Universitas Islam Lamongan, Fakultas Agama Islam: OJS
Not a member yet
744 research outputs found
Sort by
Keterlambatan Berbicara Pada Anak Usia 5-6 Tahun di Taman Kanak-Kanak Al Hidayah Parupuk Tabing
Keterlambatan berbicara pada anak merupakan masalah serius dan harus ditangani karena keterlambatan bicara menyebabkan gangguan perkembangan yang paling sering ditemukan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk keterlambatan berbicara serta faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan berbicara pada anak dan perlakuan yang diberikan oleh orang tua, lingkungan dan guru dalam menanggapi permasalahan ini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Informan adalah guru dan orangtua. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Sedangkan teknik uji keabsahan data yaitu uji credibility, transferability, dependability, confirmability. Hasil penelitian menunjukkan bentuk keterlambatan pengucapan yang dialami anak kesulitan menyebutkan bunyi konsonan laringal, konsonan alveolar, konsonan palatal, konsonan bilabial. Dapat disimpulkan bahwa keterlambatan berbicara pada anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-kanak AL Hidayah Parupuk Tabing mengalami kesulitan pengucapan artikulasi, kesulitan mengucapkan huruf konsonan
Peran dan Penerapan Komunikasi Asertif Orang Tua dalam Melakukan Pola Asuh Kepada Anak
The phenomenon of communication within the family often involves authoritarian attitudes of parents towards their children. There is an emphasis on parental demands and interventions that must be obeyed by the child. Strong parental interventions can cause children to feel afraid to express their true feelings and desires. This research aims to investigate the role of parents in applying assertive communication through parenting to their children. The theory used in this study is the self-disclosure theory, which explains that self-disclosure is the process where a child dares to share information, thoughts, feelings, or experiences with their parents. The research method employed is qualitative descriptive, with data collection conducted through a literature study. The gathered information is then developed. The results showed that the application of assertive communication in the family is very important to form a healthy and harmonious relationship. Assertive communication supports balanced authoritative parenting, promoting positive growth and development for each family member
Penanaman Nilai-Nilai Islam Nusantara Di Lembaga Pendidikan Islam
Penanaman nilai-nilai Islam Nusantara di Lembaga Pendidikan Islam sangat perlu dilaksanakan dengan tujuan untuk mencari dan menjelaskan nilai-nilai Islam Nusantara, mencari dan menjelaskan penanaman nilai-nilai Islam Nusantara, serta kendala yang yang dihadapi dalam proses penanamn nilai-nilai Islam Nusantara. Penelitian ini akan membahas pada penanaman nilai Islam Nusantara di SMK NU 2 Kedungpring dan MA Ath-Thohiriyyah Keudngpring - Lamongan, penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif deskripif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Sementara teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, serta dokumentasi dengan teknik analisis data kaulitatif. Hasil penelitian yang menunjukkan bahwa dalam pembelajaran agama Islam tentang nilai-nilai Islam Nusantara (toleransi dan kerukunan) siswa memberikan respon positif atas apa yang disampaikan guru di dalam kelas, berdasarkan observasi peneliti di luar kelas siswa menunjukkan sikap-sikap yang mencerminkan nilai Islam Nusantara yaitu sikap inklusif, kemanusiaan, toleransi dan kesadaran beragama. Proses penanaman nilai-nilai Islam Nusantara di kedua lembaga dilakukan di dua tempat, di dalam kelas dan di luar kelas. Kendala yang diahadapi dalam penanaman nilai-nilai Islam Nusantara diantaranya, kendala yang berasal dari siswa, lembaga pendidikan, serta lingkungan keluarga
Kebijakan Merdeka belajar Kampus merdeka (MBKM) di Indosesia
kebijakan merdeka belajar kampus merdeka pertama kali diterapkan di Indonesia mengalami pasang surut penerimaan terutama di perguruan tinggi, akan tetapi seiring berjalannya mbkm, mbkm terdapat suatu inovasi belajar sehingga mampu menghasilkan mahasiswa yang kreatif, inovatif, dengan pengembangan potensi diri yang maksimal sesuai dengan skil dan bakat yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan kebijakan mbkm di perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan library reseach dengan jenis penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini adalah Pertama kebijakan sendiri sudah tepat sasaran yang diperuntukkan untuk perguruan tinggi, Â Kedua tepat pelaksananya. Ketiga tepat target. Keempat Tepat lingkungan. Kelima tempat proses pelaksanaan mbkm
PENGGUNAAN MODEL DISCOVERY LEARNING PADA MATA PELAJARAN FIKIH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DI SMP DARUL ULUM WARU SIDOARJO
