Universitas Islam Lamongan, Fakultas Agama Islam: OJS
Not a member yet
    744 research outputs found

    Pengaruh Permainan Tradisional Bakiak Untuk Mengembangkan Kemampuan Kerjasama Anak Di Taman Kanak- Kanak Hang Tuah Padang

    No full text
    nelitian ini di latar belakangi kurang berkembanganya kemampuan Kerjasama pada anak.Bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional bakiak untuk mengembangkan kemampuan kerjasama anak di Taman Kanak-kanak Hang Tuah Padang. Jenis pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi exsperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak di Taman Kanak-kanak Hang Tuah Padang yang berjumlah 24 anak. Teknik Pengambilan Sampel menggunakan teknik sampling total dengan sampel kelas B1 dan kelas B2 dengan jumlah keseluruhan 24 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi dan dokumentasi. Dan Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis. Kemudian data di olah dengan uji perbedaan (t-test) menggunakan bantuan aplikasi SPSS 25.0 for windows.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kemampuan kerjasama anak usia dini di kelas eksperimen yang menggunakan permainan tradisional bakiak lebih tinggi dari kelas kontrol. Hal ini didukung dengan hasil perhitungan rata-rata post-test kelas kontrol   18,6 dan kelas eksperimen 20,5. Berdasarkan uji independent sample T test mendapat nilai sig 0,012<0,05 dan nilai sig (2 tailed) 0,064 > 0,05. Dapat disimpilkan hasil penelitian bahwa penggunaan permainan tradisional bakiak berpengaruh terhadap kemampuan kerjasama anak usia dini.Penelitian ini di latar belakangi kurang berkembanganya kemampuan Kerjasama pada anak. Bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional bakiak untuk mengembangkan kemampuan kerjasama anak di Taman Kanak-kanak Hang Tuah Padang. Jenis pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi exsperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak di Taman Kanak-kanak Hang Tuah Padang yang berjumlah 24 anak. Teknik Pengambilan Sampel menggunakan teknik sampling total dengan sampel kelas B1 dan kelas B2 dengan jumlah keseluruhan 24 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi dan dokumentasi. Dan Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis. Kemudian data di olah dengan uji perbedaan (t-test) menggunakan bantuan aplikasi SPSS 25.0 for windows. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kemampuan kerjasama anak usia dini di kelas eksperimen yang menggunakan permainan tradisional bakiak lebih tinggi dari kelas kontrol. Hal ini didukung dengan hasil perhitungan rata-rata post-test kelas kontrol   18,6 dan kelas eksperimen 20,5. Berdasarkan uji independent sample T test mendapat nilai sig 0,012<0,05 dan nilai sig (2 tailed) 0,064 > 0,05. Dapat disimpilkan hasil penelitian bahwa penggunaan permainan tradisional bakiak berpengaruh terhadap kemampuan kerjasama anak usia dini

    Pengaruh Eksperimen Pelangi Terhadap Kemampuan Sains Anak Di Taman Kanak-kanak Nur Ilaahi Lubuk Buaya Kota Padang

