Faletehan Health Journal
Not a member yet
    273 research outputs found

    Persepsi Pasien tentang Tantangan Perawatan Luka Kronis Diabetes Melitus serta Implikasinya terhadap Kebutuhan Soft-skills Perawat

    Get PDF
    The need of diabetic ulcer treatment was inline with the escalation of chronic wounds incidence in patients with diabetes mellitus. This study aimed to explore patients’ perception regarding nurses’ challenges to provide chronic diabetic wound care and the implications of the need of nurses’ soft-skills on it. This research was a phenomenological desciptive qualitative study with Colaizzi approach. The target population were diabetic clients who had wound care in the clinic within the last 6 months.  The sampling technique was total sampling. 7 participants were interviewed. Besides suffering from diabetic ulcer, the participants realized that nurses faced various diabetic wound conditions, patients’ pain complaints, and challenges in performing wound care in which they had implication on the need for nurses’ soft skills. This study produced the theme of “the suffer of patients with diabetic chronic wound” with the subthemes of “wound pain”, “old wound cleansing”, “long recovery”, “doubts about healing”, “body image problem”, and “fear of amputation”. Meanwhile, on the theme of “challenges for wound nurses”, several sub-themes were emerged, namely: “wound conditions”, “patients’ complaints of pain”, and “the nature of wound care activities”. A humanist approach through the nurses\u27 soft-skills could help patients and their families deal with chronic diabetic wounds to achieve an optimal wound healing.Kebutuhan perawatan ulkus diabetik meningkat seiring dengan tingginya angka kejadian luka kronis pada penderita diabetes melitus. Studi ini bertujuan mengeksplorasi persepsi pasien terkait tantangan perawatan luka kronis diabetes melitus yang dilakukan oleh perawat serta implikasi kebutuhan soft skills perawat dalam merawat luka tersebut. Penelitian ini merupakan studi kualitatif deskripsi fenomenologi dengan pendekatan Colaizzi. Populasi target penelitian adalah pasien diabetes yang sedang menjalani perawatan luka di klinik perawatan luka dalam kurun waktu 6 bulan terakhir. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Sebanyak 7 partisipan menjalani wawancara. Selain penderitaan yang dirasakan, partisipan menyadari bahwa perawat menghadapi berbagai macam kondisi luka diabetik, keluhan nyeri pasien, dan tantangan dalam melakukan perawatan luka, dimana hal ini memiliki implikasi pada kebutuhan soft skills perawat dalam merawat luka. Penelitian ini menghasilkan tema "derita pasien dengan luka kronik diabetes" dengan sub-tema "nyeri pada luka”, “pembersihan luka lama”, “penyembuhan lama”, “ragu dapat sembuh”, “gangguan citra tubuh”, dan “takut akan amputasi". Sementara pada tema "tantangan perawat luka", beberapa sub-tema ditemukan, yaitu: "kondisi luka”, “keluhan nyeri pasien”, dan “sifat kegiatan merawat luka". Pendekatan humanis melalui keterampilan soft skills perawat dapat membantu pasien dan keluarganya menghadapi luka kronis diabetes mellitus hingga mencapai penyembuhan luka yang optimal

    Identifikasi Kebutuhan Psikoedukasi untuk Menurunkan Distres Psikologis pada Wanita dengan Kanker Payudara Pasca Mastektomi

