Jurnal Universitas Winaya Mukti
Not a member yet
    555 research outputs found

    PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PASIEN DALAM PENCEGAHAN PENULARAN TUBERKULOSIS DI ROTINSULU BANDUNG

    Get PDF
    Latar Belakang : TBC adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, yang  menyerang paru-paru, penyakit tuberculosis dapat menular, penularan tuberculosis dapat di lakukan pencegahan dengan melakukan pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat tentang penularan tuberkulosis. Pendidikan kesehatan suatu penerapan konsep pendidikan dalam bidang kesehatan. Pendidikan kesehatan dapat berpengaruh terhadap pengetahuan dan sikap seseorang. Pengetahuan adalah hasil tahu dan ini terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu sedangkan sikap merupakan reaksi atau respons yang masih tertutup dari seseorang terhadap suatu stimulus atau objek.Tujuan Penelitian untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap pasien dalam upaya pencegahan penularan penyakit tuberculosis di Rotinsulu Bandung.Metode Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pra eksperimen dengan metode One group pretest posttest design. Jumlah sampel 33 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Tehnik pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisis data univariat prekuensi dan analisis data bivariat uji statistik Wilcoxon sign rank test.Hasil penelitian tingkat pengetahuan pasien TB sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang tuberkulosis berada pada kategori cukup (60,6%), tingkat pengetahuan pasien TB setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang tuberkulosis berada pada kategori baik (97%), sikap pasien TB sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang tuberkulosis berada pada kategori positif (75,8 %), sikap pasien TB setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang tuberkulosis berada pada kategori positif (100 %), terdapat pengaruh pendidikan kesehatan tentang tuberkulosis terhadap pengetahuan dan sikap pasien TB dalam upaya pencegahan penularan penyakit tuberkulosis.Kesimpulan dari penelitian ini yaitu adanya perbedaan pengetahuan dan sikap pasien TB dalam upaya pencegahan penularan penyakit tuberculosis setelah diberikan pendidikan kesehatan.  Disarankan perlu adanya pendidikan kesehatan secara intensif dan berkesinambungan tentang penyebab, cara penularan dan pencegahan tuberculosis

    OPTIMALISASI MANAJEMEN RANTAI PASOK PADA UMKM BATIK KOJA KABUPATEN PANGANDARAN PROVINSI JAWA BARAT

    Get PDF
    Batik merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia yang sudah dikenal luas oleh dunia internasional. Pada tahun 2009, Batik telah dikukuhkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya Indonesia. Dengan adanya pengukuhan ini, tentunya dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan UMKM batik di Indonesia. UMKM Batik Koja adalah usaha kecil menengah lokal yang berfokus pada pembuatan kain batik dengan teknik cap, canting   tulis   dan kombinasi canting cap canting tulis batik tradisional. Batik Koja bertempat di Jl. Raya Cijulang, Kecamatan Kondang Jajar, Kabupaten Pangandaran. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat     ini adalah untuk menganalisis permasalahan khususnya pada Manajemen Rantai Pasok (MRP) pada UMKM Batik Koja, selanjutnya berkontribusi dengan berbagi informasi dan edukasi dalam mengimplementasikan strategi Manajemen Rantai Pasok sehingga dapat lebih optimal dalam menghadapi persaingan dengan industri sejenis. Manajemen Rantai Pasok adalah serangkaian pendekatan yang digunakan untuk mengintegrasikan pemasok, manufaktur, gudang penyimpanan, dan toko secara efisien, sehingga barang   dagangan diproduksi dan didistribusikan dalam jumlah yang tepat, ke lokasi yang tepat, dan pada waktu yang tepat, untuk meminimalkan biaya. Data diperoleh dan dikumpulkan melalui studi literatur, observasi dan wawancara langsung terhadap pelaku industri Batik Koja. Diketahui bahwa struktur rantai pasok Batik Koja, terdiri dari pemasok, industri Batik Koja dan konsumen, baik retail maupun konsumen akhir. Hasil analisis   menemukan Optimalisasi Manajemen Rantai Pasok terhadap industri Batik Koja dimungkinkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas, selanjutnya dengan penerapan strategi postponement diharapkan dapat membantu industri Batik Koja dalam meningkatkan level of customization (dengan memberikan penawaran campuran corak/motif khas Pangandaran berupa Ikan Marlin pada konsumen), pengurangan lead time (waktu tunggu dalam produksi), dan menekan biaya persediaan serendah mungkin. Dengan strategi ini, diharapkan UMKM Batik Koja dapat mewujudkan produk yang diminta oleh konsumen secara spesifik sehingga harga jual lebih tinggi tetapi tetap dapat menjaga biaya produksi yang rendah

