E-Journal System IAIN Bengkulu (Institut Agama Islam Negeri)
Not a member yet
    4039 research outputs found

    Model Pembelajaran Edutaiment Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Usia Dini

    Full text link
    Abstract: Learning motivation has created a difficulty in developing early childhood learning models. The edutainment learning model is one of the alternatives to increase motivation for early childhood learning because edutainment learning is fun and not boring learning. This paper aims to map and analyze the increase in early childhood learning motivation through the edutainment learning model. Using descriptive qualitative methods. The results of this study found that; (1) early childhood learning motivation still tends to be low; (2) the importance of the role of the teacher in choosing the right method in teaching; and (3) edutainment has been used by teachers in increasing the motivation of early childhood learning. Thus it can be concluded that the edutainment learning model can increase the motivation of early childhood learning, so it can be suggested, that if you want to increase the motivation of early childhood learning, then apply the edutainment learning model.Keywords: Learning Model, Education, Learning Motivation, Early ChildhoodAbstrak: Motivasi belajar telah menciptakan kesulitas dalam mengembangkan model pembelajaran pada anak usia dini. Model pembelajaran edutaiment menjadi salah satu alternative untuk meningkatkan motivasi belajar anak usia dini dikarenakan pembelajaran edutaimen merupakan pembelajaran yang menyenangkan dan tidak membosankan. Tujuan tulisan ini untuk memetakan dan menganalisis peningkatan motivasi belajar anak usia dini melalui model pembelajaran edutaimen. Menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa; (1) motivasi belajar anak usia dini masih cenderung rendah; (2) pentingnya peran guru dalam memilih metode yang tepat dalam mengajar; dan (3) edutainment telah digunakan oleh para guru dalam meningkatkan motivasi belajar anak usia dini. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran edutaiment dapat meningkatkan motivasi belajar anak usia dini, sehingga dapat disarankan, jika ingin meningkatkan motivasi belajar anak usia dini, maka terapkanlah model pembelajaran edutaiment.Kata Kunci: Model Pembelajaran, Edutaiment, Motivasi Belajar, Anak Usia Dini

    Model Pembelajaran Edutaiment Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Anak Usia Dini

    Full text link
    Abstract:Learning models in early childhood education have created difficulties for teachers in developing them, resulting in difficulties in improving children's learning achievement. This paper aims to map and analyze the edutainment learning model for improving early childhood learning achievement. Using a descriptive qualitative method with a literature review approach. The results show that the edutainment learning model can improve early childhood learning achievement. So it can be concluded that early childhood learning achievement is still not optimal due to the limitations of teachers in developing learning models. The relationship of the edutainment learning model, which is a fun and not boring learning model so that it can foster learning motivation, can ultimately improve early childhood learning achievement. Thus it can be suggested, that if you want children's learning achievement to increase, then develop a learning model that is fun and not boring edutainment learning model.Keywords: Edutaimen Learning Model, Children's Learning Achievement, Early Childhood EducationAbstrak: Model pembelajaran pada pendidikan anak usia dini telah menciptakan kesulitan bagi guru dalam mengembangkannya, sehingga berakibat kepada kesulitan meningkatkan prestasi belajar anak. Tulisan ini bertujuan untuk memetakan dan menganalisis tentang model pembelajaran edutaiment dalam meningkatkan prestasi belajar anak usia dini. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan kajian pustaka. Hasilnya menunjukkan bahwa model pembelajaran edutaimen dapat meningkatkan prestasi belajar anak usia dini. Sehingga dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar anak usia dini masih belum optimal dikarenakan keterbatasan guru dalam mengembangkan model pembelajaran. Hubungan model pembelajaran edutaiment yang merupakan model pembelajaran menyenangkan dan tidak membosankan sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar, pada akhirnya dapat meningkatkan prestasi belajar anak usia dini. Dengan demikian dapat disarankan, jika ingin prestasi belajar anak meningkat, maka kembangkanlah model pembelajaran yang menyenangkan dan tidak membosankan seperti model pembelajaran edutaiment.Kata kunci: Model Pembelajaran Edutaimen, Prestasi Belajar Anak, Pendidikan Anak Usia Din