    Get PDF
    Women with breast cancer who underwent mastectomy treatment procedures got psychological problems as the impacts on thoughts, emotions, behaviors and physical sensations. They are categorized as psychological distress which requires psychoeducational needs identification. This research aimed to identify the need for psychoeducation to reduce psychological distress in post-mastectomy breast cancer women. This research was an exploratory, descriptive qualitative study with a thematic analysis approach using Atlas-ti7 software. The target population of the study was women with post-mastectomy breast cancer as inpatients. The sampling technique used was purposive sampling. A total of 15 participants underwent interviews. This research found five themes as issues (psychological concerns), namely problems with physical sensations, the impact of thoughts, the impact of emotions, lack of information and psychological support. 5 psychoeducational needs were identified, namely management strategies for overcoming physical problems, overcoming problems of negative thought effects, managing negative emotions, explaining information regarding the benefits and impacts of mastectomy, and how to ask for help to get psychological support. This research recommended five ways or techniques of fulfilling psychoeducational needs to reduce psychological distress, namely explaining the benefits and impacts of mastectomy, early ambulation and range of motion (ROM) techniques, deep breathing techniques, muscle progressive relaxation techniques, self-talk techniques and psychological support.Wanita dengan kanker payudara yang mendapatkan prosedur mastektomi memiliki permasalahan psikologis sebagai dampak dari pemikiran, emosi, perilaku dan sensasi fisik. Hal ini dikategorikan sebagai distres psikologis sehingga membutuhkan identifikasi kebutuhan psikoedukasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kebutuhan psikoedukasi untuk menurunkan distres psikologis pada wanita dengan kanker payudara pasca mastektomi. Penelitian ini merupakan studi kualitatif deskriptif eksploratif dengan pendekatan analisis tematik menggunakan software Atlas-ti7. Populasi target penelitian adalah wanita dengan kanker payudara pasca mastektomi yang sedang dalam perawatan. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Sebanyak 15 partisipan menjalani wawancara. Penelitian ini menemukan lima tema sebagai isu (psychological concern) yaitu permasalahan sensasi fisik, dampak pemikiran, dampak emosi, kurangnya informasi dan dukungan psikologis. 5 kebutuhan psikoedukasi teridentifikasi, yaitu strategi tata laksana mengatasi permasalahan fisik, mengatasi permasalahan dampak pemikiran negatif, mengelola emosi negatif, penjelasan informasi terkait manfaat dan dampak mastektomi, serta cara meminta pertolongan untuk mendapatkan dukungan psikologis. Penelitian ini merekomendasikan lima cara atau teknik pemenuhan kebutuhan psikoedukasi untuk menurunkan distres psikologis, yaitu penjelasan manfaat dan dampak mastektomi, teknik ambulasi dini dan range of motion (ROM), teknik pernafasan dalam, relaksasi otot progresif, teknik self-talk dan dukungan psikologis

    Pandangan Pasangan Muslim terhadap Program Keluarga Berencana (KB) di Puskesmas: Studi Kualitatif

    Get PDF
    Family planning is a program to help married couples avoid unwanted births, regulate desired pregnancies, and manage the distance of children births. One of the obstacles of family planning program is different view of spouse, especially Moslem couples. The research purpose was to know Moslem couples views on family planning program in public health center. The informants of this study amounted to 2 midwives and 5 Moslem couples who were selected by using purposive sampling technique. The data collection used in-depth interview technique. This study resulted three main themes, including: 1) knowledge of Moslem couples about family planning program, 2) basis of Moslem couples using family planning programs, and 3) family support to family planning program. The researcher concluded that most of informants in this study already knew about family planning program and agreed about the use of contraceptives for Muslim couples.Keluarga berencana (KB) adalah program untuk membantu pasangan suami istri untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mengatur kehamilan yang dihendaki, dan mengatur jarak di antara kelahiran anak. Hambatan pada program KB salah satunya perbedaan pandangan pada masing-masing pasangan terutama pasangan Muslim. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pandangan pasangan Muslim terhadap program KB di puskesmas. Informan dalam penelitian ini berjumlah 2 bidan dan 5 pasangan beragama Islam yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik in-depth interview. Penelitian ini menghasilkan tiga tema utama, diantaranya: 1) pengetahuan pasangan muslim tentang program KB, 2) landasan pasangan muslim menggunakan program KB, dan 3) dukungan keluarga tentang program KB. Peneliti menyimpulkan bahwa sebagian besar informan dalam penelitian ini sudah mengetahui tentang program KB dan menyetujui tentang penggunaan alat kontrasepsi bagi pasangan Muslim

    Korelasi Penghasilan Orang Tua terhadap Kualitas Hidup Anak yang Mengalami Talasemia Mayor

