Jurnal Unswagati Cirebon (Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati)
Not a member yet
    2652 research outputs found

    MODEL SINEKTIK DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL DALAM PEMBELAJARAN TEKS CERITA INSPIRATIF

    No full text
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kelaikan dan keefektifan model sinektik dengan media audiovisual dalam pembelajaran teks cerita inspiratif yang dalam implementasinya diharapkan dapat meningkatkan daya serap siswa dalam pembelajaran, adapun audiovisual yang dimaksud dalam penelitian ini adalah video. Landasan pengembangan model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah model desain ADDIE (Analysis-Design-Develop-Implement-Evaluate) yang memiliki lima tahapan proses sebagai berikut: 1) Melakukan analisis produk yang akan dikembangkan meliputi penelitian dan pengumpulan informasi. 2) Merancang produk awal yaitu perangkat pembelajaran yang didesain mengikuti langkah-langkah model sinektik. 3) Mengembangkan produk dengan validasi ahli dan revisi. 4) Tahap uji coba lapangan skala kecil dan revisi produk, pada tahap ini produk diujicobakan dengan cara diterapkan dalam pembelajaran kelas eksperimen. 5) Tahap evaluasi produk, pada tahap ini dilaksanakan evaluasi produk berdasarkan data temuan saat implementasi. Validator ahli materi bahasa Indonesia memberikan  skor kelaikan aspek desain pembelajaran dengan model sinektik pada interval 88,89% yang berarti sangat layak dan pada interval 76,36% untuk aspek desain materi video pembelajaran teks cerita inspiratif yang berarti layak. Sedangkan validator ahli multimedia memberikan skor kelaikan aspek desain media audiovisual (video pembelajaran) pada interval 80% yang berarti layak. Berdasarkan tabel output hasil uji-t, diperoleh nilai sig = 0,001, yang berarti lebih kecil dari α 0,05, dengan demikian, Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil analisis deskriptif melalui uji-t juga menyatakan bahwa nilai rerata posttest lebih besar dan berbeda secara signifikan dengan nilai pretest (82.67 > 77.52; dan t hitung 3,634 > t tabel 2,037). Ini  berarti terjadi peningkatan kemampuan daya serap siswa sesudah penerapan model sinektik dengan audiovisual dalam pembelajaran teks cerita inspiratif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini penerapan model sinektik dengan audiovisual dalam pembelajaran teks cerita  inspiratif layak dan efektif meningkatkan kemampuan daya serap siswa dalam pembelajaran

    Evaluasi Kinerja Simpang Tiga Jalan Jend.Sudirman – Jalan Raya Babakan Madang, Kab.Bogor

    No full text
    Judul : Evaluasi Kinerja Simpang Tak Bersinyal Jalan Raya Jendral Sudirman – Jalan Raya Babakan Madang, Kab Bogor, Nama : Agil Fahri Firdaus, NPM : 117130084, Dosen Pembimbing : Mira Lestira Hariani, ST.,MT. 2022. Penelitian ini berpacu pada metode MKJI 1997, dengan menggunakan metode simpang tiga tak bersinya, melakukan penelitian dengan mengevaluasi simpang tiga tak bersinyal, mendapatkan hasil yang diperoleh dengan melakukan penelitian selama 4hari diantara jumat dan senin (Hari Kerja), sabtu dan minggu (Hari Libur). Didapatkan hasil penelitian yaitu : Dengan hasil yang didapatkan kinerja simpang tiga tak bersinyal pada jalan Jend-Sudirman – Jl Raya babakan Madang,Kab Bogor, berdasarkan analisis yang telah dilakukan maka simpang tersebut dinilai masih layak sesuai dengan persyaratan MKJI 1997 Dengan keterangan Derajat Kejenuhan (DS) Pendekat A = 0.42, B = 0.67, dan C = 0.63, dengan peluang antrian (QP) Pendekat A = (8.2 – 19.9 )100%, C = (16.5 – 34.4)>100%.Keyword : Evaluation of the performance of the unsignalized intersection at the Babakan Madang intersection

