada pekerjaaan galian dan timbunan proyek pembangunan jalan tol Semarang-Demak paket 2. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif deskriptif. Metode kuantitatif deskriptif merupakan teknik pengumpulan data dengan metode survei atau mendapatkan informasi langsung dari lapangan dengan wawancara terstruktur. Dari analisa penelitian ini diketahui hasilnya bahwa penggunaan alat berat yang ada dilapangan memerlukan biaya sebesar Rp. 8.940.479.125,60- dengan nilai produktifitas pada pekerjaan galian 6 unit Bulldozer sebesar 4766,4 m3/hari, 10 Excavator sebesar 9820,8 m3/hari, dan 20 unit Dumptruck sebesar 3964 m3/hari. Pada pekerjaan timbunan 10 unit Bulldozer sebesar 7944 m3/hari, 3 Motor Grader sebesar 8165,4 m3/hari, dan 6 unit Vibrating Roller sebesar 17280 m3/hari. Apabila Alat berat pada pekerjaan galian dan timbunan ini bekerja secara 100% maka hanya pekerjaan ini akan membutuhkan waktu 161 hari. Alternatif I memerlukan biaya sebesar Rp. 8.880.357.720,00- dengan jangka waktu 112 hari. Nilai produktifitas Pekerjaan Galian 8 unit Bulldozer sebesar 6355,2 m3/hari, 12 Excavator sebesar 11784,96 m3/hari, dan 25 unit Dumptruck sebesar 4955 m3/hari. Pada pekerjaan timbunan 13 unit Bulldozer sebesar 10327,2 m3/hari, 5 Motor Grader sebesar 13609 m3/hari, dan 10 unit Vibrating Roller sebesar 28800 m3/hari. Alternatif II pada Pekerjaan Galian didapatkan nilai produktifitas 7 unit Bulldozer sebesar 5560,8 m3/hari, 10 Excavator sebesar 9820,8 m3/hari, dan 25 unit Dumptruck sebesar 4955 m3/hari. Pada pekerjaan timbunan 15 unit Bulldozer sebesar 11916 m3/hari, 5 Motor Grader sebesar 13609 m3/hari, dan 10 unit Vibrating Roller sebesar 28800 m3/hari. Penggunaan alat berat dengan alternatif ini mengeluarkan biaya sebesar Rp. 8.898.045.185,60- dan dapat terselesaikan apabila alat berat bekerja 100% dengan jang waktu 109 hari. Alternatif III apabila alat bekerja 100% maka biaya yang perlu dikeluarkan sebesar Rp. 8.897.267.383 dengan waktu 115 hari. Pada Pekerjaan Galian dan nilai produktifitas 8 unit Bulldozer sebesar 6355,2 m3/hari, 9 Excavator sebesar 8838,72 m3/hari, dan 23 unit Dumptruck sebesar 4558,6 m3/hari. Pada pekerjaan timbunan 13 unit Bulldozer sebesar 10327,2 m3/hari, 5 Motor Grader sebesar 13609 m3/hari, dan 10 unit Vibrating Roller sebesar 28800 m3/hari. Dari hasil analisa tersebut dapat disimpulkan bahwa Produktivitas alat berat yang diperlukan agar perkerjaan galian dan timbunan pada proyek pembangunan jalan tol Semarang-Demak paket 2 optimal adalah dengan menggunakan Alternatif II. Hal ini terbukti pada hasil analisa biaya yang telah dilakukan penggunaan alat berat alternatif II lebih efisien dan efektif dari segi biaya dan waktu. Keyword: Pekerjaan, Konstruksi, Alat, Biaya, Efektif, Efisie
ANALISIS PERTANGGUNG JAWABAN PENYIDIK POLDA METRO JAYA DALAM KAITAN TERHADAP TERJADINYA SALAH TANGKAP ATAU ERROR IN PERSONA
Kepolisian dianggap sebagai salah satu fungsi pemerintahan negara di bidang memelihara ketertiban umum, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat umum. Namun, masih ada masalah lain yang harus dihadapi dalam praktiknya, salah satunya adalah tangkapan yang salah atau kesalahan dalam personifikasi. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian yuridis normatif, metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan, sementara analisis data dilakukan dengan metode deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan Pertanggungjawaban Penyidik Polda Metro Jaya terhadap terjadinya salah tangkap atau error in persona dilakukan melalui pemberian sanksi berupa ganti kerugian dan rehabilitasi bagi korban. Korban salah tangkap yang mengalami kerugian dapat melakukan upaya hukum, melalui praperadilan apabila kasusnya belum masuk persidangan pokok perkara. Apabila perkaranya sudah sampai persidangan, maka korban dapat menuntut ganti kerugian dan rehabilitasi dalam jangka waktu tiga bulan sejak putusan memperoleh hukum tetap. Adapun besarnya ganti kerugian sudah diatur dalam ketentuan hukum Pasal 9 Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1983 tentang Pelaksanaan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya salah tangkap yang dilakukan oleh Penyidik Polda Metro Jaya diantaranya faktor eksternal berupa keterangan saksi atau korban yang salah, terduga kembar identik, tindakan non profesional dalam mendeteksi kejahatan, identifkasi korban, tersangka dan korelasinya secara ilmiah. Serta faktor internal berupa dinamika kerja yang kompleks, terbatasnnya sumber daya manusia yang membidangi, proses penyidikan yang sangat sulit dan penyelesaian kasus yang dituntut untuk diselesaikan dengan cepat