    Get PDF
    Thalassemia requires prolonged care and treatment; so that it has an impact on the quality of life of the children. The quality of life of the children can include the subjective evaluation of positive and negative aspects of their life. This study aims to analyze factors related to the quality of life of children with thalassemia major. It was a quantitative study with a cross-sectional approach and conducted at Gatot Subroto Hospital and Harapan Kita Hospital in Jakarta. The number of samples were 83 respondents selected by using purposive sampling. The results based on chi-square test analysis explained that there was a significant relationship between children age (p-value 0.031), sex (p-value 0.001), children education (p-value 0.006), parents age (p-value 0.050), parity (p-value 0.00) and parental income (p-value 0.000) with the quality of life of children suffering from thalassemia major. The analysis of binary logistic regression tests found a positive relationship between parental income >regional minimum wage and the quality of life of children suffering from thalassemia major as much as 10.507 times more effectively than parental income less than regional minimum wage. The research showed the importance of parental assistance for the treatment continuation of children suffering from thalassemia major.Talasemia memerlukan perawatan dan pengobatan berkepanjangan sehingga memberikan dampak terhadap kualitas hidup anak. Kualitas hidup anak dapat mencakup evaluasi subjektif aspek positif dan negatif dari hidup. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup anak yang mengalami talasemia mayor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan dilakukan di RSPAD Gatot Subroto dan RSAB Harapan Kita Jakarta. Jumlah sampel sebanyak 83 responden yang dipilih dengan cara purposive sampling. Hasil penelitian berdasarkan analisis uji chi-square menjelaskan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara usia anak (p value 0,031), jenis kelamin (p value 0,001), pendidikan anak (p value 0,006), usia orangtua (p value 0,050), paritas (p value 0,00) dan penghasilan orangtua (p value 0,000) dengan kualitas hidup anak yang menderita talasemia mayor. Hasil analisis uji regresi logistik biner menunjukkan terdapat hubungan positif antara penghasilan orang tua >Upah Minimum Regional (UMR) dengan kualitas hidup anak yang menderita talasemia mayor sebanyak 10,507 kali lebih efektif dibandingkan dengan orang tua yang berpenghasilan kurang dari UMR. Penelitian ini menunjukkan pentingnya pendampingan orang tua untuk keberlangsungan pengobatan anaknya yang menderita talasemia mayor

    Prenatal Gentle Yoga untuk Mengurangi Intensitas Nyeri Punggung pada Ibu Hamil

    Get PDF
    Back pain was a problem complained by more than 50% of pregnant women. The complaint caused various effects ranging from mild discomfort to disturbance of pregnant women activities, affecting on the quality of life. This study aimed to determine the effectiveness of prenatal gentle yoga in reducing the intensity of back pain in pregnant women. The research design was quasi-experimental with a non-equivalent control group. The population was all third trimester pregnant women who experienced back pain at Denik and Dotyk Independent Midwife Practice. The sample size was 40 respondents who were selected by allocation random technique. The respondents were divided into 2 groups, namely 20 respondents in the intervention group and 20 respondents in the control group. The pain measurement used numerical rating scale (NRC). The data analysis used Mann Whitney statistical test. The result of data analysis showed that there was a significance; thus, the researchers concluded that prenatal gentle yoga could reduce back pain intensity of pregnant women (p1=0.005; p2=0.000; p3=0.027; p4=0.000). Prenatal gentle yoga is a movement that targets stiff, weak and untrained body parts to increase mobility, strength and posture impacting on reducing pain.Nyeri punggung adalah masalah yang dikeluhkan oleh lebih dari 50% ibu hamil.  Keluhan nyeri menimbulkan efek beragam mulai dari ketidaknyamanan ringan bahkan sampai mengganggu aktivitas ibu hamil sehingga mempengaruhi kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas prenatal gentle yoga dalam menurunkan intensitas nyeri punggung ibu hamil.  Desain penelitian berupa kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group.  Populasi penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester tiga yang mengalami nyeri punggung di Praktik Bidan Mandiri (PMB) Denik dan Dotyk.  Sampel penelitian berjumlah 40 responden dipilih dengan teknik random alokasi. Responden dibagi ke dalam 2 kelompok, yaitu 20 orang di kelompok intervensi dan 20 orang di kelompok kontrol. Pengukuran nyeri menggunakan numeric rating scale (NRS). Analisis data menggunakan uji statistik Mann Whitney. Hasil analisis data menunjukkan ada perbedaan sehingga secara statistik dapat disimpulkan bahwa prenatal gentle yoga dapat mengurangi intensitas nyeri punggung pada ibu hamil (p1=0,208; p2=0,000; p3=0.027; p4=0.000). Prenatal gentle yoga merupakan gerakan yang mempunyai target bagian tubuh yang kaku, lemah dan tidak terlatih sehingga terjadi peningkatan mobilitas, kekuatan dan postur tubuh yang berdampak pada pengurangan rasa sakit

