Universitas Islam Lamongan, Fakultas Agama Islam: OJS
Not a member yet
    744 research outputs found

    Upaya Mewujudkan Program Kampus Merdeka Pada Kurikulum PGMI STIT Al Ittihadiyah Labuhanbatu Utara

    No full text
    Abstract: The development of science and technology, the challenges of the quality of institutions, and skills in the 21st century are the main reasons for the need for an independent learning campus curriculum. This is an opportunity as well as a challenge for higher education institutions in producing quality human resources. This article aims to analyze efforts to realize an independent-campus learning curriculum in the PGMI STIT Al Ittihadiyah study program, North Labuhanbatu. The focus of this article's discussion is on the campus's efforts in realizing an independent campus curriculum. This study uses a qualitative approach to field research methods. Data collection was carried out by using online interview techniques using WhatsApp and document review. Through this research, it was found that the efforts made by the campus in realizing an independent campus (independent learning) were (1) Aligning the profile of graduates with the needs of society, (2) Determining approaches, strategies, and methods of learning by community demands, (3) Determining types and assessment techniques and (4) maps of curriculum alignment including Learning Outcomes (CPL), materials, methods, and assessment

    PERUBAHAN PERSEPSI POLA ASUH PESERTA SETELAH MENGIKUTI PROGRAM SEKOLAH IBU DAN CALON IBU KOTA BANJARMASIN

    No full text
    Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah kota Banjarmasin untuk memperbaiki pola asuh terhadap anak di masyarakat adalah dengan mengadakan program parenting yang dinamai dengan Sekolah Ibu dan Calon Ibu.  Penulis tertarik untuk meneliti apakah setelah mengikuti Sekolah Ibu ada perubahan pola asuh yang lebih baik dari para pesertanya. Oleh karena itu, dilakukan penelitian lapangan yang bersifat kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket terbuka. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan pola asuh dari otoriter menjadi demokratis setelah peserta mengikuti Sekolah Ibu dan Calon Ibu

    Pengembangan Keagamaan pada Anak Usia Dini di KB Taam Adinda

    No full text
    Penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan judul Pengembangan Keagamaan pada Anak Usia Dini di KB TAAM Adinda desa Kepatihan Menganti Gresik yang bertujuan untuk mendeskripsikan upaya pendidik dalam mengembangkan keagamaan pada anak usia dini di KB Taam Adinda desa Kepatihan Menganti Gresik dan  metode yang digunakan oleh pendidik. Temuan penelitian ini dapat disimpulkan, bahwa: Upaya-upaya yang dilakukan oleh pendidik dalam mengembangkan keagamaan pada anak usia dini di KB TAAM Adinda desa Kepatihan Menganti Gresik adalah dengan cara, Pertama memberikan reward (hadiah)  kepada peserta didik karena  telah meraih sebuah prestasi, seperti reward yang diberikan kepada peserta didik yang telah menyelesaikan tilawati dan mampu membaca al-Qur’an dengan baik, peserta didik yang telah menghafal materi (do’a pilihan, hadis pilihan, surat-surat pilihan dan lain-lain). Kedua, memberikan nasehat kepada peserta didik dengan  bahasa  yang  halus,  lembut,  tidak  melukai perasaan, dan senatiasa mendorong untuk melakukan kebaikan. Nasehat ini bertujuan untuk memberitahukan kepada peserta didik secara perlahan tentang apa yang seharusnya mereka lakukan. Ketiga, melakukan kerjasama dan pertemuan dengan wali murid secara rutin sebagai wadah untuk sharing baik dari pihak sekolah mengenai masalah-masalah sekolah kepada wali murid ataupun sebaliknya. Kerjasama ini juga dilakukan dalam mengadakan kegiatan-kegitan keagamaan khususnya dalam memperingati hari besar islam. Metode yang digunakan KB TAAM Adinda dalam mengembangan keagamaan pada anak usia dini antara lain adalah metode bermain, metode cerita, metode keteladanan, metode pembiasaan, metode demonstrasi, dan metode tanya jawab. Metode ini digunakan dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) di KB TAAM Adinda untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman tentang keagamaan khususnya agama Islam

