Universitas Islam Lamongan, Fakultas Agama Islam: OJS
Not a member yet
    744 research outputs found

    Pembelajaran Baca Tulis Al Qur'an melalui Home Visit Method pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Bondowoso

    No full text
    Abstrak: Pelaksanaan pembelajaran selama pandemi COVID-19 dilakukan secara dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring). Pelaksanaan pembelajaran daring memiliki keterbatasan ketersediaan perangkat pembelajaran. Mengatasi keterbatasan tersebut MI Nurul Rahman melaksanakan pembelajaran luring dengan home visit method pada pembelajaran Baca Tulis Al Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan, faktor pendukung dan penghambat pembelajaran luring home visit method dalam belajar Baca Tulis Al Qur'an. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Pelaksanaannya satu sampai dua kali pertemuan dalam seminggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran home visit method, guru harus beradaptasi dengan keadaan, mampu merancang pembelajaran sesuai karakteristik siswa, materi, mampu memberikan motivasi, reward, memilih dan memilah materi yang diprioritaskan karena terkendala waktu pelaksanaan. Faktor pendukung pelaksanaan yaitu guru dan siswa dapat berinteraksi langsung dengan siswa sehingga pembelajaran akan lebih efektif, namun faktor penghambatnya kesulitan mengatur waktu dan materi karena keterbatasan waktu yang tersedia.Abstract: The implementation of the learning process during the COVID-19 pandemic is carried out both online and offline. However, its implementation may experience limited availability of the learning tools. Overcoming the limitation, the Islamic elementary school (MI) Nurul Rahman carried out the offline learning using home visit method in learning to read and write the Qur'an. This study aims to find out how the application, supporting and inhibiting factors of offline learning home visit method in learning to read and write the Qur'an. This research was a qualitative research using data collection techniques of observation, interviews and documentation. The implementation was done one to two times a week. The results showed that in the implementation of the home visit method, the teacher had to adapt to the circumstances, be able to design learning according to the characteristics of the students, the learning materials, be able to provide motivation, reward, select and sort out the prioritized materials due to time constraints. The supporting factor for such implementation was that teachers and students could interact directly each other so that the learning would be more effective, but the inhibiting factor was the difficulty of managing time and materials due to the time limit

    TONGKOL JAGUNG SEBAGAI ALAT PERMAINAN EDUKATIF DALAM MENSTIMULASI KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA DINI

    No full text
    Penggunaan Alat Permainan Edukatif (APE) pada anak usia dini menjadi sarana guru dalam pembelajaran di sekolah. Mahalnya APE menjadi kendala yang dialami oleh banyak guru PAUD di daerah Bangkalan dalam menyediakan Media edukatif di sekolah. Minimnya pemahaman pemanfaatan limbah sekitar dalam pembuatan APE sebagian besar dialami oleh guru PAUD. Pemanfaatan limbah tanaman jagung pada bagian tongkol jagung menjadikan alternatif bagi guru PAUD untuk bahan dasar pembuatan Alat Permainan Edukatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis model interactive Miles and Huberman yang mencakup tahap koleksi data, reduksi data, display data, dan verifikasi data. Adapun jumlah subjek dalam penelitian ini yaitu 21 guru PAUD yang terbagi dari 3 lembaga PAUD dari Daerah tanjung Bumi Bangkalan sebanyak 9 guru dan 3 lembaga PAUD dari Kota Bangkalan sebanyak 12 guru. Setelah dilakukan uji coba media wire game dari limbah jagung pada lembaga PAUD di daerah Tanjung bumi kabupaten Bangkalan dan lembaga PAUD di kota Bangkalan didapatkan hasil angket guru menyatakan media Wire game yang terbuat dari limbah jagung dapat menstimulasi kemampuan anak dalam membuat pola sederhana, menstimulasi kemampuan mengklasifikasi benda, mestimulasi anak dalam membuat grafik sederhan

    PELAKSANAAN GYMNASTIC CLASS PADA PENGEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI DI KIDDY LAND PADANG

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penemuan peneliti terhadap keunikan pengembangan motorik kasar anak usia dini di sebuah Pendidikan Anak Usia Dini Kota Padang yaitu Kiddy Land. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan gymnastic class pada pengembangan motorik kasar anak usia dini di Kiddy Land Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian adalah Kepala Sekolah dan trainer gymnastic class Kiddy Land Padang. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan, teknik pengabsahan data yang digunakan berupa teknik triangulasi data. Dari penelitian didapatkan hasil bahwa pelaksanaan gymnastic class pada pengembangan motorik kasar anak usia dini di Kiddy Land  Padang telah terlaksana dengan baik yang dilakukan sesuai perencanaan yang sudah dirancang sebelum pelaksanaan kegiatan. Dengan demikian kegiatan gymnastic class sangat baik untuk pengembangan motorik kasar anak usia dini.Â