    Kondisi Depresi, Stres dan Cemas Pasien Gagal Ginjal yang sedang Menjalani Hemodialisis

    Get PDF
    The number of patients with kidney failure is increasing every year. Nowadays, kidney failure was not only caused by several chronic diseases but also lifestyle and a history of urinary tract infections. The purpose of this study was to examine the condition of depression, stress and anxiety of patients with kidney failure undergoing hemodialysis in hospital. This research was descriptive with survey research design. The sampling technique used a non-probability sampling, namely purposive sampling. The respondents were 40 patients with kidney failure undergoing hemodialysis. The research variables were depression, stress and anxiety. The instrument used in this study was the questionnaire of Depression, Anxiety, and Stress Scales 42 items (DASS-42). The data were analyzed by Statistical Packages for the Social Sciences (SPSS) application and presented by using central tendency. This study also paid attention on some research ethics, namely anonymity, justice, and non-maleficence. The results showed that most respondents experienced a moderate depression, a severe stress, and a severe anxiety. In addition, recently the incidence of chronic kidney failure is possibly experienced by young adults and early twenty years patients.Pasien penderita gagal ginjal semakin tahun semakin meningkat jumlahnya. Saat ini gagal tidak hanya diakibatkan karena beberapa penyakit kronis tetapi juga gaya hidup dan adanya riwayat infeksi saluran kemih. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan kondisi depresi, stres dan cemas pasien gagal ginjal yang sedang menjalani program hemodialisis di rumah sakit. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan rancangan metode survei. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling, yaitu purposive sampling. Responden dalam penelitian ini adalah 40 pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisis. Variabel penelitian ini diantaranya kondisi depresi, stres dan kecemasan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Depression, Anxiety, and Stress Scales 42 items (DASS-42). Data diolah dengan aplikasi Statistical Packages for the Social Sciences (SPSS) dan disajikan dengan menggunakan tendensi sentral. Penelitian ini juga memperhatikan etika penelitian yaitu anonymity (tidak mencantumkan nama), keadilan, dan non-maleficience. Hasil penelitian mendapatkan sebagian besar responden mengalami depresi sedang, stres yang sangat parah dan juga kecemasan yang sangat parah. Selain itu, saat ini kejadian gagal ginjal kronis dapat dialami pasien usia dewasa muda dan dua puluh tahunan awal

    Nurses’ Experience using Electronic Health Record: A qualitative study

    Get PDF
    Background: Sharing information about nursing perception on the EHR is important. Nursing is a high utilizer of the EHR and without accurate and complete information in the EHR, patient safety risks increase. Aim: The objectives of this article was to explore nurses’ experience using Electronic Health Record (EHR). Method: Qualitative semi-structured interviews were conducted with 14 nurses in Jakarta hospital. Nurses were recruited from the inpatient room. The study was analyzed using Colaizzi\u27s method of thematic analysis. Results: Nurses using EHRs in the inpatient room through the following items: 1) Data Processes; 2) barriers using EHR; and 3) nurse communication. Conclusion: Nurses are aware of the significance and standards of checking patient data, but their commitment is mitigated by some considerations including need or risk evaluation, the effect on their patient relationship, and hospital climate policies that protect the privacy of patients.Latar Belakang: Berbagi informasi tentang persepsi keperawatan pada EHR itu penting. Keperawatan adalah pemanfaat EHR yang tinggi dan tanpa informasi yang akurat dan lengkap dalam EHR, risiko keselamatan pasien meningkat. Tujuan: Tujuan artikel ini adalah untuk mengeksplorasi pengalaman perawat menggunakan Electronic Health Record (EHR). Metode: Wawancara semi terstruktur kualitatif dilakukan dengan 14 perawat di rumah sakit Jakarta. Perawat direkrut dari ruang rawat inap. Penelitian dianalisis menggunakan metode analisis tematik Colaizzi. Hasil: Perawat menggunakan EHR di ruang rawat inap melalui hal-hal sebagai berikut: 1) Pemrosesan Data; 2) hambatan menggunakan EHR; dan 3) komunikasi perawat. Kesimpulan: Perawat menyadari pentingnya dan standar pemeriksaan data pasien, tetapi komitmen mereka dikurangi dengan beberapa pertimbangan termasuk evaluasi kebutuhan atau risiko, efek pada hubungan pasien mereka, dan kebijakan iklim rumah sakit yang melindungi privasi pasien. Kata Kunci: EHR, pengalaman perawat, keselamatan pasien

