Jurnal Unswagati Cirebon (Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati)
Not a member yet
2652 research outputs found
Sort by
PENANGANAN SECARA HUMANIS DALAM MENGHADAPI KEGIATAN UNJUK RASA YANG BERLANGSUNG SECARA ANARKIS
Unjuk rasa atau demonstrasi dalam kenyataan sehari-hari sering menimbulkan permasalahan dalam tingkatan pelaksanaan, meskipun telah dijamin dalam konstitusi, namun tata cara dan pelaksanaan unjuk rasa seringkali melukai semangat demokrasi itu sendiri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu yang didapat melalui studi kepustakaan (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbuatan unjuk rasa anarkis dapat berupa melakukan pemblokiran atau menutup seluruhnya jalan raya, melakukan pembakaran ban bekas di tengah jalan raya, melakukan sweping dan penutupan kantor pemerintahan, pengerusakan terhadap fasilitas umum dan fasilitas negara lainnya lewat tindakan-tindakan yang melanggar hukum, menggunakan kekerasan untuk memaksakan kehendak seperti pemukulan, melempar batu kepada sasaran atau objek demonstrasi. Sementara Penanganan secara humanis dalam menghadapi kegiatan unjuk rasa anarkis dapat dilakukan dengan mengimplementasikan peraturan-peraturan yang dibuat dalam menangani kegiatan unjuk rasa. Diantaranya Peraturan Kepala Kepolisian Nomor 2 Tahun 2019 tentang Penindakan Huru-Hara dan Protap Kepolisian Nomor 1 Tahun 2010 tentang Penanggulangan Anarki
TINDAK PIDANA MEMBERIKAN KETERANGAN PALSU DALAM DOKUMEN AKTA NIKAH
Akta Nikah atau yang lebih dikenal dengan Buku Nikah merupakan akta otentik karena sengaja dibuat oleh PPN (Pegawai Pencatat Nikah) sebagai alat bukti pernikahan. Di dalam perkawinan apabila seseorang memalsukan segala sesuatu untuk perkawinannya, padahal sebetulnya ia tahu bahwa perkawinan yang sah haruslah memenuhi persyaratan dan tercatat di KUA, dan perbuatan ini terdapat unsur pidannya dalam pemalsuan buku nikah yang menimbulkan sanksi hukuman pidana. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan tindak pidana memberikan keterangan palsu terhadap dokumen akta nikah diatur dalam ketentuan Pasal 263, Pasal 264 dan Pasal 266 KUHP. Dalam Perkara Nomor 256 K/Pid/2015 Majelis Hakim menjatuhkan Putusan kepada Terdakwa berdasar pada ketentuan Pasal 266 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang berbunyi: Barangsiapa menyuruh menempatkan keterangan palsu kedalam sesuatu akte authentiek tentang sesuatu kejadian yang kebenarannya harus dinyatakan oleh akte itu, dengan maksud akan menggunakan atau menyuruh orang lain menggunakan akte itu seolah-olah keterangannya itu cocok dengan hal sebenarnya, maka kalau dalam mempergunakannya itu dapat mendatangkan kerugian, dihukum penjara selama-lamanya tujuh tahun”. Meskipun hukuman pidana penjara yang dijatuhkan oleh Majelis Hakim kepada Terdakwa hanya 5 (lima) bulan. Solusi terhadap tindak pidana memberikan keterangan palsu yang berakibat dibatalkannya suatu perkawinan dalam Putusan Nomor 4458/Pdt.G/2021/PA.JS adalah dimintakannya pertanggungjawaban kepada Abdul Kadir Zailani Djindan bin Alwi Djindan untuk tetap menafkahi anak biologisnya yang bernama Sulthan Djindan. Dalam hal ini, meskipun suatu perkawinan antara Abdul Kadir Zailani Djindan dengan Prayuvita batal demi hukum, namun tanggungjawabnya untuk menafkahi anak biologisnya tidak ikut batal. Artinya Abdul Kadir Zailani Djindan tetap dapat dimintakan pertanggungjawaban nafkah bagi anaknya
DASAR PERTIMBANGAN MAJELIS HAKIM DALAM PENJATUHAN HUKUMAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA DALAM PERKARA
Salah satu bentuk kejahatan yang sering terjadi di tengah-tengah masyarakat adalah salah satunya berupa pembunuhan. Pembunuhan merupakan suatu perbuatan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. Pembunuhan berencana atau moord merupakan salah satu bentuk dari kejahatan terhadap nyawa yang diatur dalam Pasal 340 KUHP. Permasalahan dalam tulisan ini yaitu: pertama bagaimana ketentuan hukum mengenai tindak pidana pembunuhan berencana? Dan kedua bagaimana pertimbangan majelis hakim dalam penjatuhan hukuman terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan berencana dalam perkara putusan Nomor 519/Pid.B/2021/PN Jkt.Pst?. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian normatif yang menitikberatkan pada penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder dari bahan-bahan hukum. Pendekatan normatif dilakukan dengan cara mengkaji ketentuan atau peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Rumusan delik dalam pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana terdiri dari unsur Subjek (normadressaat): barangsiapa, unsur Bagian inti delik (delictsbestanddelen) yaitu Dengan sengaja, Merampas nyawa orang lain, dan Dipikirkan/direncanakan terlebih dahulu. Unsur berikutnya ancaman pidana yaitu berupa pidana mati atau penjara seumur hidup atau selama waktu paling lama dua puluh tahun