Discovery learning offers a general concept that is claimed to improve the results of studying jurisprudence. This is because the objectives of learning fiqh align with the concepts of discovery learning. This research uses a qualitative approach with a case study type. The results of this study are changes in students when the teacher applies the discovery learning model. The visible change is that students are more active in finding out, understanding, observing, and trying to construct concepts and can answer questions here as a stimulus—learning changes from teacher-oriented to student-oriented. In learning here, the role of students is more dominant. Learning is also more exciting and challenging, involving cognitive, psychomotor, and affective in students
Pengembangan Media Puzzle Huruf Abjad dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Siswa Sekolah Dasar
Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi temuan pada observasi yang telah dilakukan peneliti bahwa di kelas I Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah Mojokampung Bojonegoro terdapat beberapa siswa belum mampu membaca dengan lancar, berdasarkan permasalahan tersebut peneliti tertarik mengembangan media Puzzle Huruf Abjad dalam meningkatkan kemampuan membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan serta mengetahui kelayakan media puzzle huruf abjad dalam meningkatkan kemampuan membaca kelas I. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Berdasarkan uji validitas yang telah dilakukan oleh peneliti Uji validasi dari ahli materi memperoleh persentase 92%, validasi ahli media memperoleh persentase 84% yang berarti media yang dikembangkan sesuai dengan materi dan layak untuk digunakan. Selanjutnya uji coba media Puzzle Huruf Abjad di kelas I mendapatkan nilai rata-rata pre-test 54 dengan ketuntasan klasikal 20%, sedangkan post-test memperoleh rata-rata 75,5 dengan ketuntasan klasikal 80% hal ini menunjukkan bahwa pengembangan media puzzle huruf abjad layak dan bisa digunakan dalam pembelajaran membaca permulaan.Abstract: This research was motivated by the findings from observations done by the researchers that there were several students who were not able to read fluently at Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah (Islamic Elementary School) Mojokampung Bojonegoro, Class One. Based on the problem, the researchers sought to develop Alphabets Puzzle media to improve students’ reading skills. This study aims to describe the development and determine the feasibility of alphabetic puzzle media in enhancing the first graders’ reading skills. This research employed the ADDIE research and development model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Based on the validity test that has been carried out, the material expert validation test results obtained a percentage of 92%, followed by the media expert validation test results as much as 84%. It means that the media developed is in accordance with the material and is suitable for use. Furthermore, the implementation results of the learning media at Class I showcased an average pretest score of 54 with 20% classical completeness, while the post-test obtained an average of 75.5 with 80% classical completeness. This indicates that the development of alphabets puzzle media is considered feasible and can be used in learning to read
Pengembangan APE Jubah Misteri Sebagai Media Stimulasi Aspek Perkembangan Kognitif
Kegiatan Permainan disekolah PAUD sangat identik dengan sebuah alat permainan yang dapat mendidik anak. Kurangnya alat perainan yang dapat mendukung pembelajaran menjadi kendala bagi guru-guru di TK Kumara Bhuana Saraswati Klungkung. Permainan Jubah Misteri adalah permainan inovatif yang didalamnya menggabungkan antara Ape Jubah Misteri dengan Rainbow Game dan Kotak Misteri. Tujuan dari penelitian ini mengembangkan permainan “Jubah Misteri†sebagai media stimulasi perkembangan kognitif Anak pada Usia 5-6 Tahun di TK Kumara Bhuana Saraswati Klungkung. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian pengembangan ADDIE (analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi). Sumber data berasal dari guru dan anak di TK Kumara Bhuana Saraswati Klungkung. Dalam penelitian ini data yang diperoleh yaitu secara deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif dengan menggunakan rumus Content Validity Ratio (CVR). Hasil penelitian dengan CVR dari ahli media diperoleh 0,8 dan nilai CVI sebesar 0,975. Penelitian yang dilakukan yaitu sampai pada validasi ahli, nilai CVR dari ahli materi yaitu sebesar 1 (0,99) dan nilai CVI yaitu sebesar 1 (0,99). Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa media Jubah Misteri valid serta layak untuk digunakan dan diterapkan dalam pembelajaran anak usia dini
Analisis Metode Aritmatika Menggunakan Media Jari untuk Mengembangkan Kemampuan Berhitung pada Anak Kelompok B di TK Al Multazam Surabaya