    TINDAK PIDANA PERDAGANGAN WANITA UNTUK TUJUAN EKSPLOITASI SEKSUAL KOMERSIAL PADA MEDIA SOSIAL (Studi Kasus Putusan Nomor: 1025/Pid.Sus/2018/PN.Sby)

    No full text
    Fenomena perdagangan perempuan (women trafficking) bagaikan “fenomena gunung es”. Kaum perempuan yang pada hakikatnya memiliki kedudukan tinggi serta pengaruh yang besar dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat dan bernegara seringkali dijadikan objek dominan dari sindikat mafia perdagangan orang (trafficking in persons). Modus operandinyapun bermacam-macam, mulai dari eksploitasi kekerasan seperti dipekerjakan sebagai pekerja seks (online atau biasa), Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan penelitian deskriptif analitis ,Data yang digunakan adalah data sekunder, Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif , Bahan hukum yang digunakan yaitu, Bahan Hukum Primer, Bahan Hukum Sekunder, Bahan Hukum Tersier. Hasil Penelitian yaitu: Faktor-faktor yang mempengaruhi human trafficking khususnya terhadap perempuan pada umumnya karena kemiskinan, kurangnya pendidikan, Faktor perubahan lobalisasi dunia, kurang informasi dan berada pada kondisi sosial budaya yang kurang menguntungkan bagi perkembangan dirinya.  Kendala dalam penanganan kasus human trafficking selain disebabkan karena kurangnya pengetahuan para penegak hukum dalam menjalankan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang juga disebabkan kurangnya koordinasi lintas sektor dalam penanganan kasus eksploitasi seksual komersial pada media sosial

    DASAR PERTIMBANGAN MAJELIS HAKIM DALAM PENJATUHAN HUKUMAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA DALAM PERKARA PUTUSAN NOMOR 519/PID.B/2021/PN JKT.PST

    No full text
    Salah satu bentuk kejahatan yang sering terjadi di tengah-tengah masyarakat adalah salah satunya berupa pembunuhan. Pembunuhan merupakan suatu perbuatan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. Pembunuhan berencana atau moord merupakan salah satu bentuk dari kejahatan terhadap nyawa yang diatur dalam Pasal 340 KUHP. Permasalahan dalam tulisan ini yaitu: pertama bagaimana ketentuan hukum mengenai tindak pidana pembunuhan berencana? Dan kedua bagaimana pertimbangan majelis hakim dalam penjatuhan hukuman terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan berencana dalam perkara putusan Nomor 519/Pid.B/2021/PN Jkt.Pst?. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian normatif yang menitikberatkan pada penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder dari bahan-bahan hukum. Pendekatan normatif dilakukan dengan cara mengkaji ketentuan atau peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Rumusan delik dalam pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana terdiri dari unsur Subjek (normadressaat): barangsiapa, unsur Bagian inti delik (delictsbestanddelen) yaitu  Dengan sengaja, Merampas nyawa orang lain, dan Dipikirkan/direncanakan terlebih dahulu. Unsur berikutnya ancaman pidana yaitu berupa pidana mati atau penjara seumur hidup atau selama waktu paling lama dua puluh tahun

    Gambaran Kebiasaan Merokok pada Kelompok Petani di Desa Gabus Kulon Indramayu

    No full text
    Latar Belakang : Merokok bagi masyarakat Indonesia merupakan kegiatan yang umum dilakukan. Bahaya rokok seringkali diabaikan, meskipun Sebagian besar dari perokok mengetahui efek buruk dari rokokTujuan : Untuk mengetahui gambaran merokok pada kelompok Petani di Desa Gabus Kulon IndramayuMetode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik denga pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Januari 2020 dengan sampel sebanyak 151 responden. Teknik sampling yang digunakan oleh peneliti adalah (Simple Random Sampling).Hasil : sebanyak 62 (41.1%) dari 151 petani adalah perokok. Berdasarkan jumlah rokok yang dikonsumsi, sebanyak 34 (54.84%) petani merupakan perokok berat, 22 (35.48%) perokok sedang, dan 6 (9,68%) perokok ringan.Kesimpulan : Prevalensi merokok pada petani sebesar 41,1% dan 54.84% petani merupakan perokok bera

