Jurnal Unswagati Cirebon (Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati)
Not a member yet
2652 research outputs found
Sort by
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEUNTUNGAN USAHATANI SEMANGKA (CITRULLUS VULGARIS) DI KOTA BATAM
Indonesia memiliki potensi yang cukup besar pada sektor pertanian, terutama subsektor hortikultura. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor- faktor yang berpengaruh terhadap keuntungan usahatani semangka di Kota Batam. Metode dasar penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian yaitu Kecamatan Galang, Kota Batam yang dipilih secara purposive. Analisis data yang digunakan adalah (1) Biaya usahatani; (2) Penerimaan; (3) Analisis keuntungan; (4) Analisis pengaruh faktor-faktor untuk mengetahui faktor- faktor yang memengaruhi keuntungan usahatani semangka di Kota Batam; (5) Uji asumsi klasik; (6) Pengujian Model. Hasil perhitungan dan analisis data penelitian menunjukkan bahwa rata rata biaya mengusahakan usahatani semangka sebesar Rp 87.929.887,3/MT/Ha, rata-rata penerimaannya adalah Rp 191.729.323,3/MT/Ha dan rata-rata nilai keuntungan sebesar Rp 103.725.288,7/MT/Ha. Hasil analisis data menunjukkan bahwa sebesar 65,9% keuntungan usahatani semangka dapat dijelaskan oleh variabel bebas dan sisanya sebesar 34,1% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diamati dalam penelitian ini. Uji F menunjukkan bahwa variabel-variabel bebas yang diamati yaitu umur petani, luas lahan, tingkat pendidikan, biaya benih dan biaya pupuk secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap keuntungan usahatani semangka. Uji t menunjukkan bahwa luas lahan, biaya benih dan biaya pupuk berpengaruh nyata, sedangkan umur petani dan tingkat Pendidikan secara individu tidak berpengaruh nyata terhadap keuntungan usahatani semangka di Kota Batam
ANALISIS KONTRASTIF PEMBENTUKAN VERBA BAHASA ARAB DAN INDONESIA SERTA IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pembentukan verba bahasa Arab dan bahasa Indonesia, menganalisis perbedaan antara dua proses dan menguraikan implikasi dari perbedaan tersebut. Data dalam penelitian ini adalah data tertulis, baik yang dipublikasikan dalam artikel, makalah, buku, maupun yang terdapat pada tulisan lain yang berkaitan dengan pembentukan kata kerja bahasa Arab dan bahasa Indonesia dan belajar bahasa Arab. Metode pengumpulan data yang digunakan mengacu pada catatan teknis. Data dikumpulkan dalam penelitian ini dianalisis menggunakan analisis kontrastif. Hasil penelitian ini menggambarkan pembentukan verba bahasa Arab melalui modifikasi internal dan afiksasi, sedangkan pembentukan verba dalam bahasa Indonesia dilakukan melalui afiksasi, reduplikasi, dan komposisi. Perbedaan antara keduanya yang signifikan adalah bahwa pembentukan verba dalam bahasa Arab selalu berkaitan dengan waktu, kuantitas, dan jenis kelamin, sedangkan pembentukan verba dalam bahasa Indonesia tidak berhubungan dengan waktu, dan jenis kelamin sehingga mengungkapkan konsep semantik waktu, kuantitas, dan jenis kelamin secara leksikal diwakili kata kerja yang menyertainya
MODEL EVALUASI STAKE PADA MATA KULIAH BAHASA INDONESIA
Mata Kuliah Bahasa Indonesia ini adalah menjadi ilmuwan dan profesional yang memiliki pengetahuan dan sikap positif terhadap bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dan bahasa nasional serta mampu menggunakannya secara baik dan benar untuk mengungkapkan pemahaman, rasa kebangsaan dan cinta tanah air, dan untuk berbagai keperluan dalam bidang ilmu teknologi dan seni, serta profesinya masing-masing. Substansi kajian mata kuliah ini difokuskan pada menulis akademik yang dipadukan dengan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Evaluasi model stake merupakan metode yang sistematis untuk mengevaluasi keterlaksanaan proses pembelajaran yang meliputi rencana program dan penilaian program yang diterapkan pada mata kuliah Bahasa Bahasa Indonesia pada perguruan tinggi. Berdasarkan hasil evalusai yang dilakukan pada mata kuliah Bahasa Indonesia untuk perguruan tinggi pada umumnya sudah sesuai dengan aturan SK Dikti Depdiknas RI Nomor 43/DIKTI/Kep/2006
WORD STRESS ERRORS MADE BY ENGLISH EDUCATION MASTER’S PROGRAM STUDENTS
This study investigates English Master’s Program students in producing suprasegmental features, namely word stress. The focus is on analysing disyllabic noun-verb words in six video presentations and what are the factors that affect word stress errors from 19 English master program students. The data were obtained from transcribing the videos and selecting the disyllabic noun-verb words from the transcriptions. Furthermore, a questionnaire was used to gather information about students’ background knowledge in learning English, especially linguistics. Qualitative content analysis was employed in this study. From those videos, there were 1,089 disyllabic noun-verb words produced by the students. The stress errors made were 15 words. The stress errors mostly occurred in the first syllable and no word stress. The findings showed the factors that affected the wordstress errors were students’ native language, Bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia did nothave word-stress to differ a meaning, only for emphasis. The questionnaire showed that all students were Indonesian and only two of them used English as their native language. The background knowledge and gender had some effects on stress errors, but not vital. The results indicated that students needed to have a deeper understanding of word stress