    PENYULUHAN AGEN HAYATI JAMUR ENTOMOPATOGEN Beauveria bassiana UNTUK MENGENDALIKAN SERANGGA HAMA PADA TANAMAN PANGAN DI DESA SUKASARI KECAMATAN SUKASARI KABUPATEN SUMEDANG

    Get PDF
    Pengendalian hama dan penyakit yang selama ini digunakan oleh petani di wilayah Desa Sukasari, Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang, sebagian besar menggunakan pengendalian kimiawi. Pengendalian seperti itu banyak menimbulkan efek negatif, maka penggunaan pestisida biologi atau hayati merupakan solusi yang tepat agar lingkungan sekitar Desa Sukasari menjadi lebih sehat dan alami. Beauveria bassiana merupakan salah satu agensia hayati dari golongan cendawan yang mamapu mengendalikan serangga hama pada tanaman pangan dan tanaman sayuran. Tujuan dari program pengabdian ini adalah agar masyarakat mampu membuat dan mengembangkan agen hayati B. bassiana secara sederhana untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman yang menyerang tanaman pangan di Desa Sukasari, serta untuk meningkatkan pendapatan petani dengan cara memproduksi agen hayati B. bassiana. Kegiatan pengabdian menggunakan metode penyuluhan dan simulasi, yang dilaksanakan di Desa Sukasari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang selama bulan Mei 2022 dengan sasaran anggota KWT (Kelompok Wanita Tani) Kuncup Mekar. Pelaksanaan pengabdian ini meliputi : survei desa sasaran, survei alat dan bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan agensia hayati, persiapan pelaksanaan, penyuluhan materi dan praktek pembuatan agen hayati, pengawasan serta evaluasi. Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan ini, pengetahuan dan pemahaman peserta penyuluhan tentang pentingnya agen hayati jamur entomopatogen B. bassiana untuk mengendalikan tanaman pangan di Desa Sukasari.menjadi meningkat

    PEMENUHAN KEBUTUHAN GIZI DAN PERKEMBANGAN ANAK

    Get PDF
    Pemenuhan kebutuhan gizi dan nutrisi merupakan salah satu pengaruh paling penting pada pertumbuhan dan perkembangan pada anak balita konsumsi gizi makanan dapat menentukan tercapainya tingkat Kesehatan atau bisa disebut juga dengan status gizi. Gizi berfungsi untuk menghasilkan energi, membangun dan memelihara jaringan serta mengatur proses-proses kehidupan. Gizi baik memungkinkan pertumbuhan fisik, perkembangan otak, kemampuan kerja dan kesehatan secara umum pada tingkat setinggi mungkin kematangan perkembangan yang dialami oleh anak-anak akan meningkatkan kemampuannya pada lingkup perkembangan karena perkembangan anak saat ini akan mempengaruhi perkembangan selama rentang kehidupannya. Ada dua jenis karbohidrat yang terkandung di dalam makanan, karbohidrat kompleks dan sederhana. Karbohidrat sederhana adalah nama lain dari gula yang bisa ditemukan di gula putih, buah, susu, madu, sampai permen. Sementara karbohidrat kompleks adalah jenis karbohidrat yang cenderung lebih sulit dicerna dan membuat anak lebih cepat kenyang. Sanitasi air bersih juga harus diperhatikan oleh orang tua terhadap anak-anaknya karena Rendahnya akses terhadap pelayanan kesehatan, termasuk di dalamnya adalah akses sanitasi dan air bersih, mendekatkan anak pada risiko ancaman penyakit infeksi

    PENGARUH TAKARAN PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) VARIETAS GRAND RAPIDS

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada, Untuk mengetahui takaran pupuk kandang ayam yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Penelitian di laksanakan di lahan percobaan Universitas Winaya Mukti Tanjungsari, Sumedang dengan ketinggian ± 800 mdpl, percobaan dilakukan pada bulan Juli 2021 sampai dengan bulan September 2021. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) sederhana, dengan perlakuan takaran pupuk kandang ayam yang terdiri dari 6 perlakuan yaitu A = 0 ton ha-1, B= 10 ton ha-1, C= 20 ton ha-1, D = 30 ton ha-1, E = 40 ton.ha -1 dan F = 50 ton ha-1  dan di ulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar tanaman, bobot segar per petak, bobot segar akar, bobot kering tanaman, bobot kering akar, dan nisbah pupus akar. Pada pemberian takaran F (50 ton ha-1) memberikan hasil yang terbaik terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar tanaman, bobot segar per petak, bobot kering tanaman, dan nisbah pupus akar

    Keberhasilan Agribisnis Ubi Jalar (Ipomoea batatas, Poir) (Suatu Kasus Pada Usahatani Ubi Jalar di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat)

