Universitas Islam Lamongan, Fakultas Agama Islam: OJS
Not a member yet
744 research outputs found
Sort by
Primary School Strategies in Optimising Self-Reflection Activities in Merdeka Curriculum
Merdeka Curriculum emphasises student-centred learning, providing flexibility to adapt the curriculum to local needs and student characteristics. One important component of this approach is the integration of self-reflection activities. However, the implementation of self-reflection in the Merdeka Curriculum at the primary level still faces various challenges. Not all schools are able to optimise self-reflection activities effectively and integrated in the daily learning process. this study aims to explore the strategies used by elementary schools in optimising self-reflection activities in the Merdeka Curriculum. In this study, researchers used a qualitative method using several data collection techniques, namely observation, interviews and documentation. The data sources in this study focused on principals and teachers. The data analysis technique uses Miles and Huberman. The findings of this study are the strategies carried out from the aspect of teacher self-reflection in the form of questions contained in the form of experience notes, self-reports, autobiographies, journals, diaries, peer reflection in the form of discussing, observing and reflecting on the learning process, reflection by the principal in the form of holding discussions, providing trigger questions and observations to directly observe the learning process and reflection by students by giving questionnaires and direct questions.Kurikulum Merdeka menekankan pada pembelajaran yang berpusat pada siswa, memberikan keleluasaan untuk menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan lokal dan karakteristik siswa. Salah satu komponen penting dari pendekatan ini adalah integrasi kegiatan refleksi diri. Namun, implementasi refleksi diri dalam Kurikulum Merdeka di tingkat SD masih menghadapi berbagai tantangan. Tidak semua sekolah mampu mengoptimalkan kegiatan refleksi diri secara efektif dan terintegrasi dalam proses pembelajaran sehari-hari. penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi yang digunakan oleh Sekolah Dasar dalam mengoptimalkan kegiatan refleksi diri dalam Kurikulum Merdeka. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan beberapa teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data pada penelitian ini terfokus pada kepala sekolah dan guru. Teknik analisa data menggunakan Miles dan Huberman. Temuan penelitian ini adalah strategi yang dilakukan dari aspek refleksi diri guru berupa pertanyaan yang dimuat dalam bentuk catatan pengalaman, laporan diri, autobiografi, jurnal, buku harian , refleksi teman sejawat berupa berdiskusi, mengamati serta melakukan refleksi proses pembelajaran, refleksi oleh kepala sekolah berupa mengadakan diskusi, memberikan pertanyaan-pertanyaan pemantik dan observasi untuk melihat langsung proses pembelajaran serta refleksi oleh siswa dengan diberikan quisioner dan pertanyaan langsung
Membangun Dasar Pendidikan Islam Anak Usia Dini Perspektif Al Qur’an Surat Al Baqarah Ayat 29-35 (Sebuah Tinjauan Tafsir Tarbawi)
Pendidikan adalah investasi masa depan. Sehingga masa depan bangsa dan suatu komunitas ditentukan oleh kemajuan pendidikan. Dalam ilmu pendidikan Islam, sumber utama pengetahuan dan pondasi dasarnya haruslah berasal dari sumber yang otoritatif agar tujuan pendidikan Islam dapat dicapai dengan benar. Menjawab hal itu, muncullah tafsir tarbawi, sebuah tafsir tematik Al-Qur’an yang melihat tafsir Al-Qur’an dalam perspektif pendidikan. Tafsir tarbawi diperlukan untuk mengartikulasikan nilai Al-Qur’an sebagai pondasi dan guidance pendidikan agar dapat mencapai tujuannya dengan sahih dan efektif. Artikel ini menganalisis kandungan nilai Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 29-35 dalam perspektif tafsir tarbawi, agar dapat menjadi pondasi atau bangun dasar pendidikan Islam anak usia dini. Penelitian dilakukan dengan metode penelitian kualitatif dan desain penelitian pustaka atau library research. Penelitian menyajikan data primer dari dua tafsir otoritatif. Yakni Tafsir Qurthubiy sebagai representasi tafsir tardisional dan Tafsir Munir sebagai representasi tafsir kontemporer. Dalam penelitian ini dihadirkan lima hal penting dalam ayat-ayat tersebut yang dapat dijadikan bangun dasar pendidikan Islam anak usia dini. Yakni, pertama, pendidikan tauhid sebagai pilar pendidikan Islam anak usia dini. Kedua, sikap kritis pada lingkungan sekitar. Ketiga, pengajaran entitas dan kosakata penting pada lingkungan sekitar. Keempat, sikap tidak mudah puas dengan keterbatasan pengetahuan. Kelima, kesadaran untuk mengutamakan ilmu pengetahuan dalam kehidupan
Pembentukan Karakter Islami Melalui Kegiatan Muhadharah di PP. Al-Ma’ruf Sidokumpul Lamongan