PERBANDINGAN PENUNTUTAN PADA SISTEM PERADILAN HUKUM PIDANA DI INDONESIA DAN AMERIKA SERIKAT
Didasarkan pada sudut pandang sistem peradilan pidana dalam pilihan dan pada hukum acara pidana (formeel strafrecht / strafprocesrecht) secara khusus, pembuktian itu berfungsi menentukan dalam menegaskan kesalahan seseorang sehingga hukuman dijatuhkan oleh hakim. penulis ingin tahu tentang perbandingan sistem peradilan pidana di Indonesia dan Amerika Serikat. AS menganut perangkat kedaulatan ganda, dengan mempertimbangkan klaim dengan bantuan setiap kedaulatan yang dianutnya, terutama kedaulatan federal dan negara bagian. setiap penguasa dapat menuntut tersangka dalam suatu peristiwa yang sesuai dengan yurisdiksi setiap hukum yang berdaulat tanpa melanggar prinsip Nebis in Idem. Indonesia tidak menganut kedaulatan ganda. Jika amerika memiliki jaksa penuntut umum yaitu kejaksaan federal dan kejaksaan negara yang mewakili kedaulatannya, di Indonesia hanya ada kejaksaan tunggal sebagai perwakilan negara dalam sistem peradilan pidana
COUNTER-TERRORISM DALAM UPAYA PENCEGAHAN TERORISME ISIS DI KAWASAN ASIA TENGGARA
Terbentuknya negara dan penyelenggaraan kekuasaan suatu negara tidak boleh mengurangi arti atau makna kebebasan dan hak-hak asasi kemanusiaan itu. Karena itu, adanya perlindungan dan penghormatan terhadap hak-hak asasi manusia itu merupakan pilar yang sangat penting dalam setiap negara yang disebut sebagai negara hukum. Jika dalam suatu negara, hak asasi manusia terabaikan atau dilanggar dengan sengaja dan penderitaan yang ditimbulkannya tidak dapat diatasi secara adil, maka negara yang bersangkutan tidak dapat disebut sebagai negara Hukum dalam arti yang sesungguhnya. Counter-Terrorism/Strategi Kontra-Terorisme Sebagai Upaya Mencegah Teorisme Dan Mengurangi Pengaruh Organisasi Terorisme yakni bahwa Counter-Terrorism sebelumnya menyasar pada kebijakan represif yang cenderung menggunakan hard power dalam melawan kelompok terorisme, dan terbukti masih belum sepenuhnya bisa menyelesaikan masalah terorisme. Kemudian saat ini dimunculkan sebagai upaya kontra-terorisme melalui “soft power” dengan apa yang disebut dengan Countering Violent Extrimism. Hal ini dapat dilihat pada UU No. 15 Tahun 2003 Tentang Penetapan Perpu No. 1 Tahun 2002 yakni Undang-Undang ini mendefinisikan cakupan tindak pidana terorisme, mekanisme penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di sidang pengadilan, kompensasi dan restitusi bagi korban, serta kerja sama Internasional
Proses Pemecahan Masalah Matematika Siswa Berdasarkan Tahapan Polya Pada Materi Segiempat Ditinjau Dari Adversity Quotient
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana proses pemecahan masalah matematika siswa berdasarkan tahapan Polya pada materi segiempat ditinjau dari AQ Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah satu siswa dengan skor terbik pada tipe Climber dan satu siswa dengan skor terbaik pada tipe Camper. Proses analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan pembuatan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah siswa dengan tipe Climber memenuhi semua indikator proses pemecahan masalah pada setiap tahapan pemecahan masalah Polya. Siswa dengan kriteria Camper memenuhi semua indikator proses pemecahan masalah pada setiap tahapan pemecahan masalah Polya kecuali pada tahap memeriksa kembali. Berdasarkan hasil penelitian ini, siswa mampu menyelesaikan permasalahan matematika karena mereka mampu mengaitkan pengetahuan terdahulu dengan situasi baru yang terdapat dalam permasalahan yang dihadapi. Oleh karena itu, guru sebaiknya sering mengajak siswa untuk mengaitkan pengetahuan terdahulu dalam menyelesaikan suatu permasalahan
