Jurnal Online STKIP PGRI Tulungagung (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
1643 research outputs found
Sort by
Sosialisasi Pendidikan Melalui Kegiatan Parenting Mendidik Anak Era Digital Di Kelurahan Ringinanom Kota Kediri
Pengandian masyarakat ini ini dilatar belakangi oleh adanya perkembangan anak di era digital dan peran peting orangtua dalam pertumbuhan anak serta proses pengasuhan orangtua didalam keluarga yang tidak sesuai, hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan pemahaman orangtua dalam proses mendidik dan pengawasan anak di dalam keluarga. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1) mendeskripsikan proses perencanaan sosialiasi parenting, 2) mendeskripsikan proses pelaksanaan sosialisasi parenting, 3) mendeskripsikan proses evaluasi sosialisasi parenting. 4) hasil pelaksanaan sosialisasi parenting bagi orangtua. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah pengelola, pendidik dan orang tua peserta didik yang terlibat dalam pelaksanaan sosialisai parenting di Kelurahan Ringinanom. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari minggu, 18 Februari 2024, bertujuan untuk mengadakan seminar parenting mengenai pengasuhan anak di era digital dengan fokus pada pendidikan karakter bagi orang tua yang tinggal di Kelurahan Ringin Anom, yang dilakukan selama satu hari. Suatu kebutuhan yang paling esensial bagi anak adalah panduan untuk dibimbing yang memungkinkannya belajar sejalan dengan norma-norma sosial yang ada, kondisi keluarga dan pergaulan anak. Masyarakat Kelurahan Ringin Anom merupakan salah satu kelurahan yang ada di kota Kediri pun termasuk kedalam salah satu kelurahan yang terancam dari dampak negatif perkembangan digital bagi proses tumbuh kembang anak. Sedangkan proses tumbuh kembang anak dalam kelurahan Ringin Anom Kota Kediri saat ini sudah mulai stabil. Untuk mempersiapkan tumbuh kembang anak dalam memasuki era digital dengan tepat memerlukan bimbingan orang tua. Dalam keluarga, peranan orang tua sebagai pendidik utama (pertama) sangatlah penting. Mereka memiliki tanggung jawab dan peran tersendiri dalam menjalani peran untuk membimbing perkembangan anak-anak dalam keluarga
THE INFLUENCE OF THE INTEGRATED INQUIRY LEARNING MODEL (SCIENCE AND THE QUR'AN) ON STUDENTS' COGNITIVE LEARNING OUTCOMES
This research is motivated by the lack of use of a variety of learning models, teachers only rely on books, so the learning process mostly takes place only using the lecture method, so students are not actively involved in learning. Science learning does not display the typical characteristics of the integration of science and the Koran as conveyed in the 2013 curriculum, there is still no formal implementation of this in the learning process. This research aims to determine whether there is an influence of the integrated inquiry learning model (science and the Koran) on students' cognitive learning outcomes in Integrated Science learning on the subject of the Solar System. The type of research is quantitative research with a quasi-experimental approach method. The research design used was a control group pretest and posttest design. The population in the research were all students of class VII SMPN 12 Bengkulu City and sample in this study was 60 students consisting of 30 control class students (class VII C) and 30 experimental class students (class VII D). Data collection techniques in this research used observation, interviews, test questions and documentation. The instrument used in the research was a multiple choice test with a total of 40 questions. The results of the research show that there are differences in the cognitive learning outcomes of experimental class students with those in the control class with a posttest score of 82.08 75.08 and with a significance level (2 tailed) 0.05 with a value of 0.01
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN BERBANTUAN MEDIA NEARPOD UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA SMP
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan siswa untuk berpikir kreatif yang menjadi salah satu kemampuan penting pada pembelajaran era ini dan masih tergolong rendah.. Kemampuan berpikir kreatif dapat diasah melalui pemberian soal-soal yang mengarah ke berpikir kreatif siswa. Dengan itu, tujuan dari penelitian ini untuk menentukan validitas, kepraktisan dan efektivitas instrumen penilaian yang dibantu media nearpod dalam mengevaluasi kemampuan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IPA di SMP. Model Borg and Gall menjadi rujukan jenis penelitian ini. Hasil dari validitas ahli memperoleh rerata 84% dengan kategori layak, validitas empiris dengan 20 soal yang di uji dalam kategori valid. Uji reliabilitas memperoleh skor 0,752 dengan kategori reliabel tinggi dan pada uji tingkat kesukaran soal terdiri dari lima mudah dan 15 sedang. Uji kepraktisan mendapat rata-rata sebesar 94% dengan kategori sangat praktis. Pada uji efektivitas mendapat persentase 81% dengan kategori baik dan hasil rekapitulasi kemampuan berpikir kreatif siswa sebesar 62% yang tergolong kreatif. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa instrumen penilaian berbantuan media nearpod untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif dengan hasil valid, praktis dan efektif digunakan
Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Susu Di UD Bancar
