E-Journal System IAIN Bengkulu (Institut Agama Islam Negeri)
Not a member yet
4039 research outputs found
Sort by
ETNOPARENTING: TRADISI BEPATUN (TOILET TRAINING) PADA ANAK USIA DINI SUKU BESEMAH KOTA BENGKULU
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui etnoparenting dalam mengenalkan bepatun pada anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini systematic review. Metode ini menggunakan pendekatan kualitatif dimana peneliti merangkum beberapa untuk menyajikan fakta yang lebih komprehensif dan berimbang. Penulis mengambil 25 artikel yang kemudian 9 artikel yang dianggap relevan dengan apa yang akan dibahas. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah thematic analysis, yaitu mengidentifikasi pola melalui data yang telah dikumpulkan. Dari hasil penelitian dan teori yang ada, dapat disimpulkan bahwa tradisi bepatun ini masih dikenal sampai dengan sekarang. Hal ini karena orang tua yang ada disuku mesemah masih terus menerapkan tradisi. Sehingga kearifan lokal yang ada masih tetap terjaga dengan baik. Penerapan etnoparenting bepatun dilakukan orang tua kepada anak yaitu melalui cerita, praktik secara langsung dan pembiasaan
Science, Technology, Engineering, and Mathematics Professional Development on Science Learning: A Review
The STEM professional development (STEM PD) programs are important in improving teacher competence in developing STEM-integrated science learning. This study aims to determine the progress of STEM PD programs and effective STEM PD programs in science learning. The methodology used in this study is a systematic literature review conducted through 3 main stages: planning, conducting, and reporting the review. The results of the study stated that the progress of the STEM PD program can be seen in teacher participation, changes in teacher competencies, integration of STEM in the curriculum, improved student skills, and resource enhancement. Furthermore, an effective STEM PD program can be seen from the STEM approach, collaboration and partnerships, use of media and technology, stakeholder support, and sustainability. This study concludes that implementing STEM PD in science learning should be carried out sustainably so that teachers will continue to be exposed to the integration of STEM in science learning. STEM PD implemented with commitment and appropriate efforts will improve teacher competence and student interest in STEM-based science learning
The Evaluation of Student’s Knowledge about Climate Change Phenomenon: Gender, Demographic Region, and Student’s Attitudes toward The Environment
This study aims to describe students' knowledge about the phenomenon of climate change based on gender and demographic region and describe the effect of environmental attitudes on the level of students' knowledge of the phenomenon of climate change in Indonesia. This research is a quantitative survey type research using a questionnaire as the main instrument in the research. The instrument used was a questionnaire about student’s knowledge of climate change phenomena and students' environmental attitudes. The population in this study was 1080 students taken from various junior high schools in Indonesia. Sampling used a random sampling technique to obtain a total of 302 samples. The results showed that students' knowledge of the phenomenon of climate change in Indonesia was relatively high. It is known that the knowledge level of female students is higher than male students and students who live in villages are higher than students who live in cities. In addition, the level of students' knowledge about climate change is also significantly influenced by students' attitudes towards the environment. This research provides further empirical insight into how teachers should facilitate students' knowledge of the phenomenon of climate change according to gender, demographic region, and attitudes toward the environment
Pengaruh Model Pembelajaran Cooperativen Integrated Reading Composition terhadap Keterampilan Menulis Teks Deskripsi pada Pembelajaran Bahasa Indonesia
Abstrak: Pengaruh Model Pembelajaran Cooperativen Integrated Reading Composition terhadap Keterampilan Menulis Teks Deskripsi pada Pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh belajar Model Cooperative Integrated Reading Composition melalui Keterampilan Menulis Teks Deskripsi pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Model penelitian eksperimen dengan desain Quasi Eksperimental (eksperimen semu). Dengan populasi kelas VII 1, VII 2 sebagai kelas Eksperimen dan kelas VII3, VII4 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data penelitin ini observasi,dokumentasi,dan angket. Teknik analisi data yang digunakan adalah uji validitas, dan Relibilitas,uji prasyara dan uji hipotesis. Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Cooperative Integrated Reading Composition terhadap Keterampilan Menulis Teks Deskripsi pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas VII SMP Negeri 5 Seluma. Dilakukan dengan menggunakan uji t terhadap keterampilan menulis teks deskripsi diperoleh nilai t-hitung sebesar 2,515 dan t-tabel sebesar 2,011 dengan nilai p sebesar 0,015. Karena nilai t-hitung>t-tabel atau nilai