    MENCETAK GENERASI ANAK USIA DINI YANG BERJIWA QUR’ANI DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

    No full text
    Al Qur’an adalah sumber segala ilmu. Baik itu ilmu umum, maupun ilmu agama. Anak usia dini sebagai generasi yang berjiwa qur’ani akan membuat pendidikan menjadi lebih baik. Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang harus ditanamkan pada anak sedini mungkin agar mempunyai arah tujuan yang lurus dan benar. Penelitian ini menggunakan model kualitatif deskriptif dalam bentuk library research dengan metode dokumentasi untuk menjawab rumusan masalah yang sudah ditentukan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui generasi anak usia dini yang berjiwa qur’ani dan perspektif pendidikan agama Islam. Hasil dari penelitian ini yaitu generasi anak usia dini qur’ani adalah generasi yang menjaga ayat-ayat Allah dihatinya, yang memiliki kepribadian Qur’ani, yang mengambil Al-Qur’an sebagai sumber utama kehidupannya melalui membaca, mempelajari, memahami dan mengamalkan Al Qur’an dalam setiap aspek kehidupan. Kedua yaitu dalam perspektif Pendidikan Agama Islam yaitu: dengan membangun kepribadian Qur’ani sejak dini dengan cara antara lain: membangun rasa cinta pada Al-Qur’an, memperdengarkan lantunan ayat Al Qur’an one day one juz, menumbuhkan mujahadah takwa kepada Allah, tadabbur Al-Qur’an, mengatasi rasa malas berinteraksi dengan Al-Quran, serta menyampaikan isi Al-Qur’an

    Jejak Historis Al-Irsyad Al-Islamiyah dan Kiprahnya dalam Pengembangan Pendidikan Islam

    No full text
    Indonesia is a country with the largest Muslim population in the world. As the majority religion, of course Islam becomes a religion that has a wealth of internal dynamics, both in the context of Islam itself and in the context of Indonesia. This paper discussed that Islam in Indonesia has long-standing organizations. The existence of Islamic organizations even existed though Indonesia had not yet been independent. In this research, the writers conducted a typology of Islamic organizations standing before and after independence including their respective movement orientation. Of the many Islamic organizations considered quite old, the al-Irsyad is one of the Islamic organizations contributing to its historical footprint. Various figures of independence, national figures and even among the scholars were born from the womb of this organization. With a relatively large number of followers, this mass organization oversees educational institutions ranging from elementary to upper secondary levels, which have to this day still existed and continued to reproduce the nation's cadres

    Artikulasi Manajemen Pendidikan Islam Berbasis Kitab Ta’lim al-Muta’allim di SMP Plus Ar Rahmat Bojonegoro

    Get PDF
    Sebagai salah satu problem yang sering muncul dalam proses pembelajaran tentang bagaimana pola hubungan antara guru dan peserta didik. Kaidah Kitab Ta’lim al-Muta’allim perlu diimplementasikan dalam lembaga pendidikan. Eksistensi pelaksanaan manajemen pendidikan yang terkandung dalam kitab Ta’lim al-Muta’allim sebagaimana yang diterapkan dalam lembaga-lembaga pendidikan. seperti apa yang sudah diterapkan oleh kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa Manajemen Pendidikan dalam kitab Ta’lim al-muta’allim sangatlah bagus diterapkan dalam lembaga pendidikan saat ini. Pengajaran tentang cara menjadi seorang siswa dan guru yang baik. Pemikiran dan keyakinan Syekh Az Zarnuji tentan kaifiyah etika menuntut ilmu yang itu semua dapat meraih kemanfaatan dan keberkahan ilmu. Manajemen pendidikan yang mengamalkan kaidah kitab Ta’lim al-Muta’allim di SMP Plus Ar Rahmat tentang Pembiasaan karakter yang di terapkan dalam kaidah Ta’lim al-Muta’allim adalah kejujuran, kedisiplinan, kerja keras, fokus kepada tujuan, pantang menyerah, kesederhanaan, menghargai proses, pentingnya keseimbangan ihtiar lahir dan batin, need of achievment, dan beberapa filosofi hidup dan motto yang berisi motivasi. Eksistensi manajemen pendidikan kitab Ta’lim al-Muta’allim di Ar-Rahmat yang masih begitu eksis pelaksanaannya.As one of the problems often arising in the learning process on the pattern of relationships between teachers and students, the rules of the so-called Ta'lim al-Muta'allim need to be implemented in educational institutions. The implementation of education management contained in the Ta'lim a-Muta'allim as applied in educational institutions as what implemented by the principal. The results of the study show that the education management in the Ta'limul Muta'allim is extremely important applied in educational institutions today. It teaches on how to be a good student and teacher. The thoughts of Syekh Az Zarnuji on the ethics of studying in addition to achieving the benefits and blessings of knowledge. Educational management that practices the rules as contained in the Ta'lim al-Muta'allim in Ar Rahmat about the character habituation is honesty, discipline, hard work, focus on goals, never give up, simplicity, respect for the process, the importance of balance of physical and spiritual exercise, need of achievement, and several life philosophies and mottos that contain motivation

    PEMBELAJARAN VIA WHATSAPP (WA) ALTERNATIF MENGATASI PROBLEMIK PEMBELAJARAN DALAM SITUASI PENDEMI COVID 19 DI KELAS PGMI SEMESTER 4