    STUDI IN VITRO SENYAWA BIOAKTIF EKSTRAK DAN FRAKSI DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum) SEBAGAI INHIBITOR α-GLUKOSIDASE

    No full text
     Daun sirih merah (Piper crocatum) dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tanaman obat. Penelitian ini bertujuan menentukan efektivitas  aktivitas ekstrak etanol, fraksi etil asetat, fraksi n-heksan dan fraksi air daun sirih merah (Piper crocatum) dalam menghambat enzim alfa glukosidase dan menentukan tipe penghambatannya terhadap enzim alfa glukosidase dengan metode Dixon. Ekstraksi dilakukan dengan menggunakan pelarut etanol 70%. Ekstrak etanol kemudian di fraksinasi dengan menggunakan 3 pelarut dengan tingkat kepolaran yang berbeda, yaitu air, etil asetat dan n-heksan. Penentuan aktivitas penghambatan enzim alfa glukosidase dengan metode Dixon. Hasil penelitian menunjukkan fraksi etil asetat daun sirih merah memiliki aktivitas penghambatan paling baik dibandingkan dengan ekstrak etanol 70%, fraksi n-heksan dan fraksi air. Nilai IC50 yang diperoleh fraksi etil asetat daun sirih merah sebesar 743.80 μg/mL, mekanisme penghambatan yang diperoleh adalah penghambatan kompetitif  dengan  nilai Ki sebesar 95 μM. Kata Kunci: Aktivitas penghambatan enzim α-glukosidase, Dixon, Piper crocatum Piper crocatum is used by the community as a medicinal plant. This study aimed to determine the effectiveness of the activity of ethanol extract, ethyl acetate fraction, n-hexane fraction and water fraction of red betel leaf (Piper crocatum) in inhibiting the alpha glucosidase enzyme and determine the type of inhibition of the alpha glucosidase enzyme using the Dixon method. Extraction was carried out using 70% ethanol as a solvent. The ethanol extract was then fractionated using 3 solvents with different polarity levels, namely water, ethyl acetate and n-hexane. Determination of the inhibitory activity of the alpha glucosidase enzyme by the Dixon method. The results showed that the ethyl acetate fraction of red betel leaf had the best inhibitory activity compared to 70% ethanol extract, n-hexane fraction and water fraction. The IC50 value obtained by the ethyl acetate fraction of red betel leaf was 743.80 g/mL, the inhibitory mechanism obtained was competitive inhibition with a Ki value of 95 M. Keywords: Inhibitory activity of -glucosidase enzymes, Dixon, Piper crocatu

    Mathematical Problem-Solving Ability of Junior High School Students in Terms of Self-Efficacy

    No full text
    One of the essential mathematical abilities possessed by students is problem-solving ability. So that students can solve problems effectively, they need self-efficacy to help actualize and optimize their problem-solving ability. This research aims to describe the students' mathematical problem-solving ability based on self-efficacy differences. The method used in this research is qualitative with a phenomenological approach. The subjects were three students in grade VII at one of the junior high schools in Serang City, Banten. The indicator of problem-solving ability used in this research is related to students' success in solving various mathematical problems. The results of this research showed that student with high self-efficacy was able to solve closed mathematical problems inside and outside the mathematical context and open-ended mathematical problems outside the mathematical context. The student with moderate self-efficacy was able to solve closed mathematical problems inside mathematical context. The student with low self-efficacy was not able to solve all the mathematical problems given.  