    MENUMBUHKAN PERILAKU PROSOSIAL ANAK USIA DINI MELALUI CERITA ANAK DI YOUTUBE

    No full text
    Pada era new normal pasca pandemic tentu hal-hal yang serba online menjadi alat penting bagi setiap sendi kehidupan, termasuk dalam hal Pendidikan. Banyak sekolah-sekolah yang memanfaatkan media online untuk memberikan materi. Pendidikan Anak Usia Dini atau yang sering disingkat PAUD tentu tidak luput dalam memanfaatkan media sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode kualitatif adalah suatu penelitian yang tidak melakukan perhitungan-perhitungan dalam melakukan justifikasi epistemology. Menumbuhkan perilaku prososial pada anak usia dini akan jauh lebih efektif ketika penanaman tersebut dilakukan dengan cara memberikan contoh langsung. Contoh langsung bisa di dapat dari melihat atau menonton cerita anak di media sosial youtube. Pembelajran model seperti ini tentu bisa ditiru oleh Lembaga Pendidikan lain asalkan intensitas menonton dan tontonanya sesuai dengan apa yang ingin dicapai

    PELATIHAN PERMAINAN TRADISIONAL MELAYU PADA GURU RA SE-KOTA TANJUNGPINANG SEBAGAI MEDIA PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI

    No full text
    Perubahan kegiatan pembelajaran dari belajar dari rumah ke pembelajaran tatap muka di sekolah membawa perubahan cukup besar. Hal itu dirasakan oleh para guru di RA se-Kota Tanjungpinang. Sejak anak-anak mulai masuk ke sekolah, sikap anak menjadi ketergantungan dengan bantuan dan menjadi kurang disiplin. Perubahan perilaku disiplin dan pasifnya anak di dalam kelas membuat guru kesulitan saat melaksanakan proses pembelajaran di sekolah. Guru kebingungan memilih cara/kegiatan untuk meningkatkan disiplin dan membuat anak lebih aktif. Setelah dilaksanakan pelatihan diharapkan bisa meningkatkan kemampuan dan skill guru PAUD dalam menerapkan pelatihan permainan tradisional melayu, sehingga bisa menjawab solusi permasalahan yang dialami guru dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran di sekolah. Metode yang dipakai yaitu Asset Based Community-Driven Development (ABCD), merupakan metode yang berupaya memberdayakan masyarakat dengan mengenali aset-aset yang dimilikinya baik yang bersifat materi maupun imateri. Setelah dilaksanakan pelatihan, bermain permainan tradisional melayu di sekolah, evaluasi pelaksanaan dan monitoring penerapan Permainan tradisional melayu di beberapa lembaga PAUD, bisa dilihat bahwa pengetahuan dan kemampuan guru terhadap penerapan permainan tradisional melayu meningkat. Anak-anak semakin bersemangat dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, kebersamaan dalam melakukan permainan membiasakan anak belajar mengenai aturan yang dibuat dan disepakati bersama dengan bermain memanfaatkan lingkungan sekitar, hal itu memudahkan guru menanamkan pendidikan karakter bagi anak

    Implementasi Teori Hierarki Kebutuhan Maslow dalam Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Madrasah Ibtidaiyah

    No full text
    Abstrak: Pengimplementasian hierarki kebutuhan Maslow dalam Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) penting untuk dianalisis. Pembelajaran Tatap Muka Terbatas memiliki keterbatasan-keterbatasan seperti keterbatasan fisik, aktivitas sosial, termasuk pembelajaran. Kondisi yang berbeda pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas membuat pengimplementasian hierarki kebutuhan Maslow menjadi berbeda, maka penelitian ini sangat penting. Metode penelitian ini adalah kualitatif. Informasi dikumpulkan dengan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Dari penelitian diperoleh data bahwa untuk memenuhi kebutuhan fisik siswa, MI Ma’arif Ngliseng menerapkan aturan membawa bekal dari rumah. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan rasa aman sekolah menyiapkan fasilitas kesehatan sesuai protocol kesehatan dan menciptakan suasana kondusif untuk pembelajaran. Sikap peduli antar teman dibangun untuk memenuhi kebutuhan kasih sayang dan menumbuhkan sifat social siswa. Kebutuhan untuk dihargai dipenuhi dengan memberikan tanda penghargaan kepada siswa dan orang tua. Karena keterbatasan, hierarki kebutuhan selanjutnya yaitu aktualisasi diri tidak bisa dipenuhi oleh sekolah.Abstract: The implementation of Maslow's hierarchy of needs theory in Limited Face-to-face Learning (henceforth PTMT) is crucial to analyze because PTMT has limitations such as physical limitations and less social activities. Different conditions in PTMT make the implementation of Maslow's hierarchy of needs also different. The research approach was qualitative. The information was collected by doing an observation, conducting in-depth interviews, and doing a documentation. The results revealed that regarding the physical needs of the students, the school applied the rules of bringing lunch from home. Meanwhile, regarding the security needs, the school prepared health facilities according to health protocols and created a conducive atmosphere for learning. The caring attitudes between students were encouraged to meet the affection needs and to foster the social presence of the students. The need to be appreciated was fulfilled by providing various appreciation strategies to the students and parents. However, due to several limitations, the needs of self-actualization could not sufficiently be fulfilled by the school