    No full text
    Penelitian ini di dasarkan pada pentingnya pengembangan kemampuan sains pada anak di Taman Kanak-kanak Nur Ilaahi Lubuk Buaya Kota Padang. Kemampuan sains dapat dikembangkan dengan berbagai cara, salah satunya dengan mengunakan eksperimen pelangi. Pembelajaran sains akan memberikan banyak pengetahuan dan pengalaman langsung pada anak karena anak langsung yang melakukan percobaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode eksperimen pelangi terhadap kemampuan sains anak di Taman Kanak-kanak Nur Ilaahi Lubuk Buaya Kota Padang. Kemampuan sains anak tersebut meliputi proses sains, pengetahuan sains dan sikap sains. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif dengan bentuk Quasy Eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh murid Taman Kanak-kanak Nur Ilaahi Lubuk Buaya Kota Padang, dengan sampelnya yaitu kelas B1 dan B3 masing-masingnya berjumlah 11 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi terstruktur. Dan teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis. Kemudian data diolah dengan uji perbedaan (t-test) menggunakan bantuan aplikasi SPSS 29.0 for windows. Berdasarkan hasil analisis data penelitian yang dilakukan bahwa kemampuan sains anak di kelas eksperimen yang menggunakan metode eksperimen pelangi lebih tinggi di bandingkan dengan kelas kontrol. Rata-rata pre-test kelas eksperimen 12 dan kelas kontrol 11,90, sedangkan rata-rata post-test kelas eksperimen 29,36 dan kelas kontrol 27,45. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan uji-t dengan bantuan SPSS dapat diketahui bahwa Sig (2-tailed) adalah sebesar 0,013 < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa metode eksperimen pelangi dapat berpengaruh terhadap kemampuan sains anak di Taman Kanak-kanak Nur Ilaahi Lubuk Buaya Kota Padang dengan perolehan data yang meningkat.Penelitian ini di dasarkan pada pentingnya pengembangan kemampuan sains pada anak di Taman Kanak-kanak Nur Ilaahi Lubuk Buaya Kota Padang. Kemampuan sains dapat dikembangkan dengan berbagai cara, salah satunya dengan menggunakan eksperimen pelangi. Pembelajaran sains akan memberikan banyak pengetahuan dan pengalaman langsung pada anak karena anak langsung yang melakukan percobaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode eksperimen pelangi terhadap kemampuan sains anak di Taman Kanak-kanak Nur Ilaahi Lubuk Buaya Kota Padang. Kemampuan sains anak tersebut meliputi proses sains, pengetahuan sains dan sikap sains. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan bentuk Quasy Eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh murid Taman Kanak-kanak Nur Ilaahi Lubuk Buaya Kota Padang, dengan sampelnya yaitu kelas B1 dan B3 masing-masingnya berjumlah 11 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi terstruktur. Dan teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis. Kemudian data diolah dengan uji perbedaan (t-test) menggunakan bantuan aplikasi SPSS 29.0 for windows. Berdasarkan hasil analisis data penelitian yang dilakukan bahwa kemampuan sains anak di kelas eksperimen yang menggunakan metode eksperimen pelangi lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Rata-rata pre-test kelas eksperimen 12 dan kelas kontrol 11,90, sedangkan rata-rata post-test kelas eksperimen 29,36 dan kelas kontrol 27,45. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan uji-t dengan bantuan SPSS dapat diketahui bahwa Sig (2-tailed) adalah sebesar 0,013 < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa metode eksperimen pelangi dapat berpengaruh terhadap kemampuan sains anak di Taman Kanak-kanak Nur Ilaahi Lubuk Buaya Kota Padang dengan perolehan data yang meningkat

    Efektivitas Media Pie Chart Modifikasi Untuk Mengenal Kosa Kata Bahasa Inggris Di Taman Kanak-Kanak Baiturridha 2 Lubuk Buaya

    No full text
    Bahasa Inggris dikenal sebagai satu diantara bahasa asing yang mempunyai peran krusial dalam komunikasi global Pentingnya mengenalkan kosakata bahasa Inggris dari anak disebabkan bisa membantu mereka untuk paham dan menerapkan bahasa Inggris secara baik dan tepat. Pelajaran bahasa Inggris dilaksanakan dengan tujuan membentuk pengenalan pada bahasa, lewat penggunaan konteks dari dari kondisi yang ada. Penelitian ini tujuan meraih informasi seputar efektivitas media pie chart modifikasi untuk mengenal kosa kata bahasa Inggris pada Taman Kanak-kanak (TK) Baiturridha 2 Lubuk Buaya. Metode penelitian memakai kuasi eksperimen, diimana grup eksperimen 10 sampel dan kontrol 10 sampel. Hasil penelitian ini yaitu media pie chart menyumbangkan pengaruh pada upaya mengenalkan kosakata bahasa Inggris untuk anak pada TK Baiturridha 2 Lubuk Buaya. Dengan pemerolehan effect size yang nilainya 1,651 dirah masuk dalam kategori kuat, maka media pie chart pada upaya memperkenalkan kosa-kata bahasa Inggris efektif signifikan. Berdasarkan analisa data penelitian yang diadakan bisa didapatkan Kesimpulan yakni penerapan media pie chart menyumbangkan pengaruh pada upaya memperkenalkan kosa kata bahasa Inggris anak berusia dini dari grup eksperimen yang menerapkan media  pie chart lebih bagus dibanding grgup kontrol dengan rata-rata grup eksperimen.Bahasa Inggris dikenal sebagai satu diantara bahasa asing yang mempunyai peran krusial dalam komunikasi global Pentingnya mengenalkan kosakata bahasa Inggris dari anak disebabkan bisa membantu mereka untuk paham dan menerapkan bahasa Inggris secara baik dan tepat. Pelajaran bahasa Inggris dilaksanakan dengan tujuan membentuk pengenalan pada bahasa, lewat penggunaan konteks dari dari kondisi yang ada. Penelitian ini tujuan meraih informasi seputar efektivitas media pie chart modifikasi untuk mengenal kosa kata bahasa Inggris pada Taman Kanak-kanak (TK) Baiturridha 2 Lubuk Buaya. Metode penelitian memakai kuasi eksperimen, diimana grup eksperimen 10 sampel dan kontrol 10 sampel. Hasil penelitian ini yaitu media pie chart menyumbangkan pengaruh pada upaya mengenalkan kosakata bahasa Inggris untuk anak pada TK Baiturridha 2 Lubuk Buaya. Dengan pemerolehan effect size yang nilainya 1,651 dirah masuk dalam kategori kuat, maka media pie chart pada upaya memperkenalkan kosa-kata bahasa Inggris efektif signifikan. Berdasarkan analisa data penelitian yang diadakan bisa didapatkan Kesimpulan yakni penerapan media pie chart menyumbangkan pengaruh pada upaya memperkenalkan kosa kata bahasa Inggris anak berusia dini dari grup eksperimen yang menerapkan media  pie chart lebih bagus dibanding grgup kontrol dengan rata-rata grup eksperimen