Abstrak— Di zaman globalisasi ini, perkembangan teknologi informasi semakin berkembang pesat, karena hal tersebutlah dampak yang dirasakan sangat besar bagi kehidupan manusia. Hampir setiap kegiatan yang dilakukan manusia menggunakan teknologi informasi, sehingga kegiatan yang dilakukan dapat terbantu dengan cepat dan mudah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi manajemen susu yang mencakup ospek produksi, penyimpanan, pengiriman dan penjualan. Dalam pengembangannya menggunakan metode Scrum. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD), suatu metode yang dapat menghasilkan produk tertentu dan menguji kefektifan produk tersebut. Hasil pengujian sistem yang menggunakan black box testing berhasil dalam menguji semua fitur yang ada di sistem informasi manajemen susu dan layak sesuai permintaan stakeholder. Adapun saran untuk penelitian selanjutnya antara lain, peningkatan sistem dengan menambahkan fitur-fitur tambahan seperti fitur vitamin atau nutrisi tambahan; fitur pengajuan kerjasama; penambahan fitur penjualan produk seperti yougurt, dll; Penambahan alat sarana dan prasarana pada produksi, penyimpanan dan pengiriman serta pemeliharaan rutin sistem dan pembaruan secara berkala untuk memastikan sistem tetap berfungsi dengan baik
Pemanfaatan Google-Maps Sebagai Bentuk Digitalisasi Pemasaran Produk UMKM di Desa Bunder
Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan para pelaku UMKM didalam memanfaatkan Google Maps sebagai bentuk digitalisasi pemasaran produk-produk UMKM di Desa Bunder. Melalui pengabdian ini, para pelaku UMKM telah memanfaatkan berbagai fitur yang disediakan oleh Google Maps, seperti penanda lokasi, ulasan pelanggan, dan informasi kontak. Selain itu, para pelaku UMKM dapat membuat profil bisnis mereka yang informatif dan menarik bagi calon konsumen. Penggunaan Google Maps juga memberikan keuntungan bagi para konsumen, mereka dapat menemukan produk atau jasa yang dibutuhkan dengan bantuan peta interaktif, serta melihat ulasan dan rekomendasi dari pengguna lain. Adanya pengabdian ini juga telah membantu para pelaku UMKM melek digital. Kegiatan pendampingan atau pelatihan pembuatan Google Maps yang diadakan oleh tim pengabdian dengan mengikut-sertakan pelaku UMKM dan remaja desa telah menumbuhkan jiwa digital entrepreneur mereka ditengah-tengah kemajuan teknologi saat ini. Dengan adanya pelatihan tersebut, para pelaku UMKM dan remaja desa menyadari pentingnya Google Maps sebagai wadah jual beli didalam mempromosikan produk UMKM mereka sehingga mudah dijangkau dan diminati oleh masyarakat luas.Kata kunci: Google Maps, Digitalisasi, UMKM
Menciptakan Produk Bernilai Ekonomis Melalui Pengelolaan Sisa Sampah Anorganik Berbasis Modal Sosial Masyarakat di Lingkungan Perumahan Larangan Mega Asri Kabupaten Sidoarjo
Sampah dapat menimbulkan masalah lingkungan dalam berbagai aspek jika tidak ditangani dengan baik. Bukan bisa disangkal, sampah juga bisa menyebabkan peningkatan terhadap penurunan kesehatan masyarakat, degradasi lingkungan dan dampak ekonomi. Di sisi lain, tempat sampah memberikan rasa aman dan nyaman jika dikelola dengan baik. Selain itu, pengelolaan sampah yang tepat dapat berupa produk yang memiliki nilai ekonomi dan sosial. Hal itu dapat dilakukan melalui program pemberdayaan sosial. Program ditujukan untuk mengubah cara pandang dan pengetahuan masyarakat tentang sampah, sehingga sampah dapat dikelola dengan baik dan benar memiliki nilai ekonomis. Metode yang akan digunakan yakni pelatihan terbimbing, metode diskusi grup, ceramah, partisipatif, dan Praktik. Sedangkan sasaran program adalah masyarakat dilingkungan Perumahan Larangan Mega Asri, Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo, telah memiliki bank sampah, tetapi masih terdapat sampah-sampah yang merupakan sisa sampah anorganik yang dibuang. Berdasarkan hal tersebut Pentingnya mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah agar tercipta produk yang bernilai dan dapat dijual untuk membantu mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan. Memberikan penyuluhan untuk membantu masyarakat memahami pengelolaan sampah secara umum dan bagaimana mengolah sampah sisa anorganik menjadi produk bermanfaat yang dapat dijual.Kata Kunci: 1.Pengolahan sampah, 2.Peran serta masyarakat, 3.Kesadaran diri, 4. Modal sosial, 5.lingkungan bebas sampah
PENGARUH MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA SD
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media video animasi terhadap kemampuan literasi sians siswa SD. Dimana penerapan literasi sains yang ada di Indonesia ini terbilang cukup rendah, pemilihan model pembelajaran juga mempengaruhi hal tersebut. Melihat kondisi tersebut perlu adanya pembaharuan dengan pemanfaatan teknologi menggunakan media video animasi untuk meningkatkan literasi sains siswa dengan harapan generasi yang akan datang dapat menghadapi pendidikan abad-21. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantittatif eksperimen dengan desain penelitian pre-Exsperimenal Designone-Group( Pretest-Posttest Design). Populasi yang digunakan adalah kelas V SDN Jimbaran Kulon sebanyak 26 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemberian tes awal (pre-test) sebelum diberikan perlakuan dan tes akhir (post-test) setelah diberikan perlakuan pada setiap kelompok yang sama. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitihan ini adalah hasil telah yang diperoleh dari nilai pre-test dan post-test siswa menggunakan N-Gain. Sehingga hasil penelitian menunjukkan menunjukkan adanya pengaruh penggunaan media video animasi terhadap kemampuan literasi sains siswa SD.