    No full text
    This study discusses about whatsapp (WA) alternatives media to overcome learning problems in COVID 19 situation. The research was implemented at IAIN Takengon Semester IVth PGMI Class. This research is motivated by learning that stopped due to the COVID 19 epidemic, understanding of technological advances that are still limited in remote areas of the Indonesian homeland, whatsapp as a medium used by the public, in general, has spread throughout the groundbreaking homeland. The research method used was a descriptive qualitative method with a triangulation of research instruments. The results obtained were divided into three sub-topics. (1) The steps of the learning process using the WA feature are the same as learning in class face to face, namely greetings, delivery of learning objectives, delivery of motivation, opening with an attendance, applying learning methods, and closing by praying and giving assignments or further material. (2) WA features that can be used in learning and its use processes are short messages, videos, pictures, file documents, and voice messages. (3) Evaluation of learning that can be done using WA media, namely Question and Answer, working on the pretest/posttest with the specified time, then sending the results of the work through the personal WA, Presentation, and Discussion; Paper Making; Electronic Book Analysis Making. This study discusses abaout learning via whatsapp (WA) alternatives to overcome learning problems in COVID 19 situation. The research was implemented at IAIN Takengon Semester 4th PGMI Class. This research is motivated by learning that stopped due to the COVID 19 epidemic, understanding of technological advances that are still limited in remote areas of the Indonesian homeland, whatsapp as a medium used by the public in general has spread throughout the groundbreaking homeland. The research method used was descriptive qualitative method with triangulation of research instruments. The results obtained were divided into three sub-topics. (1) The steps of the learning process using the WA feature are the same as learning in class face to face namely greetings, delivery of learning objectives, delivery of motivation, opening with an obsession, applying learning methods and closing by praying and giving assignments or further material. (2) WA features that can be used in learning and its use processes are: short messages, videos, pictures, file documents, and voice messages. (3) Evaluation of learning that can be done using WA media, namely Question and Answer, working on the pretest / posttest with the specified time then sending the results of the work through the personal WA, Presentation and Discussion; Paper Making; Electronic Book Analysis Making

    MEMBENTUK KARAKTER ANAK USIA DINI DENGAN MENGENALKAN CERITA RAKYAT

    No full text
    Kemerosotan moral bangsa seperti yang terlihat dalam kehidupan masyarakat sekarang ini, salah satunya disebabkan karena hilangnya nilai-nilai karakter dalam diri manusia. Pendidikan karakter bukan saja tugas sekolah, tetapi juga menjadi tugas keluarga dan masyarakat. Waktu terbaik untuk membentuk karakter dimulai sejak anak-anak, karena setelah remaja akan sulit untuk membentuk atau mengubah perilaku buruknya, dari kecil anak harus dididik dan dibiasakan dengan karakter yang baik, agar ketika dewasa karakter yang baik itu sudah tertanah dalam diri mereka. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan membiasakan anak untuk mendengar atau membaca cerita rakyat yang ada didaerahnya masing-masing. Melalui cerita, guru dan orang tua bisa menceritakan tokoh-tokoh yang ada dalam cerita, mana tokoh yang baik dan mana tokoh yang jahat, mana yang boleh ditiru dan mana yang tidak boleh ditiru. Sehingga nantinya diharapkan anak tumbuh menjadi pribadi dengan akhlak terpuji. Ada banyak pesan moral dan nilai-nilai luhur bangsa yang terkandung dalam cerita rakyat, khususnya cerita rakyat dari Aceh, dengan membaca cerita rakyat anak juga akan lebih mengenal dan mencintai budaya bangsanya sendiri

    PENGEMBANGAN MEDIA SMART DADU UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA KHUSUSNYA MEMBACA PERMULAAN ANAK KELOMPOK A

    No full text
    Penelitian pengembangan media smart dadu untuk mengembangkan kemampuan bahasa khususnya membaca permulaan anak kelompok A ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak. Metodelogi penelitian yang digunakan menggunakan uji validasi ahli. Dari hasil validasi diperoleh data media smart dadu layak di ujicobakan pada ana

    UPAYA MENINGKATKAN KECERDASAN KOGNITIF ANAK USIA DINI MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER PADA KELOMPOK B DI TK AZ ZAITUN BEKASI

    No full text
    The purpose of this study was to determined the increase of early childhood cognitive intelligence through computer-based learning in group B through paint media. This study used a classroom action research model with two cycles. Each cycle consisting of four stages, there was planning, implementing the action, observing, and reflecting. The subject of this study was group B with a total of 15 children consisting of 7 boys and 8 girls. In this study, pre-cycle used before computer learning was carried out, children's cognitive abilities showed a low value, that was 32%. However, after taking action in cycle I the percentage of children increased by about 61% and cycle II had an increase, showing that 89% of children were able to distinguish geometric shapes. Computer-based learning through Paint media can be used as an interesting and fun medium to improve early childhood cognitive. so it can stimulate children's development and develop children's thinking skills

    39

    full texts

    744

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Islam Lamongan, Fakultas Agama Islam: OJS
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