    PERAN PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM BAGI PENINGKATAN MORAL PESERTA DIDIK

    No full text
    Nilai-nilai Islam seperti kejujuran, keadilan, dan kasih sayang diajarkan dalam SKI dan dapat membantu peserta didik berperilaku baik. SKI juga membantu peserta didik mengembangkan karakter yang kuat dan bermoral melalui kisah-kisah inspiratif dari sejarah Islam. Selain itu, SKI membantu peserta didik memahami sejarah Islam dan bagaimana nilai-nilai Islam diterapkan di masa lampau. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan pengaruh dari pembelajaran SKI bagi peserta didik bagi perkembangan moralnya. Serta menjelaskan bagaimana SKI dapat membantu menanamkan nilai-nilai Islam, mengembangkan karakter, dan meningkatkan pemahaman sejarah pada peserta didik. Teknik pengumpuan data yaitu dengan studi Pustaka (library Research) yang diperoleh melalui Artikel, jurnal, Web dan buku. Dari hasil studi yang telah dilakukan diketahui bahwa pembelajaran SKI memiliki peran penting dalam meningkatkan moral peserta didik. Selain itu faktor yang menjadi pengaruh keberhasilan peningkatan moral peserta didik yaitu penggunaan metode yang kreatif dan tepat oleh guru agar mampu menarik minat belajar siswa dan membantu mereka memahami nilai-nilai Islam.PERAN PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM BAGI PENINGKATAN MORAL PESERTA DIDIKÂ

    MUATAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM DALAM HADITH JIBRIL: KAJIAN MATERI DAN METODE PEMBELAJARAN

    No full text
    This article aims to address the issue of curriculum stagnation in Indonesia, which often undergoes changes without yielding significant results. Many Muslim scholars have conducted in-depth research to identify the real problems within the curriculum, particularly focusing on the components of content and methodology. This article employs a literature study research method, gathering both primary and secondary data. The author finds that the curriculum is a learning tool designed to facilitate the educational process in achieving its goals. The curriculum consists of several components, namely objectives, content, methods, and evaluation. Based on the analysis of the Hadith  of Gabriel, the content components include aqidah (faith), fiqh (Islamic jurisprudence), tasawuf (ethics), and eschatology. Additionally, the method derived from the Hadith  of Gabriel is the hiwar or dialogue method