    Pengaruh Pemberian Kompres Lidah Buaya (Aloe Vera) terhadap Penurunan Suhu Bayi Pasca Imunisasi DPT-HB

    Get PDF
    DPT-HB (diphtheria, pertussis, tetanus, hepatitis B) immunizations can cause local reactions such as pain, redness, and swelling. Generally, children are a little fussy and feverish after immunization. Aloe vera therapy was chosen because 95% of the content is water which can reduce fever through a mechanism of absorbing body heat. The purpose of this study was to determine the effects of aloe vera poultice to lower the body temperature of babies after DPT-HB immunization in the Work Area of Pasar Baru Health Center, Merangin District. The study design was pre-experimental with a one group pretest-posttest design. The sample of this study consisted of 20 babies who were selected by accidental sampling method. The primary data collection involved measuring the babies\u27 body temperatures with a thermometer, administering aloe vera therapy wrapped in a sterile gauze, and using an observational sheet to record the results of the temperature measurements. A t-test was used for data analysis. The results of the study showed that the mean of babies’ body temperature decrease after giving aloe vera poultice was 0.64°C and 85% of it became normal. The results of the statistical test showed that aloe vera poultice was effective in lowering the body temperature of babies after DPT-HB vaccination (p 0.000). Community health centers were required to recommend to mothers the therapy of aloe vera as an alternative treatment for fever their babies might have after DPT-HB immunization.Imunisasi DPT-HB (difteri, pertusisi, tetanus dan hepatitis B) dapat menimbulkan reaksi lokal yang mungkin timbul seperti rasa nyeri, merah dan bengkak. Umumnya pasca imunisasi ini anak sedikit rewel dan demam. Terapi aloe vera dipilih karena 95% kandungannya adalah air yang dapat dimanfaatkan untuk menurunkan demam melalui mekanisme penyerapan panas tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompres lidah buaya (aloe vera) terhadap penurunan suhu tubuh bayi pasca imunisasi DPT-HB di Wilayah Kerja Puskesmas Pasar Baru Kabupaten Merangin. Desain penelitian yang digunakan adalah pra eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian ini sebanyak 20 bayi yang diambil menggunakan metode accidental sampling. Pengumpulan data primer menggunakan termometer untuk pengukuran suhu tubuh bayi, terapi lidah buaya yang sudah di bungkus dengan kasa steril, dan lembar observasi untuk mencatat hasil pengukuran suhu. Analisis data mengunakan t-test. Hasil penelitian memperoleh rerata penurunan suhu tubuh bayi sesudah diberikan kompres lidah buaya sebesar 0,64°C dan 85% suhu tubuh bayi menjadi normal. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh kompres lidah buaya terhadap penurunan suhu tubuh bayi pasca imunisasi DPT-HB (p 0,000). Pihak puskesmas diharapkan dapat merekomendasikan kepada ibu bayi terapi lidah buaya sebagai alternatif penanganan demam pada bayi pasca imunisasi DPT-HB

    Analisis Kelengkapan Pengisian Berkas Rekam Medis dan Ketepatan Pengembalian Berkas Rekam Medis Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Universitas Airlangga