Pengaruh Dimensi Fraud Hexagon terhadap Financial Statement Fraud
AbstractThe purpose of this research is to analyze the influence of fraud factors of fraud hexagon (S.C.C.O.R.E) towards fraudulent financial statement. Fraudulent financial statement is measured by using Beneish M-Score Model. There are six variables of fraud hexagon in this study that are considered to have influenced fraudulent financial statement. The variables consist of stimulus (financial stability), capability (competency), collusion (project with government), opportunity (effective monitoring), rationalization (historical restate frequency), and ego (company existence). The population are manufacture companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2016 to 2020. The research samples are taken by purposive sampling with total observation 280. The results of the research show that stimulus (financial stability), capability (competency) and collusion (project with government) have a significant effect towards the fraudulent financial reporting, while opportunity (effective monitoring), rationalization (historical restate frequency) and ego (company existence) do not have a significant effect towards the fraudulent financial reporting. The implication of this research result is that the dimension of collusion (project with government) has a significant effect but with the negative coefisien, which means that the hyphotesis rejected. This result gives the implication that further analysis needs to be done for proxy used for this dimension, as having project with government the likelihood for fraud is reduced. This research uses ineffective monitoring of audit committee as control variable.Keywords: collusion; fraudulent financial statement; fraud hexagon; fraud triangle; S.C.C.O.R.E.Abstrak Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari faktor-faktor fraud hexagon (S.C.C.O.R.E) terhadap fraudulent financial statement. Fraudulent financial statement diukur dengan menggunakan Beneish M-Score Model. Enam variabel fraud hexagon dalam penelitian ini dipertimbangkan mempengaruhi fraudulent financial statement. Variabel-variabel tersebut terdiri dari stimulus (financial stability), capability (competency), collusion (project with government), opportunity (effective monitoring), rationalization (historical restate frequency), dan ego (company existence). Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode tahun 2016-2020. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan purposive sampling dengan total observasi 280. Hasil dari penelitian ini menunjukkan stimulus (financial stability), capability (competency) dan collusion (project with government) berpengaruh signifikan terhadap fraudulent financial reporting, sementara opportunity (effective monitoring), rationalization (historical restate frequency) dan ego (company existence) tidak berpengaruh signifikan terhadap fraudulent financial reporting. Implikasi dari penelitian ini adalah dari hasil dimensi kolusi (project with government) menunjukkan hasil yang berpengaruh signifikan dengan koefisien yang negatif, sehingga hipotesis untuk elemen ini, ditolak. Hasil ini memberikan implikasi untuk pengembangan proksi pengukuran baru dalam dimensi ini, karenakondisi perusahaan memiliki proyek dengan pemerintah ternyata kecenderungan untuk melakukan fraud-nya berkurang. Penelitian ini menggunakan variabel kontrol ineffective monitoring of audit committee.Kata kunci: collusion; fraudulent financial statement; fraud hexagon; fraud triangle; S.C.C.O.R.E
The Analyzing Materiality Level Consideration Based on Auditor’s Professionalism, Professional Ethics and Auditor’s Experience
AbstractThe objective of this study was to analyze the impact of an auditor's expertise, professional ethics, and experience on the level of materiality at a Public Accounting Firm in Bandung. This study methodology incorporated descriptive analysis and verification techniques. The research population consists of all auditors employed by a Bandung public accounting firm. The research sample was determined using a purposive sampling technique and the result was 41 auditors from 12 Public Accountant Firms in Bandung. Data collection techniques were carried out through questionnaires. The data analysis was carried out using regression analysis, determination coefficient, and hypothesis test. Before analyzing the data, instrument tests and classical assumption tests were carried out. The findings revealed a favorable and statistically significant effect of the auditor's professionalism, professional ethics, and experience on the amount of materiality considered by Bandung Public Accounting