Kemampuan Literasi Matematika Melaluı Model Pembelajaran Braın Based Learnıng dengan Pendekatan Konstruktıvısme
Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan keefektifan dan menemukan kualitas model pembelajaran brain based learning. Penelitian ini menggunakan eksperimen dengan rancangan nonequivalent group design. Data yang di kumpulkan melalui soal literasi matematika menggunakan n-gain. Hasil penelitian ke efektifan model pembelajaran brain based learning kelas kontrol menunjukkan 37.96, menurut kreteria tidak efektif. Kelas eksperimen menunjukkan 61.19 artinya cukup efektif. Sedangkan pada peningkatan literasi matemtika menggunakan uji t (independent sample t test) dengan taraf signifikansi 0.05. Apabila P-value ≤0.000 tedapat perbedaan, hasil uji menunjukkan 0.000 < 0.05 maka terdapat perbedaan antara kelas kontrol dan eksperimen dengan nilai rerata masing-masing 70 dan 77. Hal ini membuktikan bahwa terdapat peningkatan kemampuan literasi matematika siswa. Model pembelajaran brain based learning cukup efektif di gunakan untuk meningkatkan literasi matematika di sekolah
Sanksi Hukum Terhadap Anak Di Bawah Umur Yang Melakukan Tindak Pidana Percobaan Atau Pemufakatan Jahat Untuk Tindak Pidana Narkotika (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat Nomor 14/Pid.Sus-Anak/2018/PN Jkt. Brt)
Anak merupakan potensi penerus manusia mendatang yang berfungsi dalam menentukan maju atau mundurnya suatu bangsa. Penyimpangan tingkah laku atau perbuatan melanggar hukum yang dilakukan oleh anak dikarenakan oleh berbagai macam faktor, diantaranya adanya dampak negatif dari perkembangan pembangunan yang begitu cepat, arus globalisasi di bidang komunikasi dan informasi, kemajuan pengetahuan dan teknologi, perubahan gaya hidup serta pergaulan yang berdampak negatif bagi perkembangan anak itu sendiri. Diantara perbuatan nakal anak diantaranya adalah penyalahgunaan narkotika. Metode yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah ini adalah penelitian hukum normatif yan bersifat deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Tekhnik pengumpulan data yaitu dengan cara studi kepustakaan. Data-data yang telah diperoleh selanjutnya dianalisis secara kualitatif untuk mendapatkan hasil penulisan yang bersifat deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebagaimana yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, ada dua jenis rehabilitasi, yaitu: 1. Rehabilitasi medis adalah suatu proses kegiatan pengobatan secara terpadu untuk membebaskan pecandu dari ketergantungan narkotika. 2. Rehabilitasi sosial adalah suatu proses kegiatan pemulihan secara terpadu, baik fisik, mental maupun sosial, agar bekas pecandu narkotika dapat kembali melaksanakan fungsi sosial dalam kehidupan masyarakat
STRATEGI BUMDES AMARTA DALAM MENGEMBANGKAN EKONOMI MASYARAKAT DESA PANDOWOHARJO TAHUN 2019 - 2020
AbstractThis research aims to describe BUMDes strategy in developing village economy. This research was conducted using qualitative approach studies. Data collection is conducted through interviews to informants directly as well as literature studies, data / documents from agencies and credible media both online and in print. The informants in this study numbered 5 people consisting of Director of BUMDes Amarta, Secretary of BUMDes Amarta, Partner of BUMDes Amarta, Community Leaders involved in BUMDes Amarta, and Head of Welfare Section of Pandowoharjo Village. The results of the study found strengths, weaknesses, opportunities, and threats that resulted in weight and rating found ifas and EFAS results can be known total value for IFAS is 2,952 and EFAS of 7,675 of the findings found bumdes strategy direction in developing the village economy that is aggressive strategy, based on the findings of the direction of the strategy is done matching the focus in alternative strategies using SWOT matrix to clearly describe the strategy that will be conducted BUMDes.Keywords: BUMDes, Villagers, Economic