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEOSCRIBE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 2 HU’U
Perkembangan teknologi informasi komunikasi memudahkan kita dalam mengakses segala hal, untuk itu diperlukan kompetensi dari tiap-tiap orang dalam menguasai berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Sebagai tenaga pendidik, guru harus dapat mengembangkan dirinya dalam mengembangkan media pembelajaran yang digunakan dikelas. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menguji kevalidan, kepraktisan dan keefektifan media videoscribe terhadap hasil belajar siswa kelas VII Di SMP Negeri 2 Hu’u. Peneliti mengembangkan media pembelajaran videoscribe untuk membantu siswa dalam mempelajari ilmu pengetahuan sosial (IPS). Diharapkan dari media pembelajaran videoscribe ini dapat membantu siswa dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini menggunakan Research and Development, yang mengacu pada model pengembangan Dick and Carry yaitu ADDIE. Berdasarkan model tersebut terdapat lima tahapan yang harus dilakukan yaitu: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi. Sampel dalam penelitian ini yakni siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Hu’u. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yakni, Wawancara, Angket dan Tes. Tehnik analisis data yang digunakan yakni analisis kevalidan media, analisis kepraktisan media, dan analisis keefektifan media. Hasil rekapitulasi kevalidan media pembelajaran dari dua ahli adalah 86% dengan kategori “sangat Valid”. Hasil rekapitulasi kepraktisan media videoscribe memperoleh persentase sebesar 85% dengan kategori Sangat praktis. Niliai tes belajar siswa diperoleh dari hasil pretest dan posttest dengan nilai Ketuntasan Klasikal 65%. Dari hasil uji pretest, terdapat 13 orang siswa yang tuntas dan 23 orang siswa yang tidak memenuhi Kriteria Ketuntasan Maksimum (KKM) dengan persentase 34%. Setelah dilakukan uji posttest, terdapat 31 orang siswa yang tuntas dan 4 orang siswa yang tidak memenuhi Kriteria Ketuntasan Maksimum (KKM) sehingga diperoleh persentase 88%
Makna dan Mitos Pernikahan Adat Jawa pada Prosesi Temu manten di Desa Tambakasri: Kajian Semiotika
Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan makna konotasi pada prosesi temu manten, 2) mendeskripsikan makna denotasi pada prosesi temu manten, 3) mendeskripsikan mitos (pesan) pada prosesi temu manten. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes. Sumber data yang didapat dari observasi, wawancara dan studi pustaka. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada sembilan prosesi yang harus dilakukan pengantin jawa pada prosesi temu manten. Makna denotasinya misalkan pada salah satu prosesi seperti pada prosesi balangan ganthal yaitu prosesi saat mempalai pria dan wanita saling melempar daun sirih. Makna konotasinya mengandung makna bahwa pengantin wanita maupun pria harus bisa saling bekerja sama dalam kehidupan berumah tangga. Tradisi temu manten pada masyarakat Jawa memiliki banyak pesan, secara garis besar pesan yang terkandung adalah pesan-pesan yang baik dan doa baik untuk sang mempelai agar senantiasa dapat hidup rukun dan bahagia selamanya
Analisis Kesantunan Berbahasa Guru dan Siswa pada Pembelajaran Bahasa Indonesia
Abstrak: Analisis Kesantunan Berbahasa Guru dan Siswa pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 4 Kaur. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk tingkat kesantunan berbahasa guru dan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas VII di SMP Negeri 4 Kaur. Jenis penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata maupun kalimat yang mengandung pematuhan prinsip kesantunan dan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa guru dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui teknik simak, teknik catat, wawancara, dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peneliti menemukan 39 data yang mengandung 6 pematuhan prinsip kesantunan. Berdasarkan hasil analisis mengenai tingkat pematuhan kesantunan berbahasa guru dan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada kelas VII di SMP Negeri 4 Kaur dapat dikatakan guru lebih santun dalam penggunaan bahasa, karena jumlah pematuhan prinsip kesantunan berbahasa guru lebih banyak dibanding tingkat kesantunan berbahasa pada siswa terhadap siswa terutama pada maksim penghargaan dimana guru lebih banyak menerapkan maksim ini untuk membangkitkan semangat belajar pada siswa.