THE UNIVERSITY STUDENTS EXPERIENCES IN LEARNING ENGLISH USING YOUTUBE : A CASE STUDY OF INDEPENDENT LEARNING
YouTube is a website that facilitates users to share the videos they have, or just enjoy various videos uploaded by content creators. There are various kinds of videos that can be uploaded through this site, such as video blogs, music video clips, education videos, and others. Learning English independently through YouTube is a research topic which aims to find out the experiences of students while studying English and the challenges and opportunities they get. English Education in one private university in Cirebon became the object that the researcher chose and there were four female students who participants in this study. This research uses qualitative methods and data analysis uses thematic analysis. Data from this research is found by doing questionnaire and interview seasons. All participants showed positive responds. The results of this research indicate that YouTube is an application that can be used independently. Learning English by watching videos can help them improve their English skills, especially in listening and speaking skills. The benefits they get while using YouTube as a medium for learning English are interesting English learning content, good pronunciation, unfamiliar word, familiar with accent, a lot of information and knowledge through the videos that they see for learning
Bahan Ajar Digital Teks Novel Berorientasi Karakter Jujur
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan desain bahan ajar digital teks novel berorientasi karakter jujur. Metode penelitian yang digunakan adalah RnD dengan model desain ADDIE, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kartu data, lembar validasi, dan lembar implementasi. Data yang telah ditemukan berupa nilai karakter jujur dalam novel Korupsi karya Pramoedya Ananta Toer. Data tersebut diolah dengan cara analisis deskriptif untuk mengembangkan materi pada bahan ajar digital teks novel berbentuk modul digital. Hasil validasi modul digital mendapatkan penilaian sebesar 90% dari ahli media dan 90% dari ahli materi. Sedangkan guru bahasa Indonesia memberikan persentase sebesar 90,31%. Hasil implementasi memperoleh rata-rata persentase untuk siswa berkemampuan kognitif tinggi sebesar 97,5%, siswa dengan kemampuan kognitif sedang sebesar 96,25%, dan siswa dengan kemampuan kognitif rendah sebesar 93,5%.Kata kunci: bahan ajar digital, modul digital, teks novel, karakter juju
Pengaruh Fundamental Makro Ekonomi terhadap Penghasilan Komprehensif Lain dan Persistensi Laba Komprehensif
AbstractThe application of fair value accounting in financial statements gives rise to other comprehensive income (OCI) as the difference between the historical value of assets (liabilities) and fair value. This study aims to provide empirical evidence of internal and external factors that affect OCI and persistence of comprehensive income, by examining the effects of exchange rate, interest, inflation, JCI, size, industry, leverage, financial assets, fixed assets, inventories, and sales on 504 companies IDX for the period 2016 – 2020. The results show that exchange rate, interest, inflation, JCI have an effect on the aggregate OCI value and for each item. Firm size affects the occurrence of OCI from adjusting the fair value of assets and liabilities. OCI persistence level is the lowest among net income and comprehensive income. OCI mediates the effect of macroeconomic and internal factors on the persistence of comprehensive income. The novelty of this research is to provide empirical evidence of the causes of OCI. So far, accounting research has only examined the persistence of net income, while the persistence of comprehensive income is still rare, especially in Indonesia.Keywords: Macroeconomic fundamentals; OCI; Persistence of comprehensive earnings Abstrak Penerapan akuntansi nilai wajar dalam penyusunan laporan keuangan, memunculkan penghasilan komprehensif lain (OCI) sebagai selisih nilai historis aset (liabilitas) terhadap nilai wajar. Penelitian ini bertujan memberi bukti empiris faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi penghasilan komprehensif lain (OCI) dan dampaknya terhadap persistensi laba komprehensif, dengan menguji pengaruh kurs, bunga, inflasi, IHSG, ukuran, industri, leverage, aset keuangan, aset tetap, persediaan, penjualan terhadap OCI dan persistensi laba komprehensif, pada 504 perusahaan di BEI periode 2016 – 2020. Hasil menunjukkan faktor makro kurs, bunga, inflasi, IHSG berpengaruh terhadap nilai OCI agregat maupun permasing-masing item. Ukuran perusahaan mempengaruhi timbulnya OCI dari penyesuian nilai wajar aset dan liabilitas. Tingkat persistensi OCI paling rendah diantara laba bersih dan laba komprehensif. OCI memediasi pengaruh makro ekonomi dan faktor internal terhadap persistensi laba komprehensif. Novelty penelitian ini adalah memberi bukti empiris penyebab kemunculan OCI. Riset akuntansi selama ini hanya meneliti persistensi laba bersih, sedangkan persistensi laba komprehensif masih jarang, terutama di Indonesia.Katakunci: Fundamental makro ekonomi; OCI; Persistensi laba komprehensi