Character building is increasingly being explored for potential development solutions for Indonesian educational standards. because so far the education system is considered unsuccessful because of school graduates with intelligent minds who are skilled but mentally fragile. The problems in this study are (1) How muhadharah activities in PP. Al-Ma'ruf Sidokumpul Lamongan? (2) What Islamic character is formed through the activities of Muhadharah in PP. Al-Ma'ruf sidokumpul Lamongan?, the approach in this study is qualitative, the findings show that the process of forming Islamic characters in pp. al-ma'ruf with three phases: Knowledge, Implementation and Habituation. And the quality of character produced from muhadharah activities in PP. Al-Ma'ruf is Confident, Responsible, and Brave
Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Pembelajaran Berbasis Industri (Teaching Factory) Di SMK Nahdlatul Ulama Lamongan
Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Pembelajaran Berbasis Industri (Teaching Factory) Di SMK Nahdlatul Ulama Lamonga
Dampak Keluarga Broken Home terhadap Aktivitas Belajar Siswa Sekolah Dasar
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak keluarga Broken Home terhadap aktivitas belajar siswa SD Negeri SP 2 Pandan Sari. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian Kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Subjek penelitian ini 4 siswa SD Negeri SP 2 Pandan Sari, Fokus penelitian ini mengetahui dampak yang terjadi kepada siswa broken home dalam aktivitas belajar. Hasil penelitian bahwa siswa broken home mengalami dampak dalam aktivitas belajar. Dampak positif siswa broken home siswa berani menyampaikan pendapat, mandiri, cermat, lebih dewasa dan bijak dalam bertindak. Hal tersebut disebabkan oleh masih adanya dampingan orang tua terutama ibu. Namun sebaliknya, dampak negatif yang terjadi pada siswa broken home siswa kurang fokus dalam belajar, kurang percaya diri, pemalu dan anti sosial. Hal tersebut disebabkan tidak adanya dampingan orang tua terutama ibu. Dengan demikian guru dapat mengambil peran ibu selama pembelajaran di sekolah dengan memberikan dampingan, bimbingan, arahan, motivasi dan perhatian lebih kepada siswa yang berdampak negatif broken home. Guru juga harus menerapkan model/media pembelajaran yang efektif agar siswa berperan aktif dalam aktivitas belajar.Abstract: This study seeks to identify the impact of the broken home family on the students’ learning activities at Elementary School SP 2 Pandan Sari, Indonesia. This research employed a qualitative approach. The data collection methods used were observation, interviews, and documentation. Four students from the target school participated in this study. This research focuses on what occurs in the learning activities of students from broken home families. The results reveal that the students experience several impacts on their learning activities. The positive impact is that the students dare to express opinions, are independent, careful, more mature and wise in their actions. This is due to the presence of parents, especially mothers. On the contrary, the negative impact occurred is that the students lack focus in learning, lack self-confidence, are shy and antisocial. This is due to the absence of parental assistance. Hence, the teacher can take on the parents’ role during learning at school by providing assistance, guidance, direction, motivation and more attention to students who are negatively affected by the broken home family. The teacher should also apply an active learning model/media so that such students can play an active role in the learning activities
KATARSIS MELALUI KEGIATAN MENULIS EKSPRESIF UNTUK MENGATASI STRESS MENGAJAR PASCA PANDEMI PADA GURU PAUD
Setelah pandemi dinyatakan berakhir dan kehidupan normal baru berjalan, dinamika kegiatan belajar mengajar yang dihadapi guru PAUD tidak serta merta kembali normal seperti sebelum masa pandemi. Tantangan dan penyesuaian yang dihadapi bahkan bisa jadi menjadi lebih banyak, dan berpengaruh pada kondisi psikologis guru sebagai pengajar. Kondisi ini pun berpotensi menjadi stressfull event yang bisa berpengaruh pada well being serta kualitas kesehatan mentalnya, sehingga diperlukan suatu strategi untuk mengatasi kondisi tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang melibatkan guru PAUD sebagai subyek penelitiannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: 1) kondisi tingkat stress yang dihadapi oleh guru PAUD pasca pandemic, 2) efektifitas kegiatan menulis ekspresif sebagai salah satu bentuk teknik katarsis dalam membantu guru PAUD mengatasi stressfull event yang dihadapi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini antara lain: kuesioner tingkat stress, FGD, dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis data kuantitatif deskriptif yang memaparkan presentase kondisi stress yang dihadapi guru sebelum dan setelah melaksanakan kegiatan menulis ekspresif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) 35% subyek penelitian mengalami tingkat stress ringan, dan 65% mengalami tingkat stress sedang; 2) 90% subyek mengalami penurunan tingkat stress setelah melakukan kegiatan menulis ekspresif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan menulis ekspresif dapat dijadikan sebagai alternatif solsi untuk membantu mengatasi kondisi stres mengajar pada guru
Penerapan Model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter dalam Mengembangkan Karakter Mandiri, Disiplin dan Tanggungjawab Anak Usia Dini Di TK Insan Profesi Baubau