Kata kunci : Prinsip Kesantunan Berbahasa, Maksim
Pengaruh Gerakan Literasi Sekolah Terhadap Keterampilan Menulis Teks Drama
Abstrak: Pengaruh Gerakan Literasi Sekolah Terhadap Keterampilan Menulis Teks Drama. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh gerakan literasi sekolah terhadap keterampilan menulis teks drama di kelas VIII SMP Negeri 10 Kota Bengkulu?Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan regresional. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 10 Kota Bengkulu pada tahun ajaran 2022-2023. Penelitian ini dilakukan mulai dari tanggal 24 Mei sampai 24 Juni 2023. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik purposive sampling Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yakni angket/kuesioner dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, dapat dibuat kesimpulan yaitu ada pengaruh yang signifikan antara Gerakan Literasi Sekolah terhadap keterampilan menulis teks drama di Kelas VIII SMP Negeri 10 Kota Bengkulu. Hal ini diketahui dari hasil uji hipotesis yang telah dilakukan dengan uji regresi sederhana diperoleh hasil perhitungan nilai b = 0,348 yang berarti jika setiap kali variabel X (Gerakan Literasi Sekolah) bertambah satu, maka rata-rata variabel Y (keterampilan menulis teks drama) bertambah sebesar 0,348. Sedangkan nilai thitung yang diperoleh adalah 3,845 dan nilai ttabel adalah 1,668 maka nilai thitung > ttabel atau 3,845 > 1,668 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak yang artinya terdapat pengaruh Gerakan Literasi Sekolah terhadap keterampilan menulis teks drama di Kelas VIII SMP Negeri 10 Kota Bengkulu. Sedangkan hasil perhitungan R Square (R2) adalah 0,625 yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh Gerakan Literasi Sekolah terhadap keterampilan menulis teks drama sebesar 62,5 % sedangkan 37,5 % keterampilan menulis teks drama dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
Indera Tjaja: Kiprah dan Perjuangannya dalam Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia tahun 1945-1949
Tulisan ini bertujuan untuk melacak jejak-jejak perjuangan Indera Tjaja dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia tahun 1945-1949. Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah melalui empat tahapan yaitu heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa kiprah Indera Tjaja dimulai sebagai residen pertama Bengkulu pada tahun 1945–1946. Selanjutnya Indera Tjaja diperbantukan pada gubernur Sumatera di Pematang Siantar dalam jabatan wakil gubernur Sumatera. Jatuhnya Pematang Siantar pada agresi militer Belanda I tahun 1947 Indera Tjaja mengungsi ke Medan, langsung membentuk organisasi yang bernama front national untuk menghadapi penjajahan Belanda waktu itu. Dalam perundingan Renville Indera Tjaja sebagai anggota delegasi Indonesia. Pada agresi militer Belanda II masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia dipercaya menjadi Menteri Perhubungan dan Kemakmuran serta bersama-sama pasukan TKR/TNI bergerilya dalam mempertahankan kemerdekaan
PENGGUNAAN MEDIA BUKU CERITA ISLAMI DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN AGAMA DAN MORAL DI LABSCHOOL AUDIFA KOTA BENGKULU
Pembelajaran anak cenderung kurang dalam pengunaan media untuk perkembangan agama dan moral oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efevtifitas pengunaan media buku cerita islami untuk meningkatan perkembangan agama dan moral di labschool audifa kota bengkulu. Metode yang digunakan adalah Penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media buku cerita islami dapat meningkatkan perkembangan agama dan moral di Labschool Audifa kota Bengkulu. Guru sebaiknya menggunakan media buku cerita islami dan teknik bercerita yang sesuai dengan tahap perkembangan anak, baik dari bahasa, media dan langkah-langkah pelaksanaannya.