    MEMBUMIKAN PENDIDIKAN MODERASI BERAGAMA DALAM REPRESENTASI TOKOH PUNAKAWAN CERITA WAYANG LAKON SEMAR MBANGUN KAHYANGAN

    No full text
    The emergence of intolerant ideologies, the circulation of many hoax news, the emergence of acts of violence that triggered divisions due to the lack of literacy regarding the religious moderation education are the background for this research. This research will attempt to explain how religious moderation education is delivered by the Punakawan wayang in the puppet show intitled Semar Mbangun Kahyangan staged by Dalang Ki Seno Nugroho. This research is classified as qualitative research. The data in this research are in the form of conversations containing religious moderation education from the Punakawan wayang characters in the wayang story Semar Mbangun Kahyangan. Listening techniques and note-taking techniques are the means of collecting data in this research. This research was analyzed using Norman Fairclough's critical discourse analysis. After conducting an in-depth search, it was found that there are seven (7) principles of religious moderation which are part of the religious moderation education contained in the conversations of the Punokawan puppets in the puppet play Semar Mbangun Kahyangan which was staged by Dalang Ki Seno Nugroho. The seven principles were include Tahadhdhur, I'tidal, Musawah, Shura, Al Ishlah, Al Muwathanah, and Tawazun

    MODERASI PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA

    No full text
    This research aims to determine the conception of moderation in Islamic education that can be applied in the educational environment. Mengan uses a systematic literature review to collect data using books and scientific journals. The results of this research regarding Moderation of Islamic education is an effort in education that brings Islamic values that can be accepted by all groups and is in accordance with needs without having to discriminate or dichotomy in its implementation, but prioritizing diversity in various aspects of Islamic education, both from planning, content and implementation

    MODEL COOPERATIVE LEARNING PADA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MTSN 2 SIDOARJO: IMPLEMENTASI TEORI BELAJAR KONSTRUKTIVISME VYGOTSKY

    No full text
    This study explores the implementation of the cooperative learning model in the Akidah Akhlak subject at MTsN 2 Sidoarjo and how Vygotsky's constructivist theory is applied in this context. Cooperative learning emphasizes collaboration among students to achieve common learning goals, while Vygotsky's constructivism highlights the importance of social interaction and scaffolding in the learning process. The research method used is qualitative with a case study approach, collecting data through classroom observations, interviews with teachers and students, and document analysis. The findings show that cooperative learning has a positive impact on students' understanding and practice of Akidah Akhlak values, with social interactions in small groups helping students construct a more complex understanding of the material. The application of Vygotsky's constructivist theory is evident in the use of scaffolding by teachers to guide students in reaching the Zone of Proximal Development (ZPD), providing initial support that is gradually reduced as students gain independence. This study concludes that the cooperative learning model, supported by Vygotsky's constructivist principles, is effective in enhancing the quality of Akidah Akhlak education at MTsN 2 Sidoarjo

    PROGRAM MBKM ASISTENSI MENGAJAR SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM LAMONGAN

    No full text
    Students are required to have adequate competence so that when the time comes to enter society, students can participate in improving the quality of human resources as well as helping to understand society in terms of knowledge and practice. Qualitative data processing methods and data collection techniques using a series of interviews, observations and field visits. The results of this study show that Teaching Assistance activities can actually improve the competence of Unisla students in various ways, including: creating fun and more colorful classroom conditions using more diverse learning methods and media, being able to provide counseling to students and being able to arrange teaching hours. optimally

    Integration of Islamic Moderation Values in Islamic Education Curriculum as an Effort to Prevent Radicalism Early on

    No full text
    This research aims to describe the integration of Islamic moderation values ​​in the Islamic Religious Education (PAI) curriculum at Madrasah Ibtidaiyah (MI) Bahrul Ulum Nataan Gedongboyo Untung Lamongan as an effort to prevent early radicalization. The research method used is a qualitative approach with case studies, collecting data through in-depth interviews, participant observation, and document analysis. The research results show that MI Bahrul Ulum has made systematic efforts to integrate the values ​​of tawassuth (moderate), tawazun (balanced), and tasamuh (tolerant) in the PAI learning process. Innovations such as developing an Islamic Moderation Concept Map and using active learning methods and group discussions have increased students' understanding of diversity and tolerance. However, challenges such as limited appropriate learning resources and resistance from some parents need to be overcome. This research contributes to developing a moderation-oriented PAI curriculum model, emphasizes the importance of education in preventing radicalization, and enriches scientific knowledge in anti-radicalization education. These findings can be used as a reference for other educational institutions in developing curricula aligning with Islamic moderation values

    39

    full texts

    744

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Islam Lamongan, Fakultas Agama Islam: OJS
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