Anak pada masa Golden Age sebagai calon generasi masa depan bangsa yang membutuhkan support, pembinaan, edukasi, perhatian, dan pengembangan pendidikan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK) dalam mengembangkan karakter mandiri, disiplin dan tanggung jawab anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, yang menggambarkan fakta-fakta sesuai dengan kejadian, serta untuk mengetahui faktor penghambat dan faktor pendukung dalam menerapkan model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter. Subyek penelitian ini adalah 4 orang guru, 8 orang tua dan 45 orang peserta didik TK Insan Profesi Baubau. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Observasi dilakukan dengan melakukan pengamatan langsung terhadap kegiatan yang dilakukan anak, setelah itu dilakukan wawancara dengan guru dan orang tua, kemudian didokumentasikan kegiatan yang dilakukan anak untuk dianalisis. Tekhnik analisis data menggunakan kajian teori dan hasil penelitian terdahulu dalam mendukung data temuan di lapangan yang diuraikan secara deksriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK) merupakan solusi yang tepat dalam mengembangkan karakter mandiri, disiplin dan tanggungjawab anak, karena dalam proses pembelajarannya dilaksanakan secara menyeluruh dan terintegrasi melalui pembiasaan, motivasi, peraturan kelas, teknologi digital, cerita pilar karakter dan pengaliran khusus pilar karakte
Pembelajaran Literasi Dini di Rumah Melalui Model STEAM
Kemampuan literasi memegang peranan penting dalam kehidupan seoarang anak. Melalui kemampuan literasi yang baik mengantarkan anak mampu menjalani kehidupan selanjutnya dengan lebih baik. Menurut survei PISA 2019 yang diterbitkan oleh Organization for Economic Co-operation and Development, Indonesia menempati peringkat ke-62 dari 70 negara dan menempati peringkat 10 terbawah di antara negara-negara dengan tingkat melek huruf yang rendah. Maka perlu adanya tindakan yang penumbuhkan literasi sedini mungkin dari lingkungan terdekat dengan anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tahapan pembelajaran literasi di rumah melalui model pembelajaran STEAM yang dapat dilakukan oleh orang tua. Metode dalam penelitian ini kajian literatur yaitu kegiatan penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan pustaka, membaca dan mencatat serta mengolahnya menjadi temuan-temuan penting yang dapat digunakan untuk sebagai dasar pijakan pembelajaran literasi di rumah. Hasil penelitian membuktikan bahwa dalam menumbuhkan literasi pada anak usia dini selama di rumah dapat dilakukan melalui adanya model atau keteladanan dari kedua orang tua, adanya keterlibatan anak dalam berbagai kegiatan literasi utamanya dalam aktivitas keseharian dan adanya motivasi serta penghargaan dari orang tua dan orang tua dapat menggunakan model STEAM dalam penyampaian materi dan dapat mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak secara holistic maka dapat disisipkan materi literasi yang Islami sehingga kegiatan literasi yang dilaksanakan syarat dengan nilai-nilai agam
Kepemimpinan K.H Abdul Aziz Choiri dalam Meningkatkan Kualitas Pemahaman Agama dan Akhlak Pada Santri di Pondok Pesantren Al-Ma’ruf 1 Kranggan Lamongan
This research is entitled Leadership K.H Abdul Aziz Choiri in improving the quality of understanding religion and morals in students at the Al-Ma’ruf 1 islamic boarding school Kranggan Lamongan. Al-Ma’ruf 1 islamic boarding school is the goal of the researcher because the islamic boarding school has its own characteristics, namely freeing all its students to choose formal education according to their wishes around the islmic boarding school so that apart from gaining religious knowledge they can also gain world knowledge through these formal institutions. The purpose of this study was to determine the leadership strategy and model of K.H Abdul Aziz Choiri in improving the quality of religious an moral understanding of students at the Al-Ma’ruf 1 Kranggan Lamongan. This research is a type of qualitative research an a phenomenological approach. From the results of this study. K.H Abdul Aziz Choiri has several models in his leadership, namely charismatic, adaptive, participatory, and entrepreneurial. The second is the strategy carried out by K.H Abdul Aziz Choiri in improving the quality of understanding religion and morals ini students, the strategy used by K.H Abdul Aziz Choiri is to set an example, teach, habituate, give gifts, and give threats or punishment
POLA HIDUP SEHAT DAN RELEVANSINYA DENGAN IBADAH PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM
Recently, the theme of health has made a reappearance. This is backed by implementing new habits (the new normal) after a pandemic ravaged the globe. This article discusses the relationship between the values of Islamic religious education and healthy lifestyle habits derived from the Qur'an and the hadith of Muhammad. The method employed is library research, which entails gathering and analyzing data from books or writings pertinent to the debate as primary and secondary sources. The study suggests a connection between Islamic religious ideals and a healthy lifestyle. Following what world health experts have explained, proper health is balanced between physical and mental (spiritual) health