Balai Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BPPKI) Bandung: Jurnal Elektronik
Not a member yet
    185 research outputs found

    Cover Vol. 24 No. 1 Tahun 2021

    No full text

    Komunikasi Interpersonal Guru dalam Meningkatkan Motivasi Berprestasi Remaja Tuna Rungu

    Full text link
    Remaja tuna rungu mempunyai kebutuhan yang cukup tinggi atas kebebasan (need of autonomy), ketergantungan (need of succorance), perhatian, dan dukungan (need of exhibition). Sedangkan kebutuhan yang terhambat pemenuhannya ialah kebutuhan untuk berprestasi (need of achievement). Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan gambaran komunikasi interpersonal guru dalam meningkatkan motivasi berprestasi remaja tuna rungu. Teori dan konsep penelitian yang digunakan adalah teori interaksi simbolik, pendekatan humanistis, serta konsep perilaku nonverbal. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman komunikasi interpersonal guru dalam meningkatkan motivasi berprestasi remaja tuna rungu dilakukan dengan pendekatan humanistis dengan membangun dan menjaga hubungan yang akrab, menunjukkan rasa percaya, terbuka, adanya kesadaran, menunjukkan adanya upaya memahami perasaan, kejujuran interpersonal, dan perasaan setara. Selain itu juga menitikberatkan pada perspektif interaksi simbolik seperti menanamkan kemampuan berpikir dalam menyelesaikan permasalahan, menerapkan konsep diri yang berkualitas, dan melibatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan berinteraksi dan mengedepankan pentingnya perilaku nonverbal

    Preliminaries Vol. 23 No. 2 Tahun 2020

    No full text

    Appendix Vol. 23 No. 2 Tahun 2020

    No full text

    Cover Vol. 1 No. 23 Tahun 2020

    No full text

    Tingkat Literasi Digital Siswa SMP di Kota Sukabumi

    Full text link
    Banyaknya siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menggunakan gawai menjadi hal yang amat diperhatikan. Beberapa penelitian menunjukkan tingkat literasi digital yang bervariasi pada tingkat pendidikan yang beragam. Jumlah penelitian literasi digital terdahulu minim pada tingkatan siswa SMP, sehingga peneliti memandang pentingnya dilakukan penelitian literasi digital terhadap siswa SMP. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat literasi digital siswa SMP di Kota Sukabumi yang diukur berdasarkan konsep Paul Giltser. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode survei dan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner terhadap 400 responden. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen penelitian Internet Searching, Hypertextual Navigation, Content Evaluation, dan Knowledge Assembly masing-masing memiliki skor yang baik. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa pemahaman siswa terkait literasi digital berada pada taraf positif dengan kategori baik. Secara umum siswa SMP di Kota Sukabumi telah memiliki perangkat yang memadai untuk mengakses internet. Namun, siswa-siswa tersebut secara umum masih belum dapat memahami secara utuh terkait penggunaan gawai yang baik dan optimal sehingga pemahaman tersebut perlu ditingkatkan lagi

    Makna dan Praktik "Sogokan" bagi Wartawan

    No full text
    Artikel ini merupakan hasil penelitian yang dilatarbelakangi oleh permasalahan sogokan yang selama ini lebih diidentikkan pada wartawan dari media yang belum mapan. Sedangkan sogokan dalam bentuk amplop ataupun freebies yang terjadi di kalangan wartawan profesional belum terungkap, termasuk maknanya bagi wartawan dan narasumber terkait. Penulis mengintegrasikan teori interaksionisme simbolik dan menggunakan pendekatan subjektif-konstruktivis serta metode penelitian kualitatif dengan tradisi penelitian fenomenologi, atau paradigma interpretif (interpretive paradigm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sogokan menjadi fenomena bukan semata kesalahan wartawan tetapi juga pihak-pihak lain yang berkepentingan dengannya seperti narasumber, pihak media, dan organisasi profesi kewartawanan. Salah satu penyebabnya adalah makna dan batasan pemberian yang termasuk sogokan dengan yang nonsogokan berbeda-beda.

    Komunikasi Kebijakan Bantuan Pangan Nontunai melalui E-Warong

    Full text link
    Masalah utama dari penelitian ini adalah komunikasi kebijakan pemerintah pusat di level kelurahan dengan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum berjalan optimal. Faktor yang menyebabkan yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi (sikap implementer) dan struktur birokrasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi komunikasi kebijakan pemerintah pusat berupa bantuan nontunai di level terendah di kelurahan. Juga untuk mengetahui apakah program E-Warong diberikan tepat sasaran pada Keluarga Penerima Manfaat sehingga kemiskinan berkurang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi kebijakan belum berjalan secara optimal. Kami merekomendasikan agar terjalin komunikasi kebijakan melalui advokasi dan pengawasan. Diharapkan di masa mendatang terdapat data KPM yang akurat, sah, dan dapat dipercaya

    Karakteristik dan Kesenjangan Spasial Pengguna Internet, E-Commerce, serta E-Banking di Jawa Timur

    Full text link
    Kesenjangan spasial telah menjadi salah satu tantangan terbesar di negara-negara berkembang. Namun, relatif sedikit penelitian yang meneliti mekanisme ketimpangan spasial yang menjelaskan kesenjangan digital. Di tengah banyaknya usaha ritel yang tutup dan isu daya beli masyarakat yang lesu, usaha e-commerce mampu bertahan. Oleh karena itu, perlu adanya penelitian mengenai karakteristik sosial ekonomi yang membentuk keputusan individu untuk mengadopsi internet, e-commerce, dan e-banking dari sisi rumah tangga sebagai salah satu pelaku perekonomian. Dalam penelitian ini digunakan metode analisis deskriptif dan regresi logistik dengan data utama dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) tahun 2017. Selain itu, data Potensi Desa (PODES) dan data Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Indeks Gini, dan persentase kemiskinan dari Badan Pusat Statistik (BPS) juga digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian dengan menggunakan regresi logistik menunjukkan bahwa individu yang memiliki peluang lebih besar untuk menjadi pengguna internet, e-commerce, dan e-banking memiliki karakteristik berusia muda, lulusan perguruan tinggi, memiliki ponsel, menggunakan komputer, bekerja, pengeluaran perkapita tinggi, serta tinggal di daerah perkotaan dan memiliki infrastruktur telekomunikasi yang memadai.

    Komunikasi Lingkungan Pengelolaan Sampah pada Bank Sampah di Tangerang Selatan

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan komunikasi lingkungan pengelolaan sampah pada bank sampah di antara pemangku kepentingan di Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan perolehan data melalui observasi dan wawancara mendalam. Analisis data dilakukan dengan strategi explanation buildings, di mana peneliti mencoba mengonstruksi penjelasan tentang kasus dengan membuat pernyataan terkait fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menggambarkan bahwa proses komunikasi lingkungan pada pengelolaan sampah di komunitas bank sampah antara pemangku kepentingan pendukungnya mempertemukan tiga kepentingan yaitu, pemerintah (Dinas Lingkungan Hidup), pengepul, dan komunitas bank sampah. Ketiga pemangku kepentingan tersebut akhirnya membentuk model komunikasi konvergen saling pengertian dan saling ketergantungan yang memosisikan bank sampah sebagai isu publik dalam pengelolaan sampah

    138

    full texts

    185

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Balai Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BPPKI) Bandung: Jurnal Elektronik
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