Balai Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BPPKI) Bandung: Jurnal Elektronik
Not a member yet
185 research outputs found
Sort by
Knowledge Management dalam Pemerintahan Daerah
Knowledge management di instansi daerah masih belum diterapkan dengan optimal. Oleh karena itu perlu adanya penelitian mengenai penerapan knowledge management di organisasi/instansi pemerintahan daerah. Masalah utama penelitian adalah bagaimana penerapan knowledge management di organisasi pemerintah daerah dan perbaikan apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan penerapan knowledge management tersebut. Dengan mengidentifikasi knowledge process berorientasi proses bisnis, selanjutnya dilakukan pemodelan sistem knowledge management sesuai dengan knowledge domain organisasi, yang didukung oleh infrastruktur knowledge management. Hasil penelitian menunjukkan bagaimana penerapan knowledge management di organisasi pemerintahan daerah, faktor-faktor pendukung, dan kendala yang dihadapi, serta mendapatkan model penerapan knowledge management di organisasi pemerintahan daerah tersebut. Untuk selanjutnya, perbaikan atas kondisi penerapan knowledge management yang teridentifikasi, maupun penggunaan sistem knowledge management, dapat dijadikan acuan untuk meningkatkan penerapan knowledge management di organisasi daerah tersebut
Konstruksi Regulasi Penyiaran di Era Konvergensi
Penelitian ini membahas konstruksi regulasi penyiaran berdasarkan UU penyiaran Nomor 32 tahun 2002 dimana pada era Konvergensi memuat pasal-pasal yang dinilai sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Paradigma yang digunakan dalam penelitian ini adalah paradigma konstruktivisme. Sedangkan pendekatannya adalah pendekatan kualitatif. Untuk pengumpulan data dilakukan melalui dokumen analisis, wawancara mendalam dan observasi. Hasil temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa regulasi penyiaran di era konvergensi perlu dilakukan revisi karena teknologi media yang sebelumnya terpisah semakin terintegrasi menjadi satu. Konvergensi teknologi ini dalam berbagai bentuknya telah dimanfaatkan oleh masyarakat seperti HP dan internet. Sementara peran Komisi PenyiaranIndonesia (KPI) masih belum optimal. Dengan demikian UU Penyiaran yang berlaku selama ini, harus segera direvisi karena sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan TIK
Pengaruh Informasi Kesetaraan Gender pada Suplemen "Geulis" Harian Umum Pikiran Rakyat terhadap Persepsi Pembaca tentang Kesetaraan Gender
Maraknya perilaku yang melecehkan kaum perempuan banyak terjadi akhir-akhir ini. Kondisi ini menuntut upaya pemberdayaan terhadap kaum perempuan untuk lebih dioptimalkan lagi. Persepsi positif mengenai kesetaraan gender pada gilirannya akan mewujudkan kesadaran terhadap motif perempuan dalam memberdayakan dirinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh informasi tentang kesetaraan gender dalam suplemen “Geulis” dalam Harian Umum Pikiran Rakyat terhadap persepsi pembaca tentang kesetaraan gender di Kota Bandung. Populasinya adalah pembaca Harian Umum Pikiran Rakyat di Kota Bandung, teknik penarikan sampel dilakukan secara two stage cluster sampling. Penelitian ini menyimpulkan bahwa persepsi pembaca tentang kesetaraan gender dipengaruhi oleh informasi tentang kesetaraan gender pada suplemen “Geulis” HU Pikiran Rakyat
Pola Komunikasi Kelompok Lembaga Pemberdayaan Perempuan Mandiri
Strategi pemberdayaan perempuan bisa mengangkat permasalahan perempuan rawan sosial, melalui program pendirian Lembaga Pemberdayaan Perempuan (LPP) di Kabupaten Indramayu. Permasalahannya adalah bagaimana pola komunikasi kelompok dalam kegiatan LPP Mandiri di desa Amis dan desa Loyang, Kabupaten Indramayu melalui metode Studi Kasus dengan Participatory Rural Appraisal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitator yang bertindak sebagai komunikator, berperan sebagai pusat informasi dengan mengandalkan kredibilitas, daya tarik dan kekuasaan yang dimilikinya. Pemahaman terhadap pesan yang disampaikan oleh LPP Mandiri menumbuhkan motivasi yang sama terhadap para anggotanya yaitu mendapatkan tambahan modal usaha sehingga mereka dapat mencapai kehidupan perekonomian yang sejahtera
Penanggulangan Dampak Negatif Akses Internet di Pondok Pesantren melalui Program Internet Sehat
Hadirnya program internet sehat yang digagas oleh pemerintah dan komunitas yang peduli terhadap dampak negatif internet bertujuan untuk mengampanyekan penggunaan internet secara baik dan benar. Tujuan penelitian ini, untuk mengidentifikasi penerapan metode pengamanan akses internet bagi para santri dari hal-hal negatif dalam upaya untuk menyosialisasikan, dan mengimplementasikan program pemberdayaan internet sehat di kalangan pesantren. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internet tidak hanya dimanfaatkan secara positif namun juga negatif seperti mengakses situs pornografi