TINJAUAN KEBIJAKAN INSENTIF PAJAK DI MASA PANDEMI COVID-19 BERDASARKAN FUNGSI BUDGETAIR DAN REGULEREND PAJAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk meninjau kebijakan insentif pajak di masa pandemi Covid-19 pada tahun 2020 yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 86 Tahun 2020 berdasarkan latar belakang dan fungsi pajak sebagai fungsi anggaran dan fungsi mengatur. Karya tulis ini menggunakan metode kualitatif yang dilakukan dengan studi kepustakaan dan wawancara. Hasil studi menunjukkan bahwa kebijakan insentif pajak mempunyai latar belakang sebagai salah satu stimulus dalam rangka penanganan dampak pandemi Covid-19 dan salah satu upaya pemerintah untuk membantu UMKM dan berbagai sektor. Berdasarkan fungsi anggaran, hasil studi menunjukkan bahwa realisasi penerimaan perpajakan tahun 2020 hanya mencapai 89,25% dari target. Adapun kontribusi insentif pajak berpengaruh sebesar 22,1% terhadap penurunan realisasi penerimaan perpajakan tahun 2020. Berdasarkan fungsi mengatur, hasil studi menunjukkan bahwa kebijakan insentif pajak mempengaruhi pertumbuhan perekonomian Indonesia. Insentif pajak dapat meningkatkan konsumsi wajib pajak sehingga berdampak positif terhadap Produk Domestik Bruto Indonesia. Adapun realisasi insentif pajak hingga akhir tahun 2020 hanya mencapai 76,5% dari target
KEDUDUKAN SAKSI DI LUAR PERKARA PIDANA DALAM PERLINDUNGAN SAKSI DAN KORBAN PERSPEKTIF KEADILAN
Terjadi ketidakadilan jika saksi di luar perkara pidana tidak mendapatkan perlindungan dalam penyelesaian sebuah perkara. UU No. 31 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU No 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban belum dapat mengakomodir kepentingan saksi di luar perkara pidana. Jenis penelitian yang digunakan dalam menyusun tulisan ini adalah penelitian hukum normatif atau doktrinal. Penelitian hukum normatif lebih mengutamakan studi pustaka (library research). Penulis menganalisis data yang diperoleh dengan menggunakan metode analisis normatif. Yang dilakukan adalah menginterpretasikan bahan penelitian berdasarkan pada pengertian hukum, norma hukum, teori-teori hukum serta doktrin yang berkaitan dengan pokok permasalahan yang diangkat oleh penulis. Regulasi yang mengatur tentang perlindungan saksi dan korban, kedudukan saksi belum mendapatkan tempat yang diharapkan. Perlindungan saksi dalam regulasi tersebut hanya diberikan terhadap saksi dalam perkara pidana saja.Adapun beberapa langkah yang perlu dilakukan adalah yang pertama yaitu mengubah redaksi yang menerangkan bahwa perlindungan tersebut hanya untuk saksi pada perkara pidana saja. Yang kedua perlu adanya penyelarasan antara regulasi yang satu dengan regulasi yang lain. Sudah semestinya pula bahwa tidak perlu ada benturan antara regulasi yang satu dengan regulasi yang lain
PERSPEKTIF HAKIM DALAM PENGIMPLEMENTASIAN HUKUMAN REHABILITASI TERHADAP PENYALAH GUNA NARKOTIKA
Hakim sering di hadapkan pada dua pilihan yang sulit, yaitu ketika antara keadilan dengan kepastian hukum tidak dapat dipersatukan dalam sebuah putusan, dua prinsip tersebut idealnya dapat di sandingkan dalam suatu putusan, namun memadukan keadilan dan kepastian hukum dalam kenyataanya tidaklah mudah. Terkadang keadilan dan kepastian hukum berada dalam suatu tempat yang berbeda jika kita hendak mendekati tempat di mana keadilan berada maka kita akan beranjak menjauhi kepastian hukum demikian pula dalam penjatuhan rehabilitasi bagi pecandu penyalahgunaan narkotika, aturan yang ada memberikan pilihan bagi hakim dalam penjatuhan tindakan rehabilitasi sehingga penjatuhan tindakan rehabilitasi dinilai sangat subjektif. Dalam penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yaitu suatu jenis penelitian yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan dengan studi kepustakaan. Teknik analisis bahan-bahan hukum yang menjadi obyek kajian dalam penelitian ini adalah deskriptif dan normatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam beberapa putusan pengadilan terdapat beberapa perbedaan dalam mengimplementasikan hukuman rehabilitasi terhadap penyalah guna narkotika. Kendala implementasi rehabilitasi baik kepada para tersangka atau terdakwa penyalahguna, pecandu dan korban penyalahgunaan, terpulang kepada aparat penegak hukum. Aparat Penegak Hukum mencakup pengertian mengenai institusi penegak hukum dan aparat (orangnya) penegak hukum