ANALISIS KUALITAS LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS DIAGRAM VEE PADA PRAKTIKUM SMA MATERI PLASMOLISIS
Kegiatan praktikum yang akan dilakukan seringkali menjadi tidak bermakna dan sebagian siswa hanya terpaksa melakukan karena sekedar menyelesaikan kewajiban saja, selain itu, Lembar Kerja Praktikum (LKP) yang digunakan hanya membimbing siswa untuk memperoleh verifikasi atau hanya memperkuat pengetahuan siswa saja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas LKP pada pengamatan plasmolisis pada sel tumbuhan dengan menggunakan diagram vee. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sampel penelitian ini meliputi 3 LKP yang digunakan oleh sekolah yang berbeda. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu instrumen kesesuaian LKP dan instrumen diagram Vee yang berupa tabel. Berdasarkan hasil uji coba dan analisis data menggunakan diagram Vee diketahui bahwa LKP Biologi pada materi plasmolisis sudah memiliki komponen diagram Vee. Akan tetapi, masih ditemukan beberapa permasalahan yaitu masih ada LKP yang belum memiliki semua komponen diagram Vee serta skor kualitas LKP belum maksimal. Ketidaklengkapan dari komponen diagram Vee pada suatu LKP maka dapat mengganggu pembentukan dari pengetahuan baru bagi siswa.
KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL BANGUN RUANG GABUNGAN
This study aims to see how students' ability to solve problems related to surface area and volume of combined space builds. The research method used was qualitative descriptive involving 15 grade VIII students at a junior high school in Karawang Regency. The results showed that there was a variation in students' abilities, only a small percentage of students were able to solve the problem well, while most students still had difficulties. Common mistakes encountered are related to calculations and understanding the concept of building space that has not been fully mastered by most students. This information becomes an important basis for improving the quality of geometry learning in schools, focusing on areas that cause difficulties for students
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN DASAR DESAIN GRAFIS INTERAKTIF VIRTUAL BERBASIS WEB MENGGUNAKAN KAMERA 360°
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video pembelajaran dasar desain grafis interaktif virtual berbasis web menggunakan kamera 360°. Pengembangan ini didasari atas kurangnya penggunaan media pembelajaran oleh pengajar. dengan menggunakan pendekatan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Model ini diharapkan dapat mengembangkan media pembelajaran yang efektif dan efisien.Metode penelitian ADDIE terdiri dari beberapa tahapan, termasuk studi literatur tentang pendidikan berbasis web dan teknologi kamera 360, pengembangan konten pembelajaran yang sesuai, pengambilan gambar menggunakan kamera 360, pengolahan dan penyuntingan video, sebelum masuk dalam tahap terakhir dilakukan pengujian produk. Proses ini melibatkan ahli desain, ahli materi/isi dan ahli media serta dilakukan uji kecil menggunakan 12 peserta didik dan uji besar sebanyak 36 peserta didik, langkah terakhir adalah evaluasi instrumen pembelajaran yang telah dibuat. Hasil yang diperoleh dalam uji coba kelayakan didapat bahwa untuk ahli desain memperoleh 84,76%, untuk ahli materi/isi memperoleh 92,72%, untuk ahli media memperoleh 84,61%. Dari hasil uji kelayakan ahli dapat disimpulkan bahwa produk yang dikembangkan dikatakan layak untuk dilakukan uji coba dalam proses pembelajaran. Untuk uji coba kelompok kecil diperoleh 86,83%, untuk uji coba kelompok besar memperoleh 83,4%.Hasil penelitian ini menemukan bahwa penggunaan kamera 360 sudah memenuhi dan layak untuk digunakan, serta memiliki potensi besar untuk meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar peserta didik, pengembangan media video pembelajaran memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan imersif. Melalui penggunaan teknologi kamera 360, peserta didik dapat mengendalikan pandangan mereka dalam video pembelajaran, menjelajahi lingkungan belajar secara virtual, dan berinteraksi dengan konten pembelajaran melalui antarmuka web yang disediakan