    Get PDF
    The implementation of medical records in hospitals can support the improvement of service quality through a fast and accurate documentation, so that the information produced is more effective and efficient. At Airlangga University Hospital, one of indicators of service that hadn’t been achieved was incompleteness of filling and returning medical record that exceeded 2x24 hours after service. The aim of the study was to analyze the implementation of filling and returning medical record for inpatients at Airlangga University Hospital. The research design was qualitative, using in-depth interview techniques with 30 main informants from doctors and nurses and 5 triangulation informants from assembling monitoring and medical record distribution officers. The results of the study illustrated that the implementation of filling and returning medical record was still lacking. In the input component, the doctor\u27s activity and the number of items in the medical record caused incomplete filling. There was no reward and punishment policy from the hospital. In the process component, the incomplete medical records were found and the return of medical record wasn’t timely. In the output component, the most unfilled medical record forms were 58% informed consent and 33% doctor\u27s signature. It was recommended that the hospital hold workshop about medical records and make policies related to reward and punishment.Penyelenggaraan rekam medis di rumah sakit dapat mendukung peningkatan mutu pelayanan melalui pendokumentasian secara cepat dan tepat sehingga informasi yang dihasilkan lebih efektif dan efisien. Di RS Universitas Airlangga Surabaya salah satu indikator pelayanan yang belum tercapai terdapat pada ketidaklengkapan pengisian berkas rekam medis dan pengembalian berkas rekam medis yang melebihi 2x24 jam setelah pelayanan. Tujuan penelitian untuk menganalisis pelaksanaan pengisian dan pengembalian berkas rekam medis pasien rawat inap di Rumah Sakit Universitas Airlangga. Desain penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara mendalam kepada 30 informan utama dari dokter dan perawat serta 5 informan triangulasi dari petugas assembling monitoring dan filing distribusi rekam medis. Hasil penelitian menggambarkan bahwa pelaksanaan pengisian dan pengembalian berkas rekam medis tergolong masih kurang. Pada komponen input kesibukan dokter dan banyaknya item isian pada rekam medis menyebabkan pengisian tidak lengkap. Belum ada kebijakan reward dan punishment dari pihak rumah sakit. Pada komponen proses ditemukan rekam medis yang tidak lengkap serta pengembalian berkas rekam medis yang tidak tepat waktu. Pada komponen output, formulir rekam medis yang terbanyak tidak terisi adalah lembar informed consent 58% dan tanda tangan dokter 33%. Pihak rumah sakit sebaiknya mengadakan wokshop pengisian rekam medis dan membuat kebijakan terkait reward dan punishment

    Perbandingan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil menggunakan Metode Digital dengan Metode Cyanmethemoglobin

    Get PDF
    Low levels of hemoglobin in erythrocytes have an impact on reducing the ability of erythrocytes to carry oxygen throughout body\u27s tissues; thus, the body becomes deprived of oxygen which may cause anemia. Anemia can be identified by carrying out blood tests to determine blood hemoglobin levels from capillary blood samples and venous blood samples. This study was conducted to analyze differences in hemoglobin levels from two methods, namely the digital method from capillary blood samples and the cyanmethemoglobin method from venous blood samples of third trimester pregnant women in Serang City. This study used a quantitative method with a cross-sectional research design. The locations were in three working area of Serang City Health Center, Banten and the sampling technique was purposive. The data were collected from March to May 2023 on 81 pregnant women. The results showed that the average hemoglobin level using the digital method was higher (13.2 g/dL) compared to the cyanmethemoglobin method (11.5 g/dL). In addition, the cyanmethemoglobin method reported more cases of anemia (34.6%) compared to the digital method (8.6%). Pregnant women were suggested to check hemoglobin using cyanmethemoglobin method which has been recommended by the International Committee for Standardization in Hematology.Kadar hemoglobin dalam eritrosit yang rendah berdampak pada menurunnya kemampuan eritrosit dalam membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh sehingga tubuh menjadi kekurangan oksigen dan menyebabkan terjadinya anemia. Anemia dapat diketahui dengan melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui kadar hemoglobin darah dari sampel darah kapiler maupun sampel darah vena. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perbedaan kadar hemoglobin dari dua metode yaitu, metode digital dari sampel darah kapiler dan metode cyanmethemoglobin dari sampel darah vena pada ibu hamil trimester III di Kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Lokasi penelitian di 3 wilayah kerja Puskesmas Kota Serang, Banten dan teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Data dikumpulkan pada bulan Maret-Mei 2023 pada 81 ibu hamil. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata kadar hemoglobin dengan metode digital lebih tinggi (13,2 g/dL) dibandingkan dengan metode cyanmethemoglobin (11,5 g/dL). Selain itu, metode cyanmethemoglobin lebih banyak menyatakan kejadian anemia (34,6%) dibandingkan dengan metode digital (8,6%). Para ibu hamil disarankan untuk memeriksakan hemoglobin menggunakan metode cyanmethemoglobin yang telah direkomendasikan oleh International Committee for Standardization in Hematology

    255

    full texts

    273

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Faletehan Health Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