    Get PDF
    The research has purpose to know the success of  sweet potatoes  farming and the faktors influenced.  The research method was  used by survey technique to the farmers in Pamulihan Subdistrc, Sumedang Regency,  West Java.  The data  taken by sampling technique and carried out 64 unit.   The data was  analyzed by  using the path analyze with two ways.  The research  result  the the farmer’s institution and socio-economic characteristic give effect to  the adoption of sweet potatoes  farm technology.  The affected of the farmer’s institution shown higher than socio-economic characteristic. And also the institution of the farmer’s and socio-economic characteristic had an effect to the succsess of  sweet potatoes  farming.  The adoption of technology had the greatest affect than the farmer’s institution and socio-economic characteristic

    Analisis Break Even Point Usaha Budidaya Ikan Lele (Clarias gariepinus) (Studi Kasus Pada Usaha Budidaya Ikan Lele Banyu Urip di Desa Dawuan Timur Kecamatan Cikampek Kabupaten Karawang)

    Get PDF
    This study aims to analyze the BEP for revenue, BEP for production, and BEP for the selling price of Banyu Urip catfish farming in Dawuan Timur Village, Cikampek District, Karawang Regency. The research method used the case study method. Respondents were taken purposively to the Banyu Urip catfish farming business owners. The results showed that the BEP for Banyu Urip catfish farming business revenue per one production (3 months) was IDR 1,580,142.73, - BEP for production was 90.29 kg and BEP selling price was IDR 12,423 / kg. Thus the Banyu Urip catfish farming business is profitable because the revenue is greater than the BEP revenue, which is Rp. 8,312,500 per one production, the amount of production is greater than the production BEP which is 475 kg, and the selling price is higher than the BEP selling price, which is IDR 17,500 / kg

    Pengaruh Perbandingan Massa Tanah dan Pupuk Kandang Ayam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Buncis Tegak (Phaseolus vulgaris L.)

    Get PDF
    Common bean (Phaseolus vulgaris L) is one type of vegetable crop favored by the Indonesian people. Its  cultivation requires specific planting medium and rich in nutriens to meet plant growth and development need. This study aims to obtain the best ratio of soil mass and chicken manure fertilizer which can increase common bean growth and yield . This experiment was conducted from April 2019 to June 2019, in Langensari Village, Lembang District, West Bandung Regency with an altitude of 1,200 m above sea level. The experiment used  Randomized Block Design (RBD)consisted of 5 treatments and repeated 5 times, namely  A = 4.0 kg of soil: 0.0 kg chicken manure , B = 2.0 kg of soil: 2.0 kg chicken manure , C =1,3 kg of soil  :2,7  kg chicken manure, D= 1,0 kg of soil : 3,0 kg chicken manure, and E = 2,7 kg of soil : 1,3 kg chiken manure per polibag.  Results showed that the use of planting media with a soil media mass ratio of  2,0 kg of soil : 2,0 kg chiken manure increase  plant height, number of leaves, number of fruits, fruit length and fruit weight compared the other treatmens, but the  flowering and fruiting age of the plants were not different beetwen  between treatments given

    Retraksi : Peranan Sektor Pertanian Dalam Pembangunan Wilayah Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara

    No full text
    Artikel dengan Judul "Peranan Sektor Pertanian Dalam Pembangunan Wilayah Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara"  dengan nama penulis Elvin Desi Martauli, telah dilakukan retraksi dan pembatalan penerbitan dari Paspalum : Jurnal Ilmiah Pertanian Volume 9 No 1 Maret Tahun 2021 pada link http://journal.unwim.ac.id/index.php/paspalum/article/view/265Alasan pembatalan penerbitan adalah karena penulis telah megirimkan artikel tersebut ke jurnal lain tanpa konfirmasi ke pihak  redaksi Paspalum : Jurnal Ilmiah Pertanian

    Semi-organic Rice Farming as a Transition Period to Organic Rice Farming

    Get PDF
    Organic rice farming aims to achieve sustainable agriculture. It considers social, economic and environmental aspects. However, in practice, farmers experience various technical and economic constraints upon converting non-organic agriculture practice to organic rice farming. The alternative method is to implement semi-organic farming as a transitional period. The purpose of this study is to review technical / production and economic aspects of non-organic, semi-organic, and organic farming. It is conducted to determine whether semi-organic farming could be utilized as a transition period to organic rice farming. The study used a survey method on 75 farmers working in non-organic, semi organic, and organic farm in Priangan Timur, West Java Province, Indonesia. Article’s result exhibited that, in terms of technical cultivation / production, the majority of semi-organic farmers had carried out the stages of organic cultivation. It generated higher productivity compared to non-organic farming. However, productivity remained below organic farming. In terms of economical aspect, income per hectare and R / C value are higher than non-organic farming. However, it is below organic farming. Semi-organic farming could be used as a transition to organic farming

    492

    full texts

    555

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Winaya Mukti
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