    Praktikum Membahas Kitab di Jurusan Syari'ah IAIN Bengkulu

    No full text
    Pembelajaran kitab kuning di jurusan syari'an memiliki kedudukan penting. Tetapi, praktek ini belum mampu memberikan pengetahuan yang cukup dalam menunjang kemampuan membaca dan memahami kitab. penelitian ini meneliti mengenai kegiatan praktek membahas kitab, bagaikana kendala dan capaian serta apa saja yang dilakukan oleh penanggung jawab untuk mengoptimalkan kegiatan PMK ini. Hasil penelitian menemukan bahwa kegiatan ini belum optimal, metodep pengajaran yang terbatas dan prosen pembelajaran yang kurang kondusif

    DINASTI ABBASIYAH: KEMAJUAN PENDIDIKAN ISLAM DAN KONTEKSTUALISASINYA PADA MASA KINI

    Full text link
    Berkembangnya zaman maka berkembang pula potensi pada tiap-tiap manusia dalam menjalani kehidpan. Potensi yang dimiliki manusia dapat dimanfaatkan untuk memajukan suatu lembaga pendidikan khususnya pendidikan islam berdasarkan tujuannya. Untuk mencapai tujuan dalam pendidikan Islam harus di dukung oleh faktor-faktor pendukung seperti komponen-komponen pendidikan Islam. Pada saat lahirnya agama Islam, Pendidikan dan pembelajaran Islam itu semakin meluas yang diawali masa Rasulullah, Khulafa’u Ar-Rasyidin hingga meningkat pada masa Daulah Abbasiyah. Dapat kita ketahui bahwa penyebab kemajuan dan keemasan dalam aspek ilmu pengetahuan Daulah Abbasiyah itu karena dilakukannya implementasi kepada Masa Abbasiyah di bidang Pendidikan Islam. Sejarah Islam di era klasik begitu hebatnya menerapkan sistem pendidikannya, sehingga dapat melahirkan para tokoh-tokoh besar yang terkenal akan kepintarannya. Dibutuhkan sebuah perpaduan rancangan pendidikan yang tersedia dengan membuka ulang pikiran kita pada kegiatan pendidikan di masa lampau, dan bagaimana langkah untuk menciptakan pendidikan islam saat ini ke arah pendidikan Islam yang lebih baik. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan secara rinci mengenai implementasi pendidikan Islam masa daulah Abbasiyah sehingga menjadi suatu peradaban kejayaan Islam pada masa kini

    THE DEVELOPMENT OF SETS- ENGLISH LEARNING MATERIAL BASED FOR SCIENCE STUDENTS AT IAIN BENGKULU

    Full text link
    The problem that occurs in English learning at IAIN Bengkulu's Science study program is the limited learning resources that suit the needs of students. Therefore, this study aims to develop SETS-based English teaching materials (ESP) for students of IAIN Bengkulu's Natural Science study program. The subjects in this study were 40 science students, and 2 English lecturers who taught in the Science study program while the object of research was English textbooks. This research uses the Borg &Gall approach development model which includes rare steps: analyzing needs, developing teaching materials, conducting expert validation, revising materials, try-out materials, and revising materials. The result of this research is an English textbook consisting of four 44 topics that can be used for English learning in the Science program at the State Islamic Institute (IAIN) Bengkulu, Indonesia

    Penerapan Video Pembelajaran IPA Interaktif Berbasis Animaker Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Di Kelas VII SMPN 20 Kota Bengkulu