    DAMPAK GAME ONLINE TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI 5-6 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK AL-MUKHLISIN PASAMAN BARAT

    No full text
    Game online pada saat sekarang ini tidak hanya dimainkan oleh orang dewasa, ataupun remaja saja, tetapi anak usia dini juga sudah memainkannya. fitur-fitur yang menarik yang ada pada game online membuat anak betah berlama-lama untuk bermain hingga kecanduan. Hal ini tentu saja merupakan dampak emosional terhadap perkembangan anak yaitu perkembangan sosial anak usia dini. seperti yang peneliti temui dilapangan terdapat anak yang sulit mengontrol emosi dan menirukan gerakan-gerakan yang ada pada game online seperti memukul, menendang, dan menembak. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dampak game onlineterhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini 5-6 Tahun di Taman Kanak-kanak Al-Mukhlisin Pasaman Barat. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Untuk melihat bagaimana dampak game online terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini di Taman Kanak-kanak Al-Mukhlisin Pasaman Barat. Subjek penelitian adalah 3 orang anak yaitu A, H, dan F, di Taman Kanak-kanak Al-Mukhlisin Pasaman Barat, informan penelitian adalah guru kelas dan orangtua anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan teknik keabsahan data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) dampak positif bermaingame online terhadap sosial anak usia dini meliputi; a) kerja sama. 2) dampak negatif bermain game online terhadap sosial anak adalah a) meniru gerakan yang ada pada game online , b) mengganggu orang lain, c) adiksi/ kecanduan, e) pembangkangan. 3) adapun dampak terhadap emosi anak adalah; a) Berbicara kasar dan kotor, b) Agresi

    MANAJEMEN RESIKO PEMBIAYAAN MUDHARABAH DI KSPPS BMT MANDIRI SEJAHTERA CABANG SUKODADI PADA MASA PANDEMI COVID-19

    No full text
    This study entitled Mudharabah Financing Risk Management Strategy atKSPPS BMT Mandiri Sejahtera Sukodadi Branch During the Covid-19 Pandemic,used a qualitative type of research, which focused on risk management strategiesfor mudharabah financing during the COVID-19 pandemic. Basically, a financingrisk management strategy is very important and very much needed by institutionsduring the current pandemic because it makes it easier for institutions to handle therisks that exist in financing. The first result of this research is the level ofmanagement applied using the Identification, Measurement, Monitoring, Control,and Handling stages. The second is the handling strategy used as follows:Contacting financing members, Conducting visits to members' residences, Givingtime slack to financing members, Restructuring, Setting aside some opinions everyday

    Implementasi Tasawuf di Majelis Taklim Karang Anyar Desa Plakpak Pamekasan (Studi Atas Penanaman Nilai-nilai Spiritual Masyarakat)

    No full text
    : The problem faced by humans today is the void of faith and morals along with the development and progress of science and technology. In this case, Sufism is brought to society as a solution to overcome and anticipate humans’ psychological problems in the rethinking of Islamic values. This research was conducted at the Islamic Forum of Karang Anyar, Plakpak Pamekasan Village, which implements Sufism in instilling spiritual values in the society. This study aims to describe (1) the implementation of Sufism in the Islamic Forum of Karang Anyar, Plakpak Pamekasan Village. (2) The implications of Sufism on the spiritual character of the society in the Islamic Forum of Karang Anyar, Plakpak Pamekasan Village. This is field research with a qualitative descriptive approach using a phenomenological type. The results of this study indicate that: (1) The implementation of Sufism in the Islamic Forum of Karang Anyar in Plakpak Pamekasan Village through a process of reflection carried out in isitighasah activities. (2) The implications of Sufism on the spiritual character of the society in the Islamic Forum of Karang Anyar, Plakpak Pamekasan Village are repentance, increased worship, and better behavior

    Current Issue

    No full text
    Cove

    39

    full texts

    744

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Islam Lamongan, Fakultas Agama Islam: OJS
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