Aspek kognitif anak usia dini dapat dilihat dari kemampuan anak dalam mengenal konsep bilangan serta menghitung pada batas tertentu bahkan mengenal pertambahan dan pengurangan secara sederhana oleh karna itu kemampuan dasar matematika perlu dirangsang dan dikembangkan sejak dini. Penelitihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung pada anak usia 5-6 tahun kelompok B melalui media jari di Tk Al-Multazam. Penelitian yang akan dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengamati orang-orang dalam lingkungannya, berinteraksi dengan mereka, berusaha memahami bahasa dan tafsiran mereka tentang dunia sekitar. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.Sedangkan teknik analisis datanya yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan penjumlahan anak usia 5-6 tahun di Tk Al-Multazam mengalami peningkatan setelah menggunakan media jari. Dalam peningkatan kemampuan penjumlahan ini terlihat dari aspek belajar dan memecahkan masalah, berfikir logis serta berfikir simbolik yang dimiliki anak
Pembiasaan Shalat Tahajud Berjamaah Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Santri Putri Mt Al-Iffah Badean Bondowoso Tahun 2023
The habit of praying the midnight prayer in congregation is an activity that is carried out after the evening prayer until dawn, but the best time or the most important time to do the midnight prayer is the last third of the night. With the habit of praying midnight in congregation, this can improve the discipline of the santri. Based on this background, the focus of the research is: (1) How is the implementation of the habituation of the midnight prayer in congregation in improving the discipline of female students at MT Al-Iffah Badean Bondowoso in 2023? (2) What are the supporting and inhibiting factors in the habit of praying midnight prayers in congregation in improving the discipline of female students at MT Al-Iffah Badean Bondowoso in 2023? This study aims to describe the implementation of the Habituation of Congregational Prayers in Improving the Discipline of female students at MT Al-Iffah Badean Bondowoso in 2023. And to find out what are the supporting and inhibiting factors of the habituation of congregational prayers in improving the discipline of female students at MT Al-Iffah Badean Bondowoso in 2023. The research approach used is a qualitative approach to the type of case study research. Sources of data in this study were school principals, program administrators, tutors and students. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. The data analysis technique used is Miles, Huberman and Saldana which consists of condensing data, presenting data and drawing conclusions. The results of the study show that 1) Implementation of the habituation of the midnight prayer at MT Al-Iffah is required to be in congregation, not only the students but the administrators are also required to pray the midnight prayer in congregation. For the implementation of the midnight prayer starting at 03.15, before the implementation of the 15 minutes is used for preparation, namely by reciting the surah al-waqiah and reading the asmaul husna while waiting for all students to finish taking ablution water, for those who do not perform the midnight prayer in congregation will get a punishment from the worship administrator. 2) The supporting factors are the discipline of the students, the awareness of the students, and the presence of administrators while the inhibiting factors are the lack of intention, irregular sleep, and drowsiness
Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Siswa Melalui Pembelajaran Pakem Menggunakan Aplikasi Solite Kids Dalam Pembelajaran Bahasa Arab
Dalam menyambut era milenial 4.0, dunia pendidikan memerlukan adanya pembaruaan metode pembelajaran yang dilengkapi media pembelajaran yang sesuai dengan keperluan dalam pembelajaran. hal tersebut merupakan upaya penyesuaian untuk mengimbangi kemajuan teknologi, sehingga akan berdampak positif bagi dunia pendidikan khususnya. Media pembelajaran berbasis android seperti “Solite Kids†merupakan salah satu aplikasi pembelajaran yang berbentuk game, dalam aplikasi solite Kids terdapat berbagai fitur. Salah satuunya adalah SECIL ( serial belajar si kecil). Penelitian ini tergolong dalam Penelitian Tindakan Kelas dengan tahapan pelaksanaannya dimulai dari perencanaan (planning) pelaksanaan tindakan (acting) dengan pengamatan (observing) dan Refleksi (Reflecting) yang dijadikan satu kesatuan, dalam penelitian ini dilakukan 3 siklus. Adapun temuan awal 1) Siswa terlihat hyper aktif didalam kelas, 2) Siswa cenderung menganggap Bahasa Arab merupakan pelajaran yang Sulit dan membosankan, 3) Bahasa Arab dianggap sebagai mata pelajaran yang tidak penting, 4) kemapuan Bahasa Arab masih jauh dari rata – rata (jauh dari standart KKM). Kegiatan siklus pertama yang dilaksanakan bersama 22 siswa, dapat disimpulkan bahwa tidak ada satupun siswa yang bisa menulis deskriptif teks. Setelah dilakukan kegiatan selama 3 siklus, maka berdasarkan hasil tes dan refleksi dari siklus 1, 2 dan 3 dengan menerapkan metode pembelajaran Pakem menggunakan aplikasi “Solite Kids†dapat memningkatkan minat belajar peserta didik sehingga peserta didik mampu mendiskripsikan benda yang dilihat kedalam Bahasa Arab baik secara lisan maupun tulisan