    Menjelajahi Museum Kartini pada Bahan Ajar Materi Bangun Datar Segi Empat

    No full text
    Abstrak. Salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa adalah penggunaan bahan ajar yang kurang kontekstual, sehingga dibutuhkan bahan ajar kontekstual yang disajikan secara menarik. Salah satunya adalah dengan mengimplementasikan etnomatematika ke dalam bahan ajar. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar berbasis etnomatematika pada Museum Kartini untuk meningkatkan hasil belajar siswa materi bangun datar segi empat. Metode yang digunakan merupakan modifikasi dari model 4D menjadi tiga tahap saja, yaitu: tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), dan tahap pengembangan (develop). Bahan ajar ini divalidasi oleh dua ahli dan dua praktisi untuk peninjauan kelayakan bahan ajar yang dikembangkan. Uji coba pengembangan produk ditujukan kepada tiga siswa SMP kelas VII, VIII, dan IX sebagai sasaran pengguna bahan ajar dan lima mahasiswa sesuai kriteria sebagai pengamat atas keterbacaan bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar ini sangat layak, mudah dipahami, dan mendapat respons yang sangat baik dari siswa. Dengan demikian, produk ini dapat diimplementasikan dalam pembelajaran matematika.Kata kunci: Bahan Ajar, Etnomatematika, Hasil Belajar Siswa, Museum Kartini

    Rally Coach dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Analitis, Komunikasi Matematis dan Penguasaan Konsep Siswa

    No full text
    Abstrak. Rally coach merupakan salah satu strategi dalam pembelajaran kooperatif yang paling efektif dan bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan berpikir, keterampilan komunikasi dan pemecahan masalah siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir analitis, komunikasi matematis dan penguasaan konsep siswa kelas VII Sekolah XYZ Kota Bogor dengan menerapkan static-group pretest and posttest design. Sampel pada penelitian ditentukan dengan teknik cluster sampling yang terdiri kelas eksperimen dengan menerapkan rally coach dan kelas kontrol dengan menerapkan metode pembelajaran ceramah. Instrumen penelitian berupa rubrik dan soal tes telah dinyatakan valid dan reliabel. Data penelitian yang diperoleh kemudian dianalisis secara statistik deskriptif dan statistik inferensial non parametrik dengan uji hipotesis Mann Whitney dan Wilcoxon signed-rank test. Hasil analisis statistik inferensial menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan berpikir analitis, keterampilan komunikasi matematis dan penguasaan konsep siswa pada kelas eksperimen. Perbedaan ini menggambarkan terjadinya peningkatan ketiga aspek tersebut setelah menerapkan model pembelajaran rally coach. Analisis terhadap peningkatan ini juga diperkuat melalui perhitungan nilai n-gain masing-masing siswa untuk variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan rally coach sangat efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir analitis, keterampilan komunikasi matematis dan penguasaan konsep matematika siswa. Kata Kunci: Berpikir Analitis, Komunikasi Matematis, Metode Eksperimen,Penguasaan Konsep, Rally Coach

    REGULATION OF POLITICAL PARTIES IN LEGISLATIVE AND PRESIDENTIAL ELECTIONS IN CONSTITUTIONS IN VARIOUS COUNTRIES

    No full text
    Political parties are organizations that exist as a consequence of a democratic state that is closely related to general elections. Indonesia will hold simultaneous elections in a few years, of course, studies and references are needed that can help perfect the regulation of political parties and elections. The study can be carried out using the constitutional comparison method because most countries regulate the provisions of political parties and elections in the constitution, for example in Indonesia it is regulated in the 1945 Constitution. The purpose of this study is to determine the arrangement of political parties in elections based on the constitution in each country. The results of the research are expected to be used as an academic reference regarding the regulation of political parties and elections in Indonesia. The research method used is normative legal research by utilizing primary and secondary legal materials which are then analyzed qualitatively. The author uses the constitutions of 42 countries in the world. The results of the study show that political parties are still institutions that are trusted as parties that have the right to submit candidates for legislative and presidential candidates in many countries. There are still more countries that give political parties the exclusive right to nominate such candidates than countries that allow independent candidates

    0

    full texts

    2,652

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Unswagati Cirebon (Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