    Full text link
    Abstract: Student learning outcomes are one of the goals of the learning process in schools, therefore teachers need to have creative and innovative efforts in selecting and developing learning media, one of which is learning videos. This study aims to examine the differences in student learning outcomes between before and after being given an Animaker-based interactive science learning video on the subject matter and its changes in class VII SMPN 20 Bengkulu City. The results showed that learning outcomes increased from the average value of 41.29 to 78.06. The results of hypothesis testing showed that there was a statistical difference in learning outcomes with a significance value of 0.000 > 0.05, so it can be concluded that student learning outcomes on the subject matter and the changes experienced a significant increase after the Animaker-based interactive science learning video was given.Keywords: Interactive science learning videos, animaker videos, learning outcomes Abstrak: Hasil belajar siswa merupakan salah satu tujuan dari dilakukannya proses pembelajaran di sekolah, maka dari itu guru perlu memiliki upaya yang kreatif dan inovatif dalam memilih dan mengembangkan media pembelajaran, salah satunya adalah video pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan hasil belajar siswa antara sebelum dan sesudah diberikan video pembelajaran IPA interaktif berbasis animaker pada pokok bahasan materi dan perubahannya di kelas VII SMPN 20 Kota Bengkulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar mengalami peningkatan dari nilai rata-rata 41.29 menjadi 78.06. Hasil uji hipotesis diperoleh bahwa terdapat perbedaan hasil belajar secara statistik dengan nilai signifikansi 0.000 > 0.05, sehingga dapat disimpulkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan materi dan perubahannya mengalami peningkatan yang signifikan setelah diberikan video pembelajaran IPA Interaktif berbasis Animaker.Kata kunci: Video pembelajaran IPA interaktif, video animaker, hasil belaja

    Problematika Pelaksanaan Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Anak Usia Dini Di Indonesia

    Full text link
    Abstract : The Problems of Implementing Curriculum 2013 In Early Childhood Education, the curriculum is seen as the heart of an educational program. Curriculum is a method or strategy designed to achieve educational goals set nationally. All early childhood education and management must understand the framework and structure of the 2013 curriculum for early childhood education to suit the early childhood program, in learning there are still many teachers who lack understanding of the learning curriculum and learning practicesKeywords: curriculum development problems, 2013 curriculum, early childhood education in Indonesia Abstrak : Problematika Penerapan Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Anak Usia Dini,kurikulum dipandang sebagai jantunnya sebuah program pendidikan.kurikulum merupakan suatu cara atau strategi yang dirancang untuk mencapai tujuan pendidikan yang ditetapkan secara nasional. Seluruh pendidikan dan pengelolaan PAUD harus memahami kerangka dan struktur kurikulum 2013 pendidikan anak usia dini agar sesuai dengan program paud, dalam pembelajaran masih banyak guru yang kurang pemahamannya dalam kurikulum pembelajaran dan praktek pembelajaranKata kunci : problematika perkembangan kurikulum, kurikulum 2013, pendididkan anak usia dini di Indonesia

    Antisipasi Kenakalan Remaja Siswa SMP/MTs di Kota Bengkulu

    Full text link
    Diperlukan antisipasi atas meningkatnya kenakalan remaja baik secara kualitas ataupun kuantitas. untuk itu perlu digali pandangan kepala sekolah dan pandangan siswa mengenai prilaku tersebut. penelitian dilakukan dengan pendekatan mixed methode dengan subjek dipilih secara purposive. penelitian ini menyimpulkan terdapat dua bentuk antisipasi yang dilakukan pertama melalui sisi internal dengan optimalisasi penegakan aturan, fungsionalisasi tenaga BK dan organisasi kesiswaan intra. kedua, dengan kerjasama dengan banyak pihak; orang tua, konselor, kepolisian dan dinas kesehatan

    Prilaku Kepemimpinan Kepala Madrasah Perempuan (Studi Kasus di MTs Mambaul Ulum Bengkulu Tengah)

    No full text
    Kepemimpinan kepala madrasah perempuan sebagai kegiatan untuk mempengaruhi bawahannya diarahkan untuk mencapai tujuan organisasi lembaga. karena itu pemimpin harus memilili kemampuan untuk menggerakkan, mempengaruhi, memotivasi, mengajak, menasehati, membimbing.  peneliitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan hermeneutika. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan kajian dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kepala madrasah perempuan berjalan efektif dilihat dari indikator keberhasilan organisasi madrasah, yaitu: keberlangsungan madrasah dan dukungan bawahan ke atasan

    3,665

    full texts

    4,039

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal System IAIN Bengkulu (Institut Agama Islam Negeri)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