Firms. Consideration of the level of materiality was influenced by the auditor’s professionalism, professional ethics, and experience by 52.1%, while the other 47.9% was determined by other factors that were not researched in this study.Keywords: Auditor; Experience; Materiality; Professionalism; Professional ethics. AbstrakPenelitian ini dilakukan di Kantor Akuntan Publik di Kota Bandung dengan tujuan menganalisis pengaruh profesionalisme auditor, etika profesi dan pengalaman auditor terhadap pertimbangan tingkat materialitas. Analisis deskriptif dan verifikatif digunakan sebagai pendekatan dalam penelitian ini. Populasi penelitian adalah semua auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik di Kota Bandung. Sampel penelitian berjumlah 41 auditor dari 12 Kantor Akuntan Publik di Kota Bandung. Teknik penentuan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Metode analisis datayang digunakan adalah analisis regresi berganda, koefesien determinasi dan uji hipotesis. Sebelum data dianalisis dilakukan uji instrument dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang positif dan signifikan dari variabel profesionalisme auditor, etika profesi, dan pengalaman auditor terhadap pertimbangan tingkat materialitas. Profesionalisme auditor, etika profesi dan pengalaman auditor mempengaruhi pertimbangan tingkat materialitas sebesar 52.1%, sedangkan pengaruh dari faktor lain yang tidak diteiliti dalam penelitian ini sebesar 47.9%.Kata kunci: Auditor; Etika profesi; Materialitas; Pengalaman; Profesionalisme
STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF: MOTIVASI MELAKUKAN PUBLIC DISPLAY AFFECTION PADA PENGGUNA MEDIA SOSIAL TIKTOK
Masyarakat Indonesia khususnya para remaja sudah semakin akrab dengan perilaku pacaran. Bahkan, saat ini mereka tidak ragu untuk menunjukkan kemesraan atau romantisme mereka di media sosial seperti Tiktok. Romantisme yang dilakukan bersama pasangan ditunjukkan dalam konten video yang dibuat dan disebarkan secara publik dimana siapa saja ti tentukan. Hasil penelitian menunjukkan informan melakukan PDA di media sosial Tiktok untuk memenuhi kebutuhan akan hubungan (relatedness’s needs) yaitu mendapat penerimaan positif dari pengguna Tiktok lainnya dan penerimaan positif dari orang-orang disekitar informan seperti keluarga dan teman-teman. Selain itu, informan juga berhasil memenuhi kebutuhan akan keberadaan (existence’s needs) yaitu mendapatkan pengdapat mengakses video tersebut termasuk remaja bahkan anak-anak. Sementara catatan kekerasan di Indonesia memiliki persentase yang tinggi akibat perilaku pacaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan motivasi remaja melakukan public display affection di media sosial Tiktok menggunakan teori kebutuhan dan motivasi dari Clayton Alderfer. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi terhadap empat informan yang telah penelihasilan dari tawaran endorsement produk, menghilangkan rasa takut akan kehadiran orang ketiga dalam hubungan informan serta menghilangkan rasa takut pasangan tidak mau mengakui atau merasa malu memiliki pacar seperti diri informan, dan kebutuhan akan pertumbuhan (growth’s needs) yaitu keinginan informan untuk terus belajar mengembangkan kreativitas dan ide-ide untuk dituangkan dalam konten-konten informan. Kata Kunci: Motivasi, Public Display Affection, Tikto
Dasar Pertimbangan Majelis Hakim Dalam Memutus Perkara Tindak Pidana Pembunuhan Berencana (Studi Kasus Putusan Nomor 907/Pid.B/2020/PN Mdn)
Perilaku yang tidak sesuai dengan norma atau dapat disebut sebagai penyimpangan dari norma yang telah disepakati ternyata dapat menyebabkan terganggunya ketertiban dan ketentraman hidup manusia. Penyimpangan tersebut biasanya dianggap oleh masyarakat sebagai pelanggaran bahkan kejahatan. Pembunuhan berencana merupakan salah satu kejahatan yang sering terjadi di negara ini yang semakin memprihatinkan dan banyak dari kejahatan tersebut menggunakan cara-cara baru dan sangat sadis oleh para pelakunya dalam menjalankan aksinya. Rumusan masalah dalam penulisan ini adalah: Bagaimana rumusan unsur-unsur yang terdapat dalam Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana? Dan apa yang menjadi dasar pertimbangan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan Nomor 907/Pid.B/2020/PN Mdn?. Metode yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah ini adalah penelitian hukum normatif deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Teknik pengumpulan data adalah dengan cara studi kepustakaan. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif untuk memperoleh hasil penulisan deskriptif. Hasil penelitian ini adalah sebagaimana tercantum dalam Pasal 340 KUHP, pembunuhan berencana memiliki unsur subjektif dan subjektif. Unsur subjektif terdiri dari sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu. Unsur objektif terdiri dari tindakan (mengambil nyawa seseorang), objek (kematian orang lain). Pertimbangan majelis dalam memutus perkara Nomor 907/Pid.B/2020/PN Mdn ini menurut penulis sesuai dengan beberapa pertimbangan yang dibuat majelis dalam putusan tersebut, baik berupa (1) pertimbangan yuridis yaitu dasar dakwaan penuntut umum, keterangan saksi, keterangan terdakwa, alat bukti. Dan (2) pertimbangan non yuridis, yaitu hal-hal yang meringankan dan memberatkan terdakwa. Dalam hal ini tidak ada yang meringankan terdakwa dan lebih memberatkan terdakwa
PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA, PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN, DAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA
AbstractInterest Entrepreneurship person grow because factors from the family environment, entrepreneurial knowledge person, and entrepreneurial motivation. purpose of this research was to analyze the effect from the family environment, entrepreneurial knowledge, and entrepereneurial motivation on interest entrepereneurship of students economic education study program. This research used quantitative approach with correlational type. The population was students of the economic education study program 2018 and 2019 totalling 122 students, and the research sample using simple random sampling technique in determining 93 sample was obtained. Data collection used questionnaire and techniques data analysis used multiple linier regression analysis. The results of this study showed: (1) family environment partially has not effect interest entrepereneurship of students (2) Entrepreneurial knowledge partially has an effect interest entrepereneurship of students (3) motivation of entrepreneurial partially has an effect interest entrepereneurship of students (4) family environment, entrepreneurial knowledge, and motivation of entrepreneurial simultaneously has a significant effect interest entrepereneurship of students.Keywords: family environment, entrepreneurial knowledge, motivation of entrepreneurial, interest of entrepreneurship
MODEL KONTEKSTUAL BERORIENTASI KEARIFAN LOKAL PADA MATERI CERITA RAKYAT
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan rancangan pengembangan model kontekstual berorientasi kearifan lokal pada materi cerita rakyat di SMP, (2) mendeskripsikan implementasi model kontekstual berorientasi kearifan lokal pada materi cerita rakyat di SMP, dan (3) mendeskripsikan hasil pembelajaran teks cerita rakyat dengan model kontekstual berorieantasi kearifan lokal di SMP. Metode yang digunakan yaitu Penelitian dan Pengembangan atau Research and Development (R&D). Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis dengan kebutuhan data menggunakan evaluasi berupa tes. Hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Rancangan pengembangan model pembelajaran memiliki landasan yang bersifat teoretis dan landasan empiris. Sintaks dari pengembangan model kontekstual yaitu konstruktivisme, inkuiri dengan mengembangkan Study Culture (belajar budaya), bertanya, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi dan penilaian autentik, (2) implementasi pengembangan model pembelajaran kontekstual berorientasi kearifan lokal dapat meningkatkan dan menumbuhkan sikap positif yang berasal dari nilai-nilai kearifan lokal yang terdapat pada cerita rakyat, dan (3) hasil pembelajaran berupa data tes diolah menggunakan statistiK uji-t sebesesar 97,9% artinya pengembangan model pembelajaran kontekstual berorientasi kearifan lokal sangat efektif digunakan dikelas VII SMP
DESAIN PEMBELAJARAN MENULIS TEKS CERPEN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BERBANTUAN MEDIA VIDEO ANIMASI DI SMA
Penelitian ini dilakukan untuk membuat desain pembelajaran menulis teks cerpen. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu, bagaimana desain pembelajaran menulis teks cerpen dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri berbantuan media video animasi di SMA dan bagaimana implementasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan desain pembelajaran tersebut dan mendeskripsikan hasil implementasi. Untuk menyusun desain pembelajaran, penulis menggunakan metode ADDIE. Selanjutnya, desain pembelajaran tersebut divalidasi oleh tiga dosen ahli dan dua guru bahasa Indonesia. Berdasarkan hasil validasi tersebut, diperoleh nilai sebesar 93 % untuk RPP, 98,57 % untuk media video animasi, dan 87,22 % untuk materi yang terdapat dalam video animasi. Seluruh hasil persentase tersebut menunjukkan kriteria sangat valid. Artinya, desain pembelajaran menulis teks cerpen dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri berbantuan media video animasi di SMA layak digunakan.Kata kunci: Desain pembelajaran, teks cerpen, dan video animasi